<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557</id><updated>2011-12-25T08:05:39.925+07:00</updated><category term='Sejarah'/><category term='Black Blog Competition'/><category term='Sosial Budaya'/><category term='Kerja Keras Adalah Energi Kita'/><category term='Wisata'/><category term='Dunia Pendidikan'/><title type='text'>.</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-6267496437343585767</id><published>2011-12-01T21:54:00.000+07:00</published><updated>2011-12-01T21:54:11.054+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Tato Tertua Di Dunia, Dari Mentawai</title><content type='html'>Orang Mentawai sudah menato badan sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera. Bangsa Proto Melayu ini datang dari daratan Asia (Indocina), pada Zaman Logam, 1500 SM-500 SM. Itu artinya, tato mentawailah yang tertua di dunia. Bukan tato Mesir, sebagaimana disebut-sebut berbagai buku.Sebutan tato konon diambil dari kata tatau dalam bahasa Tahiti. Kata ini pertama kali tercatat oleh peradaban Barat dalam ekspedisi James Cook pada 1769.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Encyclopaedia Britannica, tato tertua ditemukan pada mumi Mesir dari abad ke-20 SM. Tanda permanen yang dibuat dengan cara memasukkan pewarna ke dalam lapisan kulit itu, ditemui hampir di seluruh belahan dunia.Dalam catatan Ady Rosa, 48 tahun, dosen Seni Rupa, Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, tato Mesir baru ada pada 1300 SM. Menurut magister seni murni, Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, orang Mentawai sudah menato badan sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera. Bangsa Proto Melayu ini datang dari daratan Asia (Indocina), pada Zaman Logam, 1500 SM-500 SM.’’Itu artinya, tato Mentawai-lah yang paling tua di dunia,’’ kata Ady Rosa, yang telah 10 tahun meneliti tato. Di Mentawai. Tato dikenal dengan istilah titi. Dalam penelitian Ady Rosa, selain Mentawai dan Mesir, tato juga terdapat di Siberia (300 SM), Inggris (54 SM), Indian Haida di Amerika, suku-suku di Eskimo, Hawaii dan Kepulauan Marquesas.Budaya rajah ini, juga ditemukan pada suku Rapa Nui di Kepulauan Easter, suku Maori di Selandia Baru, suku Dayak di Kalimantan dan suku Sumba di Sumatera Barat. Bagi orang Mentawai, tato merupakan roh kehidupan. Ady, yang pada 1992 menelusuri pusat kebudayaan Mentawai di Pulau Siberut, menemukan sedikitnya empat kedudukan tato di sana.Salah satu kedudukan tato adalah untuk menunjukkan jati diri dan perbedaan status sosial atau profesi. Tato dukun sikerei, misalnya, berbeda dengan tato ahli berburu. Ahli berburu dikenal lewat gambar binatang tangkapannya, seperti babi, rusa, kera, burung atau buaya. Sikerei diketahui dari tato bintang sibalu-balu di badannya. Hikayat Arat Sabulungan secara berseloroh Ady menyatakan, ‘’Jadi, sebelum para jenderal punya bintang, dukun Mentawai sudah punya lebih dulu….’’Menurut penelitian Ady, yang oleh dua guru besar ITB, A.D. Pirous dan Primadi Tabrani, dijuluki ‘’Jenderal Tato’’, bagi masyarakat Mentawai, tato juga memiliki fungsi sebagai simbol keseimbangan alam. Dalam masyarakat itu, benda-benda seperti batu, hewan dan tumbuhan harus diabadikan di atas tubuh. ‘’Mereka menganggap semua benda memiliki jiwa,’’ kata Ady. Fungsi tato yang lain adalah keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Mentawai juga bebas menato tubuh sesuai dengan kreativitasnya.Kedudukan tato diatur oleh kepercayaan suku Mentawai, ‘’Arat Sabulungan’’. Istilah ini berasal dari kata sa (se) atau sekumpulan, serta bulung atau daun. Sekumpulan daun itu dirangkai dalam lingkaran yang terbuat dari pucuk enau atau rumbia, diyakini memiliki tenaga gaib kere atau ketse. Inilah yang kemudian dipakai sebagai media pemujaan Tai Kabagat Koat (Dewa Laut), Tai Ka-leleu (roh hutan dan gunung), dan Tai Ka Manua (roh awang-awang).Arat Sabulungan dipakai dalam setiap upacara kelahiran, perkawinan, pengobatan, pindah rumah, dan penatoan. Ketika anak lelaki memasuki akil balig, usia 11-12 tahun, orangtua memanggil sikerei dan rimata (kepala suku). Mereka akan berunding menentukan hari dan bulan pelaksanaan penatoan.Setelah itu, dipilihlah sipatiti -seniman tato. Sipatiti ini bukanlah jabatan berdasarkan pengangkatan masyarakat, seperti dukun atau kepala suku, melainkan profesi laki-laki. Keahliannya harus dibayar dengan seekor babi. Sebelum penatoan akan dilakukan punen enegat, alias upacara inisiasi yang dipimpin sikerei, di puturukat (galeri milik sipatiti).Tubuh bocah yang akan ditato itu lalu mulai digambar dengan lidi. Sketsa di atas tubuh itu kemudian ditusuk dengan jarum bertangkai kayu. Tangkai kayu ini dipukul pelan-pelan dengan kayu pemukul untuk memasukkan zat pewarna ke dalam lapisan kulit. Pewarna yang dipakai adalah campuran daun pisang dan arang tempurung kelapa.Janji Gagak Borneo Penatoan awal atau paypay sakoyuan, itu dilakukan di bagian pangkal lengan. Ketika usianya menginjak dewasa, tatonya dilanjutkan dengan pola durukat di dada, titi takep di tangan, titi rere pada paha dan kaki, titi puso di atas perut, kemudian titi teytey pada pinggang dan punggung.Dalam kesimpulan Ady Rosa, tato Mentawai berhubungan erat dengan budaya dongson di Vietnam. Diduga, dari sinilah orang Mentawai berasal. Dari negeri moyang itu, mereka berlayar ke Samudra Pasifik dan Selandia Baru. Akibatnya, motif serupa ditemui juga pada beberapa suku di Hawaii, Kepulauan Marquesas, suku Rapa Nui di Kepulauan Easter, serta suku Maori di Selandia Baru.Tato Mentawai Lebih Demokratis Di Indonesia, menurut Ady, tradisi tato Mentawai lebih demokratis dibandingkan dengan tato Dayak di Kalimantan. Dalam budaya Dayak, tato menunjukkan status kekayaan seseorang.‘’Makin bertato, makin kaya,’’ katanya. Toh, Baruamas Jabang Balumus, 67 tahun, tokoh adat Dayak dari suku Taman, menuturkan, dalam tato masyarakat Dayak ada aspek lain selain simbol strata sosial. ’’Tato adalah wujud penghormatan kepada leluhur,’’ kata tokoh bernama asli Masuka Djanting itu. Contohnya adalah tradisi tato dalam kebudayaan Dayak Iban dan Dayak Kayan. Di kedua suku itu, menato diyakini sebagai simbol dan sarana untuk mengungkapkan penguasa alam. Tato juga dipercaya mampu menangkal roh jahat, serta mengusir penyakit ataupun roh kematian.Tato sebagai wujud ungkapan kepada Tuhan terkait dengan kosmologi Dayak. Bagi masyarakat Dayak, alam terbagi tiga: atas, tengah dan bawah. Simbol yang mewakili kosmos atas terlihat pada motif tato burung enggang, bulan dan matahari. Dunia tengah, tempat hidup manusia, disimbolkan dengan pohon kehidupan. Sedangkan ular naga adalah motif yang memperlihatkan dunia bawah.Charles Hose, opsir Inggris di Kantor Pelayanan Sipil Sarawak pada 1884, rajin mencatat legenda-legenda yang dipercaya orang Dayak itu. Dalam buku Natural Man, A Record from Borneo terbitan Oxford University Press, 1990, Charles Hose menceritakan janji burung gagak borneo dan burung kuau argus untuk saling menghiasi bulu mereka.Setelah Haid Pertama Dalam legenda itu, gagak berhasil mulus melakukan tugasnya. Sayang, kuau adalah burung bodoh. Karena tak mampu, akhirnya kuau argus meminta burung gagak untuk duduk di atas semangkuk tinta, lalu menggosokkannya ke seluruh tubuh kuau, pemakan bangkai itu. Sejak saat itulah, konon, burung gagak dan burung kuau memiliki warna bulu dan ‘’dandanan’’ seperti sekarang.Secara luas, tato ditemukan di seluruh masyarakat Dayak. Namun, Hose menilai, teknik dan desain tato terbaik dimiliki suku Kayan. Bagi suku ini, penatoan hanya dilakukan bila memenuhi syarat tertentu. Bagi lelaki, proses penatoan dilakukan setelah ia bisa mengayau kepala musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi tato bagi laki-laki ini perlahan tenggelam sejalan dengan larangan mengayau.Setelah ada pelarangan itu, tato hanya muncul untuk kepentingan estetika. Tradisi tato tak hilang pada kaum Hawa. Kini, mereka menganggap tato sebagai lambang keindahan dan harga diri. Meski masyarakat Dayak tidak mengenal kasta, tedak kayaan, alias perempuan tak bertato, dianggap lebih rendah derajatnya dibandingkan dengan yang bertato.Ada tiga macam tato yang biasa disandang perempuan Dayak Kayan. Antara lain tedak kassa, yang meliputi seluruh kaki dan dipakai setelah dewasa. Lainnya adalah tedak usuu di seluruh tangan, dan tedak hapii di seluruh paha. Di kalangan suku Dayak Kenyah, penatoan dimulai ketika seorang wanita berusia 16 tahun, atau setelah haid pertama.Upacara adat dilakukan di sebuah rumah khusus. Selama penatoan, semua kaum pria dalam rumah tersebut tidak boleh keluar dari rumah. Selain itu, seluruh anggota keluarga juga wajib menjalani berbagai pantangan. Konon, kalau pantangan itu dilanggar, keselamatan orang yang ditato akan terancam. Dulu, agar anak yang ditato tidak bergerak, lesung besar diletakkan di atas tubuhnya.Kalau si anak sampai menangis, tangisan itu harus dilakukan dalam alunan nada yang juga khusus. Di masyarakat Dayak Iban, tato menggambarkan status sosial. Kepala adat, kepala kampung, dan panglima perang menato diri dengan simbol dunia atas. Simbol dunia bawah hanya menghiasi tubuh masyarakat biasa. Motif ini diwariskan turun-temurun untuk menunjukkan garis kekerabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sikerei (dukun budaya) bercerita mengenai pembuatan tato khas Mentawai. Tato, mereka menyebutnya titi, adalah salah satu bagian dari ekspresi seni dan perlambang status orang dari Suku Mentawai. Dulu, tato populer di kalangan baik lelaki maupun perempuan Mentawai yang telah dewasa. Kini, hanya sebagian kecil suku Mentawai yang masih bertato. Sebagian dari mereka bisa ditemui di pedalaman Pulau Siberut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tato dibuat oleh seorang sipatiti (pembuat tato). Proses pembuatan tato memakan waktu yang lama, terutama pada tahap persiapannya yang bisa sampai berbulan-bulan. Ada sejumlah upacara dan pantangan (punen) yang harus dilewati oleh orang yang ingin ditato. Tak semua orang sanggup melewati tahap ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sipatiti mulai membuat tato, ada ritual upacara yang dipimpin oleh sikerei (dukun budaya Mentawai). Tuan rumah lalu mengadakan pesta dengan menyembelih babi dan ayam. Daging babi dan ayam ini juga sebagai upah yang diberikan untuk sikerei. Tutulu bercerita bahwa ntuk menyelenggarakan pesta membuat tato ini saja bisa menghabiskan biaya sekitar lima juta rupiah.Jarum yang digunakan terbuat dari tulang hewan atau kayu karai yang diruncingkan. Dengan mengetok-ngetoknya, terciptalah garis-garis yang merupakan motif utama tato suku Mentawai. Pewarna yang digunakan berasal dari arang yang menempel di kuali. Sikerei yang merupakan kakaknya Tutulu berkata bahwa biasanya pembuatan tato dimulai dari telapak tangan, tangan, kaki lalu tubuh. Selama beberapa hari, kulit yang baru ditato akan bengkak dan mengeluarkan darah. Membayangkannya saja saya ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.indonesiansubculture.com/portal/articles.php?article_id=20&lt;br /&gt;Sumber: http://travel.detik.com/read/2010/12/08/203709/1512280/1025/tato-mentawai-tato-tertua-di-dunia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-6267496437343585767?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://psb-psma.org' title='Sejarah Tato Tertua Di Dunia, Dari Mentawai'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/6267496437343585767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/12/sejarah-tato-tertua-di-dunia-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6267496437343585767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6267496437343585767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/12/sejarah-tato-tertua-di-dunia-dari.html' title='Sejarah Tato Tertua Di Dunia, Dari Mentawai'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7990968215194566547</id><published>2011-11-29T23:30:00.008+07:00</published><updated>2011-11-30T00:01:07.330+07:00</updated><title type='text'>Mengenal Budaya Suku Bangsa Serawai (Bengkulu Selatan)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-guASo1296t4/TtUIchCOmTI/AAAAAAAAASw/g2pyya6dyu8/s1600/bengkulu%2Bselatan_kabupaten.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="136" src="http://4.bp.blogspot.com/-guASo1296t4/TtUIchCOmTI/AAAAAAAAASw/g2pyya6dyu8/s200/bengkulu%2Bselatan_kabupaten.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suku Serawai adalah suku bangsa dengan populasi terbesar kedua yang hidup di daerah Bengkulu. Sebagian besar masyarakat suku Serawai berdiam di kabupaten Bengkulu Selatan, yakni di kecamatan Sukaraja, Seluma, Talo, Pino, Kelutum, Manna, dan Seginim. Suku Serawai mempunyai mobilitas yang cukup tinggi, saat ini banyak dari mereka yang merantau ke daerah-daerah lain untuk mencari penghidupan baru, seperti ke kabupaten Kepahiang, kabupaten Rejang Lebong, kabupaten Bengkulu Utara, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Secara tradisional, suku Serawai hidup dari kegiatan di sektor pertanian, khususnya perkebunan. Banyak di antara mereka mengusahakan tanaman perkebunan atau jenis tanaman keras, misalnya cengkeh, kopi, kelapa, dan karet. Meskipun demikian, mereka juga mengusahakan tanaman pangan, palawija, hortikultura, dan peternakan untuk kebutuhan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH SUKU SERAWAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal-usul suku Serawai masih belum bisa dirumuskan secara ilmiah, baik dalam bentuk tulisan maupun dalam bentuk-bentuk publikasi lainnya. Asal-usul suku Serawai hanya diperoleh dari uraian atau cerita dari orang-orang tua. Sudah tentu sejarah tutur seperti ini sangat sukar menghindar dari masuknya unsur-unsur legenda atau dongeng sehingga sulit untuk membedakan dengan yang bernilai sejarah. Ada satu tulisan yang ditemukan di makam Leluhur Semidang Empat Dusun yang terletak di Maras, Talo. Tulisan tersebut ditulis di atas kulit kayu dengan menggunakan huruf yang menyerupai huruf Arab kuno. Namun sayang sekali sampai saat ini belum ada di antara para ahli yang dapat membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan cerita para orang tua, suku bangsa Serawai berasal dari leluhur yang bernama Serunting Sakti bergelar Si Pahit Lidah. Asal-usul Serunting Sakti sendiri masih gelap, sebagian orang mengatakan bahwa Serunting Sakti berasal dari suatu daerah di Jazirah Arab, yang datang ke Bengkulu melalui kerajaan Majapahit. Di Majapahit, Serunting Sakti meminta sebuah daerah untuk didiaminya, dan oleh Raja Majapahit dia diperintahkan untuk memimpin di daerah Bengkulu Selatan. Ada pula yang berpendapat bahwa Serunting Sakti berasal dari langit, ia turun ke bumi tanpa melalui rahim seorang ibu. Selain itu, ada pula yang berpendapat bahwa Serunting Sakti adalah anak hasil hubungan gelap antara Puyang Kepala Jurai dengan Puteri Tenggang.&lt;br /&gt;Di dalam Tembo Lebong terdapat cerita singkat mengenai seorang puteri yang bernama Puteri Senggang. Puteri Senggang adalah anak dari Rajo Megat, yang memiliki dua orang anak yakni Rajo Mawang dan Puteri Senggang. Dalam tembo tersebut kisah mengenai Rajo Mawang terus berlanjut, sedangkan kisah Puteri Senggang terputus begitu saja. Hanya saja ada disebutkan bahwa Puteri Senggang terbuang dari keluarga Rajo Mawang.&lt;br /&gt;Apabila kita simak cerita tentang kelahiran Serunting Sakti, diduga ada hubungannya dengan kisah Puteri Senggang ini dan ada kemungkinan bahwa Puteri Senggang inilah yang disebut oleh orang Serawai dengan nama Puteri Tenggang. Dikisahkan bahwa Puyang Kepala Jurai yang sangat sakti jatuh cinta kepada Puteri Tenggang, tapi cintanya ditolak. Namun berkat kesaktiannya, Puyang Kepala Jurai dapat melakukan hubungan seksual dengan puteri Tenggang, tanpa disadari oleh puteri itu sendiri. Akibat dari perbuatan ini Puteri Tenggang menjadi hamil. Setelah Puteri Tenggang melahirkan seorang anak perempuan yang diberi nama Puteri Tolak Merindu barulah terjadi pernikahan antara Putri Tenggang dengan Puyang Kepala Jurai, itupun dilakukan setelah Puteri Tolak Merindu dapat berjalan dan bertutur kata.&lt;br /&gt;Setelah pernikahan tersebut, keluarga Puyang Kepala Jurai belum lagi memperoleh anak untuk jangka waktu yang lama. Kemudian Puyang Kepala Jurai mengangkat tujuh orang anak, yaitu: Semidang Tungau, Semidang Merigo, Semidang Resam, Semidang Pangi, Semidang Babat, Semidang Gumay, dan Semidang Semitul. Setelah itu barulah Puyang Kepala Jurai memperoleh seorang putera yang diberi nama Serunting. Serunting inilah yang kemudian menjadi Serunting Sakti bergelar Si Pahit Lidah. Serunting Sakti berputera tujuh orang, yaitu :&lt;br /&gt;Serampu Sakti, yang menetap di Rantau Panjang (sekarang termasuk marga Semidang Alas), Bengkulu Selatan;&lt;br /&gt;Gumatan, yang menetap di Pasemah Padang Langgar, Lahat;&lt;br /&gt;Serampu Rayo, yang menetap di Tanjung Karang Enim, Lematang Ilir Ogan Tengah (LIOT);&lt;br /&gt;Sati Betimpang, yang menetap di Ulak Mengkudu, Ogan;&lt;br /&gt;Si Betulah, yang menetap di Saleman Lintang, Lahat;&lt;br /&gt;Si Betulai, yang menetap di Niur Lintang, Lahat;&lt;br /&gt;Bujang Gunung, yang menetap di Ulak Mengkudu Lintang, Lahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera Serunting Sakti yang bernama Serampu Sakti mempunyai 13 orang putera yang tersebar di seluruh tanah Serawai. Serampu Sakti dengan anak-anaknya ini dianggap sebagai cikal-bakal suku Serawai. Putera ke 13 Serampu Sakti yang bernama Rio Icin bergelar Puyang Kelura mempunyai keturunan sampai ke Lematang Ulu dan Lintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKENALAN BUJANG GADIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalan bujang gadis terjadi dirumah si gadis, apabila bujang ingin berkenalan dengan si gadis, bujang harus kerumah si gadis dan terlebih dahulu diterima oleh orang tua sang gadis, untuk mengenali lebih dekat gadis pujaanya, bujang harus merayu orangtuanya dengan bahsa yang halus ”perambak” selain dengan kata-kata yang halus harus pula merendahkan diri.&lt;br /&gt;Apabila bujang sudah mendapatkan hati sang orang tua maka orang tua tersebut akan segera “membangunkan” anak gadisnya, yang biasanya sudah terlebihdahulu mengintip dari balik kain pintu. Gadis akan segerakeluar apabila dia ada hati dengan tamunya, tetapi apabila si gadis tidak tertarik pada si bujang maka si gadis tidak akan keluar dari kamarnya.&lt;br /&gt;Maka berkenalanlah mereka pada malam itu dan apabila mereka setuju akan meneruskan hubungan mereka hingga ke pelaminan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTUNANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertunangan ini berawal dari kesepakatan antara bujang gadis, yang kemudian akan mengatakan kepada orang tua masing-masing. Kemudian pada hari pertunangan tersebut datanglah keluarga si bujang kerumah si gadis dengan membawa 30 batang lemang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertunangan ini terjadi beberapa syarat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. apabila terjadi pembatalan pernikahan dari pihak perempuan, maka uang yang diantarkan pada pertunangan ini akan dikembalikan kepada pihak laki-laki dengan jumlah dua kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. apabila terjadi pembatalan pernikahan dari pihak laki-laki maka uang yang akan dikembalikan dari pihak perempuan jumlahnya tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertunangan ini akan ditetapkan kapan harinya akan dilangsungkan hari pernikahannya apakah akan dilangsungkan selama 3 bulan lagi, 4 bulan lagi, atau 5 bulan lagi tergantung dari kesepakatan.&lt;br /&gt;Selama dalam jangka waktu tersebut bujang akan datang kerumah gadis yang kemudian akan diajak si calon mertua bekerja seperti : membuat dangau, membuat anjung, membantu calon mertua mengurus sawah, lading yang milik ayah dari si gadis tadi, dan bukan milik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERGANTIAN NAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian nama disini maksudnya pergantian nama panggilan atau “tuturan”. Yang dimaksudkan supaya tata cara bicara panggilan lebih halus dan lebih baik dan lebih enak didengar dilingkungan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian nama panggilan ini terjadi setelah selesai acara pertunangan bisa ditentukan apakah dan siapakah panggilan yang cocok. Dan ketika si bujang bermalam di rumah si gadis, dalam arti si bujang pun akan bertemu dengan sanak saudara family si gadis dan si bujang pun harus mengetahui apa yang akan dipanggilkannya kepada sanaknya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bujang bisa menanyakan perihal panggilan nama kepada bapak calon mertuanya bagaimana dia bisa menyapa sanak saudaranya si gadis tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNIKAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ini terjadi setelah ada persetujuan dari keduabelah pihak sanak saudara dari kedua calon mempelai. Calon suami datang bersama rombongannya kerumah mempelai wanita dengan membawa 30 batang lemang, mas kawin dan segala keperluan pernikahan dirumah calon istri. Sebelum masuk kerumah mempelai, terlebih dahulu di sambut tuan rumah dengan sejenis pantun yang kemudia disusul dengan tarian. Dimana sebelumnya dari kedua belah pihak sudah menyipkan penari masing-masing yang akan menari seperti pencak silat dengan memakai pedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, sesudah mereka berpencak silat, mulailah para tetuah dari kedua belah pihak mempelai menari dengan iringan kelintang calon suami istri pun ikut menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu barulah mereka masuk kedalam rumah untuk melaksanakan akad nikah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akad nikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum akad nikah terlebih dahulu diadakan suatu pengajian yang dilakukan bersama-sama dengan iringan rebana. Barulah akad nikah mengucapkan ijab Kabul dengan disaksikan oleh sanak saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresmian pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Balai : bagi yang mampu mendirikan bangunan ini dengan dinding yang terbuat dari daun nyiur (daun kelapa), atap rembia, dengan beberapa kamar-kamar untuk tempat bujang gadis penggilan dari tiap desa.&lt;br /&gt;- Zikir&lt;br /&gt;- Dendang&lt;br /&gt;- Tari adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERGI KERUMAH SANAK SAUDARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini terjadi setelah selesai njamu dirumah mempelai, setelah kegiatan dirumah sang penganten baru sudah agak reda, maksudnya setelah sanak saudara yang bermalam disana sudah pulang semua, berarti kegiatan ini terjadi setelah satu atau dua minggu peresmian pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelai yang melakukan kegiatan ini sudah menjadi pengantin baru disebut bebaruan. Kedua pengantin baru ini pergi kerumah sanak-sanak baik terdekat maupun yag jauh. Sanak yang didatangi biasanya masih ada hubungan darah ataupun ada ikatan-ikatan yang lain misalnya teman seperjuangan bapak mereka yang dianggap sudah dekat didalam keluarga, ayah angkat, ibu angkat yang tidak tinggal satu rumah dengan kedua mempelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pergi kerumah sanak family ini adalah untuk meminta doa restu dalam mereka akan memulai menempuh hidup baru yang akan mereka jalani dan juga untuk mengetahui lebih dekat sanak family yang diantara kedua mempelai mengenal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUKUM WARIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan hukum waris, tergantung kepada perjanjian sebulum akad nikah. Memang kulo yang ditentukan sebelum akad nikah sangat penting fungsinya, karena kulo tersebut yang akan mengatur yang menyangkut persoalan keluarga. Dalam hal hukum waris juga ditentukan oleh kulo, yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulo bejujugh atau kulo reto . pelaksanaan kulo ini adalahistri seolah-olah sudah dibeli oleh suami, sehingga si istri sudah kehilangan hak waris dari orang tuanya. Jadi istri tidak berhak untuk menuntut pembagian harta dari pejadi muanai atau orang tuanya. Suami pun tidak berhak untuk menuntut pembagian harta dari mertuanya, malah sampai hubungan pada orang tua istri sudah putus. Andaikata suami meninggal dunia, maka hak tersebut diwariskan kepada istrinya, selama istri tersebut belum kawin. Kalau istri sudah kawin lagi, maka seluruh hak diwariskan kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata terjadi perceraian antara suami istri, maka istri boleh pergi, dengan membawa pakaian dibadan, dan istri tidak bisa menuntut harta yang didapat bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulo semendo masuak kampung dalam hal ini suami seolah-olah sudah dibeli oleh istri, karenanya suami sudah kehilangan hak untuk mewarisi harta orang tuanya, walaupun dia selaku anak laki-laki. Yang mewarisi harta suami istri tersebut adalah anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulo semendo merdiko dalam hal ini suami atau pihak istri, masih tetap mempunyai hak waris terhadap harta orang tuanya. Anadaikata terjadi perceraian, maka harta yang didapat bersama dibagi dua. Juga yang bisa mewarisi hartanya adalah anaknya yang tidak kehilangan hak waris. Andaikata suami istri tidak mempunyai keturunan, maka hartanya diwariskan kepada orang tua kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUBUNGAN KEKERABATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan kekerabatan juga dipengaruhi oleh kulo sebelum terjadi akad nikah. Kalau yang dipakai kulo reto, maka hubungan istri dengan kedua orang tuanya seolah-olah sudah terputus. Andaikata istri mau pergi bertandang kerumah orang tuanya, istri harus minta izin, setelah mendapat izin baru boleh masuk kedalam rumah orang tuanya. Dalam hal ini,istri sudah dianggap orang lain. Begitu juga hubungannya dengan saudar-saudaranya dan dengan paman, bibi, serta kaum kerabat lainnya. Suami tetap menghormati mertuanya, tetapi hubungan suami tidak akrab dengan pihak mertuanya. Begitu juga hubungan kekerabatan pada jenis kulo semendo masuak kampung. Hubungan suami dengan orang tua atau saudara-saudaranya serta dengan kaum kerabat lainnya, serta antara istri dan mertua tidak akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan jenis kulo semendo merdiko . dalam pengaturan kulo ini, suami atau istri bebas mencari dimana mau tinggal. Justru itu pergaulan antara anak dan orang tua atau pergaulan antara menantu dan mertua akrab sekali. Begitu juga pergaulan antara saudara-saudaranya serta kepada kaum kerabat lainnya. Antara menantu dan mertua terjalin hubungan akrab sebagaimana antara anak dan orang tuanya sendiri. Demikian juga antara ipar, paman dan bibi akan saling membantu dalam menghadapi kesulitan, musibah, dan lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7990968215194566547?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7990968215194566547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/11/mengenal-budaya-suku-bangsa-serawai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7990968215194566547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7990968215194566547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/11/mengenal-budaya-suku-bangsa-serawai.html' title='Mengenal Budaya Suku Bangsa Serawai (Bengkulu Selatan)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-guASo1296t4/TtUIchCOmTI/AAAAAAAAASw/g2pyya6dyu8/s72-c/bengkulu%2Bselatan_kabupaten.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-1720806199253700954</id><published>2011-04-11T23:11:00.005+07:00</published><updated>2011-11-29T23:14:29.711+07:00</updated><title type='text'>DUNIA MELAYU  DALAM DIALEKTIKA  KEBUDAYAAN NUSANTARA</title><content type='html'>ADALAH &lt;i&gt;naive&lt;/i&gt; orang yang menganggap jika dunia Melayu hanyalah sebatas kedua sisi dari Selat Melaka, plus Serawak, Sabah dan Berunai di Kalimantan Utara, sementara yang lainnya tidak. Dunia Melayu sesungguhnya bahkan jauh lebih luas dari Indonesia tambah Malaysia sendiri. Dunia Melayu secara etnografis dan historiografis mencakup keseluruhan kawasan Nusantara di Asia Tenggara ini, di mana juga termasuk Thailand bagian Selatan (Pattani), Malaysia keseluruhannya, tambah Berunai di Kalimantan Utara, lalu Indonesia keseluruhannya (minus NTT, Maluku dan Papua, yang masuk ke dalam kelompok etnografik non-Melayu), dan Filipina (khususnya pribumi Melayu Filipina termasuk Moro di bagian Selatan). Jika diluaskan lagi, belahannya ada di Madagaskar, &lt;span lang="IN"&gt;Afrika Selatan, &lt;/span&gt;Srilanka, Birma, bahkan di Campa, Kambodia dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara kenegaraan dalam bentukan kontemporer seperti sekarang ini, dunia Melayu mencakup lima negara di Asia Tenggara ini: Thailand, Malaysia, Berunai, Indonesia dan Filipina. Tan Malaka dari Indonesia, Jose Rizal dari Filipina dan Tuanku Burhanuddin dari Semenanjung Melayu, bahkan masih sebelum Perang Dunia Kedua, sudah mengimpikan sebuah negara Melayu Raya yang mencakup seluruh kawasan Melayu itu. Dan impian ini bukan tidak bermakna ke masa depan, sekurangnya dalam bentuk konfederasi atau Negara Persemakmuran &lt;i&gt;(commonwealth)&lt;/i&gt; Melayu.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Munculnya belakangan ini gagasan Dunia Melayu Bersatu, atau Melayu Sedunia Bersatu, adalah simptomatis yang denyutnya makin menuju ke arah terealisasinya impian itu ke masa depan. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;II&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a expr:href='data:post.url'&gt;Readmore »»&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:if&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dunia Melayu seperti yang kita lihat dalam peta etnografinya sekarang ini tidak hanya terbagi ke dalam yang proto dan deutero-Malay (Melayu tua dan Melayu muda), tetapi juga ke dalam anutan agama yang dominan dianut. Melayu tua (proto Malay), seperti suku-suku Mentawai, Nias, Batak, Dayak, Minahasa, dan Toraja di Indonesia, dan suku-suku Melayu pribumi di Filipina, kebanyakan telah dikristenkan, walau masih kuat terikat dengan budaya animisme sarwa-roh nenek-moyang, dan karenanya melepaskan asosiasinya dengan dunia Melayu kontemporer secara kultural. Melayu muda (deutero Malay), sebaliknya, rata-rata penganut Islam, di mana adat dan agama telah berjalin-berkelindan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orang Bali khususnya adalah orang Melayu yang menghindarkan diri dari proses peng-islaman di Jawa dan membentuk suku Bali sendiri yang menganut agama Hindu Bali. Orang Jawa, Madura dan Sunda, secara etnik adalah orang Melayu, tetapi karena orientasi budayanya yang bersifat sinkretik, dan tidak sintetik seperti Melayu lainnya, mereka cenderung mendissosiasikan diri dari ikatan kemelayuannya. Mereka merasa seolah-olah bukan bagian dari dunia Melayu, kendati mereka secara etnografik adalah Melayu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara kultural, suku-suku Melayu yang tali pengikatnya adalah adat dan agama Islam, karenanya juga terbagi ke dalam yang berorientasi sinkretik dan yang sintetik itu. Uraian makalah ini lebih terfokus kepada dikotomi atau bahkan polarisasi dari orang Melayu yang sesama Islam tetapi berbeda orientasi budayanya, yakni di mana yang satu berorientasi sinkretik dan yang satu lagi berorientasi sintetik. Kecuali itu, ada gerak isyarat yang makin dirasakan ke arah pan-Melayu masa depan yang menjadikan Selat Melaka bukan lagi garis pemisah, tetapi justeru jembatan penghubung antara kedua rumpun Melayu yang selama ini dipisahkan oleh sejarah politik yang berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;III&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Polarisasi budaya Melayu yang secara garis besar terbagi ke dalam dikotomi budaya sinkretik dan sintetik itu kebetulan juga berjalan seiring dengan dikotomi Jawa &lt;i&gt;vs&lt;/i&gt; Luar-Jawa yang sudah berjalan sejak sekian abad ke belakang, sekurangnya sejak pengaruh budaya-budaya luar mulai masuk ke Nusantara ini. Tentu saja sejak masuknya pengaruh Hindu-Buddha dari India, lalu Islam, lalu pengaruh Barat dan dunia moderen dan global sekarang ini. Dalam proses perkembangannya, bagaimanapun, yang secara eksplisit membangsakan diri kepada kelompok budaya Melayu adalah Melayu yang berbudaya sintetik. Kelompok Melayu yang berbudaya sinkretik walau secara implisit tetap mengakui Melayu, tetapi dalam pengkategoriannya mereka lebih menonjolkan budaya sub-etniknya sendiri, yaitu Jawa, Sunda dan Madura. Karenanya secara geo-kultural, laut Jawa telah berfungsi sebagai garis pembatas antara dunia Jawa di bagian Selatan dan dunia Luar Jawa di bagian Utara. Dunia Jawa didominasi oleh budaya Jawa yang sinkretik, sementara dunia Luar Jawa didominasi oleh budaya Melayu yang sintetik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Tersibaknya budaya Melayu ke dalam yang sinkretik dan yang sintetik itu adalah akibat dari, a.l., satu, sampai sejauh mana mereka mengakomodasikan budaya nenek-moyang berupa animisme yang berorientasi kepada supernaturalisme serba-roh &amp;nbsp;dan budaya Melayu pra-Islam yang berorientasi kepada naturalisme (berguru kepada alam). Budaya Melayu yang sinkretik berorientasi supernaturalistik serba-roh, sementara budaya Melayu yang sintetik berorientasi naturalistik, yaitu mengikuti kaedah-kaedah hukum alam yang rasional-logis, dengan adagium: “Alam terkembang jadikan guru.” Adagia dalam bentuk &lt;i&gt;proverb&lt;/i&gt;, pepatah-petitih, mamangan, dsb., secara konsisten memperlihatkan orientasi naturalistik dari budaya Melayu sintetik ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dua, kendati kedua-dua budaya Melayu yang sinkretik dan yang sintetik penganutnya rata-rata atau kebanyakan adalah Islam, namun pemahaman dan penyerapannya terhadap Islam terkait kepada struktur serta orientasi budayanya masing-masing itu. Budaya Melayu yang sinkretik yang rata-rata dianut oleh suku Jawa (termasuk Madura dan Sunda), memahami Islam dalam pengertian yang sinkretik itu, dalam arti, antara Islam dan adat serta kepercayaan lama nenek-moyang dalam proses pengakulturasiannya tidak terjadi persenyawaan berupa sintesis baru, tetapi lebih pada aglomerasi secara sinkretik dari masing-masing unsur budaya itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Karenanya masing-masing unsur budaya itu relatif berdiri sendiri-sendiri, kendati saling menyerap tetapi tidak bersenyawa. Pengejawantahannya secara sempurna dalam konteks dunia moderen Indonesia sekarang ini terlihat dari ramuan budaya yang terkandung dalam falsafah kenegaraan Pancasila yang wataknya adalah sinkretik, bukan sintetik. Sementara dalam pengejawantahan kehidupan hari-hari, Islam sebagai agama bukanlah anutan satu-satunya, tetapi multilateralisme dari berbagai agama yang semua dianggap sebagai sama, dengan adagium: &lt;i&gt;“Sadaya agami sami kemawon.”&lt;/i&gt; Karenanya juga, yang ditekankan adalah keserasian, harmoni dan kedamaian serta toleransi di atas keberbagaian dan keragaman itu. Adagiumnya adalah: “Bhinneka Tunggal Ika” – Berbagai-bagai namun satu, yang sekarang juga jadi lambang NKRI, dengan simbul &lt;i&gt;(coat of arms)&lt;/i&gt; burung Garuda yang hanya ada dan ditemukan dalam mitologi budaya Jawa. Karenanya juga, bukanlah barang aneh jika dalam keluarga Jawa yang sama, ditemukan ada bermacam anutan agama yang berbeda, sebagaimana juga dalam masyarakatnya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Di dunia Melayu utara Laut Jawa, yang suka dijuluki dengan kawasan Luar Jawa, atau kawasan budaya Melayu itu, orientasi budayanya adalah sintetik. Walau proses akulturasi antara adat dan agama juga berjalan panjang, melintasi sekian abad ke belakang, namun klimaksnya adalah pada terjadinya sintesis antara adat dan agama itu, yang dibuhul dalam sebuah adagium: “ABS-SBK – Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah.” Pada orang Melayu Minangkabau, pembuhulan ABS-SBK ini baru terjadi setelah Perang Paderi di Abad ke 19, dengan perjanjian Bukit Marapalam dari ketiga unsur kepemimpinan TTS (Tungku nan Tigo Sajarangan, atau Tali nan Tigo Sapilin), yakni antara wakil Ninik Mamak (adat), Alim-ulama (agama) dan Cerdik-pandai (intelektual). &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dalam persenyawaan baru antara adat dan agama (Islam) itu kedua unsur adat dan agama tidaklah ditempatkan dalam posisi yang sejajar-horizontal, tetapi vertikal. Islam di atas dan adat di bawah; dalam arti, adat yang dipakai adalah adat yang sejiwa dan serasi dengan agama Islam. Adat yang tidak sejiwa dan serasi dengan Islam dibuang, adat yang sejiwa dan serasi dipakai. Adagium berikutnya, lalu: (Adat) yang baik dipakai, (adat) yang buruk dibuang. Adat yang baik disebut sebagai: adat yang islami; adat yang buruk, adat jahiliyah. Dalam adagium terkait lainnya dikatakan: “Syarak mengata, adat memakai.” Di sini jelas terlihat supremasi dan sekaligus dominasi syarak di atas adat. Tidak sebaliknya dan tidak pula timbal-balik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Karenanya secara ideal-konsepsional tidak mungkin terjadi konflik maupun kontroversi antara adat dan agama, karena adat secara &lt;i&gt;a priori&lt;/i&gt; telah menyatakan tunduk dan menyesuaikan diri kepada agama. Dan ini dibuhul dalam adagium di atas: ABS-SBK – Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah. Bahwa dalam praktek terjadi konflik dan kontroversi antara adat dan agama, tentu saja ranahnya bukan lagi ranah ideologis-filosofis &lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“das Sollen,”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; tetapi adalah ranah sosiologis-empiris &lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“das Sein,”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; yang wajar terjadi karena proses perpaduan yang belum selesai antara dua konsep yang datang dari dua filosofi dan dua pandangan hidup yang berbeda, kemudian berakulturasi dan bersenyawa dalam masa yang relatif juga panjang ke belakang. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Konsep ABS-SBK inilah yang mempertemukan seluruh dunia Melayu utara Laut Jawa (Luar Jawa) di mana juga termasuk kawasan dunia Melayu di Pattani (Thailand Selatan), Malaysia dan Filipina. Inti dan sekaligus pusat-jala dari budaya Melayu itu adalah adagium ABS-SBK ini yang sifatnya adalah sintetik itu. Karenanya juga, tidaklah diharapkan orang Melayu dalam artian sintetik ini menganut berbagai macam agama selain Islam, seperti yang biasa terjadi dalam masyarakat Jawa yang sinkretik dan pluralistik tadi. Bagi orang Melayu, alternatif yang tersedia hanyalah: Islam &lt;i&gt;atau&lt;/i&gt; bukan-Islam, dan tidak: Islam &lt;i&gt;dan&lt;/i&gt; bukan-Islam. Alternatifnya bukan &lt;i&gt;this and that&lt;/i&gt;, tetapi &lt;i&gt;either this or that. &lt;/i&gt;Ini sejalan dengan ajaran Islam sendiri, yang kalau sudah sampai kepada masalah aqidah, pilihannya adalah pilihan alternatif either-or: “Bagi kamu agama kamu, dan bagi kami agama kami.” (Al Kāfirūn 6). “Bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu” (Al Baqarah 139).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Budaya Melayu yang sintetik kebetulan memilih submissi adat kepada syarak, sehingga yang diikuti adalah petunjuk syarak atau Islam itu. Orang Melayu, karenanya, adalah orang Islam. Dia berhenti menjadi orang Melayu ketika atau kalau dia keluar dari Islam, untuk sebab apapun. Namun, dalam pergaulan kemanusiaan yang sifatnya pluralistis antar-agama dan antar-bangsa, yang dikedepankan adalah &lt;i&gt;tasāmuh&lt;/i&gt; (toleransi) dan saling mengenal &lt;i&gt;(ta’āruf)&lt;/i&gt; serta saling kerjasama secara multilateral, bahkan global, bagi kebaikan dan kedamaian sesama umat manusia (Al Ĥujurāt 13). Karenanya, Islam menekankan, “tidak ada paksaan dalam agama” (Al Baqarah 256).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Karena orientasi budaya Melayu yang sintetik dengan adagium ABS-SBK itu maka konsekuensi logisnya adalah, dia juga mengikat dan sekaligus membentuk prilaku budaya di bidang yang bermacam-macam itu; ya politik, ekonomi, sosial-budaya, dsb. Sebagaimana dengan adat, yang lain-lain dan yang bermacam-macam itu, tidak ada satu yang boleh bertentangan dan berlawanan dengan syarak atau agama. Tugas adat dan yang lain-lain yang bermacam-macam itu, adalah menyesuaikan diri dengan agama dengan prinsip ABS-SBK itu. Karenanya yang dituju adalah: apapun adalah yang islami. Politiknya islami, ekonominya islami dan sosial-budayanya islami. Karena dalam Islam tidak ada konsep pemisahan antara &lt;i&gt;church and state&lt;/i&gt;, seperti dalam agama Keristen, yakni antara agama dan politik, agama dan ekonomi serta agama dan sosial-budaya, maka semua adalah di atas petunjuk dan arahan dari agama, yang sumber dari segalanya adalah wahyu Allah yang tertuang dalam bukusuci Al Qur`an, Kitabullah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 1cm;"&gt;IV&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Problema dan problematik dunia Melayu ke depan sendirinya adalah, bagaimana menggeser dari orientasi budaya yang tadinya non-islami ke yang islami. Dunia Melayu yang tadinya selama sekian lama di bawah penjajahan dan dominasi asing, khususnya Barat, sekarang mulai merubah paradigma-paradigma di bidang yang berbeda-beda dan beragam itu kepada yang islami dimaksud. Contoh sederhana saja, betapa dalam waktu yang relatif singkat, sistem ekonomi syariat dengan prinsip kerjasama bagi-hasil dan bagi-keuntungan memasyarakat, yang tidak hanya diterima oleh kalangan Islam tetapi yang bukan Islam sekalipun, dan yang sifatnya sekaligus mengglobal. Walau sekarang penguasaannya baru sekitar 5 %, tetapi pertumbuhannya berjalan relatif cepat, karena dengan sistem syariat bagi-hasil dan bagi keuntungan ini tidak sesiapa yang dirugikan. Juga, betapa, prinsip musyawarah dan mufakat dalam budaya politik di manapun juga diterima dan menjadi budaya dunia di samping demokrasi, dsb. Proses islamisasi dari sektor budaya politik, ekonomi dan sosial-budaya ini di dunia Islam dan dunia Melayu khususnya akan dan sedang menggelinding terus ke dekade-dekade ke depan di abad ke 21 dan seterusnya ini. Ini semua berangkat dari sebuah keyakinan: Islam adalah rahmat bagi sekalian alam.&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 1cm;"&gt;V&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Malaysia secara keseluruhan sudah setapak lebih maju, karena selain negaranya berdasar Islam, juga politiknya, ekonominya, dan sosial-budayanya sudah berorientasi kepada nilai-nilai Islam – walau jalan ke depan dalam perubahan paradigmatik dimaksud masih panjang. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Indonesia sendiri secara bernegara kelihatannya masih bertahan pada yang bersifat sinkretik, pluralistik, inklusif, dan liberal, yang berarti mengikuti kehendak budaya Melayu yang sinkretik yang dianut oleh kelompok budaya dominan Jawa, yang jumlah penduduknya kebetulan juga dominan. Para elit penguasa negara, di ketiga bidang eksekutif, legislatif dan yudikatif, sipil maupun militer, kebetulan juga dominan Jawa, di samping pusat kegiatan politik, ekonomi dan sosial-budaya sejak semula juga ada di Jawa. Dikotomi Jawa-Luar Jawa telah terbentuk sejak semula, yang sumbernya tidak hanya politis, tetapi juga ekonomi dan sosial-budaya. Untuk semua itu, Jawa memainkan peranan sebagai subyek-penentu, sementara Luar-Jawa adalah obyek-yang ditentukan. Separuh sampai dua per tiga dari hasil alam Luar-Jawa dibawa ke Jawa. Delapan puluh sampai 90 % dari wang yang beredar ada di Jawa. Semua sekolah sampai universitas berkualitas ada di Jawa. Dan pembangunan infrastruktur pun terpusat di Jawa. Belum pula jika keinginan daerah di Luar Jawa untuk mendapatkan otonomi yang lebih luas selalu terkendala dan tersendat-sendat. Yang ditemukan, sering, bukannya desentralisasi, tetapi resentralisasi. Setiap kali ada upaya untuk mendapatkan otonomi yang lebih luas, setiap kali pula ada tarikan sebaliknya untuk kembali dikendalikan oleh pusat, di Jawa. Yang paling ditakuti oleh pusat saat ini adalah kecenderungan ke arah bentukan federalisme, yang berangkat dari adanya otonomi daerah ini. Mereka mengkuatirkan terjadinya proses politik dari otonomi ke federasi dan ke bebas lepas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Sudah barang tentu yang terpendam dari semua ini adalah dendam dan sakit hati. Dan dendam dan sakit hati yang terus menumpuk mudah sekali untuk dipicu menjadi pemberontakan dan kerusuhan yang dalam sejarah NKRI selama 60-an tahun ini sudah berulang-kali terjadi. Dengan adanya dikotomi yang menjurus ke arah polarisasi Jawa-Luar Jawa ini, perimbangan-perimbangan baru bukan mustahil terjadi, dan sering hanya sebuah konsekuensi logis. Dengan kebangkitan dunia Melayu yang sintetik dengan poros Luar Jawa - Malaysia sekarang ini, pergeseran-pergeseran paradigmatik dan orientasi jangkauan pandang ke masa depan, sejumlah kemungkinan bisa saja diantisipasi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dalam banyak hal, Malaysia berhasil meletakkan dasar-dasar yang kokoh bagi pembangunan jangka panjang ke depannya, di bawah kepemimpinan yang solid dan kepemimpinan yang mempunyai visi dan visionari yang jauh ke depan. Rakyat pribumi, atau bumiputera, yang adalah orang Melayu, sejak awal 1970-an sudah berhasil diselamatkan dan diangkatkan harkat dan porsi peranannya, tidak hanya di bidang politik dan sosial-budaya tetapi juga di bidang ekonomi. Orang Melayu di Malaysia sekarang sudah bisa menegakkan kepalanya, dan mereka ditemukan di setiap sektor kegiatan ekonomi moderen. Ribuan mahasiswa Melayu dikirim belajar ke luar negeri yang pulangnya menempati posisi-posisi penting dalam berbagai sektor kegiatan publik maupun swasta. Yang mengeluh sekarang bukan lagi bumiputera Melayu, tetapi warga Cina dan India yang merasa dianak-tirikan oleh pemerintah yang dikuasai oleh bumiputera dan yang mendahulukan kepentingan bumiputera yang merupakan pewaris yang sah dari negara itu, tetapi yang keadaannya pada waktu mula berangkat di awal 1970-an hanya menguasai 2 % &lt;i&gt;share&lt;/i&gt; dari ekonomi negara yang terkonsentrasi hanya di sektor tradisional di luar bandar. Selebihnya di tangan non-pribumi khususnya Cina. Setelah dua kali perputaran pembangunan jangka panjang, 2 x 20 tahun, share bumiputera telah meningkat dari 2 menjadi 22 % di perputaran pertama dan sekarang pada perputaran kedua mendekati 40 %.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Saudara serumpunnya sesama Melayu di Indonesia, sebaliknya, hidup makin merana dan tanpa harapan ke masa depan, setelah 60-an tahun merdeka. Walau mereka merupakan 95 % dari penduduk – berbanding hanya 50-an % saudaranya di Malaysia – yang menguasai ekonomi negeri bukan mereka, tetapi saudara jauh mereka yang berasal dari daratan Tiongkok, yang jumlahnya tidak lebih 5 % dari keseluruhan penduduk. Saudara jauh warga keturunan inilah yang sekarang menguasai dan bahkan memonopoli seluruh jalur ekonomi dari hulu sampai ke hilir, baik di bidang produksi, distribusi maupun jasa. Dan dari Sabang sampai ke Merauke. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dengan ekonomi biaya tinggi, sektor pendidikan dan kesehatan pun sekarang telah menjadi usaha industri dan komersial, walau UUD 1945 memberi jaminan akan tersedianya bagi warga negara sebagai tanggung-jawab sosial dari negara. Warga keturunan yang tadinya hanya diberi jatah 5 % untuk masuk ITB, misalnya, sekarang dengan uang kuliah puluhan juta per semester atau seratusan juta per tahun kuliah, yang dominan masuk adalah anak-anak dari kelompok non-pri, karena merekalah yang mampu, sementara yang pribumi, pintar sekalipun, terpaksa gigit jari, dan tersisih ke tepi. Pengangguran kelompok terdidik menggejala dan kalau tak tersalurkan merekalah yang akan kembali menghoyak negeri ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dan semua ini terjadi karena nafsu elit penguasa yang melihat negeri ini sebagai milik dan lahan mereka. Mereka mau cepat kaya tanpa perlu berusaha dan kerja keras, lalu melakukan jalan-jalan pintas. Di belakangnya itu ada bayangan budaya feodalisme yang dihidupkan kembali dari khazanah kebudayaan primordial lama. Kolusi, nepotisme dan korupsi luar-biasa pun terjadi antara elit politik yang pribumi dan elit ekonomi yang non-pribumi. Karenanya korupsi, kolusi dan nepotisme serta penyalah-gunaan kekuasaan meraja-lela, yang Indonesia oleh dunia bahkan sudah dicap sebagai negara terkorup di Asia. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Dalam perspektif Indonesia sekarang ini, Indonesia praktis tidak punya prospek masa depan. Dengan mata berkunang-kunang yang terbayang adalah gejolak-gejolak, malapetaka dan kehancuran, jika tidak segera kesadaran bernegara datang kembali. Yang kita perlukan lalu bukanlah pejabat yang korup tapi negarawan yang berpikiran dan berhati bersih yang mendahulukan kepentingan rakyat banyak dan yang mau segera turun tangan menyelamatkan negara dan rakyat yang 200-an juta ini. Yang kita perlukan juga bukan saudara jauh yang menguasai dan memonopoli usaha ekonomi dari hulu sampai ke hilir, dari Sabang sampai ke Merauke ini, tetapi saudara dekat yang mau berbagi rasa dan membangun bersama-sama negara yang sedang sakit ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Akibat dari lemahnya kepemimpinan, lemahnya sistem dan lemahnya disiplin kehidupan di samping lemahnya hukum, bangsa ini kelihatannya sedang dalam kehilangan pegangan dan arah kehidupan. Yang menuai keuntungan sudah barang tentu adalah mereka yang memegang kendali kekuasaan politik dan ekonomi – politik oleh elit politik pribumi, dan ekonomi oleh elit ekonomi non-pribumi, khususnya warga keturunan Cina. Yang disengsarakan siapa lagi kalau bukan warga pribumi asli yang merupakan 90-an % dari penduduk Indonesia ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 1cm;"&gt;Makanya menoleh kepada pengalaman sukses saudara serumpun di Malaysia adalah sebuah keniscayaan. ***&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;DUNIA MELAYU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;DALAM DIALEKTIKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;KEBUDAYAAN NUSANTARA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Disampaikan dalam Seminar &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;“Semarak Warisan Budaya Serumpun” &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Universitas Padjadjaran, Bandung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Sabtu, 17 Mei 2008&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;oleh :&amp;nbsp; Mochtar Naim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kerjasama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Unit Pencinta Budaya Minangkabau&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Universitas Padjadjaran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;dan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Di Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-1720806199253700954?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/1720806199253700954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/04/dunia-melayu-dalam-dialektika.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1720806199253700954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1720806199253700954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/04/dunia-melayu-dalam-dialektika.html' title='DUNIA MELAYU  DALAM DIALEKTIKA  KEBUDAYAAN NUSANTARA'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-5430031585280650809</id><published>2011-02-26T08:57:00.001+07:00</published><updated>2011-02-26T09:00:30.501+07:00</updated><title type='text'>Belajar Sejarah Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-O3NAeDeiXhM/TWhd6YGTk6I/AAAAAAAAAQM/Vzzbxv54uJk/s1600/195px-Sejarah_Indonesia_.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="98" src="http://3.bp.blogspot.com/-O3NAeDeiXhM/TWhd6YGTk6I/AAAAAAAAAQM/Vzzbxv54uJk/s320/195px-Sejarah_Indonesia_.png" width="195" /&gt;&lt;/a&gt;Sejarah Indonesia mengalami perjalanan panjang yang menarik untuk di kaji. Dalam pembahasan sejarah indonesia di dunia maya, sebagai rekomendasi dalam mempelajari hal itu kita dapat masuk ke web wikipedia.&lt;br /&gt;Wikipedia membahas seluruh periodesasi sejarah Indonesia, mulai dari pra sejarah sampai ke sejarah kontemporer (era reformasi). http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-5430031585280650809?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/5430031585280650809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/belajar-sejarah-indonesia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5430031585280650809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5430031585280650809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/belajar-sejarah-indonesia.html' title='Belajar Sejarah Indonesia'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-O3NAeDeiXhM/TWhd6YGTk6I/AAAAAAAAAQM/Vzzbxv54uJk/s72-c/195px-Sejarah_Indonesia_.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-77511349210653616</id><published>2011-02-24T22:40:00.001+07:00</published><updated>2011-02-24T22:43:19.066+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK FONGERS DAN ROUDGE (edisi 5)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-R_HdMwJ0eZc/TWZ19MbvSzI/AAAAAAAAAQE/g4T41WpxFD4/s1600/fongers.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-R_HdMwJ0eZc/TWZ19MbvSzI/AAAAAAAAAQE/g4T41WpxFD4/s200/fongers.jpg" width="133" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SEPEDA MEREK FONGERS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mr.&amp;nbsp;A.Fongers&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;pendiri&amp;nbsp;pabrik&amp;nbsp;sepeda&amp;nbsp;Fongers, di&amp;nbsp;dekade&amp;nbsp;1880&amp;nbsp;Fongers&amp;nbsp;memulai&amp;nbsp;produksi&amp;nbsp;sepeda pertamanya&amp;nbsp;di&amp;nbsp;bangunan&amp;nbsp;ini. Pada&amp;nbsp;th&amp;nbsp;1896&amp;nbsp;Fongers&amp;nbsp;membangun&amp;nbsp;pabrik&amp;nbsp;baru&amp;nbsp;,sampai&amp;nbsp; sekarang bagian depan pabrik ini masih utuh seperti&amp;nbsp;sedia&amp;nbsp;kala. Di Indonesia sepeda ini telah masuk di zaman penjajahan Belanda. Terbukti dengan adanya brosur terbitan&amp;nbsp; tahun 1939 yang dipakai utk promosi sepeda di  kawasan Hindia&amp;nbsp;Timur (oost Indie), pabrikan Gazelle menyebutnya dengan  “Atjeh-Fietsen”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SEPEDA MEREK ROUDE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RCxDLgY9PG0/TWZ7wWGegkI/AAAAAAAAAQI/qlv4M-OeLEI/s1600/6580_100585676621286_100000095625647_15241_3939222_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-RCxDLgY9PG0/TWZ7wWGegkI/AAAAAAAAAQI/qlv4M-OeLEI/s200/6580_100585676621286_100000095625647_15241_3939222_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Sepeda ini diambil dari nama pembuat perusahaan sepeda ini berrnama Daniel Roudge (1840-1880) dari Inggris. Desain dan karyanya diminati para pencinta sepeda di zaman itu, sehingga di hargai dengan nilai yang tinggi (mahal). Sepeda ini memiliki nomor paten dari Inggris 526-1878. Roudge mengenalkan sepeda bersuspensi pertama di dunia tahun 1887. Perusahaan yang makin besar dan dinamai D' Roudge &amp;amp; Company.&lt;br /&gt;Selepas kematian Daniel Roudge, perusahaannya bergabung dengan The Tangen Coventry Tricycle Compeny, dengan nama baru Roudge Withworth Cycle. Tahun 1911 sepeda ini mulai di produksi untuk luar negeri Inggris. Semasa perang dunia II, 1943 Roudge Withouth Cycle diambil alih oleh Releight Cycle co.ltd, dan dinobatkan sebagai :the Best Bicycle In Britain, yang se level dengan Releight dan Humber.&lt;br /&gt;Roudge adalah salah satu sepeda yang saya miliki,dan sejauh ini terawat dengan baik (lihat foto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-77511349210653616?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/77511349210653616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_185.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/77511349210653616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/77511349210653616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_185.html' title='MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK FONGERS DAN ROUDGE (edisi 5)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-R_HdMwJ0eZc/TWZ19MbvSzI/AAAAAAAAAQE/g4T41WpxFD4/s72-c/fongers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4054900022938817356</id><published>2011-02-24T21:50:00.003+07:00</published><updated>2011-02-25T00:37:02.598+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK RELEIGHT (edisi 4)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZstzS_UZRvQ/TWZwPAvZdoI/AAAAAAAAAQA/CorkzlmNbak/s1600/RELEIGHT.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="139" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZstzS_UZRvQ/TWZwPAvZdoI/AAAAAAAAAQA/CorkzlmNbak/s200/RELEIGHT.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;SEPEDA MEREK &lt;/span&gt;RELEIGHT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Raleigh Street, Nottingham, berawal dari sebuah bengkel kecil yang pada tahun 1886 mulai memproduksi-frame sepeda keamanan.&lt;b&gt;Frank Bowden&lt;/b&gt;, seorang pengacara sukses dan dikonversi untuk bersepeda, membeli perusahaan pada tahun 1887 dan pada Desember 1888 mendirikan &lt;b&gt;The Raleigh Cycle &lt;/b&gt;Perusahaan ini tumbuh pesat dalam beberapa tahun kemudian Frank Bowden menjualnya dengan mendapatkan keuntungan berkisar antara £ 100.000 (setara dengan sekitar 5 juta poundsterling). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1902,&lt;i&gt;&lt;a href="http://juragankeset.blogspot.com/2010/05/jual-gir-sturmey-archer.html" target="_blank" title="Jual Sturmey Archer"&gt;&lt;b&gt;Sturmey Archer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;-roda gigi yang ditambahkan untuk &lt;b&gt;produk Religh&lt;/b&gt;. Enam tahun kemudian, Bowden membeli kembali Raleigh. Pada awal 1920-an, Raleigh adalah pemimpin dunia, mampu menghasilkan 100.000 sepeda onthel, 250.000 15.000 &lt;b&gt;hub roda gigi &lt;/b&gt;sepeda motor dan 50.000 &lt;b&gt;sepeda motor&lt;/b&gt; gearbox. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Raleigh selamat dari tekanan yang hebat. Ini diperoleh karena siklus &lt;b&gt;Humber&lt;/b&gt; pada tahun 1932 dan tahun berikutnya mulai memproduksi sebuah mobil beroda tiga. Pada tahun 1934 Raleigh kembali ke status perusahaan publik, sebagai &lt;b&gt;Raleigh Cycle Holdings Ltd&lt;/b&gt;, dengan menerbitkan saham lebih dari £ 2 juta (= sekitar £ 65 hari). Pada 1938, produksi sepeda telah tumbuh menjadi hampir 500.000 unit per tahun dan perusahaan telah berhenti membuat sepeda motor dan mobil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Perang Dunia Kedua (1939-1945), Raleigh berkonsentrasi pada amunisi kerja. Nama rentang anggaran, diluncurkan pada tahun 1938 sebagai &lt;i&gt;&lt;a href="http://juragankeset.blogspot.com/2010/05/jual-gazelle-seri-11.html" target="_blank" title="gazelle seri 11"&gt;&lt;b&gt;Gazelle&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, berubah menjadi Robin Hood, dan Raleigh mengakuisisi Rudge-Whitworth. &lt;br /&gt;Setelah perang, walaupun kekurangan bahan baku berupa baja, siklus produksi Raleigh tetap meningkat pesat. itu dibuktikan dengan produksi pada tahun 1949 telah mencapai sekitar 750.000, yang sebagian besar&amp;nbsp; untuk diekspor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tahun 1958 untuk melanjutkan religh company memproduksi moped dan kemudian meluncurkan skuter,Lebih hebatnya lagi selama periode ini Raleigh mengakuisisi dua kelompok saingan utama yaitu :&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://juragankeset.blogspot.com/2010/06/jual-sepeda-triumph.html" target="_blank" title="jual sepeda triumph"&gt; Triumph&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan Three Spires pada tahun 1954, dan &lt;b&gt;BSA&lt;/b&gt; (termasuk New Hudson dan Sunbeam) pada tahun 1957. &lt;br /&gt;Raleigh sendiri kemudian diambil alih oleh Tube Investments (TI), yang dimiliki Inggris &lt;b&gt;Phillips Siklus Corporation, Hercules, Norman dan Sun&lt;/b&gt;. Dampak dari merger ini adalah penjualan sepeda religh yang semakin berkurang pada tahun 1950. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Oktober 1960, perjanjian lisensi disusun Raleigh memungkinkan untuk membuat produk baru antara lain roda-kecil, unisex,dan dual-suspensi Moulton sepeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Maret 1964, Raleigh menunjukkan &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://www.moultonbicycles.co.uk/heritage.html" target="_blank" title="moulton bicycle"&gt;Moulton bicyecle prototipe&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; RSW16: sebuah roda sepeda kecil unsprung belanja yang dilengkapi dengan baik, lebih kuat dan lebih murah dan dijual melalui dealer-dealer Raleigh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1968, Raleigh memperkenalkan H-frame-roda kecil dan ditakdirkan untuk menjadi produk dengan penjualan terbesar dan tetap akan diproduksi sampai 16 tahun. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teks di atas diambil dari 'yang lengkap dan diperbarui versi makalah yang ditulis oleh Tony Hadland pada bulan Juni 2000 untuk Sejarah Siklus Konferensi Internasional 11 diadakan di Osaka pada Agustus 2000 http://homepage.ntlworld.com/catfoodrob/choppers/history. " / history1.html&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raleigh Nottingham itu selama beberapa dekade terkemuka dunia produsen sepeda. Berikut adalah beberapa poin dari satu abad pembuatan sepeda di Religh Industries :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1886 - Tiga Inggris - Woodhead, Angois dan Ellis - mulai membangun sepeda di sebuah bengkel kecil di Raleigh Street, Nottingham. &lt;br /&gt;1887 - Alfred Milward Reynolds menciptakan proses menyeruduk (tabung). &lt;br /&gt;1887 - Perusahaan Siklus Raleigh - Street Russell. &lt;br /&gt;1888 - Frank Bowden membeli kembali Woodhead / Angois / Ellis sepeda lokakarya di Raleigh Street dan mengganti nama itu dengan Raleigh Siklus Perusahaan. Pada titik ini ada sekitar selusin karyawan dan produksi tinggi roda tiga minggu. &lt;br /&gt;1889 - Reynolds mendirikan yang paten sela Tube Perusahaan. &lt;br /&gt;1895 - Inggris pialang saham pengendali Terah Hooley membeli bunga di Raleigh. &lt;br /&gt;1896 - Fred Hanstock membangun sepeda pertama Carlton di Carlton, Inggris. &lt;br /&gt;1896 - Raleigh memiliki sepeda terbesar di dunia pabrik, menempati 7 1 / 2 hektar. Ada sekitar 850 karyawan dan produksi sebesar 30.000 unit per tahun. &lt;br /&gt;1900 - 'The Steel-Sepeda Semua'. &lt;br /&gt;1902 - &lt;b&gt;Sturmey-Archer &lt;/b&gt;dibeli oleh Religh. &lt;br /&gt;1904 - Raleignette. &lt;br /&gt;1905 - Motor Siklus diproduksi. &lt;br /&gt;1906 - Robin Hood Siklus Co Ltd yang diakuisisi. &lt;br /&gt;1914 - Lebih dari 50.000 siklus dihasilkan. &lt;br /&gt;1914-1918 - bagian 400 Juta untuk Bersenjata (mesiu). &lt;br /&gt;1920 - The Nottingham presswork diperoleh. &lt;br /&gt;1921 - Sir Frank Bowden meninggal. &lt;br /&gt;1921 - Produksi Sepeda Motor kembali. &lt;br /&gt;1923 - paten sela Tube Nama perusahaan diubah menjadi Perusahaan Reynolds Tube, Ltd &lt;br /&gt;1925 meningkat menjadi 20 hektar. &lt;br /&gt;1928 - 114.072 siklus diproduksi. &lt;br /&gt;1931 - HO membuka Lenton Boulevard. &lt;br /&gt;1930 - bergerak pabrik sepeda Carlton untuk fasilitas yang lebih besar di Worksop, Inggris. &lt;br /&gt;1931-1936 - Keselamatan Tujuh Mobil. &lt;br /&gt;1932 - Raleigh membeli Humber Siklus. &lt;br /&gt;1934 - Raleigh Industries Ltd &lt;br /&gt;1935 - 531 Reynolds mangan-molibdenum ("mang-moly") tubing dikembangkan. &lt;br /&gt;1936 Motorised produksi berhenti. &lt;br /&gt;1937 Penemuan dari Sturmey-Archer Dynohub. &lt;br /&gt;1938 - Raleighs pertama diekspor ke Kanada. &lt;br /&gt;1939 - 409.479 siklus diproduksi. &lt;br /&gt;1939-1945 - WW2 Mesiu produksi. &lt;br /&gt;1943 - Raleigh membeli Rudge-Whitworth. &lt;br /&gt;1943 - Pembayaran bertahap (Nottm Ltd) yang diperoleh. &lt;br /&gt;1946 - Pabrik meningkat menjadi 28 hektar - 5.000 Karyawan. &lt;br /&gt;1946 - 'roda tiga Winkle' - pertama rentang mainan. &lt;br /&gt;1947-1948 - Boston USA Plant-Ral. Ind. of America Inc. Ind of America Inc &lt;br /&gt;1949 - Raleigh Industries India Ltd &lt;br /&gt;1950 - Raleigh Industries Ltd Afrika Selatan &lt;br /&gt;1951 - 1.010.077 Siklus diproduksi. &lt;br /&gt;1952 - Duke of Edinburgh terbuka Pabrik Baru - Sekarang 40 hektar, 7.000 Karyawan. &lt;br /&gt;1953 - Raleigh membeli Siklus Perusahaan Triumph. &lt;br /&gt;1955 Siklus Raleigh Industries Ltd Kanada &lt;br /&gt;1957 - Raleigh membeli BSA (Birmingham Small Arms). &lt;br /&gt;1958 –Pertama moped diproduksi (Raleigh Mo-PED, kemudian dikenal sebagai RM1). &lt;br /&gt;1960 – Raleigh dan Investasi Tube Group (alias TI) bergabung, membentuk TI Raleigh. &lt;br /&gt;1965 - RSW 16 &lt;br /&gt;1967 - Moulton Siklus diakuisisi. &lt;br /&gt;1967 - Cox dari Watford diperoleh. &lt;br /&gt;1968 - Ratu Elizabeth II dilihat Raleigh. &lt;br /&gt;1969 - Dreamline berbagai mendorong kereta bayi / Pushchairs. &lt;br /&gt;1970 - Chopper (Inggris) &lt;br /&gt;1970 - Produksi berhenti bermotor produk. &lt;br /&gt;******************** ******************** &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menentukan Umur sebuah Raleigh&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum 1925, Raleighs asli (bukan nama merek perlu dibuat oleh Raleigh) memiliki nomor rangka numerik langsung. Awal tahun telah diperkirakan oleh Perusahaan. (Info from the Nottinghamshire Archives) (Info dari Arsip Nottinghamshire).Tampaknya Raleigh daur ulang banyak dari nomor seri yang lebih tua di tahun kemudian, sehingga ada banyak sepeda dari tahun 60an dan 70an yang memiliki nomor seri yang akan mendapatkan lebih banyak usia :. &lt;br /&gt;1888: 1500 &lt;br /&gt;1889: 3200 &lt;br /&gt;1890: 5200 &lt;br /&gt;1891: 7600 &lt;br /&gt;1892: 10500 &lt;br /&gt;1893: 13900 &lt;br /&gt;1894: 19100 &lt;br /&gt;1895: 25300 &lt;br /&gt;1896: 32100 &lt;br /&gt;1897: 39913 &lt;br /&gt;1898: 45981 &lt;br /&gt;1899: 54032 &lt;br /&gt;1900: 65152 &lt;br /&gt;1900: 69868 &lt;br /&gt;1901: 77342 &lt;br /&gt;1902: 89622 &lt;br /&gt;1903: 102.954 &lt;br /&gt;1904: 112.673 &lt;br /&gt;1905: 129.228 &lt;br /&gt;1906: 154.917 &lt;br /&gt;1907: 183.073 &lt;br /&gt;1908: 215.650 &lt;br /&gt;1909: 249.081 &lt;br /&gt;1910: 285.669 &lt;br /&gt;1911: 328.748 &lt;br /&gt;1912: 375.693 &lt;br /&gt;1913: 427.829 &lt;br /&gt;1914: 482.851 &lt;br /&gt;1915: 517.198 &lt;br /&gt;1916: 545.198 &lt;br /&gt;1917: 569.737 &lt;br /&gt;1918: 592.473 &lt;br /&gt;1919: 621.678 &lt;br /&gt;1920: 654.502 &lt;br /&gt;1921: 688.291 &lt;br /&gt;1922: 738.447 &lt;br /&gt;1923: 809.184 &lt;br /&gt;1924: 899.465 &lt;br /&gt;1925: 998.077 &lt;br /&gt;1925-Perang Dunia Kedua &lt;br /&gt;Antara 1925 dan penghentian siklus produksi selama Perang Dunia Kedua, surat sufiks dan prefiks nomor frame berjalan meskipun tidak ada indikasi yang diberikan dari titik awal nomor. Mereka tampaknya hanya mencerminkan jumlah mesin yang diproduksi sedangkan setiap huruf di digunakan. Semua dating karenanya akan perkiraan. (Info dari Arsip Nottinghamshire) &lt;br /&gt;1925: A1 &lt;br /&gt;1925: B34181 &lt;br /&gt;1926-1927: B56536 &lt;br /&gt;1929: E15693 &lt;br /&gt;1930: G94785 &lt;br /&gt;1933: L84682 &lt;br /&gt;1934: T93945 &lt;br /&gt;1934: U14540 &lt;br /&gt;1935: W71147 &lt;br /&gt;1936: W93161 &lt;br /&gt;1937: Y184552 &lt;br /&gt;Post Second World War – 1955 Pasca Perang Dunia II - 1955 &lt;br /&gt;Setelah perang, Raleigh mulai menambahkan huruf setelah nomor urut berjalan yang ulang ketika sebuah surat baru digunakan. (Info dari Arsip Nottinghamshire) &lt;br /&gt;1947: 437.689 P &lt;br /&gt;1948: 556.894 P &lt;br /&gt;1949: 695.051 P &lt;br /&gt;1951: 151.179 T &lt;br /&gt;1952: 236.530 T &lt;br /&gt;1953: 367.369 T &lt;br /&gt;1954: 566.722 T &lt;br /&gt;1955: 747.951 T &lt;br /&gt;1956: 852.312 T &lt;br /&gt;1957: 872.584 T &lt;br /&gt;1955 - 1966 &lt;br /&gt;Sistem penomoran baru diperkenalkan pada tahun 1955 ditambah dengan yang pertama, yang dimulai pada awal alfabet :. &lt;br /&gt;1956: 23839 A &lt;br /&gt;1957: 27227 AB &lt;br /&gt;1958: 17910 AD &lt;br /&gt;1960: 27273 AE &lt;br /&gt;1961: 13126 AF &lt;br /&gt;1965 / 6: 40814 FD &lt;br /&gt;1966: 64521 FE &lt;br /&gt;Catatan: Beberapa-60 lurus gauge pertengahan yang 531 frame memiliki nomor seri yang diawali dengan huruf tunggal yang menjelang akhir alfabet. &lt;br /&gt;1967 - 1973 &lt;br /&gt;Namun sistem lain jumlah diperkenalkan pada tahun 1966. Sistem baru ini diterapkan ke high-end (yaitu Reynolds 531) frame, dan melibatkan menempatkan karakter di awal nomor seri. karakter dimulai pada awal abjad, dan menunjukkan tahun pembuatan. Detail tentang angka yang mengikuti alfabet yang jelas, dan nomor seri berurut mungkin dari beberapa jenis. &lt;br /&gt;1966: A, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1967: B, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1968: C, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1969: D, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1970: E, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1971: F, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1972: G, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;1973: H, diikuti oleh empat angka &lt;br /&gt;Catatan: Meskipun skema penomoran ini umumnya benar, mungkin ada beberapa menggunakan crossover surat di awal / akhir setiap tahun (misalnya "G" nomor seri mungkin telah dibangun menjadi sebuah sepeda pada tahun 1973, tetapi frame mungkin memiliki dibangun pada tahun 1972).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Informasi ini didapat dari&lt;i&gt;&lt;a href="http://oldbike.wordpress.com/9-bicycle-history-nottingham/" target="_blank" title="old bike"&gt; oldbike.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp; dan diterjemahkan oleh &lt;i&gt;&lt;a href="http://juragankeset.blogspot.com/" target="_blank" title="juragan keset"&gt;juragan keset.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-4054900022938817356?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/4054900022938817356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_5708.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4054900022938817356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4054900022938817356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_5708.html' title='MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK RELEIGHT (edisi 4)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ZstzS_UZRvQ/TWZwPAvZdoI/AAAAAAAAAQA/CorkzlmNbak/s72-c/RELEIGHT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-5356526598061723416</id><published>2011-02-24T21:34:00.004+07:00</published><updated>2011-04-14T14:32:03.628+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK GAZELLE (edisi 3)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--33cd45fmi4/TWZsWKhpVRI/AAAAAAAAAP8/y-11Jw4eEKU/s1600/GAZELLE.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/--33cd45fmi4/TWZsWKhpVRI/AAAAAAAAAP8/y-11Jw4eEKU/s200/GAZELLE.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;SEPEDA MEREK GAZELLE&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1892&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Willem Kolling, yang bekerja sebagai agen kantor pos di sebuah desa di Belanda yang bernama Dieren, mengundurkan diri dan memulai usaha dagang sepeda dengan memesan sebuah sepeda di Inggris. Usaha dagangnya berkembang dengan sangat bagus. Kolling kemudian memulai kerja sama dengan pengecer perangkat dari besi dan kompor Rudolf Arentzen dari Dieren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1902&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Arentzen dan Kolling membeli tanah dan bangunan baru di tempat berdirinya pabrik yang sekarang dan memulai produksi sepeda. Dalam tahun yang sama, sepeda pertama kali yang bermerk Gazelle mulai dijual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1903&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Kemudian Gazelle memperkenalkan produksi sepeda motornya yang pertama, namun tidak dibuat oleh Gazelle sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1905&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Meskipun perdagangannya berkembang bagus Arentzen mengundurkan diri dari perusahaan itu. Posisinya digantikan oleh Hendrik Kolling, saudara Willem Kolling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1912&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Dengan perluasan besar-besaran terhadap tanah dan bangunan awal mereka, dan dengan alat – alat permesinan yang modern dan spesialis, rencana produksi sendiri bisa direalisasikan sepenuhnya. Meraka memiliki spesialisasi dalam pembuatan sepeda lengkap. Sementara itu aktivitas perdagangan borongan Gazelle menjadi semakin penting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1915&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Keluarga Kolling dan kemenakan mereka Van Breuking mengganti nama perusahaan menjadi “N.V. Gazelle Rijwielfabriek v/h Arentzen en Kolling dalam dua puluh lima tahun berikutnya perusahaan ini mengalami pertumbuha yang mantap. Permintaan dari outlet domestik serta permintaan internasional meningkat secara signifikan. Hal ini juga karena pasar yang berkembang bagi sepeda Gazelle di Indonesia yang pada saat itu menjadi salah satu koloni Belanda. Disamping sepeda – sepeda standar, beberapa jenis sepeda bermotor, &lt;i&gt;delivery bicycles&lt;/i&gt; (sepeda antar) dan &lt;i&gt;carier tricyles&lt;/i&gt; (sepeda muatan tiga roda) diproduksi untuk berbagai sektor idustri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="http://b0n4nz4.files.wordpress.com/2010/01/gazelle-no-1-1958-2.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1930 – 1931&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle memperkenalkan model kerangka silang 9X dan 8V.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1931&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Sebagai variasi merek Invicta muncul dalam katalog Gazelle, sementara itu merek Gelria juga diperkenalkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1935&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle memperkenalkan tandem pertama, yang sangat populer dalam tahun – tahun sebelum Perang Dunia II. Pada tahun perkenalannya, 600 tandem segera terjual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1937&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Sepeda listrik yang digerakkan oleh akumulator 12V dan didisain oleh Philips diproduksi oleh lima pembuat sepeda yang terkenal di Belanda. Diantara mereka, Gazelle adalah yang paling penting dan mereka memproduksi 117 sepeda jenis ini. Tetapi sepeda – sepeda jenis ini tidak pernah sangat populer. Seperti bagi banyak perusahaan Belanda lainnya, perang merupakan masa yang sulit bagi Gazelle. Sebagian besar mesin pabrik diongkar oleh tentara Jerman yang menduduki dan diangkat ke Jerman. Mesin yang masih tersisa diledakkan persis sebelum kedatangan Sekutu. Selain itu, pabrik Willem Kolling menderita kerusakan hebat akibat perang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Dalam bulan Agustus 1946 sepeda Gazelle paska perang yang pertama tersedia, dan pada tahun 1950 tersedia sepeda Gazelle dengan &lt;i&gt;clip-on motor&lt;/i&gt;. Produksi &lt;i&gt;carrier bicycles&lt;/i&gt; (sepeda muatan beroda dua) dan carrier tricycles (sepeda muatan beroda tiga) diteruskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1954&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Perusahaan Gazelle yang sebelumnya merupakan perusahaan pribadi diubah menjadi sebuah &lt;i&gt;incorporation&lt;/i&gt;. Pada tahun yang sama, Gazelle membuat 1.000.000 sepeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1963&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Di awal tahun 1963, Gazelle melakukan merger dengan Batavus dari Heerenveen. Kerja sama ini tidak bisa memnuhi harapan yang mendasari dan putus sesudah dua tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1964&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle merupakan perusahaan pembuat sepeda Belanda pertama yang memperkenalkan sepeda lipat (&lt;i&gt;folding bike&lt;/i&gt;) yang dinamai “Kwikstep”. Berbeda dengan sepeda lipat umum lainnya, Kwikstep dilipat pada sumbu horizontal di bawah siku – siku bawah (&lt;i&gt;bottom bracket&lt;/i&gt;), tidak pada sumbu vertikal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1966&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle memperkenalkan kembali model tandem, kali ini jenis modern yang tidak begitu berat. Pada tahun yang sama 2.000.000 sepeda Gazelle dibuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1968&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle mengambil alih merek juncker, Simplex dan Locomotie serta merek moped terkenal Berini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Selain hub (poros) depan dengan rem tromol (&lt;i&gt;drum-brake front hub&lt;/i&gt;) bermerek Gazelle, yang masih diproduksi sampai sekarang, Gazelle juga memproduksi &lt;i&gt;three-speed rear hub&lt;/i&gt; (poros belakang dengan tiga kecepatan) dan (dalam kebanyakan kasus) dengan rem tromol pada tahun enam puluhan. Sesudah membuat sekitar 45.000 50.000 unit, produksi dihentikan di akhir tahun enam puluhan karena biaya&amp;nbsp; yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="http://b0n4nz4.files.wordpress.com/2010/01/gazelle-no-1-1958-1.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1971&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelleh diambil alih oleh Tube Investment (TI). Nama perusahaan ini adalah “Gazelle Rijwielfabriek B.V”, sebuah perseroan terbatas swasta (&lt;i&gt;Private Limited Company&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1987&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : TI menjual divisi sepedanya kepada Derby Cycles Corp. Perusahaan multinasional dengan kantor pusat di New York ini sekarang juga memiliki perusahaan pembuat sepeda Raleigh, produsen sepeda Sturmey-Archer serta merek – merek sepeda Jerman yang terkenal Kalkhoff, Rixe, Winora, dan Staiger.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1992&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle merayakan ulang tahun yang ke-100. Pada tahun yang sama, produksi total kumulatifnya mencapai 8 juta unit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Dibulan april, Gazelle mencapai tong-sejarah baru : 10 juta sepeda telah dikeluarkan oleh pabrik. Gazelle sekarang memperkerjakan 550 karyawan dan menghasilkan lebih dari 300.000 sepeda dalam setahun. Gazelle merupakan salah satu dari sedikit perusahaan pembuat sepeda besar yang masih membuat sendiri sebagian besar rangkanya 20% dari total produksi di ekspor ke Belgia dan wilayah – wilayah Jerman yang berdekatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;2001&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Derby Cycles Corporation menjual Gazelle kepada daa investasi Belanda ‘Guide Buy Out Fund’. Gazelle berkembang bagus, tetapi Derby mengalami masalah finansial yang serius. Produksi tahunannya adalah sekitar 380.000 unit, sementara pangsa pasar Gazelle mencapai sekitar tiga puluh persen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sekarang ini, Gazelle diproduksi dalam jumlah besar dan dikenal sebagai sepeda yang sangat nyaman dan tangguh Mercedes Benz-nya merek-merek sepeda Belanda. (sepeda muatan Gazelle yang bisa dilipat(pertama kali dibuat pada tahun 1930). KOtak muatannya bisa dilipat dan casisnya juga bisa diubah).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sepeda Gazelle bisa dilacak tahun pebuatannya dengan sangat mudah. Ada daftar nomor rangka periode 1916 – 1950, yang beraal dari arsip-arsip Gazelle.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Gazelle menggunakan nomor kerangka langsung sampai tahun 1974, ketika sekitar angka. Angka pertama mengacu kepada angka terakhir tahun pembuatan. Semenjak 1981, Gazelle menggunakan nomor kerangka dengan tujuh angka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;(Sumber : Theo Matthijs and Herbert Kuner, © 1999 – 2005)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-5356526598061723416?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/5356526598061723416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_4472.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5356526598061723416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5356526598061723416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_4472.html' title='MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK GAZELLE (edisi 3)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--33cd45fmi4/TWZsWKhpVRI/AAAAAAAAAP8/y-11Jw4eEKU/s72-c/GAZELLE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-6306622452776498234</id><published>2011-02-24T21:29:00.001+07:00</published><updated>2011-02-24T22:55:35.513+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK VEENO (edisi 2)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-588wW8Kgqhg/TWZrMHEWMnI/AAAAAAAAAP4/RKoLFl9byl8/s1600/veeno-tor.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="126" src="http://2.bp.blogspot.com/-588wW8Kgqhg/TWZrMHEWMnI/AAAAAAAAAP4/RKoLFl9byl8/s200/veeno-tor.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;MEREK VEENO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1908&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Pieter van der Veen Rzn, yang telah datang ke Bedum untuk menangani reparasi sepeda di tukang tembaga Bodewes, memulai usahanya sendiri di sebuah gudang di belakang rumahnya. Disini ia memproduksi sepeda “Bedum”, bekerja sebagai tukang tembaga, dan menjua, mereparasi, tukang tambal nikel dan memernis berbagai onderdil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1911&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Meskipun sebelumnya disebut “P. van der Veer Rzn, tukang tembaga dan pembuat sepeda”, perusahaan ini untuk pertama kalinya memiliki nama merek yang nyata : pembuat sepeda “Bedum”. Pada tahun 1912, sebuah sepeda “Bedum” baru akan berharga Hfl.40,-, sudah termasuk garansi satu tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1917&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Van den Veen membangun sebuah pabrik baru di Noodwolderweg, pembuat sepeda Veeno. Nama ini merupakan singkatan dari Van der Veen dan ekstensi “o”, karena penggunaan nama Bedum tidak lagi dizinkian karena diambil dari nama geografis. Nama ini harus mengandung lima huruf karena ruang yang sudah dipesan pada semua onderdil. Bangunan baru ini berisi peralatan nikel dan enamel, mesin sandblowing, bengkel mobil dan reparasi mesin dan sebuah gudang. Selain itu juga melayani pesewaan mobil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1920&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Perusahaan diubah menjadi &lt;i&gt;public limited company&lt;/i&gt; (perseroan terbatas publik),”N. V. Rijwielenfabriek Veeno”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1921&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Veeno membuat enam model yang berbeda (untuk perempuan dan laki – laki) : Express, Luxe A, Model A, Model B, Model C1 dan model C2). Kapasitas perusahaan ditingkatkan pada tahun ini, juga pada tahun 1928, 1930, 1939, dan 1957.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1923&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Veeno memperkenalkan model Truck.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1931&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Dengan dimulainya instalasi &lt;i&gt;chroming&lt;/i&gt; modern baru mereka, Veeno bisa menyediakan onderdil berlapis nikel dan dilapisi krom. Mulai sekitar tahun 1933 ke depan, diperkenalkan apa yang disebut “Sepeda Pastor”. Ini merupakan model sepeda perempuan dengan kerangka yang lebih panjang dari biasanya, sehingga para suster dan pastor bisa mengendarai sepeda sambil mengenakan jubah mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pada tahun tiga puluhan, &lt;i&gt;transport tricycles&lt;/i&gt; (sepeda angkutan roda tiga) muncul untuk pertama kalinya. Ada empat jenis : biasa (hanya casis), terbuka, dengan sebuah kotak tertutup, dan bahkan ada pilihan dengan sebuah mesin pembantu. (&lt;i&gt;Veeno delivery tricycles&lt;/i&gt;)sepeda muatan roda tiga, pada prinsipnya sama dengan sepeda jenis Denmark “Long John”. Sepeda ini memiliki ciri “Tors safety forks” (porok keselamatan tors, sebuah disain khusus Veeno. Jumlah edisi sepeda jenis ini kemungkinan sangat terbatas. Yang baru pada masa itu adalah model tors dan Holfa (“Hollands Fabrikaat” = buatan Belanda)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1940&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Dalam sebuah surat kepada pelanggan mereka, Veeno dengan sopan meminta supaya mereka memesan sedikit mungkin. Tentu saja, hal ini berkaitan dengan perang. seperti perusahaan yang lain, Veeno menghadapi masalah dalam mencari bahan baku. Dalam masalah ini,seluruh pabrik diduduki oleh tentara Jerman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1953 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;: R. J. Van der Veen, putera laki – laki pendirinya, menjadi co-director Veeno.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="http://b0n4nz4.files.wordpress.com/2010/01/veeno-tor.jpg"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1958 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;: Pada peringatan hari jadi, P. Van der Veen Rzn, Pendiri dan direktur yang beusia 73 tahun meninggal. Tentu saja, pesta yang sudah direncanakan dibatalkan karena peristiwa sedih ini. Tahun enam puluhan merupakan tahun terbaik Veeno dari sisi produksi. Veeno memiliki reputasi yang sangat kuat dan penjualannya sangat bagus di seluruh Belanda. Pada saat ni, lebih dari 100 karaywan dikontrak dan outputnya sekitar 10.000 unit setiap tahun. Model – model yang terkenal adalah Rocket, Spirit, Veenolita dan Toer Populair,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tetapi segera Veeno menghadapi masalah keuangan seperti kebanyakan pemain lainnya dalam industri sepeda. Pada tanggal 24 September 1965 moratorium pembayaran (penangguhan) diberikan kepada Veeno, Pada tahun 1966, jumlah karyawan dikurangi kurang lebih menjadi 35 orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1967&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; :&amp;nbsp; Tidakan penyelamatan ini juga gagal. Pada tanggal 10 Februari 1967 ‘N. V. Rijwielenfabriek Veeno’ dinyatakan bangkrut. Merek dagang Veeno diambil alih oleh Rijwielfabriek De Wilde di Nieuwe Niedorp, bersamaan dengan nama Veenolite, Tors, Rocket, Holfa dan Truck. Pembuat rangka ini Sluis di Surhuisterveen mengambil alih hak usahanya, tetapi perusahaan itu tetap bangkrut sesudah kebakaran pada tahun 1982. Sisa – sisanya diambil oleh Rivel di Surhuisterveen, yang pada gilirannya diambil alih oleh Union. Sekarang sepeda – sepeda Veeno dibuat oleh Union dan didistribusikan oleh Tweewieler Inkoop, en marketing Combinatie”, TWICO, sebuah organisasi pengecer.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Meski pun Veeno bukanlah perusahaan pembuat sepeda yang besar, kualitas bagus dari sepedanya tidak perlu diertanyakan lagi. Beberapa dari detil – detilnya dari tahun lima puluhan sampai enam puluhan&amp;nbsp; menunjukkan bahwa perusahaan ini agak konservatif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Misalnya, mereka tetap membuat sepeda dengan siku Thompson 45 mm padat &lt;i&gt;[solid 45 mm hompson bracket&lt;/i&gt;] (Gazelle adalah satu satunya yang menggunakan siku – siku ini yang bahkan lebih panjang pada sepeda muatan mereka). Porok dengan bantalan tertutup bisa ditemukan pada sepeda – sepeda Veeno sampai&amp;nbsp; tahun 1960. Akhirnya, sampai kurang lebih tahun 1960 Veeno hanya membuat roadster (28 x 1 “) sepeda dengan ukuran roda yang lebih kecil dan lebih murah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Terjemahan oleh Dirk den Hamer (dari Belanda ke Inggris)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sumber : Theo matthijs and Herbert kuner, ©1999-2006&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-6306622452776498234?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/6306622452776498234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6306622452776498234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6306622452776498234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek_24.html' title='MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK VEENO (edisi 2)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-588wW8Kgqhg/TWZrMHEWMnI/AAAAAAAAAP4/RKoLFl9byl8/s72-c/veeno-tor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7829323980651359752</id><published>2011-02-24T21:23:00.002+07:00</published><updated>2011-02-24T22:56:54.539+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK SIMPLEX (edisi 1)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RTIpHymVf2s/TWZpoFCLuiI/AAAAAAAAAP0/JirGaMNaDH4/s1600/simplex-neo-1940-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://1.bp.blogspot.com/-RTIpHymVf2s/TWZpoFCLuiI/AAAAAAAAAP0/JirGaMNaDH4/s200/simplex-neo-1940-2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Sepeda Simplex&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1887&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : pabriknya didirikan di Utrecht Stationdwarsstraat (di Jalan Stasiun) dengan nama “Simplex Automatic Machine Company”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pendirinya seorang berkebangsaan Inggris, Charles Bingham.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1890&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; :&amp;nbsp; Simplex memulai produksi sepedanya secara lengkap / utuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Piet Leeuwenberg dari Dekft pendirinya dan Charles Bingham masuk menjadi dewan direksinya tahun 1893. Keluarga Leeuwenberg menjadi wakil direksinya sampai tahun 1954.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Produksi sepeda Simplex pada tahun1896 telah mencapai 5000 buah sepeda setelah pindah tempat di Overtoom, Amsterdam. Tahun inilah Simplex mendapatkan status sebagai pabrik sepeda terbesar di Amsterdam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1899&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : pabrik sepeda ini bernama NV Simplex, pabrik mesin, sepeda, dan motor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1908&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Simplex meluncurkan sebuah model sepeda roda tiga (khususnya untuk mengangkut orang sakit). Model ini secara tidak langsung untuk angkutan jarak jauh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1939&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Simplex memperkenalkan sebuah sepeda alumunium dengan berat 12 kg.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Produksi terhenti akibat perang antara tahun 1943 akhir tahun 1945.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1952&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Simplex bergabung dengan Locomotief, dan sekitar tahun 1960 telah menghasilkan 55.000 sepeda. Berarti telah memberikan kontriusi 10% dari produksi sepeda di Belanda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Produksi Simplex meningkat sampai 70.000 setelah pindah ke pabrik yang lebih besar di Jalan Pilot (Pilotenstraat Amsterdam).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1955&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : adalah tahun produksi Simplex yang ke Satu Juta unit sepeda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1967&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Simplex, Locomotief dan Junke bergabung menjadi gabungan pabrik sepeda Belanda (Verenigde Nederlandse Rijwielfabriek)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 1968&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; : Gazelle mengambil alih perusahaan Simplex&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tahun 2000 Gazelle menjual nama merek Simplex pada sebuah gabungan pembeli roda dua dari Jerman (ZEG) yang juga aktif di Belanda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sumber : Theo matthijs and Herbert kuner, ©1999-2006&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7829323980651359752?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7829323980651359752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7829323980651359752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7829323980651359752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2011/02/mengenal-sepeda-ontel-kereta-unto-merek.html' title='MENGENAL SEPEDA ONTEL (kereta unto) MEREK SIMPLEX (edisi 1)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RTIpHymVf2s/TWZpoFCLuiI/AAAAAAAAAP0/JirGaMNaDH4/s72-c/simplex-neo-1940-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7709093102986313329</id><published>2010-12-11T11:30:00.001+07:00</published><updated>2011-02-24T22:57:28.034+07:00</updated><title type='text'>Tetap Eksis Bersama SMAN 1 Bengkulu Selatan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/TQL-S2GYnJI/AAAAAAAAAPo/Wsq9hxe6JgM/s1600/41798_114906855188247_4834058_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/TQL-S2GYnJI/AAAAAAAAAPo/Wsq9hxe6JgM/s200/41798_114906855188247_4834058_n.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Aaaaaahhhh,,,,,,udah lama nih,,nggak nongol di Blog,,,kayaknya udah ketinggalan banget ama teman temen semua,,,,tapi ada pesan,,,buat kamu-kamu semua, jangan lupa ya,,,kunjungi web kami www.sman1bs.sch.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7709093102986313329?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://sman1bs.sch.id' title='Tetap Eksis Bersama SMAN 1 Bengkulu Selatan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7709093102986313329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/12/tetap-eksis-bersama-sman-1-bengkulu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7709093102986313329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7709093102986313329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/12/tetap-eksis-bersama-sman-1-bengkulu.html' title='Tetap Eksis Bersama SMAN 1 Bengkulu Selatan'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/TQL-S2GYnJI/AAAAAAAAAPo/Wsq9hxe6JgM/s72-c/41798_114906855188247_4834058_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-2656053483855789310</id><published>2010-02-01T21:33:00.000+07:00</published><updated>2010-02-01T21:33:53.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>DALIH PEMBUNUHAN MASSAL: GERAKAN 30 SEPTEMBER DAN KUDETA SOEHARTO</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S2bmM8yR1uI/AAAAAAAAAPY/sR52w39txcM/s1600-h/kongres_PKI_1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" kt="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S2bmM8yR1uI/AAAAAAAAAPY/sR52w39txcM/s200/kongres_PKI_1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya mengantar terjemahan buku saya dengan sedikit kebimbangan. Mengacu kepada surat keputusan Jaksa Agung setahun lalu, buku-buku teks sejarah yang tidak mencantumkan akhiran “/PKI” setelah singkatan G-30-S harus dibakar. Buku ini tidak menggunakan akhiran tersebut. Tak akan ada gunanya menulis buku ini seandainya saya me¬nambahkan “/PKI.” Akhiran tersebut mencerminkan jawaban terhadap pertanyaan tentang siapa yang mendalangi gerakan itu. Ia adalah simbol pernyataan: “PKI mendalangi G-30-S.” Apabila jawaban itu didukung oleh bukti-bukti tak tersangkal dan secara luas diterima sebagai fakta historis maka kita tidak perlu mengajukan pertanyaan tentang dalang lagi. Kita bisa tutup buku dengan G-30-S. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi banyak sejarawan yang belum menerima jawaban tersebut, atau jawaban lain, sebagai sesuatu yang final, karena terdapat begitu banyak aspek yang aneh, tak terjelaskan tentang G-30-S. Banyak orang Indonesia bingung dengan G-30-S dan berharap menemukan lebih banyak informasi tentangnya. Pemerintah dapat mencoba menulis sejarah dengan keputusan resmi. Tetapi me¬mastikan bahwa setiap penyebutan G-30-S harus diikuti dengan “/PKI” tidak akan mencegah orang untuk bertanya-tanya tentang arti kedua istilah yang harus mereka kaitkan itu: Apa itu G-30-S? Apa itu PKI? Dan bentuk hubungan seperti apa antara kedua istilah yang ditandai dengan garis miring tersebut?&lt;br /&gt;Ketika Suharto jatuh dari kekuasaannya pada 1998 saya tidak membayangkan bahwa satu dekade kemudian pemerintah akan terus melarang buku-buku yang tidak sesuai dengan propaganda rezim yang lalu. Rezim Suharto mengklaim bahwa PKI bertanggung jawab atas G-30-S; partai itu memimpin atau mengorganisasikan G-30-S. Klaim serupa itu dapat diterima sebagai sebuah hipotesa tetapi kita seharusnya berharap diberi sejumlah bukti sebelum kita menerimanya sebagai kesimpulan. Kita juga harus berharap ada rumusan yang lebih persis. PKI adalah sebuah partai dengan anggota kurang lebih tiga juta orang. Kalau pemerintah berniat bersikukuh bahwa “PKI” mengorganisasikan G-30-S, maka pemerintah harus mampu menjelaskan siapa di dalam PKI yang mengorganisasikan gerakan tersebut. Apakah tiga juta anggota partai secara keseluruhan bertanggung jawab? Atau kah sebagian? Atau hanya pimpinan partai? Apakah pihak pimpinan itu Central Comite atau Politbiro? Sepanjang masa kepemimpinan Suharto pemerintah tidak pernah dengan telak mengidentifikasi siapa di dalam PKI yang bertanggung jawab. Malahan, dengan secara terus-menerus menggunakan istilah “PKI” masyarakat digiring untuk percaya bahwa bukan hanya seluruh tiga juta anggota partai yang bertanggung jawab, tetapi juga siapa pun yang berhubungan dengan partai, seperti para anggota organisasi-organisasi sealiran (seperti Lekra), bertanggung jawab.&lt;br /&gt;Dokumen-dokumen internal rezim Suharto lebih terus terang. Kebetulan saya menemukan buku yang ditulis Lemhanas pada 1968 untuk pejabat-pejabat pemerintah yang persis mengajukan pertanyaan¬pertanyaan di atas. Buku 80 halaman ini ditulis dalam bentuk tanya¬jawab. Berikut satu bagian tentang tanggung jawab “PKI”:&lt;br /&gt;Pertanyaan: Apakah benar bahwa G-30-S/PKI yang meng-gerakkan adalah PKI dan apakah setiap anggota PKI tentu terlibat dalam G-30-S/PKI?&lt;br /&gt;Jawab: Benar&lt;br /&gt;a. bahwa G-30-S/PKI digerakkan oleh PKI telah dapat di-buktikan baik secara fakta maupun secara hukum di depan sidang-sidang Mahmilub yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara tokoh-tokoh G-30-S/PKI.&lt;br /&gt;b. Seluruh anggota PKI dapat dianggap terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung (setiap orang berkewajiban melaporkan pada penguasa bila ia mengetahui bahwa suatu kejahatan akan dilakukan dan juga sesuai dengan prinsip organisasi PKI bahwa keputusan pimpinan partai, mengikat seluruh anggota).1&lt;br /&gt;Saya tidak puas dengan kedua poin jawaban itu. Poin pertama, persidangan-persidangan Mahmilub tidak membuktikan bahwa PKI mendalangi G-30-S. Kesaksian-kesaksian terdakwa dan saksi-saksi merupakan timbunan ketidakajegan. Para penuntut tidak mengajukan bukti-bukti tandas kesalahan “PKI” dan para hakim tidak membu¬tuhkannya; mereka memulai prosiding peradilan dengan kepercayaan (yang telah dipropagandakan Angkatan Darat) bahwa “PKI” bersalah. Seperti diamati Harold Crouch saat mengulas beberapa berkas rekaman persidangan Mahmilub pada awal 1970-an, orang dapat dengan mudah menyimpulkan dari berkas-berkas tersebut bahwa sekelompok perwira Angkatan Darat yang tidak puas memimpin G-30-S dan mengajak beberapa pimpinan PKI untuk membantu mereka.2&lt;br /&gt;Poin kedua jawaban Lemhanas sama mudah disangkal. Tuduhannya adalah bahwa seluruh tiga juta anggota partai mengetahui tentang G-30-S sebelumnya dan bersalah karena pengabaian (“tidak melaporkan pada penguasa”). Tuduhan ini tidak mungkin benar: saluran-saluran informasi di dalam partai tidak sedemikian ketat sehingga tiga juta orang dapat mengetahui sesuatu yang orang lain, termasuk agen-agen intelijen kunci di dalam Angkatan Darat, tidak tahu. Selain bersalah karena pengabaian, mereka bersalah karena keterkaitan; sebagai anggota partai, mereka bertanggung jawab atas segala keputusan yang diambil para pimpinan (“keputusan pimpinan partai mengikat seluruh anggota”). Itulah prinsip kesalahan kolektif – sebuah prinsip yang sudah ditolak oleh semua negara di dunia berdasarkan rule of law.&lt;br /&gt;Sebelum 1965 pemerintah Indonesia tidak pernah menimpakan kesalahan kepada suatu kelompok masyarakat secara keseluruhan. Kaum nasionalis yang berjuang untuk kemerdekaan pada 1945-49 tidak membunuh orang-orang Belanda hanya karena mereka orang Belanda. Setelah pemberontakan PRRI/Permesta pada akhir 1950-an pemerintah Sukarno melarang PSI dan Masjumi karena pemimpin-pemimpin kedua partai mendukung pemberontakan-pemberontakan tersebut. Tetapi pemerintah Sukarno tidak menyatakan bahwa semua anggota kedua partai adalah pengkhianat; pemerintah tidak menahan dan/atau membunuh orang hanya karena mereka anggota PSI atau Masjumi. Sukarno mengampuni pemberontak-pemberontak Darul Islam – orang¬orang yang memang mengangkat senjata untuk melawan pemerintah – kecuali pimpinan-pimpinan puncaknya. Bayangkan seandainya prinsip kesalahan kolektif diterapkan pada anggota-anggota Golkar dewasa ini: haruskah setiap anggota Golkar pada masa Orde Baru diminta bertang¬gung jawab atas kejahatan-kejahatan Suharto?&lt;br /&gt;Satu aspek yang tidak bermanfaat dalam debat tentang G-30-S di Indonesia adalah kecenderungan untuk menggolongkan posisi apa pun apakah sebagai pro-PKI atau anti-PKI. Siapapun yang tidak menye¬tujui penahanan dan pembunuhan massal atau menunjukkan simpati terhadap tahanan politik dianggap sebagai pendukung PKI. Pipit Rochiat keberatan dengan kecenderungan ini dalam esai yang ditulisnya pada 1984 “Saya PKI atau Bukan PKI?.”3 Menciptakan dikotomi serupa itu sama dengan mengabaikan kemungkinan posisi seperti yang diperlihat¬kan Rochiat, yaitu tidak membela aksi-aksi PKI sebelum 1965, tidak juga membenarkan kekerasan massal yang diarahkan kepada PKI setelah G-30-S. Kekerasan tersebut mencerminkan bencana kemanusiaan. Saya dapat memahami seandainya seseorang mengambil sikap antagonistik terhadap PKI sebelum 1965: PKI adalah partai yang berniat mendirikan negara satu partai, yang dipimpin oleh orang-orang yang berbicara dan menulis secara dogmatis dan berdasarkan rumus-rumus baku, yang meng¬galang pengikut-pengikutnya untuk mengintimidasi organisasi-organi¬sasi pesaingnya. Tapi saya tidak dapat mengerti bagaimana orang dapat membenarkan cara partai tersebut ditindas: kebohongan-kebohongan propaganda negara untuk memicu kekerasan, penangkapan massal tanpa dakwaan, interogasi dengan penyiksaan, penahanan berkepanjangan tanpa pengadilan, penghilangan paksa dan pembunuhan kilat. Sekarang, setelah 40 tahun berlalu, kita seharusnya sudah mampu berhenti berpikir semata-mata dalam kerangka dikotomis tentang peristiwa-peristiwa tersebut, seakan-akan tiap kritik terhadap kisah resmi rezim Suharto hanya dapat didorong oleh kecintaan terhadap PKI.&lt;br /&gt;Sudah saatnya pula untuk berhenti berpikir mengikuti stereotip-stereotip basi. Sepanjang kekuasaan Suharto PKI digambarkan sebagai momok jahat sehingga tidak mungkin memahami bagaimana partai itu pernah menjadi demikian populer, dengan jutaan anggota dan simpatisan. Bagaimana mungkin sebegitu banyak orang Indonesia dihujat sebagai iblis? Buku ini ditulis berdasarkan anggapan bahwa anggota-anggota PKI sebenarnya manusia, bukan setan, dan memiliki karakter moral yang tidak lebih baik atau lebih buruk dari orang-orang lain di Indonesia.&lt;br /&gt;Jika kita bersedia berpikir jernih tentang pertanyaan siapa yang bertanggung jawab atas G-30-S maka kita harus menelisik apa yang sesungguhnya terjadi pada awal Oktober 1965. Benarkah gerakan itu merupakan pemberontakan setiap orang di dalam PKI? Benarkah gerakan itu merupakan percobaan kudeta? Rezim Suharto bersikukuh bahwa G-30-S adalah keduanya: pemberontakan dan percobaan kudeta. Bab satu buku ini mencoba merekonstruksi peristiwa-peristiwa yang terjadi pada beberapa hari pertama Oktober 1965 tanpa ada kesimpulan sebe¬lumnya. Saya menulis bab ini supaya paparannya cocok dengan salah satu dari empat penjelasan yang saya ulas di bab 2. Informasi dasar yang disajikan pada bab 1 mengungkap bahwa G-30-S aneh; beberapa aspek memberi kesan gerakan ini merupakan percobaan kudeta, aspek-aspek lain tidak menunjukkan adanya kudeta. Narasi apapun yang memuaskan tentang kejadian-kejadian pada awal Oktober 1965 pertama-tama harus mengakui keganjilan-keganjilan ini, kemudian mencoba menjelaskan¬nya.Satu masalah yang saya perhatikan di dalam kebanyakan buku tentang G-30-S bersifat metodologis. Biasanya, seorang penulis mulai dengan sebuah kesimpulan tentang siapa yang bertanggung jawab atas G-30-S (PKI, Sukarno, Suharto, dst.), lalu menimbang penjelasan¬penjelasan alternatif yang mungkin sebelum menyimpulkan bahwa hipotesanya benar. Sejarawan tidak bekerja dengan cara seperti yang digunakan ilmuwan pengetahuan alam – tingkah laku manusia dan peristiwa-peristiwa sosial tidak diatur oleh hukum-hukum alam – tetapi mereka kadang-kadang mengikuti beberapa prinsip fundamental yang sama. Satu prinsip adalah menghindari untuk memulai suatu peneli¬tian dengan kesimpulan-kesimpulan di tangan. Kita tak akan pernah menemukan sesuatu yang baru dengan cara seperti ini.&lt;br /&gt;Masalah besar lain yang muncul dalam kepustakaan yang sudah ada adalah kurangnya penilaian kritis terhadap sumber-sumber yang digunakan. Dalam hal G-30-S, sumber-sumbernya memang secara khusus bermasalah. Transkrip interogasi (Berita Acara Pemeriksaan atau Proses Verbal) dan kesaksian di pengadilan militer – dua jenis sumber yang sering digunakan dalam buku-buku tentang G-30-S – tidak dapat dikatakan andal atau pun ajeg. Seorang sejarawan selalu harus berpikir tentang konteks tempat sumber-sumber diproduksi dan mengajukan pertanyaan yang sangat penting: bagaimana seseorang yang mengklaim tahu sesuatu sesungguhnya tahu tentang hal itu?&lt;br /&gt;Salah satu sumber yang paling andal tentang G-30-S adalah Visum et Repertum yang dilakukan para dokter di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto terhadap jazad tujuh perwira yang ditemukan di Lubang Buaya. Justru sumber inilah yang tidak diumumkan oleh pe¬merintah Suharto. Salinan laporan visum tersembunyi hingga 1980-an, ketika dokumen itu ditemukan seorang ilmuwan dari Cornell University.4 Dari laporan ini kita cukup tahu bahwa apa yang dilaporkan di media yang dikontrol Angkatan Darat pada akhir 1965 tentang bagaimana para perwira dibunuh ternyata palsu. Para perwira tersebut terbunuh oleh tembakan dan luka-luka tusukan bayonet; mereka tidak diiris-iris ribuan kali dengan silet, mata mereka tidak dicungkil, dan mereka tidak pula dimutilasi. Jika kita berpegang pada laporan para dokter, seperti yang saya pikir seharusnya demikian, maka kita harus berasumsi bahwa kisah-kisah tentang penyiksaan para perwira merupakan bagian dari propaganda perang urat syaraf Angkatan Darat terhadap PKI. Kita juga harus mempertimbangkan kisah-kisah apa tentang G-30-S dari rezim Suharto yang palsu dan dokumen-dokumen lain mana yang telah di-sembunyikan dari penglihatan kita.&lt;br /&gt;Ketiadaan penilaian kritis terhadap sumber-sumber sudah meng¬giring berbagai macam artikel dan buku yang menyajikan argumen¬argumen berdasarkan kisah-kisah palsu oleh propagandis, dokumen¬dokumen palsu, dan spekulasi besar-besaran. Misalnya, tidak kurang dari tiga buku yang baru saja diterbitkan mengklaim bahwa Presiden Sukarno entah adalah sang dalang atau salah satu dari sekian dalang G-30-S.5 Klaim ini tidak berdasar dan absurd. Pada saat menulis buku ini saya berpikir bahwa klaim tersebut bahkan tidak layak ditanggapi.&lt;br /&gt;Tak ada bukti untuknya. Penerbitan ketiga buku ini mendorong saya untuk menulis sangkalan rinci terhadap klaim yang dibuat sebagai esai ulasan untuk sebuah jurnal akademik.6&lt;br /&gt;Saya harus menekankan bahwa buku ini hanya tentang G-30-S. Ini bukan buku tentang kekerasan massal yang muncul setelah gerakan itu terjadi walaupun di bagian pengantar saya sampaikan beberapa argumen dasar tentang kekerasan tersebut dan kaitannya dengan G-30-S. Saya beranggapan bahwa lebih banyak penelitian harus dilakukan tentang kekerasan massal pasca G-30-S sebelum sebuah analisis ilmiah yang baik bisa ditulis. Menimbang skalanya, kekerasan pasca G-30-S merupakan topik yang lebih penting daripada G-30-S itu sendiri. Buku ini diharap¬kan bermanfaat bagi penelitian lebih lanjut tentang kekerasan massal pasca G-30-S dengan menyajikan konteks baru untuk memahami tragedi tersebut. Jika G-30-S lebih jelas mungkin akan lebih mudah untuk memusatkan perhatian pada topik-topik lain yang berkaitan. Lebih banyak pula studi-studi yang perlu digarap tentang kudeta Suharto, misalnya, bagaimana ia mengambilalih media massa, keuangan negara, dan birokrasi sipil.&lt;br /&gt;Saya berharap pembaca akan menghargai proses panjang yang menyertai pembuatan buku ini. Saya menduga beberapa pembaca tak terlalu paham bagaimana suatu buku diterbitkan oleh penerbit uni-versitas. Saya menyerahkan manuskrip bakal buku ini ke University of Wisconsin Press pada 2004. Seorang editor di badan penerbitan ini membacanya dan menilai apakah manuskrip tersebut layak diterbitkan. Si editor mengirim manuskrip ke dua ahli sejarah Indonesia yang kemudian menulis ulasan mereka, menyampaikan penilaian apakah manuskrip ini layak diterbitkan, dan apabila layak, perubahan-perubahan apa yang harus dibuat. Tahap ini disebut ulasan oleh rekan anonim. Dengan demikian mereka dapat bersikap lebih terus terang dalam menyampaikan kritik mereka. Saya menerima ulasan tanpa nama ini kurang lebih enam bulan setelah saya menyerahkan manuskrip. Saya kemudian merevisi manuskrip untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang diidentifikasi para pengulas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan. Saya menyerahkan manuskrip dengan revisi pada 2005. Badan penerbit menyewa seorang copy editor untuk memeriksa manuskrip, memper¬baiki kesalahan-kesalahan dalam ejaan, tata bahasa, atau tanda baca, dan&lt;br /&gt;mengusulkan perbaikan dalam hal gaya penulisan. Saya menghabiskan beberapa minggu pada akhir 2005 untuk berkorespondensi dengan copy editor tentang bermacam-macam masalah. Produk akhir dari proses ini baru diterbitkan pada September 2006.&lt;br /&gt;Ketelitian serupa juga diberikan dalam proses penerjemahan. Setelah penerjemah utama menyelesaikan pekerjaannya, dua penerjemah ahli lainnya memeriksa manuskrip terjemahan kata demi kata dan mengu¬sulkan perubahan. Versi akhir dari proses ini kemudian dikirimkan ke seorang copy editor yang berpengalaman. Baru setelah copy editor mem¬perbaiki kesalahan-kesalahan yang ada, manuskrip dikirim ke pembaca naskah yang melakukan pengecekan tahap akhir. Proses panjang ini membuat banyak teman-teman kami frustrasi karena lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menerbitkan buku ini. Tetapi kami pandang luar biasa penting untuk menghasilkan terjemahan yang secara tepat menyampaikan maksud dalam teks aslinya dan sesedikit mungkin me¬ngandung kesalahan-kesalahan tipografis.&lt;br /&gt;Dalam jangka waktu satu setengah tahun setelah edisi bahasa Inggris buku ini diterbitkan saya telah belajar lebih banyak tentang G-30-S. Namun, saya menolak godaan untuk menambahkan pengetahuan baru apa pun ke edisi ini. Saya berharap beberapa tahun lagi, begitu saya mengumpulkan lebih banyak informasi dan mendengar dari lebih banyak pembaca, saya akan siap menerbitkan suatu artikel yang menjabarkan argumen-argumen di dalam buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;1 Lembaga Ketahanan Nasional, Bahan-Bahan Pokok G-30-S/PKI dan Penghancurannya, bagian kedua (Maret 1969), 17-18. Edisi yang saya miliki adalah salinan yang dibuat pada 1982. Seperti dinyatakan pada halaman judul, edisi ini “disalin sesuai dengan aslinya oleh Sekretaris Pokja Balat Lemhannas.”&lt;br /&gt;2 Crouch, “Another Look At the Indonesian Coup,” Indonesia no. 15 (April 1973)&lt;br /&gt;3 Diterbitkan dalam majalah mahasiswa Indonesia di Berlin Barat, Gotong Royong (Maret 1984).&lt;br /&gt;4 Benedict Anderson, “How did the Generals Die?,” Indonesia no. 43 (April 1987). Catatan Prof. Anderson tentang tanggapan rezim Suharto terhadap analisisnya tentang G-30-S&lt;br /&gt;dan pencekalan dirinya dari Indonesia layak dibaca kalangan yang lebih luas: “Scholarship on Indonesia and Raison d’État: Personal Experience,” Indonesia no. 62 (October 1996). Artikel lain yang juga berharga adalah: “Indonesian Nationalism Today and in the Future,” Indonesia no. 67 (April 1999).&lt;br /&gt;5 Victor M. Fic, Anatomy of the Jakarta Coup, October 1, 2004 (New Delhi: Abhinav, 2004); Antonie C.A. Dake, ~e Sukarno File, 1965-67: Chronology of a Defeat (Leiden: Brill, 2006); Helen-Louise Hunter, Sukarno and the Indonesian Coup: ~e Untold Story (Wesport: Praeger, 2007).&lt;br /&gt;6 “Sukarno and the September 30th Movement,” Critical Asian Studies 40: 1 (March 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu lah kata pengantar yang di buat oleh Penulis Buku Ini &amp;nbsp;"DALIH PEMBUNUHAN MASSAL: GERAKAN 30 SEPTEMBER DAN KUDETA SOEHARTO" Jhon Rossa. Buku ini dinyatakan pengadilan sebagai buku yang tak layak&amp;nbsp;diterbitkan, alias buku yang di&amp;nbsp;larang. Buku ini di&amp;nbsp;nyatakan hitam atau istilah saya BLACK BOOK oleh pemerintah. Namun setelah dibaca ternyata black book ini memeberi pencerahan, membuka&amp;nbsp;ruang pemikiran tentang keadaan Indonesia tahun&amp;nbsp;1965-an.&lt;br /&gt;Ternyata buku yang terlarang, hitam ternyata membuka pemikiran, membuka ide dan pemikiran.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-2656053483855789310?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/2656053483855789310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/02/dalih-pembunuhan-massal-gerakan-30.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2656053483855789310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2656053483855789310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/02/dalih-pembunuhan-massal-gerakan-30.html' title='DALIH PEMBUNUHAN MASSAL: GERAKAN 30 SEPTEMBER DAN KUDETA SOEHARTO'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S2bmM8yR1uI/AAAAAAAAAPY/sR52w39txcM/s72-c/kongres_PKI_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-212110952848063953</id><published>2010-01-22T13:44:00.001+07:00</published><updated>2010-01-24T16:15:27.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>TRIK SUKSES UJIAN NASIONAL ALA IRWAN SETIAWAN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1lJTzuAR5I/AAAAAAAAAPI/3me9OG7oLJQ/s1600-h/un.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" mt="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1lJTzuAR5I/AAAAAAAAAPI/3me9OG7oLJQ/s320/un.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Siswa tingkat akhir di sekolah SD, SLTP, SMA mulai sibuk dan bersiap-siap menghadapi Ujian Nasional tahun ajaran&amp;nbsp;2009-2010. Terkadang mereka terbawa suasana jiwa yang kalut, takut, dan depresi menunggu, menghadapi hari penting tersebut. Menurut saya ada beberapa trik yang dapat di pikirkan, dilaksanakan mulai dari sekarang yaitu :&lt;br /&gt;Persiapan Pra-Sebelum Ujian Nasional :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Mulai dari sekarang, dan bahkan jauh hari kita harus memperkuat, meperteguh hati dengan terus berdoa, memohon kepada Nya agar diberi kemudahan dan kesuksesan dalam ujian nasional. Doa dan permintaan kepada Nya akan memberi dorongan tersendiri yang lansung bersasal dari kekuatan Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;2. Menjaga kesehata. Kesehatan adalah hal yang penting dan berpengaruh dalam masa pra-sebelum ujian ini dan di masa ujian kelak, kalau sekarang kita telah didera sakit maka kesiapan untuk menghafal danb membaca materi pelajaran pasti akan terganggu, apa lagi kalau sakit pas saat ujian dilaksakan.&lt;br /&gt;3. Mempersiapkan mental yang kuat, tenang dan tak merasa tertekan. Perasaan yang tertekan akan mempengaruhi percaya diri saat ujian kelak.&lt;br /&gt;Trik Mempersiapkan Materi Hafalan :&lt;br /&gt;1. Baca materi pelajaran, buku dan catatan yang telah kita miliki.&lt;br /&gt;2. Saat membaca materi pelajaran, hal yang menurut kita penting dilanjutkan dengan mencata, menulis ulang pada catatn kecil atau ringkasan baru, karena diyakini saat kita mempersiapkan diri dengan membaca sambil mencatat ulang akan lebih tinggi tingkat pemahamannya dari pada hanya membaca biasa.&lt;br /&gt;3. Jangan memaksakan diri untuk membaca-menghafal saat suntuk dan ngantuk.&lt;br /&gt;4. Ulangi membaca materi pelajaran berulang kali. Agar lebih mudah dan singkat dapat mempelajari, membaca ringkasan yang telah kita buat tadi/sebelumnya.&lt;br /&gt;Saat ujian dilaksanakan dapat dilakukan beberapa hal penting :&lt;br /&gt;1. Baca doa dan basmalah, sebelum mengerjakan ujian, doa akan membuka fikiran, menerangkan hati kita.&lt;br /&gt;2. Isi semua isian biodata peserta ujian dengan lengkap, baik dan sesuai aturan seperti membulati dengan baik, hitam (BLACK) dan rata.&lt;br /&gt;3. Baca soal dengan baik dan seksama.&lt;br /&gt;4. Tinggalkan dulu jawaban yang tak mampu di jawab atau dengan kata lain kerjakan dulu soal yang lebih murah. Hal tesebut dikarenakan jawaban soal ujian objektif tes, hanya akan ditentukan oleh ketepatan menjawab, tidak memperhitungkan kesulitan alur mendapatkan jawaban tersebut. Berbeda dengan jawaban untuk soal essay.&lt;br /&gt;5. Isilah terlebih dahulu jawaban yang menurut kita (tingkat kepercayaan kita) 75%-100% betul, sedangkan jawaban yang masih diragukan, tinggalkan terlebih dahulu, cukup dengan menandai pada lembar soal jawaban yang sekiranya benar. Menandai pada lembar soal tersebut dapat bermanfaat saak kita terburu waktu untuk mengumpulkan jawaban, sementara masih banyak jawaban kosong maka kita dapat memanfaatkan jawaban sementara tadi daripada membiarkannya kosong atau asal jawab.&lt;br /&gt;6. Kertas buram yang kita buat saat mencari jawaban soal-soal ujian hitungan sebaik nya dibuat dengan jelas dan terpisah/jangan saling menindih dan beri sesuai penomoran sehingga bila kita ingin melanjutkan pencarian jawaban yang sebelumnya tertunda dapat dilanjutkan dengan mudah.&lt;br /&gt;7. Ketahui persentase jawaban yang kita perkirakan betul, sehingga dapat mereka-reka nilai yang diperoleh.&lt;br /&gt;8. Ulangi membaca soal yang belum tejawab dengan baik dan seksama.&lt;br /&gt;9. Baca lagi soal dan jawaban yang telah di buat, karena terkadang kita bisa salah dan khilaf dalam menandai jawaban.&lt;br /&gt;Demikianlah masukan yang dapat saya sajikan moga dapat menginspirasi kita semua agar lebih belajar bengan maksimal dan mendapat nilai yang baik.&lt;br /&gt;Itulah sekilas pendapat,,ide,, dalam Black In News&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-212110952848063953?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/212110952848063953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/trik-sukses-ujian-nasional-ala-irwan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/212110952848063953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/212110952848063953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/trik-sukses-ujian-nasional-ala-irwan.html' title='TRIK SUKSES UJIAN NASIONAL ALA IRWAN SETIAWAN'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1lJTzuAR5I/AAAAAAAAAPI/3me9OG7oLJQ/s72-c/un.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7315259480071142276</id><published>2010-01-16T19:57:00.000+07:00</published><updated>2010-01-16T19:57:06.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Manusia Teringgi dan Terindah di Dunia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1G3bxQMHKI/AAAAAAAAAPA/3euaW3i5Lnw/s1600-h/article-1243272-07DB413F000005DC-411_306x732.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1G3bxQMHKI/AAAAAAAAAPA/3euaW3i5Lnw/s200/article-1243272-07DB413F000005DC-411_306x732.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kosen/manusia tertinggi di dunia pernah memiliki keinginan bisa bertemu Ping-Ping/manusi terrendah di dunia, dan saat ini mereka bisa bertemu dan berdampingan bersama. Pria Turki yang berusia 27 tahun ini memiliki tinggi badan diatas orang rata-rata karena kelainan yaitu Tumor sehingga setelah Tumor diangkat tinggi badannya berhenti di tahun 2008 (Gigantisme Hipofisis). Sementara Ping Ping seperti dikutip ruanghati.com dari Mail Online memiliki kondisi badan yang disebut dwarfisme primordial atau Osteogenesis imperfecta sejak lahir. Beberapa saat lalu Ping-Ping juga pernah dipertemukan dengan wanita pemilik kaki terpanjang di dunia yaitu Svetlana Pankratova.&lt;br /&gt;pikirkan bila si pemilik tubuh tertinggi di dunia dan terendah di dunia bertemu, bersanding bersama bersebelahan. Sungguh pemandangan yang langka sekaligus kontras bukan? bagaikan langit dan bumi. Inilah yang terjadi kemarin di pembukaan the new Guinness World Records Live. Sultan Kosen dari Turki yang memiliki tubuh setinggi 8 feet 1 inchi atau 246.4 cm dimana berhasil dinobatkan sebagai manusia tertinggi di dunia dipertemukan dengan Ping-Ping yang lahir tanggal 13 Juli 1988 memiliki tinggi badan 73 cm berasal dari Cina (Mongolia Dalam) dinobatkan menjadi orang yang memiliki tinggi badan terendah di dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hal menarik dalam pertemuan tersebut adalah : ternyata mereka sama-sama menggunakan jas hitam /black, ternyata dua manusia itu blackers juga..pencita BLACK.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7315259480071142276?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7315259480071142276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/manusia-teringgi-dan-terindah-di-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7315259480071142276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7315259480071142276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/manusia-teringgi-dan-terindah-di-dunia.html' title='Manusia Teringgi dan Terindah di Dunia'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1G3bxQMHKI/AAAAAAAAAPA/3euaW3i5Lnw/s72-c/article-1243272-07DB413F000005DC-411_306x732.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-674905488098780691</id><published>2010-01-15T15:20:00.000+07:00</published><updated>2010-01-15T15:20:37.541+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Mengajak Siswa Aktif Menulis, Mengarang, dan Berpartisipasi di Djarum Black Blog Competition Vol 2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AlAq5Ju5I/AAAAAAAAAO4/LJ3uAZ2JXpE/s1600-h/pelatihan+sma1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AlAq5Ju5I/AAAAAAAAAO4/LJ3uAZ2JXpE/s200/pelatihan+sma1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengajak siswa aktif menulis ada bermacam cara, mulai dari mengasih tugas mengarang di buku, membuat puisi, cerpen, dan lain-lain. Untuk zaman internet sekarang rasanya perlu adanya perubahan paradigma mengarang dikertas, dikumpul dan dinilai,, sementara siswa telah kenal dengan dunia maya,, sehingga saya melakukan "pemaksaan" untuk mengarang, menulis, berkreasi di blog. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini walaupun belum begitu berdampak luas, namun memunculkan gairah yang berbeda dari si siswa, walau blognya masih sederhana, namun hal ini menurut saya sudah bisa di acungi jempol... apalagi mereka udah berani nongol di djarum black blog competition vol 2,,, sebuah kebangga dari saya guru sejarah dan TIK di SMA 1 Bengkulu Selatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa siswa yang telah bergabung di lomba DBBC vol 2 :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;rizki mulianto 15 January 2010 http://rizkimulianto.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;m.ade.saputra 15 January 2010 http://odoen.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Budiman 15 January 2010 http://budyemhan.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yedityo valleri 15 January 2010 http://bozz-puisi.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;alpani firdaus 15 January 2010 cikelbikel.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Megi Tristisan 14 January 2010 http://tentangmegi.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Afriyan Rizqi Pratama 14 January 2010 http://houseofafree.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;mona listia 14 January 2010 http://sahabatakue.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;miko satria ym 14 January 2010 http://anakyudiartoyangsesungguhnya.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yoga wijaya 14 January 2010 http://yOgakEyEnzZ.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dini Aulia Intan 14 January 2010 http://dhienyintan.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nini marlena 14 January 2010 http://nini-cancer.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;deisty permata harudyawati 14 January 2010 tiecub.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;achmad cahindo 14 January 2010 http://indocowboy.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;rifka ayu maghrita 14 January 2010 http://rifkayuest.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jeni alvionita 14 January 2010 http://jenialvionita.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;weni apriyani 14 January 2010 http://weymuts.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;rike astrea 14 January 2010 http://astrearike.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dita lestari 14 January 2010 http://bluedieta.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;herlin christyana 14 January 2010 http://cece-cecemut.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;andi malik rossi darmawan 13 January 2010 http://www.hobi-bisnis.co.cc &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;andry dearson ihsan 13 January 2010 http://sbuahcerpen.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ike rosmanita 13 January 2010 http://ikke-ikkeciiechanxcute.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sasmeta herleni 13 January 2010 http://meytha-pmr.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Elsya Malinda 13 January 2010 http://chaacwetyzt.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;khamsiah rina jayanti 13 January 2010 http://mbakina.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bayu wilyan dinata 13 January 2010 http://bayuwd.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;arie dwi permana 13 January 2010 http://ariedwipermana.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;helva elentriana 13 January 2010 http://helvapuisi.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ropikoh 13 January 2010 http://ropikoh11.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;charisna therie utary 13 January 2010 http://comelcharis-jiiwaakuu-tenntanggmu.blogspot.com/ &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;andina laestari 13 January 2010 http://andien-andienbawel.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nuraini 13 January 2010 http://ani-puisi.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sabira putry nanda 13 January 2010 http://sabiraputri.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nurvita fatimah 13 January 2010 http://whavietha.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;anitasuryaningrum 13 January 2010 anitasuryaningrum.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Endah Putri Pambajeng 13 January 2010 http://endahputrie.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;robert irawan 13 January 2010 http://robertirawan.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-674905488098780691?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/674905488098780691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/mengajak-siswa-aktif-menulis-mengarang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/674905488098780691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/674905488098780691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/mengajak-siswa-aktif-menulis-mengarang.html' title='Mengajak Siswa Aktif Menulis, Mengarang, dan Berpartisipasi di Djarum Black Blog Competition Vol 2'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AlAq5Ju5I/AAAAAAAAAO4/LJ3uAZ2JXpE/s72-c/pelatihan+sma1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7504511377806898369</id><published>2010-01-15T15:00:00.000+07:00</published><updated>2010-01-15T15:00:10.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Januari 2010: Keajaiban Pemandangan Astronomi Sejak Ribuan Tahun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AgJiuUSJI/AAAAAAAAAOw/z4RRRUP0kPU/s1600-h/gerhana.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AgJiuUSJI/AAAAAAAAAOw/z4RRRUP0kPU/s320/gerhana.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Black In News. Berita dalam hitamnya malam.....&lt;br /&gt;Hari pertama Tahun Baru 2010, selama Tahun Baru tersebut akan terjadi gerhana bulan parsial, para astronom mengatakan ini adalah peristiwa yang pertama sejak ribuan tahun terakhir. Selain itu, dalam 15 hari pertama Tahun Baru, orang-orang masih bisa melihat hujan meteor, serta akan melihat pemandangan ajaib dari gerhana matahari yang langka sejak ribuan tahun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita koran South East Express, Pan Xiaoqing Wakil Sekretaris Jenderal Astronomi Masyarakat Province Fujian mengatakan bahwa 2009 sampai 2010, bulan, bumi dan matahari tiga planet bertepatan bergerak ke posisi yang memudahkan terjadinya fenomena langit, sehingga dalam dua tahun beberapa keajaiban astronomi akan terjadi. Selain itu, ia telah melakukan pengamatan keajaiban astronomi dan memberikan peringatan dan pedoman yang relevan.&lt;br /&gt;Pemandangan gerhana bulan pada 1 Januari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana parsial bulan sekali ini akan terjadi dari jam 02:51 hingga pada jam 3:22 pada tanggal 1 Januari mencapai maksimum gerhana, pada jam 3:54 akan berakhir, seluruh proses akan berlangsung satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan Observasi: Saat itu melihat gerhana bulan tanpa memerlukan langkah-langkah untuk mengurangi cahaya, asalkan cuaca baik, bisa melihatnya langsung menggunakan mata telanjang. Perlu diingatkan bahwa dalam satu jam sebelum gerhana, karena bayangan bumi menutupi bulan, cahaya bulan akan redup, tidak secerah sebelum adanya bayangan Bumi. Setelah lebih dari satu jam saat berakhirnya gerhana bulan, juga akan terjadi hal yang sama. "Pada saat seperti ini para pecinta fotografi perlu memperbesar eksposur waktu yang tepat."&lt;br /&gt;Terjadi hujan meteor pada 3 Januari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mengamati "anjing langit makan Bulan", selanjutnya masyarakat juga bisa menikmati hujan meteor dari rasi bintang kuno. Seperti konstelasi bintang Quadrantids yang berdekatan dengan draco yang biasanya jarang disebut-sebut. Pada 3 Januari jam 20:00 - 24:00, diprediksikan pada konstelasi bintang tersebut ada ledakan hujan meteor pendek yang intensif. Selama waktu ini, puncak lalu lintas mencapai 120 butir per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan Observasi: Pada periode ledakan hujan meteor, jumlah hujan meteor diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan butir per jam. Disarankan agar para pengamat pergi jauh dari kota, jauh dari segala macam sumber cahaya buatan, mampir di pinggiran kota di puncak sebelah utara untuk menghitung jumlah bintang.&lt;br /&gt;Gerhana cincin matahari pada 15 Januari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 15 Januari masih ada satu kali lagi gerhana matahari. Ini adalah gerhana matahari cincin yang pertama kali sejak 22 tahun di china, juga adalah gerhana cincin matahari terpanjang di dunia selama 1.000 tahun. Di China yang pertama kali melihat gerhana cincin matahari adalah Propinsi Yunnan, dan kemudian Guizhou, Sichuan, Chongqing, Hunan, Shaanxi, Hubei, Henan, Anhui, Jiangsu, terakhir matahari terbenam Peninsula Shandong, total lebih dari 11 propinsi dan kota. Karena cincin itu sangat luas, kelangsungannya juga sangat lama, sangat jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan rumit dalam fenomena langit tidak ragu-ragu lagi akan memberikan topik riset yang sangat baik kepada para astronom. Selain itu, dipandang dari catatan buku kuno, perubahan fenomena alam berkaitan erat dengan perubahan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Buku Perubahan China "Yi Jin" dikatakan: "langit tergantung pada fenomena, nasib baik atau buruk, seperti orang-orang kudus tergantung padanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita melihat astronomi, dalam rangka untuk mendeteksi perubahan waktu yang berbeda-beda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang zaman dulu menganggap "langit dan manusia sepadan," "Langit dan Manusia bersatu," dengan mengamati perubahan fenomena langit dapat menyimpulkan apa yang akan terjadi pada umat manusia. Jika manusia mengikuti perubahan langit, "langit" adalah lambang keberuntungan, pada dunia manusia pasti panen berlimpah-ruah, cuaca baik, hujan dan angin normal, masyarakat tenang dan damai; Bila kelakuan manusia berlawanan dengan langit, melakukan hal buruk, "langit" akan memberi pertanda buruk, bumi akan kering hujan kurang, bencana banjir, kekacauan, pemberontakan terjadi dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, masyarakat kuno sangat memperhatikan pengamatan fenomena langit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : EraBaru.Net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7504511377806898369?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7504511377806898369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/januari-2010-keajaiban-pemandangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7504511377806898369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7504511377806898369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/januari-2010-keajaiban-pemandangan.html' title='Januari 2010: Keajaiban Pemandangan Astronomi Sejak Ribuan Tahun'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S1AgJiuUSJI/AAAAAAAAAOw/z4RRRUP0kPU/s72-c/gerhana.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7577338907796035156</id><published>2010-01-09T22:16:00.000+07:00</published><updated>2010-01-09T22:16:34.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>TEMBAKAU</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0idVb7LrOI/AAAAAAAAAOo/k-EU2sB4gVo/s1600-h/Djarum-blacks-kretek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0idVb7LrOI/AAAAAAAAAOo/k-EU2sB4gVo/s200/Djarum-blacks-kretek.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tembakau ialah hasil pertanian yang diproses daripada daun tumbuh-tumbuhan genus Nicotiana yang segar. Ia mempunyai sejarah penggunaan yang panjang dalam kebudayaan orang asli Amerika dan telah memainkan peranan yang penting dalam pengasasan Amerika Syarikat sejauh zaman penjajah. Tembakau boleh didapati secara komersil dalam bentuk-bentuk kering mahupun awet dan sering dihisap (sila lihat merokok) dalam bentuk cerut, dan rokok, atau dengan menggunakan paip, paip air atau hookah. Tembakau juga boleh dikunyah, "dicelup" (diletakkan antara pipi dengan gusi), atau dihidu ke dalam hidung sebagai bahan sedutan dalam bentuk serbuk halus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Cristoper Columbus Pada waktu itu melintasi laut Atlantik untuk pertama kalinya, orang - orang asli Amerika yang telah bermukim di New World telah memberi hadiah daun Tembakau dan seabad setelah itu, merokok telah menjadi trend social, dan selanjutnya telah memberikan manfaat kepada masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi kepada para pengusaha di Amerika Serikat. &lt;br /&gt;Tanaman Tembakau ialah hasil pertanian yang telah melalui proses dari daun tumbuh - tumbuhan genus nicotiana yang sangat segar. Tembakau bisa didapat secara komersil dalam bentuk hasil panen, berupa basah atau kering maupun yang sudah di simpan atau melalui proses diawetkan. Dan sering di hisap ( seperti merokok ) dalam bentuk cerutu, rokok, dengan pipa, tingwe (lintingan sendiri/digulung dengan alat cetak/tangan), tembakau juga bisa dikunyah,"dicelup"(diletakkan antara pipi dan gusi), dan dikulum, atau di hirup kedalam hidung sebagai bahan hisapan dalam bentuk serbuk halus. Tembakau mengandung zat alkoloid nikotin. &lt;br /&gt;Rokok Kretek &lt;br /&gt;Riwayat rokok kretek bermula di Kabupaten Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha. Para penikmat rokok senantiasa mengharapkan produk yang berkwalitas dari pabrik rokok. Asal usul rokok kretek masih gelap. &lt;br /&gt;Alkisah menurut para orang - orang asli kudus, diriwayatkan rokok kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu 1870 - 1880 an. Pada mulanya penduduk kudus ini sedang merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu berusaha menggoleskan minyak cengkeh tidak berapa lama sakitnya agak reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan melakukan pencampuran dengan bahan tembakau untuk di lintang atau digulung menjadi sebatang rokok. &lt;br /&gt;Waktu itu melinting sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan beberapa modifikasi dengan mencampur bahan cengkeh. Setelah rutin mengisap atau merokok ciptaan djamari merasa sakitnya agak reda. Ia lalu menawarkan kepada kerabat atau tetangganya. Berita ini lantas menyebar bak bom waktu. Permintaan rokok obat mengalir begitu deras. Djamari melayani order rokok cengkeh. Lantaran ketika di hisap, cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi,"kemeretek,..". Maka rokok temuannya djamari di kenal dengan rokok kretek. &lt;br /&gt;Pada mulanya rokok kretek di bungkus dengan klobot atau daun jagung kering. Rokok kretek ini kian di kenal. Namun tidak begitu dengan sang maestro penemunya djamari. Ia diketahui meninggal pada tahun 1890. Siapa dia dan asal usulnya hingga kini masih belum jelas. &lt;br /&gt;Sepuluh Tahun Kemudian &lt;br /&gt;Setelah sepuluh tahun kemudian, penemuan djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito, perintis industri rokok di kudus, bisnis rokok di mulai oleh nitisemito pada tahun 1906 dan pada tahun 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek,"Tjap Bal Tiga". Bisa dikatakan langkah nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri roko kretek di Indonesia.&lt;br /&gt;Perkebunan tembakau di Medan&lt;br /&gt;Pesatnya perkembangan Kampung "Medan Putri", juga tidak terlepas dari perkebunan tembakau yang sangat terkenal dengan tembakau Delinya, yang merupakan tembakau terbaik untuk pembungkus cerutu. Pada tahun 1863, Sultan Deli memberikan kepada Jacob Nienhuys, Van der Falk dan Elliot dari Firma Van Keeuwen en Mainz &amp;amp; Co, tanah seluas 4.000 bahu (1 bahu = 0,74 ha) secara erfpacht 20 tahun di Tanjung Sepassi, dekat Labuhan. Contoh tembakau deli. Maret 1864, contoh hasil panen dikirim ke Rotterdam di Belanda, untuk diuji kualitasnya. Ternyata daun tembakau tersebut sangat baik dan berkualitas tinggi untuk pembungkus cerutu.&lt;br /&gt;Kemudian di tahun 1866, Jannsen, P.W. Clemen, Cremer dan Nienhuys mendirikan Deli Maatschappij di Labuhan. Kemudian melakukan ekspansi perkebunan baru di daerah Martubung, Sunggal (1869), Sungai Beras dan Klumpang (1875), sehingga jumlahnya mencapai 22 perusahaan perkebunan pada tahun 1874. Mengingat kegiatan perdagangan tembakau yang sudah sangat luas dan berkembang, Nienhuys memindahkan kantor perusahaannya dari Labuhan ke Kampung "Medan Putri". Dengan demikian "Kampung Medan Putri" menjadi semakin ramai dan selanjutnya berkembang dengan nama yang lebih dikenal sebagai "Kota Medan".&lt;br /&gt;Perkembangan Medan Putri menjadi pusat perdagangan telah mendorongnya menjadi pusat pemerintahan. Tahun 1879, Ibukota Asisten Residen Deli dipindahkan dari Labuhan ke Medan, 1 Maret 1887, ibukota Residen Sumatera Timur dipindahkan pula dari Bengkalis ke Medan, Istana Kesultanan Deli yang semula berada di Kampung Bahari (Labuhan) juga pindah dengan selesainya pembangunan Istana Maimoon pada tanggal 18 Mei 1891, dan dengan demikian Ibukota Deli telah resmi pindah ke Medan.&lt;br /&gt;Pada tahun 1915 Residensi Sumatera Timur ditingkatkan kedudukannya menjadi Gubernemen. Pada tahun 1918 Kota Medan resmi menjadi Gemeente (Kota Praja) dengan Walikota Baron Daniel Mackay. Berdasarkan "Acte van Schenking" (Akte Hibah) Nomor 97 Notaris J.M. de-Hondt Junior, tanggal 30 Nopember 1918, Sultan Deli menyerahkan tanah kota Medan kepada Gemeente Medan, sehingga resmi menjadi wilayah di bawah kekuasaan langsung Hindia Belanda. Pada masa awal Kotapraja ini, Medan masih terdiri dari 4 kampung, yaitu Kampung Kesawan, Kampung Sungai Rengas, Kampung Petisah Hulu dan Kampung Petisah Hilir.&lt;br /&gt;Pada tahun 1918 penduduk Medan tercatat sebanyak 43.826 jiwa yang terdiri dari Eropa 409 orang, Indonesia 35.009 orang, Cina 8.269 orang dan Timur Asing lainnya 139 orang.&lt;br /&gt;Sejak itu Kota Medan berkembang semakin pesat. Berbagai fasilitas dibangun. Beberapa diantaranya adalah Kantor Stasiun Percobaan AVROS di Kampung Baru (1919), sekarang RISPA, hubungan Kereta Api Pangkalan Brandan - Besitang (1919), Konsulat Amerika (1919), Sekolah Guru Indonesia di Jl. H.M. Yamin sekarang (1923), Mingguan Soematra (1924), Perkumpulan Renang Medan (1924), Pusat Pasar, R.S. Elizabeth, Klinik Sakit Mata dan Lapangan Olah Raga Kebun Bunga (1929).&lt;br /&gt;Secara historis perkembangan Kota Medan, sejak awal telah memposisikan menjadi pusat perdagangan (ekspor-impor) sejak masa lalu. sedang dijadikannya medan sebagai ibukota deli juga telah menjadikannya Kota Medan berkembang menjadi pusat pemerintah. sampai saat ini disamping merupakan salah satu daerah kota, juga sekaligus sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara.&lt;br /&gt;Tembakau telah mempengaruhi kehidupan masyarakat indonesia sejak zaman penjajahan, bahkan tembakau telah mempengaruhi devisa negara sejak dahulunya. Begitu juga dengan keberadaan PT. Djarum di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/"&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7577338907796035156?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7577338907796035156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/tembakau.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7577338907796035156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7577338907796035156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/tembakau.html' title='TEMBAKAU'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0idVb7LrOI/AAAAAAAAAOo/k-EU2sB4gVo/s72-c/Djarum-blacks-kretek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4507072740450511252</id><published>2010-01-09T21:42:00.000+07:00</published><updated>2010-01-09T21:42:29.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>TEH dalam sejarah panjang dan ekonomi bangsa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iVAlILfVI/AAAAAAAAAOg/5prPBn9cV9Y/s1600-h/IMG_3316.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iVAlILfVI/AAAAAAAAAOg/5prPBn9cV9Y/s200/IMG_3316.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan perkebunan teh di Indonesia diawali dari Percobaan-percobaan penanaman di Kebun Botani di Bogor berhasil (1826).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkebunan teh yang pertama di Nusantara dimulai oleh J.L.L.L. Jacobson (1828).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal industri teh (akhir 1928), semak teh 96.400 ha.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1830 –1870&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1830 Diulainya Sistem tanam paksa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1833 Terdapat 1.700.000 batang pohon teh dengan hasil 16.833 pon.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1835 Hasil teh dari Nusantara mulai diangkut ke negeri Belanda sebanyak 200 peti, pertama kalinya diikutkan pelelangan teh Amsterdam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1841 Kebun teh di seluruh Jawa baru ada kira-kira 3.000 bau (2.129 hektar).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1843 Robert Fortune, menemukan hitam dan hijau teh karena prosesnya bukan tanamannya .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1846 Kebun teh di seluruh Jawa kira-kira 4.500 bau (3.193 hektar).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1858 450 orang dikerahkan untuk penanaman kopi, 300.000 orang untuk menanam tebu, 110.000 orang menanam nila.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1832-1867 Saldo Untung (Batig slot) pemerintah Belanda mencapai 967 juta Gulden.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[sunting] 1870 -1910&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1870 Awal peraturan hak Erfpacht (75 tahun), ada 15 perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Periode Politik Kolonial Modern.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Undang-undang Gula (suikerwet), (Para petani selain harus mengerjakan penanaman juga, mengerjakan tanpa upah untuk pengangkutan, pengolahan gula di pabrik, pembuatan jalan, pembuatan saluran air dan jembatan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1872 Import benih teh Assam, sebelumnya dari Tiongkok dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1875 Kebun teh rakyat terdapat di Sinagar dan Parakan; A.B.B. Crone; Biji teh cuma-cuma kepada rakyat di Cicurug dan Cibadak; Bapak perkebunan teh rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1878 Datangnya varitas thea assamica di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1880 Kebun Rakyat (Cibadak dan Cicurug).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1893 Luas Kebun Rakyat 300 ha.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1870-1900 Zaman Liberalisme (masuknya Modal Barat).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1900-1914 Pemerintah Hindia Belanda mencari bentuk pemerintahan yang mensejajarkan Barat dan Timur dan mendudukkan keduanya dalam satu kesatuan politik. Perubahan ini dilatarbelakangi oleh keinginan merdeka dari rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1901 Terjadi bencana hama pada tumbuhan tebu dan kopi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1902 Thee Proefstation (balai penelitian) yang pertama di Bogor, kemudian bernaung di bawah Centrale Proefstationsvereniging (CPV).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1909 Luas Kebun Rakyat 8000 ha.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[sunting] 1910-1942&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1910-1914 dan 1920-1928 Periode puncak laju pertumbuhan teh per tahun per hektar menjadi rata-rata 6.3 % dengan laju pertumbuhan penanaman yang jauh lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1910-1940 Perluasan perkebunan di Selatan Priangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1918-1921 Depresi ekonomi, hanya pabrik-pabrik dekat Sukabumi yang disewa pemerintah bertahan melakukan pengolahan teh rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1918 Krisis perusahaan gula tahun di Hindia Belanda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1920 Ekspor menurun sehingga perusahaan-perusahaan di Eropa mengalami kerugian dan bahkan ada yang bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1921 Dibawah pemerintahan Gubernur Jenderal Fock mengalami krisis ekonomi; Pergantian pemerintahan ke tangan Gubernur Jenderal Fock&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1922 Terjadi pemogokan pegawai pegadaian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1923 Terjadi pemogokan pegawai kereta api.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1925 Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh pemerintah yang mencakup:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. desentralisasi,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. perubahan pemerintahan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. perbaikan kesehatan rakyat dan emigrasi,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. perbaikan pertanian dan peternakan, serta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. pembangunan irigasi dan lalu lintas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjelang PD II - Perdagangan teh memberikan keuntungan besar bagi kas negeri pemerintah kolonial (berkantor di Amsterdam dan Roterdam).-Terdapat 324 perusahaan (259 perusahaan di Jawa Barat atau 78%)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_teh_di_Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejarah keberadaan teh, dan perkebunan teh ini sangat panjang dan mempengaruhi kehidupan masyarakat bahkan sampai sekarang, dimana perkebunan teh telah memberi kehidupan bagi ribuan bahkan mungkin jutaan masyarakat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratusan perkebunan teh peninggalan Belanda, dan perkebunan teh yang baru dirintis masih eksis dan berperan dalam peningkatan ekonomi bangsa ini..&lt;br /&gt;Seperti hal nya tembakau,,, teh juga telah memberi masukan bagi bangsa,, Tembakau dan pabrik rokok seperti halnya Pt. Djarum juga telah membuka ribuan peluang kerja dan menghidupi jutaan masyarakat Indonesia&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-4507072740450511252?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/4507072740450511252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/teh-dalam-sejarah-panjang-dan-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4507072740450511252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4507072740450511252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/teh-dalam-sejarah-panjang-dan-ekonomi.html' title='TEH dalam sejarah panjang dan ekonomi bangsa'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iVAlILfVI/AAAAAAAAAOg/5prPBn9cV9Y/s72-c/IMG_3316.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-2386214295647143686</id><published>2010-01-09T21:12:00.000+07:00</published><updated>2010-01-09T21:12:54.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Kopi ...Yang Hitam Yang Bermanfaat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iOjK_ARiI/AAAAAAAAAOQ/Peo7HtLk7EQ/s1600-h/kopi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iOjK_ARiI/AAAAAAAAAOQ/Peo7HtLk7EQ/s320/kopi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak penemuan tumbuhan kopi tersebut kemudian seorang sufi Ali Bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyaknya khasiat yang didapat dari kopi, sehingga penyebarannya cukup pesat terutama di benua Eropa. Di Salerno, Italia, kopi telah dikenal pada abad kesepuluh. Setelah itu berlanjut dengan pembukaan kedai kopi bernama Botega Delcafe pada tahun 1645 yang kemudian menjadi pusat pertemuan cerdik pandai di negara pizza tersebut. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Kota London, coffee house pertama dibuka di George Yard di Lombat Sreet dan di Paris, kedai kopi dibuka pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Sedangkan di Amerika, kopi dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Meskipun perkembangan kopi begitu pesat pada abad-abad itu tetapi orang-orang Arab telah lebih dulu memonopolinya sebagai tanaman, dan mereka hanya mengekspor kopi yang sudah digoreng atau digonseng.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan penyebaran tumbuhan kopi ke Indonesia dibawa seorang berkebangsaan Belanda pada abad ke-17 sekitar tahun 1646 yang mendapatkan biji arabika mocca dari Arabia ke Jakarta. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir Kesawung yang kini lebih dikenal Pondok Kopi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan, melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi kemudian menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. "Bahkan kopi arabika yang semula ditanam di Brasil (negara produsen kopi terbesar di dunia) konon bibitnnya berasal dari Pulau Jawa," ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Timur Mudrig Yahmadi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarahnya, Indonesia bahkan pernah menjadi produsen kopi arabika terbesar di dunia, walaupun tidak lama akibat munculnya serangan hama karat daun. Serangan hama yang disebabkan cendawan hemileia vastatrix tersebut menyerang tanaman kopi di Indonesia sekitar abad ke-19.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun demikian, sisa tanaman kopi arabika masih dijumpai di kantong penghasil kopi di Indonesia, antara lain dataran tinggi Ijen (Jatim), tanah tinggi Toraja (Sulsel), serta lereng bagian atas pegunungan Bukit Barisan (Sumatera), seperti Mandailing, Lintong dan Sidikalang (Sumut) serta dataran tinggi Gayo (DI Aceh).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan kopi bukan begitu saja menjadi salah satu minuman dunia yang disenangi. Di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi itu dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang tetapi juga menghukum orang-orang yang minum kopi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan, tahun 1656, Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, tetapi menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Tetapi bertahun-tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah lambat-laun terkikis, sehingga jika seorang suami melarang istrinya minum kopi, si istri tersebut bisa memakai alasan ini untuk minta cerai. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Swedia, konon Raja Gustaff ke II pernah menjatuhkan hukuman terhadap dua orang saudara kembar. Yang satu hanya dizinkan meminum kopi dan yang satu lagi diizinkan hanya teh. Siapa yang terlebih dahulu mati, maka dialah yang bersalah dalam satu tindak pidana yang dituduhkan terhadap mereka. Ternyata yang mati duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu orang-orang Swedia berbalik menjadi peminum kopi paling fanatik yang ada di dunia, sehingga sampai sekarang negara-negara Skandinavia kini peminum kopi tertinggi per kapita di dunia. Setiap orang bisa menghabiskan 12 kg lebih per tahun dibanding dengan di Indonesia yang hanya 0,6 kg per tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu bergengsinya minuman kopi ini, hingga Raja Frederick Agung dari Rusia pada tahun 1777 hanya memperbolehkan kalangan atas atau kelas bangsawan saja untuk menunjukkan kearistokratan kopi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kopi adalah satu contoh hasil bumi yang berwarna hitam/ BLACK bermanfaat, sehat bila dalam konsumsinya sesuai standar dan kadar yang pas.... Selamat Ngopi bagai yang masih sibuk nge blog sampe larut,....apalagi yang ikut Black Blog Competition Vol 2... Be Creativ,, keep spirit.. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-2386214295647143686?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/2386214295647143686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/kopi-yang-hitam-yang-bermanfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2386214295647143686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2386214295647143686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/kopi-yang-hitam-yang-bermanfaat.html' title='Kopi ...Yang Hitam Yang Bermanfaat'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0iOjK_ARiI/AAAAAAAAAOQ/Peo7HtLk7EQ/s72-c/kopi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3323658886152988762</id><published>2010-01-08T01:32:00.004+07:00</published><updated>2010-01-08T01:46:33.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Noda Hitam Di Bawah Mata Ku Karena Sering Begadang Demi Djarum Black Blog Competition</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0YpcruEZ9I/AAAAAAAAAOI/_frHaiqE8EY/s1600-h/20354_1236264279722_1622691623_589488_4549713_n.jpg" imageanchor="1" style="cssfloat: left; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0YpcruEZ9I/AAAAAAAAAOI/_frHaiqE8EY/s320/20354_1236264279722_1622691623_589488_4549713_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Kelopak Mata Ku bagian bawah dan atas mulai hitam,,keseringan begadang nih kayaknya...bela-belain biar menang di DBBC( Djarum Black Blog Comperirion)&amp;nbsp;Vol 2. Namun hal itu tak mematahkan semangat...karena aku sudah dapat beberapa tips tuk menghilangkannya..moga berhail..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa bantuan alami yang dapat dilakkan bagi para "penderita" kelopak mata hitam:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Timun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bersihkan dahulu wajah Anda dari polesan make up apapun bentuknya. Kemudian berbaringlah dan letakkan potongan timun yang telah terlebih dahulu didinginkan ke area sekitar kelopak mata. Setelah itu rilekslah beberapa saat sambil menggosokkan potongan timun dengan lembut. 15 menit kemudian bilaslah dan rasakan kesegaran alami yang timbul akibat efek timun tersebut. Kelembaban natural yang berasal dari timun bertindak sebagai penyembuh penyakit atau sebagai obat penguat. Timun memang memberikan pengaruh yang sangat baik bagi kesehatan, tak hanya untuk mengurangi lingkaran hitam atau noda lebam di mata, tapi juga dapat menghaluskan kulit wajah.&lt;br /&gt;Es Batu&lt;br /&gt;Jika Anda berada di bawah terik matahari dalam waktu yang cukup lama, mata Anda akan bekerja lebih ekstra dari biasanya sehingga membuat bayangan-bayangan hitam di bawah mata tampak lebih jelas. Selain akibat sinar ultraviolet, debu dan polusi juga dapat mengakibatkan iritasi pada mata. Coba saja diatasi dengan cara membersihkan wajah kemudian letakkan es batu sesuai ukuran mata yang telah dibungkus oleh kain tipis di mata. Rileks dan gosok-gosoklah dengan lembut. Manfaat dari terapi ini untuk menghilangkan noda mata akibat terbakar sinar matahari.&lt;br /&gt;Labu Hijau&lt;br /&gt;Sebagai pengganti timun, Anda juga dapat menggunakan labu hijau untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah kelopak mata. Jus labu hijau ini juga diyakini dapat memberikan manfaat untuk menghaluskan serta mencerahkan kulit wajah. Lakukan secara rutin dan Anda akan terbebas dari bayang-bayang hitam tersebut.&lt;br /&gt;Selain tips-tips yang telah dijabarkan di atas, ada pula penuntun umum untuk atasi bayangan hitam di bawah kelopak mata, seperti berikut ini:&lt;br /&gt;* Tidurlah cukup waktu, usahakan untuk tidur lebih awal dari biasanya.&lt;br /&gt;* Gunakan sunscreen setiap hari untuk memberikan kelembaban alami.&lt;br /&gt;* Minum air putih yang banyak untuk atasi kulit kering.&lt;br /&gt;* Biasakan untuk mengkompres mata dengan air dingin.&lt;br /&gt;* Mengkonsumsi buah-buahan serta sayur mayur. Kekurangan zat besi ini merupakan salah satu penyebab noda hitam di bawah kelopak mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3323658886152988762?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3323658886152988762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/noda-hitam-di-bawah-mata-ku-karena.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3323658886152988762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3323658886152988762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/noda-hitam-di-bawah-mata-ku-karena.html' title='Noda Hitam Di Bawah Mata Ku Karena Sering Begadang Demi Djarum Black Blog Competition'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0YpcruEZ9I/AAAAAAAAAOI/_frHaiqE8EY/s72-c/20354_1236264279722_1622691623_589488_4549713_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4687749591966994732</id><published>2010-01-07T22:38:00.000+07:00</published><updated>2010-01-07T22:38:30.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Hajar Aswad si Batu Hitam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X_5M6yjkI/AAAAAAAAANo/QUP8Drexbks/s1600-h/Hajar_Aswad.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X_5M6yjkI/AAAAAAAAANo/QUP8Drexbks/s200/Hajar_Aswad.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah batu bundar yang berwarna hitam dan berlubang, terletak di sudut timur Kaabah atau sebelah kiri Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Kaabah), tingginya sekitar 150 sentimeter, di atas tanah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Batu ini mempunyai lingkaran sekitar 30 sentimeter dan garis tengah 10 sentimeter, lebih besar daripada lingkaran muka seseorang. Kerana itu, seseorang yang ingin mencium batu ini harus memasukkan mukanya ke dalam lubang itu. Kepala yang besar pun dapat dimasukkan ke dalam lubang batu hitam ini. Bahagian luar batu hitam ini diikat dengan pita perak yang berkilat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut banyak riwayat, antara lain daripada Abdullah bin Umar bin Khattab, Hajar Aswad berasal dari syurga. Riwayat oleh Sa’id bin Jubair r.a daripada Ibnu Abbas daripada Ubay bin Ka’b r.a, menerangkan bahawa Hajar Aswad dibawa turun oleh malaikat dari langit ke dunia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-4687749591966994732?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/4687749591966994732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/hajar-aswad-si-batu-hitam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4687749591966994732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4687749591966994732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/hajar-aswad-si-batu-hitam.html' title='Hajar Aswad si Batu Hitam'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X_5M6yjkI/AAAAAAAAANo/QUP8Drexbks/s72-c/Hajar_Aswad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7499494052778162066</id><published>2010-01-07T22:27:00.002+07:00</published><updated>2011-05-11T23:18:52.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>LEMANG TAPAI dari KETAN HITAM / BLACK</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X9N_OqoGI/AAAAAAAAANg/bitSea6jTP8/s1600-h/LEMANG+TAPAI..jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X9N_OqoGI/AAAAAAAAANg/bitSea6jTP8/s200/LEMANG+TAPAI..jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tapai adalah tape beras ketan hitam / BLACK yang di buat dengan mempermentasikan beras ketan dengan ragi. Untuk menyantapnya makin asyik makin enak dengan lemang.&lt;br /&gt;Lamang adalah beras ketan yang di masak dengan santan dan di masak dalam bambu muda .&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; bahan utamanya adalah beras ketam putih, santan kelapa, daun pandan sedikit garam. Beras ketan di cuci bersihkan dulu dan di masukan kedalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu di lapisi dalamnya degan daun pisang kemudian baru dituankan santan ke berasnya dan di bakar dengan bara api, di jaga jangan samapai ruas bambu ter bakar.&lt;br /&gt;Tapai memiliki kandungan alkohol karena hasil fermentasi ragi dan ketan hitam.&lt;br /&gt;Di daerah Sumatera, lemang tapai banyak di buat saat lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Khusus di &lt;a href="http://mitraweb.net/"&gt;Bengkulu&lt;/a&gt;, tiap hari nya ada yang menjual lemang tapai di sepanjang jalan Lingkar Timur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7499494052778162066?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7499494052778162066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/lemang-tapai-dari-ketan-hitam-black.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7499494052778162066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7499494052778162066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/lemang-tapai-dari-ketan-hitam-black.html' title='LEMANG TAPAI dari KETAN HITAM / BLACK'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X9N_OqoGI/AAAAAAAAANg/bitSea6jTP8/s72-c/LEMANG+TAPAI..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4619766353320652487</id><published>2010-01-07T22:14:00.000+07:00</published><updated>2010-01-07T22:14:04.507+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>BLACK TATOO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X556VEJvI/AAAAAAAAANQ/SsckZ_6_evA/s1600-h/tato-black.png" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X556VEJvI/AAAAAAAAANQ/SsckZ_6_evA/s200/tato-black.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TATTOO berasal dari bahasa Tahiti “tatu” yang konon artinya tanda. Walaupun bukti-bukti sejarah tattoo ini tidak begitu banyak, tetapi para ahli mengambil kesimpulan bahwa seni tattoo ini udah ada sejak 12.000 tahun SM. Jaman dahulu tattoo semacam ritual bagi suku-suku kuno seperti Maori, Inca, Ainu, Polynesians, dll.Kalo kamu jalan-jalan ke Mesir, coba maen-maen ke pyramids, mungkin kamu bisa menemukan tattoo tertua di sana. Karena menurut sejarah, bangsa Mesir-lah yang jadi biang tumbuh suburnya tattoo di dunia. Bangsa Mesir kan dikenal sebagai bangsa yang terkenal kuat, so gara-gara ekspansi mereka terhadap bangsa-bangsa laen, seni tattoo ini juga ikut-ikutan menyebar luas, seperti ke daerah Yunani, Persia, dan Arab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Indonesia, tato tertua diperkirakan dari daerah kepulauan Mentawai, sebelah barat Sumatera Barat. Hal ini di lihat dari pembuatan dan motif tato yang masih sangat sederhana, primitif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dizaman awal kemerdekaan Indonesia, tato diidentikkan dengan penjahat, peremen, eks nara pidana, tapi seiring perkembangan zaman, sekarang tato telah dinilai sebagai karya seni.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkaitan dengan warna bahan untuk membuat Tattoo berasal dari arang tempurung yang dicampur dengan air tebu. Alat-alat yang digunakan masih sangat tradisional. Seperti tangkai kayu, jarum dan pemukul dari batang. Orang-orang pedalaman masih menggunakan teknik manual dan dari bahan-bahan tradisional. Orang-orang Eskimo misalnya, memakai jarum yang terbuat dari tulang binatang. Di kuil-kuil Shaolin menggunakan gentong tembaga yang dipanaskan untuk mencetak gambar naga pada kulit tubih.&amp;nbsp;Sehingga rata-rata tato berwarna hitam, BLACK. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun sekarang telah berkembang penggunaan warna-warna lain dalam tato yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-4619766353320652487?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/4619766353320652487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/black-tatoo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4619766353320652487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4619766353320652487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/black-tatoo.html' title='BLACK TATOO'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0X556VEJvI/AAAAAAAAANQ/SsckZ_6_evA/s72-c/tato-black.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-534913945826437578</id><published>2010-01-07T19:32:00.001+07:00</published><updated>2010-01-07T19:33:02.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>GUBERNUR KOE COVER BOY.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0XUOp7LSwI/AAAAAAAAANI/w5SYvUw-IXc/s1600-h/gub.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0XUOp7LSwI/AAAAAAAAANI/w5SYvUw-IXc/s200/gub.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sepanjang Jalan,&lt;br /&gt;Seluruh kabupaten, kota.&lt;br /&gt;Kutemukan foto, baliho bergambar gubernur koe.&lt;br /&gt;Puluhan, ratusan atau mungkin ribuan, baliho telah terpampang foto gubernurku.&lt;br /&gt;Mulai dari promosi wisata, info kesehatan, jaga kebersihan, Anti Narkoba, tanam 1000 pohon, MTQ, dunia pertanian dan swasembada pangan, baliho tentang olah raga, seluruhnya memampangkan foto gubernurku, bak seorang coverboy yang sedang pasang aksi di depan kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2010 Propinsi ini akan menggelar perhelatan pilkada....???? jadi ku pikir.. mumpung.....???lahh...&lt;br /&gt;Ternyata....promosi djarum di propinsi ku masih kalah sama gubernur cover boy ku.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-534913945826437578?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/534913945826437578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/gubernur-koe-cover-boy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/534913945826437578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/534913945826437578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/gubernur-koe-cover-boy.html' title='GUBERNUR KOE COVER BOY.'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0XUOp7LSwI/AAAAAAAAANI/w5SYvUw-IXc/s72-c/gub.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3199823267707262789</id><published>2010-01-05T01:01:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T01:01:12.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Hitam Jadi Warna Trend 2010</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IskOOoLLI/AAAAAAAAANA/9Gsp1-qmw20/s1600-h/7CAB6ZDSDCA9WMAC3CA9Z4HVSCAA4SJLWCAB4K3JXCA21SV9WCAHIOG7OCA1X3TABCA0HIHKGCALRSYS2CAPYIZABCAH39K7YCA9C2CF3CAQGHYCPCA76RY6OCA008QO0CAO0QGHHCAAOSY9MCARDQX6M.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IskOOoLLI/AAAAAAAAANA/9Gsp1-qmw20/s320/7CAB6ZDSDCA9WMAC3CA9Z4HVSCAA4SJLWCAB4K3JXCA21SV9WCAHIOG7OCA1X3TABCA0HIHKGCALRSYS2CAPYIZABCAH39K7YCA9C2CF3CAQGHYCPCA76RY6OCA008QO0CAO0QGHHCAAOSY9MCARDQX6M.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Menurut beberapa disainer yang saya lihat di internet, warna hiram/black bakalan jadi warna tren 2010. Sehingga kemungkinan warna ini akan mendominasi pakaian-pakaian model terbaru. Para desaine menilai warna hitam dalah warna yang memiliki kemampun bertahan bahkan diitilah kan dengan magic black. Jadi para pencinta dan pemiliki pakaian dominan warna hitam akan makin aman di 2010, tanpa harus beli pakaian baru warna hitam,,cukup pakai baju, celana hitam yang udah ada,,,berart udah ikut trend...&lt;br /&gt;Bahkan batik yang kita banggakan pun&amp;nbsp;memiliki warna dasar hitam ini,,,,GO BLACK.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3199823267707262789?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3199823267707262789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/hitam-jadi-warna-trend-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3199823267707262789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3199823267707262789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/hitam-jadi-warna-trend-2010.html' title='Hitam Jadi Warna Trend 2010'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IskOOoLLI/AAAAAAAAANA/9Gsp1-qmw20/s72-c/7CAB6ZDSDCA9WMAC3CA9Z4HVSCAA4SJLWCAB4K3JXCA21SV9WCAHIOG7OCA1X3TABCA0HIHKGCALRSYS2CAPYIZABCAH39K7YCA9C2CF3CAQGHYCPCA76RY6OCA008QO0CAO0QGHHCAAOSY9MCARDQX6M.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3694044301378709184</id><published>2010-01-05T00:37:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T00:37:54.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Sebuah Renungan Tentang Lubang hitam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0ImZtbtJEI/AAAAAAAAAM4/nFaq35KeERE/s1600-h/black+hole.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0ImZtbtJEI/AAAAAAAAAM4/nFaq35KeERE/s200/black+hole.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga 8kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Landasan Teori&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah John Archibald Wheeler pada tahun 1967 yang memberikan nama "Lubang Hitam" sehingga menjadi populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asal Mula Lubang Hitam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertumbuhannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kutipan tadi memunculkan sebuah pemikiran tentang keesaan Allah yang telah menciptakan alam raya serta seluruh isinya, apakan lubang hitam/ black hole ini yang akan membawa kita ke akhirat???? Tak ada jawaban terhadap pertanyaan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekuatan alam yan telah ditentukan penciptanya, kita hanya bisa mempelajari, tanpa bisa menentukan merubah dan menggerakkan nya..BLACK HOLE.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3694044301378709184?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3694044301378709184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/sebuah-renungan-tentang-lubang-hitam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3694044301378709184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3694044301378709184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/sebuah-renungan-tentang-lubang-hitam.html' title='Sebuah Renungan Tentang Lubang hitam'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0ImZtbtJEI/AAAAAAAAAM4/nFaq35KeERE/s72-c/black+hole.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7965068329857112457</id><published>2010-01-05T00:15:00.001+07:00</published><updated>2010-01-08T00:35:31.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Irwan Memaknai Hitam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0Ih9Mh68UI/AAAAAAAAAMw/1-mqorGT93Y/s1600-h/_bunner-kecil..png" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0Ih9Mh68UI/AAAAAAAAAMw/1-mqorGT93Y/s200/_bunner-kecil..png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Hitam dalam definisi ideal adalah representasi ketidakhadiran sedikit pun warna atau cahaya di dalam sebuah ruang gelap&lt;br /&gt;Dalam banyak kebudayaan, hitam sering diasosiasikan sebagai hal buruk. Misalnya istilah ilmu hitam atau gelap mata. Namun ditemukan pula pengaruh positif dari penggunaan hitam seperti memperlihatkan ketegasan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hitam juga bersifat kuat, sehingga tidak mudah dikotori warna lain. Cahaya yang mengenai bidang hitam cenderung terserap maksimal.&lt;br /&gt;Warna hitam adalah warna yang paling dominan tapi bisa juga bermakna kegelapan.&lt;br /&gt;Itulah beberapa penggal kalimat yang saya sadur dari wikipedia untuk mengetahui nilai-nilai warna hitam. Walau umumnya memberikan pemaknaan negatif namun ada hal yang lebih membuat saya tertarik adalah, warna hitam adalah warna perlambang kekuatan, tak mudah di pengaruhi warna lain. &lt;br /&gt;Nilai filosofi warna hitam secara pribadi saya maknai dengan kemampuan mempertahankan nilai idealisme, tanpa terpengaruh oleh berbagi keadaan, tekanan dan intimidasi..&lt;br /&gt;Selain itu bagi sebagain lain dikonotasikan sebagai konotasi positif, misal : keteguhan, keabadian, kekuasaan, kematangan, elegan, dan seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- lingerie hitam dianggap seksi&lt;br /&gt;- tuxedo hitam dianggap elegan&lt;br /&gt;- toga/pakaian hakim berwarna hitam dianggap mewakili keteguhan dan kekuasaan&lt;br /&gt;- ban/sabuk hitam pada beladiri dianggap sebagai tingkat tertinggi (master), tingkat yang paling matang&lt;br /&gt;Kematian biasa dilambangkan dengan warna hitam, selain sebagai perlambang duka, juga melambangkan keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7965068329857112457?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7965068329857112457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/irwan-memaknai-hitam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7965068329857112457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7965068329857112457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/irwan-memaknai-hitam.html' title='Irwan Memaknai Hitam'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0Ih9Mh68UI/AAAAAAAAAMw/1-mqorGT93Y/s72-c/_bunner-kecil..png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4450037075965858909</id><published>2010-01-04T23:16:00.000+07:00</published><updated>2010-01-04T23:16:13.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Indonesia Pengguna Facebook no 1 di Asia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IT-fEHerI/AAAAAAAAAMo/PKNNF102s4I/s1600-h/facebook_torrent_site.gif" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IT-fEHerI/AAAAAAAAAMo/PKNNF102s4I/s200/facebook_torrent_site.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Begitu mendengar kata facebook pasti kita sudah tau bahwa ini adalah salah satu jejaring sosial yang lagi booming, di dunia dan gilanya lagi Indonesia ternyata menempati urutan teratas dalam hal pengguna fb di Asia. Hal ini dapat dilihat dari : 10 negara Asia dan sekitarnya yang termasuk dalam Top Ten Facebookers per November 2009 yang kutip dari Okezone :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Indonesia: 12,189,100&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2.Australia: 7,461,320&lt;br /&gt;3.Filipina: 7,206, 560&lt;br /&gt;4.Taiwan: 5,039,400&lt;br /&gt;5.India: 4,269,340&lt;br /&gt;6.Malaysia: 3,407,900&lt;br /&gt;7.Hong Kong: 2,633, 520&lt;br /&gt;8.Israel: 1,814,960&lt;br /&gt;9.Singapura: 1,682,960&lt;br /&gt;10.Thailand: 1,670,120&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;12 juta an masyarakat Indonesia menggunakan fb, apakah ini karena kita memang meiliki jumlah penduduk yang banyak?, apakah kita hanya mengikuti trend?, apakah kita telah akrab dengan dunia internet?. Tentunya untuk lebuh dalam mengetahun ini perlu penelitian. Tapi satu hal yang pelu di sukuri, bahwa masyarakat indonesia ngak mau ketinggalan dalam hal tekhnologi. saya juga yakin bahwa para peserta djarum black blog competition juga telah menjadi anggota jejaring sosial facebook ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-4450037075965858909?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/4450037075965858909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/indonesia-pengguna-facebook-no-1-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4450037075965858909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/4450037075965858909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/indonesia-pengguna-facebook-no-1-di.html' title='Indonesia Pengguna Facebook no 1 di Asia'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0IT-fEHerI/AAAAAAAAAMo/PKNNF102s4I/s72-c/facebook_torrent_site.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3047792944810547594</id><published>2010-01-03T14:28:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T14:30:13.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>10 BLACK ICON IN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0BHCXFELkI/AAAAAAAAAMg/u83bE9JtHNU/s1600-h/blak-borob.png" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0BHCXFELkI/AAAAAAAAAMg/u83bE9JtHNU/s200/blak-borob.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Rokok Djarum Black &lt;br /&gt;2. Kopi Hitam Aceh.&lt;br /&gt;3. Permadi, Anggota DPR RI selalu berpakaian hitam.&lt;br /&gt;4. Kalimantan pulau penghasil emas hitam (Batu Bara).&lt;br /&gt;5. Deddy Corbuzeir, pesulap yang selalu ber pakaian hitam-hitam.&lt;br /&gt;6. Black Car Community, Club mobil berkategori nasional, dengan anggota mobil warna hitam.&lt;br /&gt;7. Trand film Indonesia : film-film ilmu hitam (black magic).&lt;br /&gt;8. Maluku daerah penghasil lada hitam.&lt;br /&gt;9. Papua dikenal dengan pulau hitam.&lt;br /&gt;10. Ki Joko Bodo , dukun terkenal yang mencari inspirasi di tempat gelap, dan hitam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3047792944810547594?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3047792944810547594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/10-black-icon-in-indonesia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3047792944810547594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3047792944810547594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/10-black-icon-in-indonesia.html' title='10 BLACK ICON IN INDONESIA'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/S0BHCXFELkI/AAAAAAAAAMg/u83bE9JtHNU/s72-c/blak-borob.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-8987199412668682637</id><published>2010-01-02T15:00:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T15:00:56.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Jangan Biarkan Bangsa Ini Terjajah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz787shL_0I/AAAAAAAAAMY/i4kDauzlfXQ/s1600-h/cicak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz787shL_0I/AAAAAAAAAMY/i4kDauzlfXQ/s200/cicak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jangan Biarkan Bangsa Ini Terjajah Seperti Zaman Belanda, berikan ia kebebasan, kemerdekaan. Merdeka dari penindasan, merdeka dari kemiskinan, merdeka dari intimidasi, merdeka dari korupsi. &lt;br /&gt;Bebaskan ia tuk berekspresi, berkresi, menyampaikan pendapat.&lt;br /&gt;Munculkan pemuda kreativ, inofativ, seperti peserta djarum black innivation award.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-8987199412668682637?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/8987199412668682637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/jangan-biarkan-bangsa-ini-terjajah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8987199412668682637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8987199412668682637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/jangan-biarkan-bangsa-ini-terjajah.html' title='Jangan Biarkan Bangsa Ini Terjajah'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz787shL_0I/AAAAAAAAAMY/i4kDauzlfXQ/s72-c/cicak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-2903420514912585560</id><published>2010-01-02T14:34:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T14:34:42.535+07:00</updated><title type='text'>“Penting Bagi Lulusan SMA/MA/SMK”, “Mengintip” Sistem Perguruan Tinggi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz72xTHJwbI/AAAAAAAAAMQ/dlTDip32TqE/s1600-h/sma.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz72xTHJwbI/AAAAAAAAAMQ/dlTDip32TqE/s320/sma.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Oleh : Irwan Setiawan, S.Pd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa-siswi kelas III (XII) tingkat SMA/Madrasah Aliyah/ SMK dan peserta Djarum Black Competition vol 2 yang ingin kuliah, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang,telah selesai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun UAN bukanlah akhir dari perjuangan siswa-siswi tersebut karena mereka masih akan mengasah otak untuk kesuksesan di Ujian Akhir Sekolah (UAS) bahkan mulai berfikir tentang masa depannya, apakah akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan atau lansung terjun ke dunia kerja. Bila mereka memilih dan berusaha masuk ke dunia akademik di Perguruan Tinggi (PT) maka ada hal yang akan terasa sangat berubah di banding waktu mereka duduk di bangku sekolah. Mereka dihadapkan dengan sistem baru, kehidupan baru.&lt;br /&gt;Menurut UU No. 2 Tahun 1989 dan dijabarkan dalam PP No 60 Tahun 1999, pendidikan tinggi diartikan sebagai kelanjutan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan professional yang dapat menerapkan, mengembangkan, dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.&lt;br /&gt;Perguruan tinggi akan membawa mahasiswanya ke 2 jalur program pendidikan yaitu jalur akademik dan jalur profesional, jadi pada dasarnya PT menyediakan 2 jenis lulusan yaitu lulusan yang mendalami bidang keilmuan (Akademik) yaitu perguruan tinggi (Universitas, institut, sekolah tinggi) yang menyelenggarakan Program Sarjana (Strata I / S1) dan Program Pasca Sarjana (S2 dan S3). Sedangkan PT yang menyelenggarakan dan yang medalami kemampuan, keterampilan, aplikasi teori (Profesional) seperti di institut, universitas, sekolah tinggi, akademi, politeknik dengan membuka program Diploma (D1, D2, D3, D4) dan spesialis (Sp.1 dan Sp.2).&lt;br /&gt;Dilihat dari struktur kepemimpinan di PT, maka di tingkat atas kita akan melihat posisi Rektor sebagai pemimpin utama, yang dibantu oleh Pembantu-Pembantu Rektor (PR). PT itu sendiri terdiri atas beberapa fakultas yang dipimpin oleh seorang Dekan. Sedangkan fakultas sendiri terdiri atas beberapa jurusan yang masing-masingnya dipimpin oleh seorang Ketua Jurusan. Di jurusan inilah pelaksanaan kegiatan akademik atau pengajaran profesional dilaksanakan. Selain struktur umum di dalam PT terdapat juga biro-biro yang membantu pelaksanan proses perkuliahan serta unit-unit dan lembaga-lembaga yang membantu penerapan dan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. &lt;br /&gt;Dalam mengawasi PT, pemerintah membuat Badan Akreditasi Nasional (BAN) yang akan melihat produktifitas, efektifitas, akuntabilitas dan kualitas PT. Badan ini memberi penilaian kepada jurusan-jurusan di sebuah perguruan tinggi, apakah terakreditasi A, B, C, atau tidak terakreditasi. Jadi sebelum memilih PT dan jurusan yang akan di masuki sebaiknya kita mengetahui dulu apa nilai akreditasinya.&lt;br /&gt;Untuk menunjang proses perkuliahan PT memiliki tenaga kependidikan yang terdiri atas dosen dan tenaga penunjang akademik. Dosen bertugas melakukan proses pengajaran yang menyangkut pemberian bimbingan, praktikum, penelitian, penasehat akademik (PA) dan tugas lainnya. Dosen juga melakukan penelitian dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Penunjang akademik yaitu para peneliti, pengembangan di bidang pendidikan, kepustakaan, labor, teknisi sumber belajar, dan staf administrasi tingkat jurusan.&lt;br /&gt;Sebagai sebuah motivasi bagi siswa-siswi SMA/Madrasah Aliyah/SMK yang merasa kurang mampu dari segi ekonomi tapi memiliki keingin dan kemampuan akademik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jangan dulu patah arang karena di PT, mahasiswa yang berprestasi tapi kurang mampu, dapat mengambil berbagai jenis beasiswa yang disediakan di PT yang bersangkutan, puluhan beasiswa terdapat di kampus dengan memberi bantuan pada ratusan mahasiswa. Diantara beasiswa yang umumnya ada ialah : PPA (Peningkatan Prestasi Akademik), BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa), Beasiswa Yayasan Supersemar, Beasiswa Pertamina, Beasiswa PT. Gudang garam, Beasiswa Kosgoro, Beasiswa BI, dan lain-lain. Dengan nominal uang yang mampu memberi suntikan dana untuk proses perkuliahan. Selain beasiswa ada juga layanan keringanan dan pembebasan SPP. Untuk PT-PT besar biasanya juga memberi layanan poliklinik, asrama, asuransi, sarana olahraga, mushalla, dan layanan lainnya&lt;br /&gt;Hal baru lain yang akan ditemukan di Perguruan Tinggi (PT) adalah adanya sistem SKS (Sistem Kredit Semester) yaitu sebuah sistem penyelenggaraan pendidikan untuk mengatur beban studi mahasiswa, beban kerja pengajar, dan penyelenggara lembaga pendidikan lainnya. Pengaturan SKS terkait dengan kegiatan penguasaan akademik, yaitu tatap muka, kegiatan terstrutur, dan kegiatan mandiri. Untuk 1 sks = 1 jam (50 menit) tatap muka, 1 jam (60 menit) tugas terstruktur, dan 1 jam (60 menit) kegiatan madiri. Secara umum mahasiswa dalam setiap semesternya dikenakan beban studi berkisar antara 12 sks sampai 24 sks. Dalam penetapan sks itu dilihat dari nilai (IP/ Indeks Perstasi). Makin besar IP, maka beban (sks) yang dapat diambil bisa makin banyak.&lt;br /&gt;Indeks Perestasi (IP) adalah hasil penilaian perkuliahan dalam satu semester, untuk tingkat sekolah sama dengan nilai laporan semester. IP dari tiap semester yang telah dilalui akan mempengaruhi besarnya beban sks yang bisa diambil di semester berikutnya. Hal itu dapat dilihat dari: Indeks Prestasi Semester (IP) kurang dari 1,50 maka maksimum jumlah sks yang dapat di ambil adalah 12 sks, IP 1,50 - 1,99 maksimum jumlah sks yang dapat di ambil adalah 15 sks, IP 2,00 - 2,49 maksimum 18 sks, 2,50 - 2,99 maksimum 21 sks, dan bila IP sama atau besar dari 3,00 mahasiswa bisa mengambil 24 sks. Nilai Indek Prestasi (IP) terbaik yang dapat dicapai mahasiswa adalah 4,00 bila seluruh nilainya A. Untuk total beban studi (total sks yang diambil) oleh program S1 berkisar antara 144-160 sks dan untuk jenjang D 3 berkisar dari 110-120 sks.&lt;br /&gt;Sistem nilai di PT menggunakan penilaian dalam bentuk abjad (A – E). Nilai tersebut dilihat dengan skala perbandingan nilai angka (NA) dan nilai mutu (NM). Bila nilai angka 81 – 100 maka nilai mutu A, bila nilai angka 60 – 80 maka nilai mutu B, nilai angka 56 – 65 mendapat nilai C, nilai angka 41 – 55 mendapat nilai mutu D, dan bila nilai angka 0 – 40 maka nilai mutu E. Untuk nilai D dan E di anggap gagal dan harus mengulang mata kuliah yang bersangkutan. &lt;br /&gt;Selain sibuk di dunia akademik, mahasiswa juga dapat belajar cara berorganisasi dari berbagai organisasi yang ada di kampus. Kegiatannya dapat berupa : kegiatan kerohanian, kegiatan olahraga, kegiatan penelitian dan pengetahuan, kegiatan kesenian, Surat Kabar Kampus, kegiatan Pramuka, kegiatan KSR, dan kegiatan ekstra lainnya&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan kemampuan berpolitik, berdemokrasi dan berorganisasi dalam cakupan jurusan, fakultas dan ditingkat perguruan tinggi. Sebuah PT memiliki Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang merupakan perwakilan mahasiswa, bahkan ada presiden mahasiswa di tiap PT, dan badan-badan politik kampus lainnya. &lt;br /&gt;Walau kita hanya “mengintip” Perguruan Tinggi dalam artian melihat hal-hal yang penting dan baru bagi lulusan SMA/Madrasah Aliyah/SMK secara sepintas, semoga tulisan ini dapat memberi gambaran tentang kehidupan dunia kampus, serta memotivasi siswa-siswi untuk bisa masuk ke dunia akademik di PT untuk mencapai cita-cita dan harapan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-2903420514912585560?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/2903420514912585560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/penting-bagi-lulusan-smamasmk-mengintip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2903420514912585560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2903420514912585560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/penting-bagi-lulusan-smamasmk-mengintip.html' title='“Penting Bagi Lulusan SMA/MA/SMK”, “Mengintip” Sistem Perguruan Tinggi'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz72xTHJwbI/AAAAAAAAAMQ/dlTDip32TqE/s72-c/sma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-9220791897336888589</id><published>2010-01-02T14:19:00.001+07:00</published><updated>2010-01-02T14:19:52.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Ujian Sejarah Djarum Black Competition Vol 2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7zS3WJGUI/AAAAAAAAAMI/UMCHIgId6Gg/s1600-h/sejarah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7zS3WJGUI/AAAAAAAAAMI/UMCHIgId6Gg/s320/sejarah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ujian Sejarah Kelas XII&lt;br /&gt;Ruang : Djarum Black Competition vol 2&lt;br /&gt;1. Undang-Undang yang digunakan dalam masa demokrasi parlementer adalah:&lt;br /&gt;a. UUDS 1950. b. UUDS 1951. c. UUD 1945. d. UUD 1950. e. UUDS 1945.&lt;br /&gt;2. Perdana Menteri pertama Indonesia Masa pemerintahan parlementer adalah :&lt;br /&gt;a. Sutan Syahrir. B. Amir Syarifudin. C. Ali Sastro Amojoyo d. Burhanuddin Harahap.e. Sukiman.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Program kerja Kabiet Natsir adalah kecuali :&lt;br /&gt;a. Menyempurnakan organisasi angkatan perang.&lt;br /&gt;b. Menggiatkan usaha mencapai kemanan dan ketentraman.&lt;br /&gt;c. Mempersiapkan pemilihan umum.&lt;br /&gt;d. Mengembangkan dan memperkokoh ekonomi rakyat.&lt;br /&gt;e. Memperjuangkan penyelesaian masalah Irian Barat.&lt;br /&gt;4. Berikut adalah peristiwa pemberontakan pada tahun 1949-1950 :&lt;br /&gt;a. DI/TII. b. APRA. c. RMS. d. G-30-S/PKI. e.Andi Azis.&lt;br /&gt;5. Pemberontakan yang terjadi di Indonesia dengan dalang Raymond Westerling orang Belanda adalah :&lt;br /&gt;a. GAM. b. APRA. c. DI/TII. d. RMS. e. GPK.&lt;br /&gt;6. Daerah Lubang Buaya dalam peristiwa G-30-S.PKI difungsikan sebagai :&lt;br /&gt;a. Markas besar RPKAD.&amp;nbsp; b. Pusat pemerintahan sementara PKI.&amp;nbsp; c. Tempat melatih pemuda dan gerwani.&lt;br /&gt;d. Tempat penyimpanan dokumen PKI.&amp;nbsp; e. Pusat biro khusus.&lt;br /&gt;7. Diantara partai partai pemenang 4 besar pemilu 1955 adalah kecuali :&lt;br /&gt;a. Masyumi. b. PNI. c. NU. d. PKI. e. MURBA.&lt;br /&gt;8. De Javasche Bank di nasionalisasi dimasa kabinet Sukiman, menjadi :&lt;br /&gt;a. BRI. b. BPD. c. BI d. BNI e. Bank Mandiri. &lt;br /&gt;9. Sistem untuk memperbaiki perekonomian yang dicanangkan oleh Kasimo lebih mengutamakan bidang:&lt;br /&gt;a. Industri. .b.Pertanian,peternakan. c. Kelautan. d. Kelistrikan. e. Elektronik.&lt;br /&gt;10. Pelopor konferensi Asia Afrika telah mempersiapakan KKA dalam konferensi Colombo yang dihadiri oleh kecuali:&lt;br /&gt;a. Srilanka oleh Sir John Kotelawala.&amp;nbsp; b. Indonesia oleh Ali Sastroamijoyo. c. India Oleh Kanh Kohan.&lt;br /&gt;d. Pakistan oleh Muhammad Ali Jinnah. e. Birma oleh U Nu.&lt;br /&gt;11. Konferensi Istambul 29 Oktober 1888 menetapkan tentang:&lt;br /&gt;a. Kesepakatan membangun Terusan Suez. b. Pemberian status internasional pada Terusan suez.&lt;br /&gt;c. Membentuk kawasan Asia Afrika sebagai imperium besar. d. Pembentukan pasukan perdamaian di kawasan Mesir.&amp;nbsp; e. Keinginan Mesir untuk menasionalisasi Terusan Suez.&lt;br /&gt;12. Yang bukan keputusan yang diambil dalam konferensi Asia Afrika April 1955 adalah:&lt;br /&gt;a. Menghormati hak dasar manusia spt yang tercantum dalam piagam PBB.&lt;br /&gt;b. Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua negara.&lt;br /&gt;c. Mengintervensi soal-soal dalam negera lain.&lt;br /&gt;d. Tidak melakukan ancaman agresi terhadap keutuhan wilayah, kemerdekaan negara lain.&lt;br /&gt;e. Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional.&lt;br /&gt;13. Krisis Suez terjadi sebagai akaibat dari :&lt;br /&gt;a. Mesir melancarkan serangan pada Israel.&lt;br /&gt;b. Inggris melarang Perancis melewati terusan Suez.&lt;br /&gt;c. Keputusan konferensi london tentang internasionalisasi terusan suezdianggap merugikan mesir.&lt;br /&gt;d. Mesir menasionalisasi Terusan Suez.&lt;br /&gt;e. Adanya pertikaian antara Mesir dengan negara OKI.&lt;br /&gt;14. Beberapa faktor penyebab yang mempengaruhi lahirnya DEKRIT Presiden ;&lt;br /&gt;1. Kondisi politik pemerintahan yang makin memburuk&lt;br /&gt;2. Belanda berusaha masuk ke Indonesia.&lt;br /&gt;3. Stabilitas nasional yang makin tak terjaga.&lt;br /&gt;4. Badan Konstituante gagal menyusun UUD.&lt;br /&gt;5. DPR hasil pemilu yang sangat memperhatikan keadaan rakyat.&lt;br /&gt;Yang merupakan penyebab munculnya Dekrit adalah:&lt;br /&gt;a. 1,2,3. b. 2,3,4. c. 3,4,5. d. 1,3,4. e. 2,4,5&lt;br /&gt;15. Dwikora adalah bentuk kegiatan politik luar negeri Indonesia yang dicanangkan Soekarno pada :&lt;br /&gt;a. 31 Mei 1964. b. 31 Juni 1965. c. 13 Mei 1964. d. 13 juni 1965. e. semua salah. &lt;br /&gt;16. Beberapa isi TRIKORA adalah :&lt;br /&gt;1. Gagalkan pembentukan negara boneka buatan kolonial Belanda.&lt;br /&gt;2. Kibarkan sang merah putih di Irian Barat.&lt;br /&gt;3. Persenjatai masyarakat Irian barat.&lt;br /&gt;4. Bersiaplah untuk mobilisasi umum.&lt;br /&gt;5. Berjuang bersama sekutu demi Indonesia.&lt;br /&gt;a. 1,3,5. b. 1,2,3. c. 3,4,5. d. 1,4,5. e. 1,2,4. &lt;br /&gt;17. Belanda Menyerahkan Irian Barat pada Indonesia pada :&lt;br /&gt;a. 1 Agus 1962. b. 1 Okt 1962. c. 1 Des 1962. d. 1 Nov 1962. e. 1 sept 1962.&lt;br /&gt;18. Tuntutan mahasiswa yang disampaikan sejak 12 januari 1966 dikenal dengan ;&lt;br /&gt;a. Tritura. b. Trikora. c. Dwikora. d. Agenda reformasi. e. Trikarya.&lt;br /&gt;19. Hakekat dari Orde Baru adalah :&lt;br /&gt;a. Pelaksanaan amanat rakyat, dari pemilu.&lt;br /&gt;b. Melanjutkan perjuangan orde lama.&lt;br /&gt;c. Melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.&lt;br /&gt;d. Membubarkan PKI, dan partai-partai lainnya yang dinilai ,menghalangi orba.&lt;br /&gt;e. Memajukan Indonesia demi kekuatan indonesia dimata internasional.&lt;br /&gt;20. Langkah awal yang dilakukan Soeharto selaku pengemban SUPERSEMAR adalah:&lt;br /&gt;a. Mengadakan sidang umum MPR.&lt;br /&gt;b. Membubarkan PKI.&lt;br /&gt;c. Mengadakan sidang istimewa MPRS.&lt;br /&gt;d. Memperbaiki hubungan dengan PBB.&lt;br /&gt;e. Membubarkan kabinet Dwikora.&lt;br /&gt;21. Penyimpangan yang terjadi pada masa orde baru antara lain:&lt;br /&gt;a. Dipilihnya Soeharto sebagai presiden.&lt;br /&gt;b. Tampilnya Habiebie sebagai presiden.&lt;br /&gt;c. Ditetapkannya Soeharto sebagai bapak pembangunan.&lt;br /&gt;d. Marak dan berkembangnya KKN.&lt;br /&gt;e. Diterapkannya Repelita.&lt;br /&gt;22. Yang tidak merupakan penyebab terjadinya krisis politik adalah:&lt;br /&gt;a. Merosotnya nilai tukar rupiah. b. Maraknya KKN. c. Hak-hak rakyat dibatasi . d. Tidak adanya kebebasan berpolitik. e. Pemerintah ORBA yang tertutup dan otoriter.&lt;br /&gt;23. Dalam menyelesaikan masalah Timor Timur, maka langkah yang diambil oleh presiden adalah:&lt;br /&gt;a. Menyerahkan masalah Timor Timur sepenuhnya kepada PBB.&lt;br /&gt;b. Mengembalikan Timur Timur pada Portugal.&lt;br /&gt;c. Mencari dukungan negara anggota OKI.&lt;br /&gt;d. Memberikan kemerdekaan penuh.&lt;br /&gt;e. Melakukan jejak pendapat pd Timor Timur.&lt;br /&gt;24. Timor-Timur lepas dari Indonesia terjadi pada masa pemerintahan presiden:&lt;br /&gt;a. Abdurrahman wahid. b. Megawati. S.P. c. B.J . Habiebie d. Soeharto. e. SBY.&lt;br /&gt;25. Berikutnya ini merupakan penyebab terjadinya reformasi bidang ekonomi kecuali:&lt;br /&gt;a. Harga kebutuhan pokok melambung tinggi.&lt;br /&gt;b. Sulitnya mendapat barang kebutuhan pokok.&lt;br /&gt;c. Nilai tukar Rp terhadap Dollar trus melemah.&lt;br /&gt;d. Banyak kredit macet. e. Banyak Nepotisme.&lt;br /&gt;26. Berikut ini merupakan dampak krisis moneter 1998 kecuali :&lt;br /&gt;a. Tinggi angka pengangguran. b. Banyaknya PHK. c. Banyaknya perusahaan yang tutup. d. Harga kebutuhan melambung. &lt;br /&gt;e. Meningkatnya pendapatan negara karena harga BBM naik.&lt;br /&gt;27. Berikut ini merupakan agenda reformasi kecuali :&lt;br /&gt;a. Adili Soeharto dan kroninya.&lt;br /&gt;b. Otonomi daerah se luasnya. &lt;br /&gt;c. Amandemen UUD 1945.&lt;br /&gt;d. Penghapusan Dwifungsi ABRI.&lt;br /&gt;e. Pembekuan DPR dan MPR.&lt;br /&gt;28. Reformasi berasal dari bahasa Inggris refform yang artinya :&lt;br /&gt;a. Pembentukan kembali. b. Perubahan. c. Membentuk baru. d. dioleh kembali. e. semua benar.&lt;br /&gt;29. Langkah membenahi ekonomi oleh kabinet Reformasi adalah :&lt;br /&gt;a. Merekapitulasi kerugian negara.&lt;br /&gt;b. Merekonstruksi masalah ekonomi.&lt;br /&gt;c. Menurunkan nilai Rupiah. &lt;br /&gt;d. membangun Bank baru.&lt;br /&gt;e. Melikuidasi beberapa Bank. &lt;br /&gt;30. Hasil Pemilu 7 Juni 1999 :&lt;br /&gt;1. Golkar. 2. PDI Perjuangan. 3. PPP. 4.PAN. 5 PKB.&lt;br /&gt;Hasil pemilu 1999 berdasarkan perolehan suara adalah:&lt;br /&gt;a. 1, 2, 3. b. 3, 4, 5. c. 2,3,4. d. 2,1,3. &lt;br /&gt;e. 5,4,1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assay :&lt;br /&gt;1. Sebutkan Isi DEKRIT Presiden 5 Juli 1959, dan apa penyebab lahirnya DEKKRIT tersebut ?&lt;br /&gt;2. Jelaskan yang dimaksud dengan peristiwa 27 Juli 1996 ?&lt;br /&gt;3. Sebutkan 5 kesimpulan penyebab krisis ekonomi 1997?.&lt;br /&gt;4. Sebutkan agenda reformasi ?.&lt;br /&gt;Para siswa-siswa djarum black competition harap pelajari dan pahami materi pelajaran berikut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-9220791897336888589?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/9220791897336888589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/ujian-sejarah-djarum-black-competition.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/9220791897336888589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/9220791897336888589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/ujian-sejarah-djarum-black-competition.html' title='Ujian Sejarah Djarum Black Competition Vol 2'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7zS3WJGUI/AAAAAAAAAMI/UMCHIgId6Gg/s72-c/sejarah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-1585775876168118049</id><published>2010-01-02T14:07:00.002+07:00</published><updated>2010-01-02T14:08:02.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Batik Indonesia, Batik Malaysia, dan Hari Batik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7wGooNCEI/AAAAAAAAAMA/D8rjcVPXR9I/s1600-h/batik+hitam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7wGooNCEI/AAAAAAAAAMA/D8rjcVPXR9I/s200/batik+hitam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Oleh Edy M Ya'kub&lt;br /&gt;setelah wayang dan keris diakui UNESCO sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak Benda Warisan Manusia, maka batik pun kini mendapatkan pengakuan itu. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization/UNESCO) sudah mengakui wayang pada tahun 2003 dan mengakui keris pada 2005.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Pengakuan UNESCO terhadap batik itu merupakan proses panjang yang melalui pengujian dan sidang tertutup. Sebelumnya, pada 11-14 Mei 2009 telah dilakukan sidang tertutup dalam penentuan di hadapan enam negara di Paris," kata Menkominfo Muhammad Nuh beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Untuk tanggal 2 Oktober di Abu Dhabi itu, kata Nuh yang juga Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) itu, merupakan sidang terbuka sebagai acara pengukuhan. Dalam keterangan pers Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menyebutkan hari kedua sidang UNESCO "Intergovernmental Committee for Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage" di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, antara lain membahas evaluasi nominasi inskripsi pada Daftar Representatif mengenai Budaya bukan benda Warisan Manusia.&lt;br /&gt;"Dalam ’Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity’ itu, Batik Indonesia disebutkan dalam Rancangan Keputusan 13.44 yang diharapkan dapat disahkan pada sidang akhir pada 2 Oktober 2009 malam," kata Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film Depbudpar, Tjetjep Suparman, yang memimpin delegasi Indonesia pada sidang ke-4 komite itu. Lantas, bagaimana dengan batik yang konon juga ada di negara lain seperti Malaysia, Jepang, China, India, Afrika, Jerman, Belanda, dan negara lainnya?&lt;br /&gt;"Batik Indonesia berbeda dengan batik milik Malaysia dan China, karena negara ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki negara lain," kata Ketua Asosiasi Tenun, Batik, dan Bordir Jawa Timur, Erwin Sosrokusumo. Menurut dia, batik asli Indonesia bukan produksi pabrikan (printing/cap/kain bermotif batik), meski ada pula batik cap yang juga termasuk batik khas Indonesia. "Batik Indonesia sebenarnya sudah dikenal bangsa lain sejak zaman Kerajaan Jenggala, Airlangga, dan Majapahit, namun saat itu bahan utamanya didatangkan dari China. Penyebabnya, kain sebagai bahan dasar membatik sulit diperoleh di Indonesia. Untuk itu, batik memang harus diklaim Indonesia dan bukan negara lain yang mengaku-aku," katanya.&lt;br /&gt;Menanggapi pengakuan tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Arifin T. Hariadi, merasa bangga karena batik sebagai warisan nenek moyang Indonesia bisa memperoleh pengakuan internasional. "Kerajinan Batik Indonesia sudah sepantasnya diangkat menjadi warisan budaya dunia. Untuk itu, bangsa Indonesia tidak perlu khwatir jika negara lain mengakui batik menjadi miliknya," katanya. Menurut dia, klaim yang dilakukan Malaysia dan China dengan alasan memproduksi batik, tentu perlu dilihat bahwa produk itu bukan batik sebenarnya alias "printing" (kain bermotif batik produksi pabrik).&lt;br /&gt;"Kami bersyukur konsep batik kita sulit ditiru karena memiliki ciri khas tertentu, karena itu dengan adanya pengakuan dunia itu, maka seluruh lapisan masyarakat Indonesia ke depan, khususnya Jatim, harus lebih mencintai produk batik dan produk dalam negeri. Minimal mereka berkenan memakai batik satu kali dalam sepekan," katanya. Seni batik di Jawa Timur berkembang di kawasan pesisir, seperti halnya penyebaran Agama Islam di ranah Jawa dengan Wali Songo-nya (lima di antaranya berada di Jatim), semuanya berawal dari pesisir.&lt;br /&gt;Di Tuban dengan Gedog-nya, di Lamongan dengan Pacirannya, dan Surabaya dengan batik Mangrove, Sidoarjo dikenal dengan batik Jetis serta Kenongo, di Madura maupun Banyuwangi dengan Gajah Uling-nya, semuanya berada di wilayah Pantai Utara (Pantura), sedangkan di Selatan berkembang Batik Baronggung di Tulungagung. Motif batik tulis pesisir Jatim, sarat dengan nuansa flora dan fauna maupun benda yang memadukan budaya lokal, Islam dan Tiongkok maupun Eropa. Begitu juga perwarnaan mengadalkan bahan-bahan alami (tumbuhan).&lt;br /&gt;Bila masyarakat sudah mencintai dengan memasyarakatkan batik, kata Arifin, pertumbuhan angka penjualan perajin batik, baik Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), akan semakin meningkat, apalagi di Jatim sekarang sudah ada 191 sentra IKM, sedangkan di sektor batik dan bordir ada 5.926 unit.&lt;br /&gt;Hari Batik&lt;br /&gt;Terkait ikhtiar menumbuhkan kecintaan terhadap batik itulah agaknya usul Universitas Kristen Petra (UKP) Jawa Timur untuk menjadikan 2 Oktober --tanggal pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai warisan pusaka budaya dunia (world heritage) dari Indonesia-- menjadi "Hari Batik Nasional" patut didukung.&lt;br /&gt;"Pengakuan UNESCO pada tanggal 2 Oktober itu merupakan peluang untuk didorong menjadi Hari Batik Nasional," kata Ketua Komunitas Batik Surabaya (KiBaS), Lintu Tulistyantoro.&lt;br /&gt;Menurut dosen Desain Interior pada Fakultas Seni dan Desain Komunikasi Visual UKP itu, Hari Batik Nasional itu perlu dicanangkan untuk mengingatkan masyarakat bahwa batik telah menjadi warisan budaya dunia dari Indonesia pada tanggal itu.&lt;br /&gt;"Untuk memperingatinya, kita tidak harus mengenakan baju batik. Namun, untuk menghargai warisan budaya itu sebaiknya kita mengenakan baju batik pada Hari Batik Nasional," katanya, didampingi Kepala Perpustakaan UKP Surabaya, Aditya Nugraha.&lt;br /&gt;Ia mengakui motif yang mirip batik juga ada di Jepang, China, India, Afrika, Jerman, Belanda, Malaysia, dan negara lainnya. Namun, teknik pembuatan dan budaya pertumbuhan batik di Indonesia memiliki kekhasan.&lt;br /&gt;"Batik di Indonesia merupakan teknik membuat motif kain dengan menorehkan canting berisi lilin, sedangkan di negara lain hanya merupakan cetak atau cap (print) bermotif batik, teknologi batik, dan sebagainya," katanya.&lt;br /&gt;Apalagi, kata pria yang meraih Master of Design dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2004 itu, pertumbuhan batik di Indonesia berkembang seiring budaya yang ada, sedangkan di negara lain lebih bersifat industri.&lt;br /&gt;"Saya sudah mengecek kepada seorang rekan di UNESCO tentang alasan menjadikan batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia, ternyata pengakuan UNESCO itu sudah melalui riset bertahun-tahun. Batik di Indonesia ada motif dan filosofi, bukan sekadar produksi," katanya.&lt;br /&gt;Secara terpisah, sosiolog Islam Prof Dr H. Nur Syam, M.Si. menilai, Hari Batik Nasional itu sangat penting, tetapi pakaian batik hendaknya tidak dipaksakan untuk dipakai pada hari itu. "bergantung konvensi (kesepakatan)," ujarnya.&lt;br /&gt;Ia menegaskan, baju batik itu jangan menjadi sebuah pemaksaan, tetapi biarkan menjadi konvensi, seperti pegawai Departemen Dalam Negeri yang mengenakan baju batik pada hari Kamis dan Jumat, atau pegawai dari instansi lain yang berbatik-ria pada setiap hari Jumat.&lt;br /&gt;"Itu bukan instruksi resmi dan tertulis, tetapi menjadi konvensi. Kalau ada Hari Batik Nasional, saya juga setuju," kata rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya itu.&lt;br /&gt;Terlepas dari itu, UKP akan menyambut pengakuan UNESCO terhadap batik itu dengan menggelar karnaval batik pada tanggal 2 Oktober itu yang dilepas dan diikuti Wali Kota Surabaya Bambang D.H. mulai dari halaman gedung T kampus UKP hingga ke gedung P dengan melewati Jalan Raya Siwalankerto.&lt;br /&gt;Sementara itu, Jurusan Arsitektur Interior di Universitas Ciputra (UC) Surabaya juga merayakan pengakuan UNESCO terhadap batik itu dengan menggelar pameran produk desain batik dan mewajibkan dosen, karyawan, dan mahasiswa mengenakan baju batik pada tanggal itu.&lt;br /&gt;Gubernur Jatim, Soekarwo dalam waktu dekat mengeluarkan surat edaran mengenai kewajiban memakai batik bagi kalangan PNS di Provinsi "Bumi Majapahit", Sebagai tindakan pendahuluan, kebijakan itu akan diterapkan mulai 12 Oktober 2009, bersamaan dengan puncak peringatan Hari Jadi Pemprov.&lt;br /&gt;Catatanku :&lt;br /&gt;Sebagai bentuk apresiasi kita masyarakat Indonesia, kita harus lebih ke apresiasi dengan menggunakan, memakai batik Indonesia. Dan bagi para disainer diharapkan juga makin mengaktifkan kegiatan pendisainan model pakaian dengan dasar batik, dengan mempromosikan nya di dunia internasional. Motif Djarum Black&amp;nbsp; kayaknya juga bagus dan bisa di disain tuh..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-1585775876168118049?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/1585775876168118049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/batik-indonesia-batik-malaysia-dan-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1585775876168118049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1585775876168118049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/batik-indonesia-batik-malaysia-dan-hari.html' title='Batik Indonesia, Batik Malaysia, dan Hari Batik'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz7wGooNCEI/AAAAAAAAAMA/D8rjcVPXR9I/s72-c/batik+hitam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-2479724098297483253</id><published>2010-01-01T15:13:00.000+07:00</published><updated>2010-01-01T17:41:26.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>KETIKA KU BERFIKIR BEDA TENTANG BLOG</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2uTGNLkyI/AAAAAAAAALg/sQ7Mci3H-e8/s1600-h/blackb.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2uTGNLkyI/AAAAAAAAALg/sQ7Mci3H-e8/s200/blackb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pada dasarnya blog memiliki banyak pengertian, namun secara umum ada beberapa pengertian yang bisa dijadikan referensi, diantaranya :&lt;br /&gt;1. WEB dan log (weblog) adalah media di mana pemiliknya menuliskan catatan pengalaman pribadi, opini berupa tulisan maupun gambar yang bisa terus diperbarui dan diakses melalui internet. Pemilik weblog-disebut weblogger-bebas mencurahkan pemikiran baik berupa tulisan maupun gambar di situ, melengkapi dengan desain yang diingini dan melengkapinya dengan fasilitas yang memungkinkan terjadinya interaksi antara pemilik dan pengunjung weblog-nya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Blog adalah situs web pribadi yang sekarang sedang trend digunakan oleh berbagai kalangan, baik itu masyarakat awam ataupun profesional untuk membagikan pengalaman, wawasan, pendapat, portfolio ataupun pandangannya tentang apa saja kepada masyarakat. Web Blog juga sebagai ungkapan jati diri atau keberadaan Anda dalam dunia maya.&lt;br /&gt;3. Definisi blog menurut priyadi adalah:&lt;br /&gt;- Berisi tulisan yang disusun secara kronologis&lt;br /&gt;- Mengandalkan perangkat lunak CMS&lt;br /&gt;- Memiliki fasilitas komentar&lt;br /&gt;- Memiliki format sindikasi, misalnya RSS atau Atom&lt;br /&gt;- Tulisannya dibuat dari sudut pandang pribadi penulisnya.&lt;br /&gt;4. Sebuah Weblog, Web log atau singkatnya Blog, adalah sebuah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah webpage umum. Posting-posting tersebut seringkali dimuat dalam urutan posting secara terbalik, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.&lt;br /&gt;5. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal.&lt;br /&gt;Itulah 5 diantar pengertian blog yang saya ambil, diantara itu tak ada yang menjelaskan tentang blog sebagai media transaksi, ekonomi, perdagangan namun, kenyataannya hampir 80% para blogger yang ada ternyata menjadikan blognya sebagai sarana transaksi ekonomi. Hal ini lah yang mengusik pribadi saya, kenapa blog yang gratis jadi sarana dagang. Kaayaknya ngak menarik kalau saya ikut ikutan dagangan di blog. Sehingga kuputuskan,,NGAK DAGANG DI BLOG KAYAK BLOGGER LAIN, biarlah blog sebagai sarana ekspresi, menulis dan kreasi.&lt;br /&gt;Biarakan saya berkresi, berinovasi seperti para peserta black innovation competition (Blackinnovationawards), yang berfikir kreatif, innovatif, ngak mau ikut arus,,arus dagangan di blog.&lt;br /&gt;Biarkan saya menempatkan black idea dengan pemikiran beda,,aneh dan unik di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-2479724098297483253?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/2479724098297483253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/ketika-ku-berfikir-beda-tentang-blog_01.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2479724098297483253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2479724098297483253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/ketika-ku-berfikir-beda-tentang-blog_01.html' title='KETIKA KU BERFIKIR BEDA TENTANG BLOG'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2uTGNLkyI/AAAAAAAAALg/sQ7Mci3H-e8/s72-c/blackb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3532461266498668548</id><published>2010-01-01T15:00:00.000+07:00</published><updated>2010-01-01T15:08:19.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>I AM IN BLACK</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2rSGTAFfI/AAAAAAAAALY/PHeTISxrGeQ/s1600-h/RRR.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2rSGTAFfI/AAAAAAAAALY/PHeTISxrGeQ/s200/RRR.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Banyak barang-barang kepunyaanku yang berwarna BLACK, ada jaket BLACK lusuh, jas BLACK, jaket Cotton BLACK, jadi 3 yaaa..jumlah jaket ku. Tiga tas laptom BLACK, 5 baju kaos BLACK, Tiga celana BLACK (jeans dan celana dasar).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3 helm BLACK dan 1 peci BLACK, dua sepatu BLACK, 1 sendal BLACK ratusan kantong plastik BLACK walau yang masih tersimpan di kamar kosanku, paling puluhan. Namun kalo dihitung sejak aku mulai belanja, memakai kantong plastik BLACK, mungkin udah ribuan BLACK kantong yang ku pakai. Ehhh jangan lupa,,ada tas raket BLACK, dompet BLACK Tivi yang tiap hari ku pelototi juga berwarna BLACK + Speaker activ BLACK. Dan 2 poin hitamku yang sering,,,dan nyaris udah jadi kewajiban ada tiap aku jalan kemana yaitu laptop BLACK dan motor BLACK. Terimakasih My BLACK point.&lt;br /&gt;Dan sejumlah kata-kata BLACK yang selalu ku ingat : Djarum Black, Djarum Black Menthol, Djarum Black Slimz, Djarum Black Slimznation, Djarum Black Motodify, Djarum Black Night Slalom, Autoblackthrough, Autoblackthrough goes to campus, Blackinnovationawards, Blackinnovationawards goes to campus, Black In News, Black Car Community, Black Motor Community, Black Community.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3532461266498668548?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3532461266498668548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/i-am-in-black.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3532461266498668548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3532461266498668548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/i-am-in-black.html' title='I AM IN BLACK'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2rSGTAFfI/AAAAAAAAALY/PHeTISxrGeQ/s72-c/RRR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-2320348838854100236</id><published>2010-01-01T14:46:00.001+07:00</published><updated>2010-01-01T14:48:20.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Inilah Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas (1)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2oMLXXYsI/AAAAAAAAALI/jQKcjzx94CQ/s1600-h/cikeas.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2oMLXXYsI/AAAAAAAAALI/jQKcjzx94CQ/s320/cikeas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;INILAH.COM, Jakarta - Buku ini ditulis oleh George Junus Aditjondro. Judul lengkapnya: Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century. Dilaunching hari Rabu (23/12) di Yogya. Hari Sabtu (26/12), buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran. Inilah cuplikan halaman pertama buku ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan…. &lt;br /&gt;Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”&lt;br /&gt;Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.&lt;br /&gt;Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya. &lt;br /&gt;Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.&lt;br /&gt;Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&lt;br /&gt;Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009.[bersambung/ims]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas (2)&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta - Inilah cuplikan halaman 2 dan 3 dari buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12).&lt;br /&gt;Dari berbagai pemberitaan di media massa dan internet, nama dua orang nasabah terbesar Bank Century telah muncul ke permukaan, yakni Hartati Mudaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna, yang menyimpan trilyunan rupiah di bank itu sejak 1998. &lt;br /&gt;Sebelum Bank Century diambilalih oleh LPS, Boedi Sampoerna, seorang cucu pendiri pabrik rokok PT HM Sampoerna, Liem Seng Thee, masih memiliki simpanan sebesar Rp Rp 1.895 milyar di bulan November 2008, sedangkan simpanan Hartati Murdaya sekitar Rp 321 milyar. &lt;br /&gt;Keduanya sama‐sama penyumbang logistik SBY dalam Pemilu lalu. Beberapa depositan kelas kakap lainnya adalah PTPN Jambi, Jamsostek, dan PT Sinar Mas. Boedi Sampoerna sendiri, masih sempat menyelamatkan sebagian depositonya senilai US$ 18 juta, berkat bantuan surat‐surat rekomendasi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri waktu itu, Komjen (Pol) Susno Duadji, tanggal 7 dan 17 April 2009 (Rusly 2009: Haque, 2009; Inilah.com, 25 Febr 2009; Antara News, 10 Ag. 2009; Vivanews.com, 14 Sept. 2009; Forum Keadilan, 29 Nov. 2009: 14).&lt;br /&gt;BANTUAN GRUP SAMPOERNA UNTUK HARIAN JURNAS&lt;br /&gt;Apa relevansi informasi ini dengan keluarga Cikeas? &lt;br /&gt;Boedi Sampoerna ditengarai menjadi “salah seorang penyokong SBY, termasuk dengan menerbitkan sebuah koran” (Rusly 2009: 48). &lt;br /&gt;Ada juga yang mengatakan” Sampoerna sejak beberapa tahun lalu mendanai penerbitan salah satu koran nasional (Jurnas/Jurnal Nasional) yang menjadi corong politik Partai SBY” (Haque 2009).&lt;br /&gt;Dugaan itu tidak 100% salah, tapi kurang akurat. Untuk itu, kita harus mengenal figur‐figur keluarga Sampoerna yang memutar roda ekonomi keluarga itu, setelah penjualan 97% saham PT HM Sampoerna kepada maskapai transnasional AS, Altria Group, pemilik pabrik rokok AS, Philip Morris, di tahun 2005, seharga sekitar US$ 2 milyar atau Rp 18,5 trilyun. &lt;br /&gt;Liem Seng Tee, yang mendirikan pabrik rokok itu di tahun 1963 bersama istrinya, Tjiang Nio, mewariskan perusahaan itu kepada anaknya, Aga Sampoerna (Liem Swie Ling), yang lahir di Surabaya tahun 1915. Aga Sampoerna kemudian menyerahkan perusahaan itu kepada dua orang anaknya, Boedi Sampoerna, yang lahir di Surabaya, tahun 1937, serta adiknya, Putera Sampoerna, yang lahir di Amsterdam, 13 Oktober 1947 (PDBI 1997: A‐789 – A‐796; Warta Ekonomi, 18‐31 Mei 2009: 43, 49).&lt;br /&gt;Sesudah menjual pabrik rokoknya kepada Philip Morris, Putera menyerahkan pengelolaan perusahaan pada anak bungsunya, Michael Joseph Sampoerna, yang telah mengembangkan holding company keluarga yang baru, Sampoerna Strategic, ke berbagai bidang dan negara. &lt;br /&gt;Misalnya, membeli 20% saham perusahaan asuransi Israel, Harel Investment Ltd dan saham dalam kasino di London, dan berencana membuka sejuta hektar kelapa sawit di Sulawesi, berkongsi dengan kelompok Bosowa milik Aksa Mahmud, ipar Jusuf Kalla (Investor, 21 Ag.‐3 Sept. 2002: 19; Prospektif, 1 April 2005: 48; Globe Asia, Ag. 2008: 52‐53, Ag. 2009: 100‐101).[bersambung/iaf/ims]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas (3)&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta - Inilah cuplikan halaman 3 dari buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12).&lt;br /&gt;Namun ada seorang kerabat Boedi dan Putera Sampoerna, yang tidak pernah memakai nama keluarga mereka. Namanya Sunaryo, seorang kolektor lukisan yang kaya raya, yang mengurusi pabrik kertas Esa Kertas milik keluarga Sampoerna di Singapura yang hampir bangkrut, dan sedang bermasalah dengan Bank Danamon. &lt;br /&gt;Menurut sumber‐sumber penulis, sejak pertama terbit tahun 2006, Sunaryo mengalirkan dana Grup Sampoerna ke PT Media Nusa Perdana, penerbit harian Jurnal Nasional di Jakarta.&lt;br /&gt;Perusahaan itu kini telah berkembang menjadi kelompok media cetak yang cukup besar, dengan harian Jurnal Bogor, majalah bulanan Arti, dan majalah dwimingguan Explo. Boleh jadi, dwimingguan ini merupakan sumber penghasilan utama perusahaan penerbitan ini, karena penuh iklan dari maskapai-maskapai migas dan alat‐alat berat penunjang eksplorasi migas dan mineral.&lt;br /&gt;Secara tidak langsung, dwi‐mingguan Explo dapat dijadikan indikator, sikap Partai Demokrat – dan barangkali juga, Ketua Dewan Pembinanya – terhadap kebijakan‐kebijakan negara di bidang ESDM.&lt;br /&gt;Misalnya dalam pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), yang tampaknya sangat dianjurkan oleh Redaksi Explo (lihat tulisan Noor Cholis,“PLTN Muria dan Hantu Chernobyl”, dalam Explo, 16‐31 Oktober 2008, hal. 106, serta berita tentang PLTN Iran yang siap beroperasi, September lalu dalam Explo, 1‐15 April 2009, hal. 79).&lt;br /&gt;Pemimpin Umum harian Jurnas berturut‐turut dipegang oleh Asto Subroto (2006‐2007), Sonny (hanya beberapa bulan), dan N Syamsuddin Ch. Haesy (2007 sampai sekarang). Kedua pemimpin umum pertama bergelar Doktor dari IPB, dan termasuk pendiri Brighton Institute bersama SBY.&lt;br /&gt;Selama tiga tahun pertama, ada dua orang fungsionaris PT Media Nusa Perdana yang diangkat oleh kelompok Sampoerna, yakni Ting Ananta Setiawan, sebagai Pemimpin Perusahaan, dan Rainerius Taufik sebagai Senior Finance Manager atau Manajer Utama Bisnis. &lt;br /&gt;Dalam Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar PT Media Nusa Perdana, yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakartam 5 Maret 2007, namanya tercantum sebagai Direktur merangkap pemilik dan penanggungjawab.&lt;br /&gt;Sementara itu, kesan bahwa perusahaan media ini terkait erat dengan Partai Demokrat tidak dapat dihindarkan, dengan duduknya&lt;br /&gt;Ramadhan Pohan, Ketua Bidang Pusat Informasi BAPPILU Partai Demokrat sebagai Pemimpin Redaksi harian Jurnal Nasional dan majalah Arti, serta Wakil Ketua Dewan Redaksi di majalah Explo.&lt;br /&gt;Sebelum menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Jurnas, Ramadhan Pohon merangkap sebagai Direktur Opini Publik &amp;amp; Studi Partai Politik Blora Center, think tank Partai Demokrat yang mengantar SBY ke kursi presidennya yang pertama. &lt;br /&gt;Barangkali ini sebabnya, kalangan pengamat politik di Jakarta mencurigai bahwa dana kelompok Sampoerna juga mengalir ke Blora Center . &lt;br /&gt;Soalnya, sebelum Jurnas terbit, Blora Center menerbitkan tabloid dwi‐mingguan Kabinet, yang menyoroti kinerja anggota‐anggota Kabinet Indonesia Bersatu. Sementara itu, Ramadhan Pohan baru saja terpilih menjadi anggota DPR‐RI dari Fraksi Demokrat,mewakili Dapil VII Jawa Timur (Jurnalnet.com, 25 Febr. 2005; Fajar, 21 Juni 2005; ramadhanpohan.com, 14 Okt. 2009).[bersambung/iaf/ims&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas (4)&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta - Inilah lanjutan cuplikan isi buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12). Kutipan ini diambil dari halaman 5 dan 6:&lt;br /&gt;Kembali ke kelompok Jurnas dan hubungannya dengan Grup Sampoerna, di tahun 2008, Ting Ananta Setiawan mengundurkan diri darijabatan Pemimpin Perusahaan, yang kini dirangkap oleh Pemimpin Umum, N. Syamsuddin Haesy. &lt;br /&gt;Namun nama Ananta Setiawan tetap tercantum sebagai Pemimpin Perusahaan, sebagai konsekuensi dari SIUP PT Media Nusa Perdana. &lt;br /&gt;Mundurnya Ananta Setiawan secara de facto terjadi seiring dengan mengecilnya saham Sampoerna dalam perusahaan media itu, dan meningkatnya peranan Gatot Murdiantoro Suwondo sebagai pengawas keuangan perusahaan itu. Isteri Dirut BNI ini, dikabarkan masih kerabat Ny. Ani Yudhoyono (McBeth 2007).&lt;br /&gt;Berapa besar dana yang telah disuntikkan Grup Sampoerna ke kelompok Jurnas? &lt;br /&gt;Menurut SIUP PT Media Nusa Perdana yang diterbitkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta, 5 Maret 2007, nilai modal dan kekayaan bersih perusahaan itu sebesar Rp 3 milyar. &lt;br /&gt;Namun jumlah itu, hanya cukup untuk sebulan menerbitkan harian Jurnal Nasional, yang biaya cetak, gaji, dan biaya‐biaya lainnya kurang lebih Rp 2 milyar sebulan. Berarti biaya penerbitan tahun pertama (2006), sekitar Rp 24 milyar. Tahun kedua (2007), turun menjadi sekitar Rp 20 milyar, setelah koran dan majalah‐majalah terbitan PT Media Nusa Perdana mulai menarik langganan dan iklan. &lt;br /&gt;Tahun ketiga (2008), sekitar Rp 18 milyar, dan tahun keempat (2009) sekitar Rp 15 milyar. Berarti kelompok media cetak ini telah menyedot modal sekitar Rp 90 milyar, mengingat Jurnal Bogor menyewa kantor sendiri di Bogor , dan punya rencana untuk berdiri sendiri, dengan perusahaan penerbitan sendiri. &lt;br /&gt;Selain biaya cetak yang tinggi untuk seluruh Grup Jurnas, pos gaji wartawan kelompok media ini tergolong cukup tinggi. Gaji pertama wartawan Jurnas tahun 2006 mencapai Rp 2,5 juta sebulan, tiga kali lipat gaji wartawan baru Jawa Pos Group.&lt;br /&gt;Kecurigaan masyarakat bahwa keluarga Sampoerna tidak hanya menanam modal di kelompok media Jurnal Nasional, tapi juga di simpul-simpul kampanye Partai Demokrat yang lain, yang juga disalurkan lewat Bank Century, bukan tidak berdasar. Soalnya, Laporan Keuangan PT Bank Century Tbk Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal‐Tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 menunjukkan bahwa ada penarikan simpanan fihak ketiga sebesar Rp 5,7 trilyun.&lt;br /&gt;Selain itu, Ringkasan Eksekutif Laporan Hasil Investigasi BPK atas Kasus PT Bank Century Tbk tertanggal 20 November 2009 menunjukkan bahwa Bank Century telah mengalami kerugian karena mengganti deposito milik Boedi Sampoerna yang dipinjamkan atau digelapkan oleh Robert Tantular dan Dewi Tantular sebesar US$ 18 juta – atau sekitar Rp 150 milyar ‐‐ dengan dana yang berasal dari Penempatan Modal Sementara LPS.[bersambung/iaf/ims]&lt;br /&gt;. Sebagai pembaca kita mulai berfikir apakah pemimpin bangsa akan bernasib seperti produk PT. Djarum "The President yang dicabut dari peredaran", atau mampu bertahan dan tetap eksis seperti Djarum Black.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-2320348838854100236?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/2320348838854100236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/inilah-isi-buku-membongkar-gurita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2320348838854100236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/2320348838854100236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2010/01/inilah-isi-buku-membongkar-gurita.html' title='Inilah Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas (1)'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sz2oMLXXYsI/AAAAAAAAALI/jQKcjzx94CQ/s72-c/cikeas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-1219855586510547248</id><published>2009-12-31T22:06:00.003+07:00</published><updated>2009-12-31T22:13:49.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Black Blak-Blakan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szy9qvcAFGI/AAAAAAAAAKs/lWqDPSxMvjo/s1600-h/black,cat..jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szy9qvcAFGI/AAAAAAAAAKs/lWqDPSxMvjo/s200/black,cat..jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Djarum Black Blog Competition adalah suatu kompetisi menulis dikalangan blogger Indonesia. Tulisan memuat pengalaman sehari-hari dan pandangan individu terhadap suatu hal. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk pendaftaran dilakukan di :&lt;span class="fullpost"&gt; www.autoblackthrough.com/blogcompetition/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keywords Wajib adalah kata kunci yang wajib ada pada tulisan dengan jumlah minimal 2 dari daftar berikut :&lt;br /&gt;Djarum Black, Djarum Black Menthol, Djarum Black Slimz, Djarum Black Slimznation, Djarum Black Motodify, Djarum Black Night Slalom, Autoblackthrough, Autoblackthrough goes to campus, Blackinnovationawards, Blackinnovationawards goes to campus, Black In News, Black Car Community, Black Motor Community, Black Community.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ajang kompetisi ini mengajak kita blak-blakan bercerita tentang ide, pemikiran, dan keadaan sekitar, sedangkan untuk kreasi blog, dalam kompetisi ini kita juga di ajak blak-blakan untuk mengkreasikan diri sesuai keinginan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-1219855586510547248?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/1219855586510547248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/black-blak-blakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1219855586510547248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1219855586510547248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/black-blak-blakan.html' title='Black Blak-Blakan'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szy9qvcAFGI/AAAAAAAAAKs/lWqDPSxMvjo/s72-c/black,cat..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-5192949206051503014</id><published>2009-12-31T04:52:00.007+07:00</published><updated>2009-12-31T22:23:06.783+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Geomap a free widget visitor maps</title><content type='html'>&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SzvWSHqo7CI/AAAAAAAAAKk/ukHAgIv7c4s/s1600-h/goomap.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SzvWSHqo7CI/AAAAAAAAAKk/ukHAgIv7c4s/s200/goomap.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Hampir semua pengguna internet saat ini pasti mengenal Google. Kehadiran mesin pencari (search engine) itu memang membuat proses pencarian informasi menjadi lebih mudah. Berterimakasihlah kepada Marissa Ann Mayer, Vice President untuk Search Product and User Experience di Google.&lt;br /&gt;Berkat visinya, saat ini Anda dapat menikmati berbagai inovasi perusahaan mesin pencari tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt; Mayer bertindak sebagai ''penjaga pintu'' untuk proses rilis produk, yang menentukan kapan atau apakah produk Google tertentu siap untuk diluncurkan kepada pengguna. Salah satu produk barunya yang sering digunakan juga oleh para penikmat dunia maya, termasuk para blogger yang ikut serta dalam Black BlogCompetition 2, dan para pencari informasi geografis adalah : &lt;a href="http://www.geovisite.com/en/geomap.php"&gt;Geomap a free widget visitor maps&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-5192949206051503014?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.geovisite.com/en/geomap.php' title='Geomap a free widget visitor maps'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/5192949206051503014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/geomap-free-widget-visitor-maps.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5192949206051503014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/5192949206051503014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/geomap-free-widget-visitor-maps.html' title='Geomap a free widget visitor maps'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SzvWSHqo7CI/AAAAAAAAAKk/ukHAgIv7c4s/s72-c/goomap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-1916478394514264432</id><published>2009-12-30T09:21:00.000+07:00</published><updated>2009-12-30T09:22:10.277+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Pendidikan'/><title type='text'>PANDUAN PENULISAN SKRIPSI SEJARAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szq4Md6xbeI/AAAAAAAAAKI/zGhNvEHDYqQ/s1600-h/borobudur+koe.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szq4Md6xbeI/AAAAAAAAAKI/zGhNvEHDYqQ/s200/borobudur+koe.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(oleh : Irwan Setiawan, S.Pd)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;I. PENDAHULUAN &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Insan ilmiah sudah seharusnya mampu menyajikan dan membuat karya ilmiah sendiri dalam bentuk tulisan. Oleh sebab itu mahasiswa sebagai bagian dari kelompok masyarakat ilmiah juga harus mau berlatih, belajar menulis karya ilmiah yang pada bagian akhir perkuliahannya pun akan dituntut untuk membuat dan menyajikan karya ilmiahnya dalam bentuk makalah ilmiah, tugas akhir, skripsi untuk jenjang S-1, sedangkan untuk S-2 mahasiswanya dituntut meneyelasaikan tesis dan untuk jenjang pendidikan S-3 diwajibkan menyelesaikan disertasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Khusus di program studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat dibuatlah buku panduan penulisan proposal dan skripsi ini dengan harapan terdapatnya kesamaan persepsi tentang tekhnik dasar penulisan skripsi untuk mahasiswanya. Dengan adanya buku panduan ini diharapkan mahasiswa memiliki format dasar yng sama dalam melakukan tahap demi tahap proses yang harus dilalui dalam penulisan karya ilmiah, sehingga standar-standar tulisan ilmiah yang diharapkan dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai sebuah standar penulisan ilmiah di lingkungan program studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat, buku pedoman ini mengacu pada berbagai literatur yang relevan antara lain : Pedoman Penulisan Skripsi dan Makalah STKIP PGRI Sumatera Barat yang telah ada sebelumnya, Pedoman Penyajian Karya Ilmiah Seri Pustaka IPB, Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi Sejarah keluaran Jurusan Sejarah Universitas Negeri Padang, Pedoman Penulisan Proposal Penelitian dan Tesis terbitan Program Pascasarjanan Universitas Andalas, Panduan Pelaksanaan Hibah Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Program Kreativitas Mahasiswa, Edisi VII oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, disamping referensi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;II. ATURAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;STKIP PGRI SUMATERA BARAT&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Syarat mahasiwa yang bisa ikut menyajikan (seminar) proposal dan diuji dalam ujian skripsi adalah :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Telah mengikuti seminar proposal minimal 5 kali, yang dibuktikan dengan kartu hadir seminar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Mahasiswa yang menyajikan proposalnya minimal telah menyelesaikan 110 sks perkuliahan, sedangkan bagi yang ujian skripsi haruslah telah menyelesaikan seluruh mata kuliah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Telah menyelesaikan konsultasi proposal dan skripsi dengan dosen pembimbing dan ini terbukti dengan diberinya izin untuk seminar proposal atau ujian skripsi oleh pembimbing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Siap, sehat, dan bersedia mengikuti seminar proposal dan ujian skripsi dengan baik minimal 15 rangkap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Memperbanyak proposal dan skripsi, sesuai dengan jumlah dosen yang ditunjuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Menyerahkan perbanyakan proposal dan skripsi minimal seminggu sebelum seminar atau ujian skripsi dilangsungkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Peserta ujian diwajibkan mengenakan pakaian rapi, bersih, dengan baju warna putih dan celana / rok warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;8. Pembimbing harus hadir saat seminar atau ujian skripsi berlangsung. Minimal salah seorang dari 2 orang pembimbing yang telah ditunjuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;9. Nilai ujian skripsi berasal dari akumulasi nilai-nilai yang diberikan pembimbing, penguji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;III. PROPOSAL PENELITIAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PENGERTIAN PROPOSAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Proposal adalah suatu rencana, yang kalau diterjemahkan rencana itu terkadang diterima bahkan ada kemungkinan di tolak, tentu dengan alasan yang menguatkan tentang keberadaanya apakah diterima atau ditolak. Proposal dapat diartikan secara sederhana dengan: Suatu pernyataan tentang sebuah rencana yang mempunyai tujuan tertentu dengan langkah-langkah kegiatan yang direncanakan sebaik mungkin[1]. Secara sederhana proposal akan mencakup: pernyataan suatu program atau rencana tertentu, janji untuk melakukan sesuatu, rencana penelitian dan yang terakhir adalah mengikuti alur, renca kerja dan jadwal kerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menyusun sebuah proposal penulis seharusnya telah memiliki pengetahuan awal atau Penelitian penjajakan awal tentang bahasan atau persoalan yang akan ditelitinya. Bahkan secara garis besar dapat dijelaskan bahwa seorang yang telah memiliki proposal yang bagus, matang telah memiliki 50 % data dari penyelesaian tulisan ilmiahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;BAGIAN-BAGIAN DALAM PROPOSAL PENELITIAN SEJARAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Latar belakang masalah adalah bagian awal dari sebuah proposal penelitian. Bagian ini merupakan jawaban atas pertanyaan mengapa sebuah topik penelitian yang diusulkan oleh mahasiswa itu layak diteliti. Didalamnya terdapat argumen ilmiah yang dipaparkan berkaitan dengan kebaruan (novelty) topik penelitian dan relevansinya dengan masa sekarang sehingga patut diteliti. Dengan demikian latar belakang masalah dalam sebuah penelitian atau proposal penelitian berisikan alasan atau argumen apa pentingnya masalah tersebut diangkat menjadi sebuah penelitian ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masalah penelitian secara ilmiah diawali dengan melihat adanya perbedaan antara konsep ideal (das solen) dengan realitas (das sein). Pada bagian latar belakang ini juga telah mulai diidentifikasi pokok masalah yang akan diteliti. Penelitian ini dapat dilakukan dengan dasar survey kepustakaan, dengan menunjukkan ada aspek atau dimensi yang belum ditulis atau perlu ditinjau kembali. Jadi perlu digaris bawahi bahwa pada latar belakang masalah tidak menuliskan latar belakang sejarah atau latar belakang peristiwa dari topik yang diteliti. Bagian ini, tegasnya harus memuat latar belakang penulis memilih topik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan membaca sub bab ini orang akan paham atau mengerti alasan atau dasar pemikirannya kenapa kita memilih topik atau masalah tersenut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Batasan dan Rumusan Masalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada bagian ini masalah harus dirumuskan secara lebih tegas. Apa persisnya masalah yang akan dibahas dalam rancangan penelitian. Biasanya dimunculkan dalam bentuk pertanyaan penelitan (reseach question).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Studi sejarah memiliki 3 batasan masalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Ruang lingkup masalah, apa masalah yang akan diteliti dan yang tidak akan diteliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Batasan geografis (scope spatial) , yaitu menerangkan batasan ruang lingkup secara geografis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Batasan waktu (scope temporal), yaitu menjelaskan batasan waktu dan sekaligus menerangkan mengapa batasan waktunya dibuat demikian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam model penelitian sejarah ada dua kualifikasi pertanyaan yang berpengaruh kepada bobot jawaban yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama, Pertanyaan deskriptif yaitu mengajukan pertanyaan SIAKIB (Siapa, Apa, Kapan, Dimana, dan Bagaimana).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedua, Pertanyaan analitik, biasanya diajukan dengan kata-kata ”mengapa”. Artinya jawaban pertanyaan memerlukan penjelasan (eksplanasi) hubungan sebab akibat, atau korelasi bebepara faktor atau aspek tertentu. Pertanyaan deskriptif biasanya akan menghasilkan sejarah diskriptif, sedangkan pertanyaan analitik akan menghasilkan sejarah analitik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertanyaan analitik dapat juga dilihat dari pertanyaan yang biasanya diawali dengan kata: sejauhmana, sampai seberapa jauh, apa hubungan —– dengan—-. Yang penting dari pertanyaan analitik adalah akan tergambarnya adanya hubungan antara dua variabel (faktor) atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan dan Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam kata tujuan dan manfaat terkandung arti yang berbeda, tetapi mestilah sejalan atau tidak bertentangan satu sama lain. Tujuan penelitian adalah sasaran apa yang akan dipelajari dan yang akan dicapai dalam sebuah penelitian. Tujuan penelitian ini harus sejalan dan relevan dengan pertanyaan penelitian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan penelitan biasanya dimunculkan dengan menggunakan kata-kata antara lain :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Untuk memperoleh gambaran tentang hubungan ………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Untuk mendeskripsikan…….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Untuk memberikan telaah tentang ……&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Untuk menganalisis hubungan……&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5). Untuk menjelaskan latar belakang terjadinya……&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan harus sejalan (relevan) dengan perumusan persoalan atau pertanyaan penelitian yang diajukan pada bagian perumusan masalah. Pertanyaan penelitian atau rumusan masalah yang relevan dengan tujuan penelitian akan membuat atau memperlihatkan konsistensi sebuah penelitan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Manfaat penelitian menerangkan apa yang diperoleh dari penelitian tersebut. Manfaat penelitian ilmiah dapat dilihat dalam dua tingkat yang berbeda:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Riset untuk riset. Sumbangan bagi ilmu pengetahuan atau terhadap disiplin ilmu tertentu, baik dalam bentuk pengayaan informasi faktual, maupun sumbangan pengetahuan teoritis atau metodologis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Riset untuk sesuatu. Kemungkinan sumbangannya untuk kegunaan praktis atau penerapan, baik sebagai masukan terhadap kebijakan pada lembaga tertentu maupun penerapannya di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh pernyataan manfaat penelitan yang menggambarkan: Riset untuk riset:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Penelitian ini dapat menjadi awal dari penelitian tentang ……… selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Penelitian ini dapat menambah pengetahuan kita tentang ilmu…….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh pernyataan manfaat penelitan yang menggambarkan: Riset untuk sesuatu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi dinas…….tentang….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Menambah koleksi perpustakaan………tentang……..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;c). Penelitian ini menambah pengetahuan penulis dan pembaca tentang……..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinjauan pustaka memuat tiga aspek penting yaitu: Kerangka konseptual, kajian kepustakaan relevan,dan kerangka pemikiran peneliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kerangka konseptual adalah: Kajian kepustakaan yang membeberkan konsep-konsep, teori-teori, ide-ide, pengalaman-pengalaman dari para ahli dalam area masalah yang akan diteliti. Paling tidak kerangka konseptual itu berfungsi untuk:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Mensistematiskan pengetahuan tentang dunia realitas atau gejala yang tengah depelajari atau yang akan diteliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Menerangkan jalan fikiran peneliti tentang bagaimana masalah yang diteliti harus dibedah dengan mengacu pada alat bantu konseptual yang relevan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kerangka berfikir merupakan konstruksi pemikiran yang dikembangkan dari kerangka berfikir dan konseptual dalam kaitan dengan topik penelitian yang dipilih. Dalam bagian ini perlu dikemukakan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Definisi-difinisi operasional tentang variabel penelitian. Jadi definisi-definisi penting dan perlu diketahui oleh peneliti dan pembaca yang perlu diperdalam, maka di jelaskan dalam tinjauan pustaka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Menempatkan variabel yang telah didefinisikan ke dalam kerangka pengertian-pengertian (konsep-konsep) tertentu. Konsep-konsep ini dapat dipinjam dari penelitian yang telah ada, dan dari penelitian-penelitian ilmu lain seperti: Konsep-konsep dari ilmu sosiologi, antropologi, geografi, ekonomi, danlain-lain yang akan bermanfaat dalam proses penelitian. Dari teori biasanya akan ditemukan penjelasan mengenai skema-skema konseptual dalam rangka menerangkan sebab akibat suatu masalah. Jadi permasalaha pada umumnya adalah bagaimana menentukan konsep yang cocok untuk digunakan dalam sebuah penelian. Untuk menyelesaikan masalah itu kita harus paham terlebih dahulu tentang penelitian dan kajian apa yang akan kita kupas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Hubungan konsep-konsep yang dipinjam (dari studi kepustakaan), ilmu sosial lainya akan membuat peneliti (ilmu sejarah) memahami dan dapat mengusahakan kedalaman penelitian yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya, kerangka pemikiran dalam sebuah penelitian lebih dekat dengan kerangka konseptual atau teori yang dipakai tetapi lebih memperlihatkan pilihan kerangka pikir yang diperkirakan dengan masalah yang akan diteliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kajian kepustakaan relevan yaitu: Uraian yang memuat buku atau karya yang telah ditulis tentang topik yang hendak diteliti, baik berupa makalah, skripsi, tesis atau disertasi. Kajian kepustakaan yang relevan ini juga berasal dari hasil penelitian yang dicetak menjadi buku. Uraian yang dituliskan adalah selain segi yang bertautan, penting juga diungkapkan sisi yang tidak dibicarakan, tetapi dalam topik penelitian yang direncanakan menjadi fokus utama atau uraian yang (akan) sangat berguna bagi peneliti nanti ketika menulis skripsinya. Jadi dalam uraian ini akan sangat berguna bagi penelitian yang bersangkutan dengan mengkaji tulisan-tulisan sebelumnya, atau sekiranya telah ditulis akan memperlihatkan segi-segi yang masih relevan untuk dikembangkan atau diteliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari proses awal penelitian sampai ke tahapan penulisan ada beberapa kata penghubung yang harus diperhatikan, karena dapat membawa kita pada kesalah pahaman atau kesesatan seperti kata: karena, meskipun, dan tetapi, dan lain-lain[2]. Kata-kata tersebut harus diperhatikan dimana kita menempatkan dan bagaimana posisinya dalam kalimat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Metode Penelitian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada bagian ini diuraikan metode yang akan digunakan. Metode dasar (basic method) dalam disiplin sejarah mencakup serangkaian langkah-langkah dan prosedur kerja melalui 4 (empat) tahap berikut[3]:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Heuristik (Pengumpulan data), menerangkan tentang kemungkinan dimana tempat data penelitian bisa ditemukan dan jenis data yang akan dikumpulkan. Pada penelitian sejarah akan dikumpulkan data tertulis dan lisan, yang bila dikategorikan pada kualitas sumber disebut data primer ataupun data skunder. Pengumpulan data ini dapat diperoleh dari perpustakaan, dapat berupa buku, hasil penelitian, makalah, koran, majalah, dan lain-lain. Bahkan akan lebih baik sumber penelitian yang berasal dari zaman yang sama dengan periode temporal penelitian seperti surat-surat penting, dokumen, foto, buku terbitan dan bahasan yang sama. Untuk membantu penelitian kita bisa juga melakukan wawancara dengan golongan (kelompok), orang-orang penting yang dirasa perlu untuk mengungkapkan persoalan yang diteliti. Pada bagian ini peneliti juga menjelaskan golongan apa yang akan diteliti dan pokok-pokok apa yang akan ditanya. Dalam pelaksanaannya peneliti telah menyusun daftar pertanyaan yang akan diajukan dalam wawancara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Kritik Sumber (analisis / verifikasi data), Kritik sumber dapat dikelompokkan pada kritik ekstern dan kritik intern.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Kritik Eksteren. Yaitu proses melihat keaslian sumber, terutama dilihat dari segi kasat mata, apakah sumber dari hasil foto copy, tulisan tangan, stensilan, percetakan. Apakah sumber itu dapat teruji kebenarannya atau ada yang menimbulkan kecurigaan seperti bekas hapusan, tambahan, atau terdapat ketidak sesuaian antara sumber dengan zamannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Kritik Interen. Kritik yang bertujuan untuk mengkaji keaslian, kebenaran data. Pada bagian ini proses yang mungkin dilakukan adalah dengan melihat ejaan yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Analisis-Sintesis dan Interpretasi. Dibagian ini dilakukan kegiatan tahap analisis dan interpretasi dengan menggabungkan, mengelompokkan sumber-sumber yang se-tema dan kegiatan membandingkan serta kegiatan menghubungkan berbagai jenis data yang telah teruji kebenaran dan kesesuaiannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Historiografi, Penulisan Laporan Penelitian. Penyajian hasil penelitian dalam bentuk tulisan yang telah melewati seluruh aturan, tahap atau proses yang direncanakan. Hal ini disebut juga dengan penyajian hasil temuan atau rekonstruksi sejarah secara keseluruhan dalam bentuk tulisan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kerangka Isi Sementara (Outline Sementara)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada bagaian ini penulis menuangkan rencana isi tulisan yang akan di buat. Dapat dibuat dengan langsung menyajikan struktur bab yang akan dikembangkan bila proposal penelitian diterima.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penegmbangan kerangka isi sementara ini dapat dilakukan dengan membuat:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Sistematika Penulisan : Bagian ini memberi gambaran isi masing-masing bab yang direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Daftar isi tentatif : Menjelaskan kemungkinan isi tulisan hasil penelitian dengan merinci masing-masing bab kedalam sub-sub bab yang telah berupa daftar ini sementara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar pustaka memuat sumber-sumber yang menjadi acuan dalam penulisan (proposal) karya ilmiah. Susunan daftar pustaka ini disesusaikan dengan abjad nama penulis (sesuai acuan penulisan daftar pustaka.).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam penelitian dan karya ilmiah ilmu sejarah dapat dibagi atas tiga kelompok:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Daftar pustaka dan sumber-sumaber dari buku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Sumber yang termasuk pada kelompok makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Sumber-sumber yang termasuk dalam kelompok dokumen, arsip.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;IV. SKRIPSI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Skripsi merupakan karangan ilmiah yang harus disiapkan oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana (S-1). Sebagai sebuah tulisan ilmiah, skripsi memiliki bagian sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bab ini memuat :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Batasan dan Rumusan Masalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujauan dan Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Metode Penelitian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagian a sampai e sama dengan yang dibuat pada proposal penelitian sementara pada metode penelitian pada skripsi memiliki sedikit perbedaan dengan proposal penelitian, karena pada skripsi metode yang direncanakan pada proposal telah peneliti lakukan jadi langkah-langkah itu telah dilalui. Sehingga perlu di tambahkan dengan beberapa buah sumber yang digunakan, dengan siapa wawancara yang telah dilakukan, bagaimana proses kritik sumber yang telah dilakukan, bagaimana proses analisi-sintesis dan interpretasi hingga sampai pada tahapan historiografi sehingga jelas terlihat bagaimana proses yang anda lalui sewaktu dilapangan. Tapi jangan sampai penjelasan ini berlebihan. Dapat dikatakan bahwa pada bagian metode penelitian pada skripsi lebih aplikatif karena sudah anda kerjakan atau alami dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembahasan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada bagian ini memuat hasil yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. Bagian ini tentu sangat relatif bentuknya, karena masing-masing peneliti (mahasiswa) memiliki masalah yang berbeda dan tentunya dalam bagian pembahasan yang juga berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Bab dan Sub Bab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembahasan bab dan sub bab merupakan pancaran dari penelitian secara keseluruhan. Bab memiliki sub-sub bab, sub-sub bab bisa juga didukung lagi oleh anak sub bab. Semua bagian-bagian ini akan dijelaskan dengan fakta, analisa yang melibatkan pemikiran atau analisis peneliti. Dalam melibatkan pemikiran atau analisi peneliti tentu harus berdasarkan fakta sejarah. Fakta adalah kekuatan dalam uraian penelitian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai peneliti muda (pemula) untuk mahasiswa S-1 sejarah, bagian (Bab) pembahasan ini bisa terbagi atas beberapa bab saja. Umumnya pembahasan terbagi pada Bab II, Bab III, Bab IV. Kunci yang biasanya selalu dipakai dalam penelitian sejarah adalah memperlihatkan perubahan yang terjadi antar waktu. Dengan demikian bab pertama bagian pembahasan cendrung memperlihatkan awal, latar belakang peristiwa (faktor-faktor yang mendahului sebuah peristiwa berlangsung). Biasanya pada penjelasan berikut menjelaskan perkembangan, perubahan dari suatu peristiwa sejarah. Peristiwa sejarah tesebut dapat berupa peristiwa dibidang politik, ekonomi, sasial, budaya, seni, tekhnologi, biografi dan bebagai bidang lainnya yang mempengaruhi hidup orang banyak. Sehingga muncul sejarah kebudayaan, sejarah ekonomi, sejarah sosial ekonomi, sejarah politik, sejarah kesenian, biografi, dan lain-lain[4].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. Tiga Unsur Penulisan Sejarah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Deskriptif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penulisan sejarah secara deskriptif maksudnya adalah usaha penggambaran atau pencatatan pengalaman panca indra. Biasanya penulisan secara deskripsi menjelaskan dengan rinci tentang wujud fisik, seperti ruang, orang, benda, keadaan alam, dan suasana nyata yang ditangkap panca indra. Penulisab deskriptif biasanya dikelompokkan dalam:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Deskriptif konkrit artinya membuat sesuatu diketahui secara rinci atau rekaman tentang hal yang bersifat materi atau fisik, termasuk tindakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. Deskripsi Impresionistik artinya membuat sesuatu hal yang berdasarkan suasana jiwa, perasaan hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Naskah rekonstruksi deskriptif dalam sejarah biasanya menjawab pertanyaan ”SIAKIP”, tapi jawaban itu belumlah dapat dikatakan risalah sejarah, sehingga diperluakn unsur naratif yang mengikat jawaban ”SIAKIP”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Naratif&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Naratif adalah proses penyampaian cerita dalam urutan-urutan peristiwa dan tempat tertentu. Dalam penulisan dengan sifat naratif biasanya memuat :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Unsur kronologis dan tempat. Pada prinsipnya penulisan sejarah memerlukan unsur ini karena peneliti/penulis akan mengkaji konsep waktu yang menjelaskan sebelum, sesudah, atau secara periodik[5].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. Pernyataan sejarah dalam naratif harus berkaitan dengan fakta sejarah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada beberapa penulisan sejarah juga dapat dilakukan dengan cara regresif tidak kronologis (ber-urut). Regresif yaitu penulisan yang bolak balik, seperti mendahulukan periode penting, baru menjelaskan kejadian sebelumnya. Hal itu bisa diterima asalkan mampu menjelaskan periode waktunya dengan baik dan mudah dipahami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau dilihat secara sederhana penulisan sejarah naratif yang menjelaskan pertanyaan ”SIAKIP” adalah cara yang mudah, tetapi kalau telah di lakukan, tekhnik naratif ini juga memiliki kesulitan karena peneliti/penulis juga harus memiliki kemampuan menyeleksi, membuat kriteria, dan seni menulis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Argumen&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Argumen adalah bagian dari debat, suatu dialog antara pandangan-pandangan yang berbeda. Sehingga penulis sejarah yang lebih bersifat analitik sehingga harus mampu memiliki argumen, memilki sumber dan dasar yang kuat. Inilah nanti yang disebut dengan tesis yang merupakan butir argumen sentral yang ”ditegakkan” oleh penulis dalam karya ilmiahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Argumen memerlukan penjelasan (yang cendrung bersifat kausalitas) dari bukti empirik yang ditemukan, dan untuk mampu mencapai tesis sejarah yang baik tentunya penulis harus memahami juga unsur kausalitas (sebab akibat) sehingga mencapai kesimpulan yang diyakininya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam argumen sejarah bisa terdapat perbedaan (kontraversi) dengan pandangan umum sebelumnya, atau bisa juga berupa argumen dengan pembuktian dari pendapat atau tesis sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesimpulan adalah hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan metode yang telah dilalui penulis/peneliti. Kesimpulan bukan berarti ringkasan tetapi ia adalah temuan dari penelitian. Jawaban konkrit atau singkat dari pertanyaan penelitian yang diajukan peneliti dalam rumusan masalah (pada bab I).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memuat bukti-bukti utama yang digunakan untuk menulis skripsi. Lapiran dapat berupa peta lokasi penelitian, arsip, foto, surat keputusan penting yang mendukung penelitian, data-data primer (yang dianggap penting dalam mendukung isi penelitian), surat kabar, yang tentunya harus menunjang pada pemahaman skripsi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar pustaka terdiri dari : daftar bacaan yang digunakan dalam penelitian atau yang dipakai sebagai referensi dalam penelitian. Daftar ini adalah sumber-sumber yang dirujuk, di kutip dalam penulisan. Dapat berupa buku, dokumen, skripsi, disertasi, sampai pada daftar informan yang penjelasannya digunakan dalam penulisan skripsi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;V. TATA CARA PENULISAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahan dan Ukuran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Naskah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Naskah dibuat diatas kertas HVS 80 g/m2. Tulisan hanya memanfaatkan satu bagian halaman kertas atau tidak bolak balik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampul&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampul dibuat dari kertas buffalo atau sejenis, dan sedapatnya diperkuat dengan kertas karton dan dilapisi plastik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Warna Sampul&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesuai dengan warna umum yang dipakai untuk Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) STKIP PGRI Sumatera Barat, maka Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat menggunakan warna sampul skripsi merah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ukuran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ukuran naskah ialah 21 cm x 28 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengetikan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jenis Huruf&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Naskah diketik dengan huruf Time New Roman karakter (ukuran huruf) 12 untuk seluruh naskah atau jenis huruf Arial dengan ukuran 11.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Huruf miring digunakan untuk tujuan tertentu seperti istilah asing, bahasa daerah dan kata-kata yang tidak baku (memiliki makna yang lebih dari 1, sehingga perlu penjelasan, atau kata-kata uyang tidak berdasarkan EYD lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Lambang, huruf Yunani, atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik bisa ditulis dengan rapi menggunakan tinta hitam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bilangan dan Satuan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Bilangan diketik dengan angka, kecuali di permulaan kalimat harus dibuat dengan huruf.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan dengan titik. Misalnya : berat meriam peninggalan Belanda itu 120,7 Kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Satuan dibuat dengan singkatan resminya tanpa titik di belakangnya. Misalnya : kg, g, mg, cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jarak Baris&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jarak antar baris dibuat 2 spasi, kecuali inti sari, kutipan langsung, judul daftar tabel, daftar pustaka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Batas Tepi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Batas pengetikan yang diukur dari tepi kertas cetakan adalah: batas tepi atas 4 cm, tepi bawah 3 cm, tepi kiri 4 cm, tepi kanan 3 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengisian Ruang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ruang yang terdapat pada naskah ketikan harus terisi penuh, jadi gunakanlah setting rata kiri kanan, jangan sampai ada ruang yang terbuang, kecuali kalau akan mulai alinea baru, adanya persamaan daftar, gambar, sub judul, atau hal-hal khusus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alinea Baru&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alinea baru dimulai pada ketikan ke-6 dari batas tepi kiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Permulaan Kalimat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bilangan angka yang terdapat diawal kalimat harus dieja dengan suatu kalimat misalnya : Sepuluh orang tentara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Judul, Sub Judul, Anak Sub Judul dan lainnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Judul harus ditulis dengan huruf besar (Kapital) dan diatur supaya simetris, dengan jarak 4 cm dari sisi tepi atas tanpa diakhiri dengan titik. Usahakan dalam membaca tulisan judul di tiap barisnya tidak memutus arti kalimat pada judul skripsi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Sub judul[6] ditulis simetris ditengah-tengah, semua kata dimulai dengan huruf besar, kecuali kata penghubung atau kata depan. Sub judul tanpa diakhiri dengan titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Anak sub judul diketik mulai dari batas tepi kiri dan huruf pertama dimulai dengan huruf besar tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah anak sub judul dimulai dengan alinea baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Sub anak sub judul diketik dimulai pada ketikan ke-6 dari batas tepi kiri diakhiri dengan titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rincian ke Bawah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika pada penulisan naskah proposal maupun skripsi ada rincian yang harus disusun ke bawah, pakailah nomor urut dengan angka atau huruf yang sesuai dengan derajat rincian. Penggunaan garis (-), bintang (*), pagar (#), untuk rincian tersebut tidak dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Letak Simetris (sentral)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Judul, sub judul, gambar, tabel, daftar, persamaan harus ditulis simetris (sama jarak kekiri dan kanan pengetikan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penomoran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Bagian awal naskah dimulai dari halaman judul sampai ke halaman intisari[7], di beri nomor halaman dengan angka Romawi kecil (i, iii,iiii, iv…..).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Bagian utama sampai bagian akhir[8], diberi nomor dengan angka Arab (1, 2, 3, 4,…).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan bawah, kecuali untuk penomoran angka Romawi dan halaman bagian utama, penomoran ditempatkan di bawah dengan letak simetri (di tengah-tengah).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Nomor halaman diketikkan dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi bawah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tabel (daftar)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tabel (daftar) diberi nomor urut dengan angka Arab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gambar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gambar dinomori dengan angka Arab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengembangan Uraian Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengembangan uraian skripsi dibuat dengan menggunakan angka Romawi untuk Bab, huruf abjad secara berurutan untuk sub bab, angka Arab untuk anak sub bab, huruf abjad kecil unuk anak-anak sub bab demikian seterusnya, dengan posisi seperti anak tangga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;I.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;A.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;B.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;II.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;A.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tabel (daftar dan gambar)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tabel (daftar)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Nomor tabel (daftar) yang diikuti dengan judul ditempatkan simetris di atas tabel (daftar) tanpa diangkhiri dengan titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Tabel (daftar) tidak boleh dipenggal, kecuali kalau memang panjang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Kolom-kolom diberi nama dengan menjaga agar pemisahan antara satu kolom dengan yang lainnya jelas dan tegas, serta nama yang dapat dieja dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Kalau tabel (daftar) dibuat memanjang (lanscape) maka bagian atas tabel letakkan di bagian kiri kertas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5). Tabel (daftar) diketik simetris (ditengah-tengah kertas kerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6). Tabel (daftar) yang lebih dari 1 halaman atau harus dilipat karena menggunakan kertas yang lebih besar diletakkan di bagian lampiran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gambar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Bagan, grafik, peta, foto, semuanya disamakan disebut gambar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Nomor gambar yang diikuti dengan judulnya diletakkan simetris dibawah gambar tanpa diakhiri titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Gambar tidak boleh dipenggal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Keterangan gambar dibuat di tempat-tempat yang lowong di dalam gambar dan jangan pada halaman lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5). Kalau gambar dibuat memanjang (lanscape) maka bagian atas tabel letakkan di bagian kiri kertas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6). Ukuran gambar diusahakan seimbang dan wajar, jangan terlalu panjang, pendek, kurus atau gemuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7). Skala pada grafik, peta harus dibuat supaya lebih mudah memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;8). Letak gambar harus diatur dengan simetris.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;9). Bagan dan grafik dibuat dengan tinta hitam yang tidak larut dalam air dan garis lengkung grafik dibuat dengan bantuan kurva Prancis (French curve).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk tabel dan gambar yang menggunakan keterangan atau penjelasan tertentu, langsung dibuat di bawah tabel dan gambar dengan menggunakan huruf berukuran 10 dan spasi 1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila didapatkan dari sumber tertentu buat juga sumbernya pada bagian bawah tabel dan gambar dengan menggunakan huruf berukuran 10 dan spasi 1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahasa yang Digunakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahasa yang dipakai dalam penulisan proposal maupun skripsi adalah bahasa Indonesia yang baku. Dan untuk setiap kalimat memuat subjek, predikat, dan supaya lebih sempurna di tambah dengan objek dan keterangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bentuk Kaliamat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalimat dalam proposal maupun skripsi tidak boleh menampilkan orang pertama, atau orang kedua, seperti kata : saya, aku, kamu, kami, kita kalian, dan lain-lain. Kalimat harus dibuat pasif. Pada penyajian ucapan terima kasih pada prakata, kaya saya diganti dengan penulis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Istilah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang telah di Indonesiakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Jika terpaksa harus memakai istilah asing, bahas daerah bubuhkan garis bawah atau istilah itu bisa dicetak miring.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesalahan yang sering terjadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Kata penghubung: seperti, sehingga, sedangkan, dan, dan lainya tidak boleh dipakai untuk memulai suatu kalimat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Kata depan, misalnya, pada, sering dipakai pada tempat yang tidak pas. Terkadang diletakkan di awal kalimat sebagai subjek, hal itu akan merusak susunan kalimat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Kata dimana dan dari kerap kurang tepat pemakainannya, diperlakukan seperti kata where dan of pada Bahasa Inggris. Padahal fungsinya untuk bahasa Indonesia dan bahasa Inggris jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4). Awalan ke dan di harus dibedakan dengan kata depan ke dan di.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penulisan Nama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama Penulis Dalam Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Format A&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam daftar pustaka yang penulisnya lebih dari 1 orang harus dituliskan nama semua penulisnya, tidak boleh hanya nama orang pertama yang dilanjutkan dengan dkk, atau et al. Penulisan nama orang Indonesia mengikuti pola penulisan nama orang asing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Meisel, S.L, Mc Mullough, J.P, Leckghaler, C.H, 1976,…..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Etek, Azizah, Mursjid AM, Arfan BR, 2007,……&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Format B&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagian ahli bidang bahasa dan tata penulisan dari Indonesia berpendapat bahwa nama penulis yang berasal dari Indonesia tidak perlu di balik dalam daftar pustaka, karena nama orang Indonesia tidak menunjukkan nama keluarga dan nama panggilan (nama kecil) seperti para peneliti dari Eropa / Amerika. Sehingga nama-nama penulis dari Indonesia dapat ditulis seperti nama biasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Azizah Etek, Mursyid AM, Arfan BR, 2007,…..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Sutan Takdir Alisyahbana, 1955,…….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penulisan Nama Yang Lebih Dari Satu Suku Kata&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika nama penulis terdiri dari 2 suku kata atau lebih, penulisannya dengan menulis nama akhir dikuti dengan koma, singkatan nama depan,tengah. Singkatan nama diakhiri dengan titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Nama Sutan Takdir Alisyahbana ditulis : Alisyahbana S.T, atau Alisyahbana, Sutan Takdir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Nama Ajat Sudrajat ditulis : Sudrajat, Ajat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau nama asli, atau nama pada sumber yang digunakan pada sumber ditulis dengan garis penghubung (-) maka namanya dianggap satu kesatuan (tidak ubah).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama Yang Diikuti Singkatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama yang diikuti dengan singkatan, dianggap bahwa singkatan itu menjadi satu kesatuan dengan kata depannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Nama Mursjid A. M. Ditulis Mursjid AM.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Derajat Kesarjanaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gelar, derajat kesarjanaan tidak boleh dicantumkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Catatan Kaki, Istilah Baru dan Kutipan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Catatan Kaki atau Footnote&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Catatan kaki dapat diumpamakan sebagai saksi dalam persidangan, Untuk menjelaskan suatu keterangan yang kita buat di bagian isi, maka di perkuat dengan catatan kaki/ catatan bawah[9]. Dua fungsi catatan kaki yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1). Untuk memenuhi etik kesarjanaan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Untuk menyatakan penghargaan atas karya orang lain. Penulis harus menyatakan secara jujur bahwa suatu ide, pendapat, atau kesimpulan ”dipinjam” dari pihak lain atau penulis lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk catatan kaki yang menjelaskan tentang referensi yang digunakan maka ditulis dengan urutan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama penulis, tahun terbit, judul buku, skripsi, makalah atau jenis lainnya, tempat terbit, halaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Arita, Syafni, 2001, Bukittinggi Kota Wisata, Suatu Kajian Historis 1984-2000, Padang, Hal 5. ( Format Penulisan Nama A )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Syafni Arita, 2001, Bukittinggi Kota Wisata, Suatu Kajian Historis 1984-2000, Padang, Hal 5. ( Format Penulisan Nama B)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan pembuatan catatan kaki ;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Untuk memberikan penjelasan tambahan tentang sesuatu masalah yang ditemukan dalam teks atau untuk menjelaskan defenisi istilah secara lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Untuk menunjang data, fakta, konsep, gagasan yang disampaikan dalam naskah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tekhnik pembuatan catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Ruang atau tempat pada kaki (bagian bawah sebuah halaman proposal atau skripsi) harus disediakan dengan cukup. Minimal 3 cm dari akhir catatan kaki masih tersedia untuk penomoran halaman (batas bawah).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Sesudah baris terakhir teks dari suatu halaman, dalam jarak 2 spasi harus dibuat garis mulai dari batas kiri sepanjang 15 buah ketikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;c). Dalam jarak 2 spasi dari garis tadi, dalam jarak 7 ketukan kosong ke kiri, dibei nomor petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;d). Langsung setelah nomor petunjuk, spasi, diktik baris pertama catatan kaki. Perlu diingat baris 1 catatan kaki di sejajarkan dengan penjorokan baris pada awal paragraf sedangkan baris kedua kembali haris rata ke pinggir kiri (seperti penulisan biasa).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;e). Jarak antar baris dalam catatan kaki adalah 1 spasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;f). Untuk operasional pada komputer (microsoft word) dapat langsung membuka tool bar, insert kemudian bukalah reference dan buka footnote maka kita akan lansung dibantu untuk membuat catatan kaki (footnote).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;g). Untuk keseragaman dalam penulisan catatan kaki, kita juga perlu memahami istilah- istilah seperti : Ibid, op. cit, loc. Cit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2). Istilah Baru&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat di gunakan asal konsiten. Pada penggunaan yang pertama kali perlu diberi pedomannya dalam bahasa asing atau bahasa Indonesia yang dibuat di dalam kurung. Kalau banyak menggunakan istilah-istilah baru dan belum dibakukan sebaiknya buatlah daftar istilah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3). Kutipan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kelompok data :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Data berupa teks tertulis yang dapat dikelompokkan pada prosa, drama, puisi, catatan, laporan, foto, dll.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Data tidak tertulis seperti informasi media radio, televisi, rekaman kaset.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tang kesemuanya dapat di kutip.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jenis kutipan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Kutipan langsung : Persis seperti kata-kata dalam sumber asli. Kutipan langsung ini terbagi pada kutipan langsung pendek (kurang dari 5 baris pengetikan ), kutipan langsung panjang ((kutipan terdiri dari dari 5 baris atau lebihg pengetikan ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Kutipan tidak langsung : kutipan yang hanya mengambil intisari pendapat orang lain atau di olah dalam kakat-kata sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal yang harus diperhatikan dalam membuat kutipan langsung :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Kutipan langsung harus sama dengan aslinya, baik mengenai susunan kata, ejaan, maupun tanda bacanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b). Kutipan langsung pendek yaitu kutipan yang kurang dari 5 baris dibuat dengan memasukkan langsung ke dalam teks biasa, hanya saja diberi tanda petik (”) di awal dan diakhir kutipan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;c). Kutipan langsung panjang yaitu kutipan yang panjangnya 5 baris atau lebih. Untuk kutipan ini dibuat terpisah dari ketikan biasa, dibuat dengan spasi 1 dan mengosongkan 4 pukulan tik dari garis batas tepi sepelah kiri, jadi kutipan ini lebih menjorok ke dalam halaman pengetikan dari pada ketikan umumnya. Kutipan langsung panjang ini tidak diberi tanda petik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;d). Kalau dalam kutipan itu ada bagian yang akan dihilangkan maka pada bagian itu diberi tanda titik 3 buah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;e). Kalau perlu disipkan sesuatu kedalam kutipan maka beri tanda kurung siku [ ].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;f). Kalau didalam kutipan langsung pendek terdapat tanda petik maka harus diganti dengan tanda petik tinggal ( ’ ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;g). Kalau dalam kutipan terdapat kata yang menurut penulis perlu ditandai dapat digaris bawahi, tetapi untuk keterangan, harus dibuat kalimat dari penulis bahwa garis bawah barasal dari penulis dalam tanda kurung siku. Contoh : [ garis bawah oleh penulis].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;h). Apabila dalam kutipan terdapat kesalahan penulis terdahulu, maka penulis hanya dapat memberikan catatan dengan menulis [sic]. Sedangkan kutipan tidak dapat diubah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kutipan dalam penulisan proposal, skripsi sejarah dirasa memang perlu karena kutipan langsung ini akan memberi kejelasan gagasan, ide, kesimpulan yang telah diperoleh peneliti, penulis tedahulu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;VI. KELENGKAPAN SKRIPSI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman Sampul Depan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman sampul depan memuat judul skripsi, maksud skripsi, lambang STKIP PGRI Sumatera Barat, Nama dan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM), instansi, kota terbit (kota tempat instansi atau perguruan tinggi /Padang ) dan tahun penyelesaian skripsi. Untuk lebih rincinya dijelaskan pada poin penjelasan berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Judul skripsi dibuat se singkat mungkin (maksimal 16 kata), sesuai dengan penjelasan pada proposal penelitian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maksud skripsi ialah: ”Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana S-1 Pada Program Studi Pendidikan Sejarah”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lambang STKIP PGRI Sumatera Barat diletakkan dengan simetris di tengah-tengah halaman sampul, dengan diameter gambar 5,5 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama mahasiswa yang mengajukan skripsi ditulis dengan lengkap (tidak boleh ada singkatan) dan tanpa derajat kesarjanaan atau gelar yang pernah diraih. Dan dibawah nama dibuat Nomor Pokok Mahasiswa (NPM).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Insatansi yang dituju ialah Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kota terbit, Padang. Tahun penyelesaian skripsi ialah tahun ujian skripsi (kompre) dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagian samping halaman sampul menjelaskan nama sipenulis/peneliti, Nomor Induk Mahasiswa (NIM), dan Instansi (Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman Judul&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman judul berisi tulisan yang sama dengan halaman sampul depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman Pengesahan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halaman ini memuat judul skripsi, identitas pembuat skripsi, tanda tangan para pembimbing, penguji, tanggal ujian, yang diketahui oleh ketua program studi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kata Pengantar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kata pengantar memuat ucapan rasa syukur kepada Tuhan YME, uraian singkat tentang maksud skripsi, penjelasan yang dirasa perlu, ucapan terima kasih. Usahakan tidak lebih dari 1 halaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Abstrak / Intisari&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Abstrak berisi beberapa komponen penting dimulai judul halaman (Abstrak), dilanjutkan dengan identitas skripsi berisi nama penulis, NPM, judul penelitian, tahun ditulis dan instansi Bagian kedu berisi intisari yang memuat secara ringkas dan padat tentang permasalahan penelitian, tujuan penelitian, cara melakukan penelitian, dan hasil penelitian yang di dapat.Bagian kedua pada abstrak ini di ramu dari pengantar pada bab I sampai hasil temuan penelitian. Dalam penulisannya tidak lebih dari 1 halaman. Abstrak ini ditilus dalam spasi 1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Isi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar isi memberi gambaran secara menyeluruh tentang isi skripsi dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin melihat langsung ke suatu bab yang dibahas di dalam skripsi. Dalam daftar isi tertera urutan judul, sub judul, anak sub judul, yang disertai dengan nomor halaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Tabel&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jida di dalam skripsi terdapat banyak tabel, sehingga dirasa perlu adanya daftar tabel maka penulis haruslah membuat daftar ini dengan rincian judul tabel sesuai urutan didalam skripsi, nomor halaman lokasi tabel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Gambar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika dalam sebuah skripsi terdapat gambar-gambar yang perlu dibuat daftar, maka penulis perlu juga membuat daftar gambar. Tetapi bila hanya beberapa buah maka daftar ini tidak diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Lampiran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sama halnya dengan daftar tabel dan daftar gambar, daftar lampiran perlu dibuat bila skripsi memiliki lampiran yang cukup banyak sehingga perlu dibaut daftar lampiran. Aturan pembuatannya sama dengan daftar gambar dan daftar tabel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Arti Lambang dan Singkatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Arti lambang dan singkatan dibuat dalam bentuk daftar lambang dan singkatan yang digunakan didalam skripsi disertai denga arti dan satuannya. Daftar ini dibuat untuk lambang dan singkatan yang tidak lazim atau jarang ditemukan karena tidak semua orang memahami lambang dan singkatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2001, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Pusat Pembinaan Bahasa, Dep P dan K, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2006, Panduan Pelaksanaan Hibah Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Program Kreativitas Mahasiswa, Edisi VII, Jakarta, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gottschalk, Louis, 2006, Mengerti Sejarah, Jakarta, UI Press.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kuntowijoyo, 1994, Metodologi Sejarah, Yogyakarta, PT. Tiara Wacana Yogya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suryadi, Porang, Silmenes, 1980, Penuntun Penyeusunan, Paper, Skripsi, Thesis, Disertasi, Beserta Pengetikanny. Surabaya, Karya Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tim Penyusun STKIP PGRI, 1992, Pedoman Penulisan Skripsi dan Makalah STKIP PGRI Sumatera Barat, Padang, STKIP PGRI Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tim Penyusun, 2004, Pedoman Penyajian Karya Ilmiah Seri Pustaka IPB, Bogor, IPB Press.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tim Penulis, 2003, Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi Sejarah keluaran Jurusan Sejarah Universitas Negeri Padang, Padang, Jurusan Sejarah Universitas Negeri Padang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tim Penyusun, 1997, Pedoman Penulisan Proposal Penelitian dan Tesis terbitan Program Pascasarjanan Universitas Andalas, Padang, Universitas Andalas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;LAMPIRAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 1 : Contoh Halaman Sampul Proposal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PROPOSAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG MASA PENDUDUKAN JEPANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1942 – 1945&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oleh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NAJWA AQILA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NPM : 05020045&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;STKIP PGRI SUMATERA BARAT&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 2 : Contoh Halaman Sampul Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG MASA PENDUDUKAN JEPANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1942 – 1945&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SKRIPSI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oleh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NAJWA AQILA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;BP : 05020045&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 3 : Contoh Halaman Persetujuan Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG MASA PENDUDUKAN JEPANG 1942 – 1945&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama : NAJWA AQILA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Program Studi : Pendidikan Sejarah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Institusi : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padang, Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Disetujui Oleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembimbing I Pembimbing II&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dr. Zusmelia, M.Si Hendra Naldi, S.S, M.Hum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diketahui Oleh :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;………………………………..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 4 : Contoh Halaman Pengesahan Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;HALAMAN PENEGESAHAN SKRIPSI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PADANG MASA PENDUDUKAN JEPANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1942 – 1945&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dipersiapkan dan disusun oleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama : NAJWA AQILA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NPM : 05020045&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Telah dipertahankan di depan dewan penguji skripsi pada tanggal…………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;dan dinyatakan lulus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padang, ……………..2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dewan Penguji Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua : Dr. Zusmelia, M.Si ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekretaris : Hendra Naldi, S.S, M.Hum ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anggota : Liza Husnita, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Syafrijen, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Irwan Setiawan, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua Program Studi Sekretaris&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;……………………………… ……………………………..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengetahui :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padang,……………………………..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua STKIP PGRI Sumatera Barat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;………………………………..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 5 : Contoh Halaman Berita Acara Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;BERITA ACARA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tanggal……………….2008, telah dilaksanakan ujian skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah atas :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama : NAJWA AQILA.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NPM / BP : 05020045.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Program Studi : Pendidikan Sejarah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Judul : PADANG MASA PENDUDUKAN JEPANG 1942 – 1945&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan Nilai :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikain barita acara ini dibuat dengan sebenarnya agar dapat dipergunakan seperlunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dewan Penguji Skripsi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua : Dr. Zusmelia, M.Si ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekretaris : Hendra Naldi, S.S, M.Hum ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anggota : Liza Husnita, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Syafrijen, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Irwan Setiawan, S.Pd ………………………………&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padang, ………………….2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua Program Studi Sekretaris&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;……………………………… ……………………………..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 4 : Contoh Penggunaan Catatan Kaki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;………………….Objek wisata Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan adalah salah satu objek wisata tertua di Indonesia. Pengembangan awal taman ini telah dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1900, yang saat itu terkenal dengan nama kebun bunga[10]. Kebun bunga (strom park) itu terus dikembangkan sampai tahun 1929. Karena perkembangan dan kemajuan, yang awalnya hanya sebagai tempat beristirahat dengan menyaksikan berbagai koleksi bunga-bunga yang ditanam pekarangannya, namun sejak ditambahnya koleksi dengan memasukkan berbagai binatang-binatang jinak dan hasil tangkapan serta perburuan orang-orang Belanda maka sejak tahun 1929 taman bunga ini dijadikan sebagai kebun binatang dengan nama Kebun Binatang Bukittinggi (Fort de KocksheDieren Park)[11].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan catatan Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonesia (PKBSI), tercatat bahwa Kebun Bintang Bukittinggi merupakan kebun binatang tertua ke dua di Indonesia dibawah Kebun Binatang Surabaya yang telah berdiri sejak 1916[12]…………………….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampiran 5 : Contoh Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;A. Arsip&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kantor Statistik Kota Padang 2002-2007.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Laporan Tahunan Camat Se-Kota Padang 1981.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Market Report, Publication Under Direction Of The Padang – Exchenged, 1861 – 1920.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Principal Comparative Export Statement From Padang 1861 – 1920.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Verslag Van de Kamer Van Koop Handel en Nijverheid Te Padang Overhet Jarr 1908, 1919, 1927 – 1940.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;B. Majalah dan Surat Kabar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Zulaekha, Siti., ” Padang Dari Masa Kemasa”, dalam koran Singgalang, Senin 13 Januari 2000. (Penggunaan nama dengan format A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siti Zulaekha, ” Padang Dari Masa Kemasa”, dalam koran Singgalang, Senin 13 Januari 2000. (Penggunaan nama dengan format B).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;C. Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Buku&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kuntowijoyo., 1994, Metodologi Sejarah, Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Asnan, Gusti., 2007, Sumatera Barat Dari Masa Kolonial Sampai Reformasi, Yogyakarta : Ombak. (Penggunaan nama dengan format A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gusti Asnan., 2007, Sumatera Barat Dari Masa Kolonial Sampai Reformasi, Yogyakarta : Ombak. (Penggunaan nama dengan format B).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Amir B., 2000, Sejarah Sumatera Barat, Padang, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. (Penggunaan nama dengan format B).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Manan, Imran., 1995, Birokrasi Modern dan Otoritas Tradisional Minangkabau (Nagari dan Desa di Minangkabau), Padang, Yayasan Pengkajian Kebudayaan Minangkabau. (Penggunaan nama dengan aturan A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Imran Manan., 1995, Birokrasi Modern dan Otoritas Tradisional Minangkabau (Nagari dan Desa di Minangkabau), Padang, Yayasan Pengkajian Kebudayaan Minangkabau(Penggunaan nama dengan format B).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;D. Daftar Informan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Nama : Agus Nurdinansyah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Umur : 77 Tahun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jabatan : Anggota Legiun Veteran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alamat : Jalan Gunung Pangilun, Padang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanggal Wawancara : 7 Januari 2007&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Nama : Sarimin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Umur : 67 Tahun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jabatan : Pedagang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alamat : Jalan Veteran, Padang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanggal Wawancara : 10 Januari 2007&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Nama : Djainudin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Umur : 88 Tahun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jabatan : Petani, Ninik Mamak Suku Jambak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alamat : Lubuk Buaya, Padang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanggal Wawancara : 10 Januari 2007&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[1]. Suryadi, Porang, Silmenes, 1980, Penuntun Penyeusunan, Paper, Skripsi, Thesis, Disertasi, Beserta Pengetikanny. Surabaya, hal 15.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[2]. schalk, Louis, 2006, Mengerti Sejarah, Jakarta. Hal 178.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[3]. Gottschalk, Louis, 2006, Mengerti Sejarah, Jakarta. Hal 23-24&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[4]. Kuntowijoyo, 1994, Metodologi Sejarah, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[5]. Gottschalk, Louis, 2006, Mengerti Sejarah, Jakarta. Hal 174.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[6]. Sub judul yang dimaksud adalah judul dibawah judul bab&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[7]. Intisari adalah bagian seluruh bagian sebelum penjelasan BAB I.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[8]. Bagian naskah dari BAB I sampai bagian penutup naskah yaitu Kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[9]. Gottschalk, Louis, 2006, Mengerti Sejarah, Jakarta. Hal 17&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[10]. Arita, Syafni, 2001, Bukittinggi Kota Wisata, Suatu Kajian Historis 1984-2000, Padang, Hal 5.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[11]. Iskandar, Boestamam, 1993, Kesan dan Pengalaman Dikaitkan Sejarah Taman Bundo Kanduang Kodya Bukittinggi, Bukittinggi, Hal 20.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[12]. Daftar Kebun Binatang / Taman Satwa Anggota PKBSI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-1916478394514264432?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/1916478394514264432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/panduan-penulisan-skripsi-sejarah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1916478394514264432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/1916478394514264432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/panduan-penulisan-skripsi-sejarah.html' title='PANDUAN PENULISAN SKRIPSI SEJARAH'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szq4Md6xbeI/AAAAAAAAAKI/zGhNvEHDYqQ/s72-c/borobudur+koe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-749574846236623155</id><published>2009-12-29T19:49:00.003+07:00</published><updated>2009-12-31T22:24:31.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Season Is Back Classic Car</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szn888f--MI/AAAAAAAAAJY/yHgCfbTJ8Zo/s1600-h/mob...jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szn888f--MI/AAAAAAAAAJY/yHgCfbTJ8Zo/s320/mob...jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dalam dunia otomotif pasti tidak jauh dari mobil atau motor. Beragam kegiatan menyangkut keduanya juga kerap digelar menjadi semacam event otomotif atau kontes mobil dan motor tak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri. Kedua jenis kendaraan tersebut mempunyai ruang atau target masing-masing ketika menggelar pertunjukan, maksudnya kalau kita berbicara modifikasi mobil ada ajang Autoblackthrough &lt;span class="fullpost"&gt;atau ketika bicara modifikasi motor ada yang namanya Motodify. Nah jika kita berbicara mengenai mobil klasik ada event menarik yang namanya Otoblitz Internasional Classic Car Show (OICC). Event ini merupakan ajang terbesar di Indonesia yang mempertunjukkan ratusan mobil-mobil klasik dari berbagai macam jenis, merk ataupun juga negara produsennya&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.autoblackthrough.com/detail_autoinfo.php?page=1&amp;amp;id=1384"&gt;Season Is Back Classic Car&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-749574846236623155?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.autoblackthrough.com/detail_autoinfo.php?page=1&amp;id=1384' title='Season Is Back Classic Car'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/749574846236623155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/season-is-back-classic-car.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/749574846236623155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/749574846236623155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/season-is-back-classic-car.html' title='Season Is Back Classic Car'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szn888f--MI/AAAAAAAAAJY/yHgCfbTJ8Zo/s72-c/mob...jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-8799562873042602607</id><published>2009-12-29T18:30:00.001+07:00</published><updated>2009-12-30T09:38:47.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>Menjadikan Blog Kita Makin Sering Dikunjungi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SznoHnc349I/AAAAAAAAAJQ/MIrz2YvFaQg/s1600-h/bloger+indo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SznoHnc349I/AAAAAAAAAJQ/MIrz2YvFaQg/s200/bloger+indo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjadikan blog kita sering dikunjungi adalah hal yang menantang, menarik bargi para blogger. Untuk mencapai ha itu memang merlukan usaha dan berbagai trik. Setelah membaca tulisan dari beberapa blog terkenal saya berkesimpulan bahwa untuk menjadikan blog kita sering dikunjungi ada bebrapa hal tang dapat dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, sering-seringlah memberikan komentar ke blog lain. Cara ini merupakan kunci utama agar blog kita juga dikunjungi oleh orang lain. Dengan memberikan komentar kepada blog lain, pemilik blog akan merasa terhargai karena ada orang yang sudah memperhatikan atau pun membaca artikelnya. Dengan begitu, orang tersebut secara tidak langsung pasti juga ingin membalas komentar ke blog kita sebagai kunjungan balik yang pernah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, jangan memberikan komentar suatu artikel tanpa membaca isi dari artikel itu sendiri karena hal ini akan memberikan nilai tersendiri bagi komentar kita, atau dengan kata lain komentar yang kita berikan benar-benar berhubungan dengan isi artikel tersebut. Jangan sampai memberikan artikel “pertamaxxs”, “keduaxxxs”, “ketigaxxs”, dst… (monoxs mode : ON) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, sebisa mungkin segera membalas komentar yang diberikan oleh blogger lain. Dengan begitu, orang lain akan memandang bahwa kita serius menanggapi komentarnya dan menghargai komentar yang telah dia berikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, selalu menerima komentar apapun walaupun kadang itu tidak sesuai dengan hati kita. Hargailah semua komentar yang masuk, kelemahan dan kekurangan itu biasa, anggap saja semua komentar itu sebagai saran dan kritik dari orang lain yang bertujuan untuk membuat blog kita lebih baik dan lebih sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Buatlah blog yang menarik, unik dan menggelitik. Sehingga pembaca tertarik, dan menunggu-nunggu tulisan baru di blog kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keenam, Banyak gunakan kata-kata kunci yang bisanya orang tertarik untuk mencari dan merupakan referinsi umum yang dimanfaatkan. Dalam hal ini dapat di ambil contoh: bagi pencinta blog pasti akan tertarik untuk menceri kompetisi blog seperti halnya djarum black blog competition, sehingga kita yang punya blog melampirkan, menulis kata-kata penting tentang djarum seperti: Djarum Coklat, Djarum Istimewa, Djarum 76,Djarum Super, L.A Lights, L.A Menthol Lights,Djarum Black,Djarum Black Slimz, Djarum Black Cappucino, Djarum Black Tea, The President (dicabut dari peredaran), Inspiro (dicabut dari peredaran), Djarum Classic (dicabut dari peredaran), Djarum Vanilla, Djarum Splash, Djarum Original, Djarum Cherry, Djarum Menthol, Djarum Special, Djarum Filter (dicabut dari peredaran, Djarum Super Mezzo, Filtra (dicabut dari peredaran), Djarum Merdeka (dicabut dari peredaran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa trik agar blog kita ramai dikunjungi oleh blogger lain dengan mengoptimalkan pada komentar. &lt;br /&gt;agar blog ramai dikunjungi, agar blog sering dikunjungi, cara supaya bloger aku di kunjungi para internet, membuat blog sering dikunjungi, cara membuat blog yang ramai dikujungi, membuat blog ramai dikunjungi, tips trik agar blog dikunjungi, membuat blog ramai pengunjung, membuat blog ramai dikunjungi orang, membuat blog sering dikunjungi orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-8799562873042602607?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/8799562873042602607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/menjadikan-blog-kita-makin-sering.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8799562873042602607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8799562873042602607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/menjadikan-blog-kita-makin-sering.html' title='Menjadikan Blog Kita Makin Sering Dikunjungi'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SznoHnc349I/AAAAAAAAAJQ/MIrz2YvFaQg/s72-c/bloger+indo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3939251851854951784</id><published>2009-12-27T23:47:00.006+07:00</published><updated>2009-12-29T17:59:41.515+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Black Blog Competition'/><title type='text'>MENGENAL PT.DJARUM LEBIH DEKAT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szmk0zlrqLI/AAAAAAAAAJI/Nd5Tq5e1aXU/s1600-h/isl....jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szmk0zlrqLI/AAAAAAAAAJI/Nd5Tq5e1aXU/s200/isl....jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PT. Djarum adalah sebuah perusahaan rokok besar di Indonesia&amp;nbsp;dengan kantor pusat&amp;nbsp;di Kudus, Jawa Tengah. Djarum merupakan salah satu dari tiga perusahaan rokok terbesar di Indonesia (dua lainnya adalah Gudang Garam dan HM Sampoerna).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perhatian PT. Djarum terhadap dunia olahraga sangat tinggi, terbukti dengan aktifnya Djarum mensponsori berbagai siaran sepak bola internasional di televisi. Bahkan dengan menjadi sponsor liga Super Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk lebih mengetahui profil perusahaan besaar ini sebenarnya kita dapat dengan mudah mencarinya di internet. Namun sebagai sebuah apresiasi terhadap perusahaan ini saya kembali menjelaskan tentang sejarah PT. Djarum dan Eksistensinya dalam dunia Olahraga dan pendidikan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEJARAH PT. DJARUM&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Gwan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek "Djarum" yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini Djarum dipimpin Budi Hartono dan Bambang Hartono, yang dua-duanya merupakan putra Oei.&lt;br /&gt;Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulutangkis. Klub bulutangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham Bank Central Asia.&lt;br /&gt;PERHATIAN PT. DJARUM TERHADAP DUNIA OLAHRAGA&lt;br /&gt;1. Perkumpulan Bulutangkis Djarum (disingkat PB Djarum) &lt;br /&gt;PB. Djarum berdiri pada tahun 1974. Awalnya perkumpulan ini didirikan hanya sebagai kegiatan penyaluran hobi bagi karyawan pabrik rokok Djarum di Kudus. Namun, pada tahun 1970, akhirnya yang ikut berlatih bukan hanya karyawan, tetapi juga pemain dari luar. Ini adalah awal dari pembinaan Djarum dalam menyumbang pemain nasional dimulai.&lt;br /&gt;Didorong kecintaan Robert Budi Hartono (CEO PT Djarum) pada bulutangkis serta tingginya kegemaran karyawan PT Djarum bermain dan berlatih pada olah raga yang sama. Maka pada tahun 1969 brak (tempat karyawan melinting rokok) di jalan Bitingan Lama (sekarang jalan Lukmonohadi) No. 35 - Kudus pada sore hari digunakan sebagai tempat berlatih bulutangkis di bawah nama komunitas Kudus.&lt;br /&gt;Berawal dari situ, lahirlah atlit muda berbakat, Liem Swie King yang meraih prestasi demi prestasi secara gemilang, menumbuhkan keinginan Budi Hartono untuk serius mengembangkan kegiatan komunitas Kudus menjadi organisasi PB Djarum.&lt;br /&gt;PB Djarum pernah gilang-gemilang ketika Indonesia merebut Piala Thomas pada 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, dari delapan pemain, tujuh di antaranya berasal dari PB Djarum yaitu Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hadiyanto, Kartono, Heryanto, Christian Hadinata, dan Hadibowo. Satu pemain lagi adalah Icuk Sugiarto.&lt;br /&gt;2. LIGA SUPER INDONESIA&lt;br /&gt;Liga Super Indonesia (LSI) atau Indonesia Super League (ISL) adalah kompetisi sepak bola antar klub profesional level tertinggi di Liga Indonesia. LSI diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia (dahulu BLI) yang dimiliki oleh PSSI. LSI dikuti 18 tim terbaik yang akan saling bertanding satu putaran penuh kompetisi 34 pertandingan, kandang dan tandang. Sistem operasi untuk setiap klub peserta dengan promosi dan degradasi ke Divisi Utama. Musim kompetisi tidak menentu dan disesuaikan dengan kondisi atau suasana yang terjadi di Indonesia. Sponsor utama LSI adalah perusahaan rokok Djarum, oleh karena itu LSI secara resmi dikenal sebagai Djarum Indonesia Super League.&lt;br /&gt;Sejak perdana kompetisi tahun 2008, Liga Super Indonesia telah disponsori oleh Djarum. Djarum sendiri sudah 3 tahun berturut-turut menyeponsori Divisi Utama sejak tahun 2005 hingga Liga Super Indonesia saat ini.&lt;br /&gt;Hal itu dipastikan sebagai sebuah wujud apresiasi PT. Djarum untuk kemajuan dunia sepak bola Indonesia.&lt;br /&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;PB Djarum sejak dini telah menanamkan visi kepada seluruh atlitnya, agar mereka tidak mencetak keberhasilan di arena pertandingan saja, tapi juga mencetak keberhasilan di bangku sekolah.&lt;br /&gt;Membagi kegiatan antara latihan bulutangkis dengan sekolah, memang bukan tugas yang mudah bagi para atlit PB Djarum, terlebih lagi mereka-mereka ini yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah seperti SD, SMP, dan SMA. Namun, untuk menyelaraskan dua kegiatan tersebut, PB Djarum mengambil langkah bekerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud). Sehingga, kegiatan antara latihan bulutangkis dengan sekolah yang dijalani oleh para atlit bisa berjalan baik, dan tidak mengganggu satu sama lain.&lt;br /&gt;Kerjasama yang dilakukan antara PB Djarum dengan Depdikbud adalah dengan pemberian dispensasi waktu di sekolah untuk para atlit. Atlit diberikan ijin untuk memulai waktu belajarnya di sekolah tidak seperti siswa lain pada umumnya. Mereka juga diberi kemudahan memperoleh ijin meninggalkan sekolah pada saat mereka harus mengikuti kejuaraan.&lt;br /&gt;Selama ini sekolah-sekolah yang sudah diajak bekerjasama oleh PB Djarum guna mendukung kemampuan akademis para atlitnya yang berasal dari segala jenjang pendidikan tersebut adalah SD Barongan II, SMP Taman Dewata, dan SMA Kramat.&lt;br /&gt;PRODUK PT.DJARUM INDONESIA&lt;br /&gt;Beberapa produk rokok PT. Djarum yang masih eksis diantaranya:&lt;br /&gt;Djarum Coklat&lt;br /&gt;Djarum Istimewa&lt;br /&gt;Djarum 76&lt;br /&gt;Djarum Super&lt;br /&gt;L.A Lights&lt;br /&gt;L.A Menthol Lights&lt;br /&gt;Djarum Black&lt;br /&gt;Djarum Black Slimz&lt;br /&gt;Djarum Black Cappucino&lt;br /&gt;Djarum Black Tea&lt;br /&gt;Djarum Vanilla&lt;br /&gt;Djarum Splash&lt;br /&gt;Djarum Original&lt;br /&gt;Djarum Cherry&lt;br /&gt;Djarum Menthol&lt;br /&gt;Djarum Special&lt;br /&gt;Djarum Super Mezzo&lt;br /&gt;Daftar Pustaka :&lt;br /&gt;1. Wikipedia.org/wiki/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3939251851854951784?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3939251851854951784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/mengenal-ptdjarum-lebih-dekat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3939251851854951784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3939251851854951784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/mengenal-ptdjarum-lebih-dekat.html' title='MENGENAL PT.DJARUM LEBIH DEKAT'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Szmk0zlrqLI/AAAAAAAAAJI/Nd5Tq5e1aXU/s72-c/isl....jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-864920757591822992</id><published>2009-12-20T19:12:00.003+07:00</published><updated>2009-12-29T18:03:44.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Pendidikan'/><title type='text'>PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CETAK DAN BERBASIS ICT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy4UrtDiHLI/AAAAAAAAAIk/4mJw2ZMEUwA/s1600-h/3.gif" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy4UrtDiHLI/AAAAAAAAAIk/4mJw2ZMEUwA/s200/3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Pada era globalisasi saat ini terjadi perubahan paradigma dalam dunia pendidikan. Pendidikan yang berlangsung sekarang setidaknya menghadapi dua tantangan. Tantangan yang pertama berasal dari adanya perubahan pandangan terhadap belajar itu sendiri. Pandangan behaviuorisme yang mengutamakan stimulus dan respon tidak cukup untuk dapat memberikan hasil optimal. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu orang-orang yang terlibat dalam dunia pendidikan lebih tertarik pada aspek kognitif dan afektif siswa, atau lebih tepatnya bagaimana dan apa yang terjadi apabila siswa belajar secara dinamis, termasuk faktor internal dan eksternal apa yang mempengaruhi cara berpikir atau belajar mereka. Untuk saat ini pembelajaran di kelas sudah mengarah pada pandangan konstruktivist yang harus melibatkan aktivitas yang mendukung semua siswa untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan penalaran analitis dan kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi, dan mencapai kebiasaan (habit) berpikir. Pembelajaran di kelas juga harus mempresentasikan ide-ide kunci dan konsep dari berbagai perspektif, seperti menyajikan berbagai range dari contoh dan aplikasi untuk memotivasi dan mengilustrasi materi, mempromosikan koneksi suatu bidang ilmu ke disiplin ilmu lain, mengembangkan kemampuan setiap siswa untuk menerapkan materi yang diajarkan ke disiplin ilmu lain tersebut, memperkenalkan topik yang terkini dari suatu bidang ilmu dan aplikasinya, dan meningkatkan persepsi siswa tentang peran vital dan pentingnya ilmu pengetahuan dalam perkembangan dunia dewasa ini.&lt;br /&gt;Tuntutan berpikir atau belajar yang dinamis, seperti penalaran, komunikasi, koneksi, dan pemecahan masalah membutuhkan suatu wahana komunikasi (baik verbal maupun tulisan), dinyatakan dalam suatu bentuk representasi atau representasi multipel, yang merupakan bahasa yang dapat digunakan untuk mengungkapkan ide-ide atau pikiran seseorang, dan mengkomunikasikannya kepada orang lain atau diri sendiri, baik secara verbal maupun tulisan, melalui grafik, tabel, gambar, persamaan, atau yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, dalam implementasi proses pembelajarannya banyak terjadi kendala, misalnya kesukaran siswa dalam menjembatani representasi-representasi dan secara fleksibel berpindah dari satu representasi ke representasi lainnya (Yerushalmy, 1997). Menurut Sfard (1992), Greer dan Harel (1998), Hong, Thomas, dan Kwon (2000), Greeno dan Hall (dalam Zachariades, Christou, dan Papageorgiou, 2002) siswa mempunyai kemampuan minimal dalam menjembatani representasi-representasi tanpa memahami benang merah antar ide konsep materi-materi yang direpresentasikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu dibutuhkan suatu sarana dari guru untuk menjembatani hal tersebut melalui bahn ajar yang akan disajikan baik itu berupa modul, hand out ataupun lembar kerja siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan kedua yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini adalah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, yang menawarkan berbagai kemudahan dalam pembelajaran. Kemajuan teknologi ini memungkinkan terjadinya pergeseran orientasi belajar dari outside-guided menjadi self-guided. Selain itu teknologi juga memainkan peranan penting dalam memperbaharui konsepsi pembelajaran yang semula semata-mata fokus pada pembelajaran sebagai suatu penyajian berbagai pengetahuan menjadi pembelajaran sebagai suatu bimbingan agar mampu melakukan eksplorasi sosial budaya yang kaya akan pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaharuan paradigma belajar melalui pandangan konstruktivisme dan pergeseran-pergeseran yang terjadi karena adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi merupakan dua hal yang sangat sejalan dan saling memperkuat. Konstruktivisme dan teknologi, secara terpisah maupun bersama-sama telah menawarkan peluang-peluang baru dalam proses pembelajaran, baik di ruang kelas, belajar jarak jauh maupun belajar mandiri. Salah satu tulisan (Tam. M, 2000) melaporkan bahwa komputer dapat secara efektif digunakan untuk mengembangkan higher-order thinking skills yang terdiri dari kemampuan mendefinisikan masalah, menilai (judging) suatu informasi, memecahkan masalah dan menarik kesimpulan yang relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat berbasis teknologi lainnya yang diharapkan dapat digunakan dalam upaya mengembangkan lingkungan belajar yang lebih produktif adalah video discs, multimedia/hypermedia, e-mail dan internet, disamping piranti lunak Computer Assisted Instruction/Intelligent Computer Assisted Instruction (CAI/ICAI). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kebutuhan akan multimedia interaktif semakin dirasakan, mengingat kondisi perkembangan Teknologi Informasi (IT) semakin berkembang pesat. Dalam dunia pendidikan misalnya siswa mulai dari pra-sekolah, SD, SMP dan SMU/SMK dituntut untuk mengenal TI sejak dini. Kebutuhan ini tidak hanya sebagai wacana tetapi dilegalisasi melalui terbitnya Kurikulum yang memasukan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah, lebih khusus lagi SMK TI secara spesifik mempelajari TI sebagai suatu keahlian produktif. Untuk menunjang masuknya TI di sekolah, pemerintah secara bertahap membantu sekolah-sekolah dengan memberikan perangkat hardawre komputer sebagai alat peraktek dan ditunjang dengan diberikannya BOM (bantuan perasional Manajemen) yang salah satunya harus dibelanjakan untuk membeli software komputer untuk menunjang pembelajaran TI dan penguasaan materi pelajaran umum dengan bantuan TI. Dengan demikian jelas bahwa kebutuhan bahan pembelajaran berbasis ICT sebagai alat untuk membantu siswa menguasai TI dan materi pelajaran umum lainnya dengan lebih cepat, menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar, menjadi kebutuhan yang mendesak untuk tercapainya kualitas pembelajaran yang diharapkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar pentingnya bahan pembelajaran berbasis ICT yang dirancang oleh guru bagi peningkatan kualitas pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi dan untuk kepentingan publikasi komunikasi dan informasi lembaga, maka sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk adanya peningkatan kemampuan para pelaku pendidikan/ pelatihan terutama guru untuk memiliki kemampuan dalam merancang multimedia interaktif untuk mengemas berbagai materi-materi pelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Teknologi Informasi dan Komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Agar siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi diharapkan siswa dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat isi dari kurikulum tersebut, kita harus mengintegrasikan TIK dalam proses belajar mengajar di sekolah bukan hanya untuk mata pelajaran teknologi dan informasi saja tetapi juga untuk semua mata pelajaran. Melihat kondisi TIK pada saat ini dan perkembangannya di masa datang, kita harus mempersiapkan diri dan melakukan perencanaan yang matang dalam mengimplementasikan TIK di sekolah. Mengamati Program Pengembagan TIK yang dilakukan Depdiknas Untuk mengejar ketertinggalan pemanfaatan TIK di sekolah dari negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga posisi penting di Depdiknas dalam program pengembangan TIK, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bidang kejuruan, TIK menjadi salah satu jurusan di SMK. Pengembangan TIK secara teknis baik hardware dan software masuk dalam kurikum pendidikan. Dibentuknya ICT center di seluruh Indonesia. Untuk menghubungkan sekolahsekolah di sekitar ICT center dibangun WAN (Wireless Area Network) Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pustekkom, sebagai salah satu ujung tombak dalam pengembangan TV pendidikan interaktif, Elearning dan ESMA. Program ini bertujuan untuk mempersempit jurang perbedaan kualitas pendidikan antara kota besar dengan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional), bertujuan untuk mengintegrasikan kedua program di atas agar terbentuk sebuah jaringan yang menghubungkan semua sekolah di Indonesia. Sehingga diperkirakan di masa depan semua sekolah di Indonesia akan terkoneksi dengan internet. Melihat program yang diadakan oleh Depdiknas kita bisa memanfaatkan fasilitas tersebut karena bersifat terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. BELAJAR MANDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar mandiri tidak berarti belajar sendiri. Hal yang terpenting dalam proses belajar mandiri ialah peningkatan kemauan dan keterampilan siswa/peserta didik dalam proses belajar tanpa bantuan orang lain, sehingga pada akhirnya siswa/peserta didik tidak tergantung pada guru/instruktur, pembimbing, teman, atau orang lain dalam belajar. Dalam belajar mandiri siswa/peserta didik akan berusaha sendiri dahulu untuk memahami isi pelajaran yang dibaca atau dilihatnya melalui media audio visual. Kalau mendapat kesulitan barulah bertanya atau mendiskusikannya dengan teman, guru/instruktur atau orang lain. Siswa/peserta didik yang mandiri akan mampu mencari sumber belajar yang dibutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses belajar mandiri memberi kesempatan peserta didik untuk mencerna materi ajar dengan sedikit bantuan guru. Mereka mengikuti kegiatan belajar dengan materi ajar yang sudah dirancang khusus sehingga masalah atau kesulitan belajar sudah diantisipasi sebelumnya. Model belajar mandiri ini sangat bermanfaat, karena dianggap luwes, tidak mengikat serta melatih kemandirian siswa agar tidak bergantung atas kehadiran atau uraian materi ajar dari guru. Berdasarkan gagasan keluwesan dan kemandirian inilah belajar mandiri telah ber’metamorfosis’ sedemikian rupa, diantaranya menjadi sistem belajar terbuka dan belajar jarak jauh. Perubahan tersebut juga dipengaruhi oleh ilmu-ilmu lain dan kenyataan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses belajar mandiri mengubah peran guru atau instruktur, menjadi fasilitator atau perancang proses belajar. Sebagai fasilitator, seorang guru atau instruktur membantu peserta didik mengatasi kesulitan belajar, atau ia dapat menjadi mitra belajar untuk materi tertentu pada program tutorial. Tugas perancang proses belajar mengharuskan guru untuk mengolah materi ke dalam format sesuai dengan pola belajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem belajar mandiri menuntut adanya materi ajar yang dirancang khusus untuk itu. Menurut Prawiradilaga (2004 : 194) Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh materi ajar ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kejelasan rumusan tujuan belajar (umum dan khusus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Materi ajar dikembangkan setahap demi setahap, dikemas mengikuti alur desain pesan, seperti keseimbangan pesan verbal dan visual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Materi ajar merupakan sistem pembelajaran lengkap, yaitu ada rumusan tujuan belajar, materi ajar, contoh/bukan contoh, evaluasi penguasaan materi, petunjuk belajar dan rujukan bacaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Materi ajar dapat disampaikan kepada siswa melalui media cetak, atau komputerisasi seperti CBT, CD-ROM, atau program audio/video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Materi ajar itu dikirim dengan jasa pos, atau menggunakan teknologi canggih dengan internet (situs tertentu) dan e-mail; atau dengan cara lain yang dianggap mudah dan terjangkau oleh peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Penyampaian materi ajar dapat pula disertai program tutorial, yang diselenggarakan berdasarkan jadwal dan lokasi tertentu atau sesuai dengan kesepakatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. APA ITU E-LEARNING?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-learning merupakan suatu teknologi informasi yang realtif baru di Indonesia. E-learning terdiri dari dua bagian, yaitu ‘e’ yang merupakan singkatan dari ‘elektronic’ dan ‘learning’ yang berarti ‘pembelajaran’. Jadi e-learning berarti pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika, khususnya perangkat komputer. Karena itu, maka e-learning sering disebut pula dengan ‘online course’. Dalam berbagai literatur, e-learning didefinisikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-learning is a generic term for all technologically supported learning using an array of teaching and learning tools as phone bridging, audio and videotapes, teleconferencing, satellite transmissions, and the more recognized web-based training or computer aided instruction also commonly referred to as (Soekartawi, 2003)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian maka e-learning atau pembelajaran melalui online adalah pembelajaran yang pelaksaanya didukung oleh jasa teknologi seperti telepon, audio, videotape, transmisi satelit atau komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembanganya, komputer dipakai sebagai alat bantu pembelajaran, karena itu dikenal dengan istilah (CBL) atau computer assisted learning (CAL). Saat pertama kali komputer mulai diperkenalkan khususnya untuk pembelajaran, maka komputer menjadi popular dikalangan anak didik. Hal ini dapat dimengerti karena berbagai variasi teknik mengajar bisa dibuat dengan bantuan kompter tersebut. Maka setelah itu teknologi pembelajaran terus berkembang dan dikelompokan menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Technology-based learning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Technology-based Web-learning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Technology based-learning ini pada prinsipnya terdiri dari dua, yaitu audio (audio tape, radio, voice mail, telepone ) dan video information technologies (video tape, nideo text, video messaging). Sedangkan technology based web-learning pada dasarnya adalah data information tecbnologies (bulletin board, internet, email, tele-collaboration).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas (audio/data, video/data, audio/video). Teknologi ini juga sering dipakai pada pendidikan jarak jauh, dimaksudkan agar komunikasi antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-learning ini. Sedangkan interaksi antara guru dan murid bisa dilaksanakan melalui cara langsung (synchronous) atau tidak langsung, misalnya pesan direkam dahulu sebelum digunakan. Cara ini dikenal dengan nama e-synchronous.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. KARAKTERISTIK E-LEARNING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik e-learning antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Memanfaatkan jasa teknologi elektronik; dimana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokelor;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehinga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan dimana saja dan yang bersangkutan memerlukanya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Miarso (2004), Pemanfaatan E-learning tidak terlepas dari jasa internet. Karena teknik pembelajaran yang tersedia di internet begitu lengkap, maka hal ini akan mempengaruhi terhadap tugas guru dalam proses pembelajaran. Dahulu, proses belajar-mengajar didominasi oleh peranan guru, karena itu disebut the era of theacher. Kini, proses belajar-mengajar, banyak didominasi oleh peran guru dan buku (the era of teacher and book) dan pada masa mendatang proses belajar mengajar akan didominasi oleh guru, buku, dan teknologi (the era of teacher, book, and technology)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-LEARNING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa melalui internet dapat ditemukan berbagai informasi yang dapat diakses secara mudah, kapan saja dan dimana saja, maka pemanfaatan internet menjadi suatu kebutuhan. Bukan itu saja, pengguna internet bisa berkomunikasi dengan pihak lain dengan cara yang sangat mudah melalui teknik e-moderating yang tersedia diinternet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pengalaman dan juga dari berbagai informasi yang tersedia di literatur, memberikan petunjuk tentang manfaat penggunaan internet, khususnya da-lam pendidikan terbuka dan jarak jauh, antara lain dapat disebutkan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tersedianya fasilitas e-moderating dimana guru dan murid dapat berkomunikasi dengan mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Guru dan siswa dapat mengguakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang tersruktur dan terjadwal melalui internet, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Siswa dapat belajar atau me-review bahan ajar setiap saat dan dimana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan dikomputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Baik guru maupun siswa dapat melaksanakan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Relatif lebih efisien. Misalnya bagi yang mereka tinggal jauh dari perguruan tinggi atau sekolah konvensional, bagi mereka yang sibuk bekerja , bagi mereka yang bertugas di kapal,di luar negeri, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai kritik antara lain dapat disebutkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kurangnya interaksi antara guru dan siswa bahkan antar-siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar-mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Proses belajar dan mengajarnya cenderung kearah pelatihan daripada pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berubahnya peran guru dan yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kurangnya penguasaan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM MEMANFAATKAN E – LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli-ahli pendidikan dan internet menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang memilih internet untuk kegiatan pembelajaran (Hartanto dan Purbo, 2002; serta Soekawati, 1999;) antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Analisis Kebutuhan (Need Analysis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahapan awal, satu hal yang perlu dipertimbangkan adakah apakah memang memerlukan e-learning. Untuk menjawab pertanyaan ini tidak dapat dijawab dengan perkiraan atau dijawab berdasarkan atas sasaran orang lain. Sebab setiap lembaga menentukan teknologi pembelajaran sendiri yang berbeda satu sama lain. Untuk itu perlu diadakan analisis kebutuhan. Kalau analisis ini dilaksanakan dan jawabanya adalah membutuhkan e-learning maka tahap berikutnya adalah membuat studi kelayakan, yang komponen penilaianya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah secara teknis dapat dilaksanakan misalnya apakah jaringan internet bisa dipasang, apakah infrasruktur pendukungnya, seperti telepon, listrik, komputer tersedia, apakah ada tenaga teknis yang bisa mengoperasikanya tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apakah secara ekonomis menguntungkan, misalnya apakah dengan e-learning kegiatan yang dilakukan menguntungkan atau apakah return on investment nya lebih besar dari satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apakah secara sosial penggunaan e-kearning tersebut diterima oleh masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Rancangan Instruksional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan rancangan instruksional ini perlu dipertimbangkan aspek-aspek (Soekartawi, 1999) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Course content and learning unit analysis, seperti isi pelajaran, cakupan, topik yang relevan dan satuan kredit semester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Learner analysis, seperti latar belakang pendidikan siswa, usia, seks, status pekerjaan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Learning context analysis, seperti kompetisi pembelajaran apa yang diinginkan hendaknya dibahas secara mendalam di bagian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Instructional analysis, seperti bahan ajar apa yang dikelompokan menurut kepentingannya, menyusun tugas-tugas dari yang mudah hingga yang sulit, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. State instructional objectives, Tujuan instuksional ini dapat disusun berdasarkan hasil dari analisis instruksional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Construct criterion test items, penyusunan tes ini dapat didasarkan dari tujuan instruksional yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Select instructional strategy, strategi instruksional dapat ditetapan berdasarkan fasilitas yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tahap Pengembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya dalam pengembangan e-learning bisa dilakukan mengikuti perkembangan fasilitas ICT yang tersedia hal ini kadang-kadang fasilitas ICT tidak dilengkapi dalam waktu yang bersamaan. Begitu pula halnya dengan prototype bahan ajar dan rancangan intruksional yang akan dipergunakan terus dipertimbangkan dan dievaluasi secara kontinu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pelaksanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prototype yang lengkap bisa dipindahkan ke komputer (LAN) dengan menggunakan format misalnya format HTML. Uji terhadap prototype hendaknya terus menerus dilakukan. Dalam tahapan ini sering kali ditemukan berbagai hambatan, misalnya bagaimana menggunakan management course tool secara baik, apakah bahan ajarnya benar-benar memenuhi standar bahan ajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Evaluasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum program dimulai, ada baiknya dicobakan dengan mengambil beberapa sampel orang yang dimintai tolong untuk ikut mengevaluasi. Proses dari kelima tahapan diatas diperlukan waktu yang relatif lama, karena prototype perlu dievaluasi secara terus menerus. Masukan dari orang lain atau dari siswa perlu diperhatikan secara serius. Proses dari tahapan satu sampai lima dapat dilakukan berulang kali, karena prosesnya terjadi terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya harus pula diperhatikan masalah-masalah yang sering dihadapi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Masalah akses untuk bisa melaksanakan e-learning seperti ketersediaan jaringan internet, listrik, telepon, dan infrastruktur yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masalah ketersediaan software (peranti lunak). Bagaimana mengusahakan peranti lunak yang tidak mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Masalah dampaknya terhadap krikulum yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Masalah skill dan knowledge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Attitude terhadap ICT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-learning merupakan aplikasi internet yang dapat menghubungkan antara pendidik dan peserta didik dalam sebuah ruang belajar online. E-learning tercipta untuk mengatasi keterbatasan antara pendidik dan peserta didik, terutama dalam hal waktu dan ruang. Dengan e-learning maka pendidik dan peserta didik tidak harus berada dalam satu dimensi ruang dan waktu. Proses pendidikan dapat berjalan kapan saja dengan mengabaikan kedua hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-learning akan dimanfaatka atau tidak sangat tergantung bagaimana pengguna memandang atau menilai e-learning tersebut. Namun umumnya digunakannya teknologi tersebut tergatung dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah teknologi itu memang sudah merupakan kebutuhan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apakah fasilitas pendukungnya sudah memadai;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apakah didukung oleh dana yang memadai; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Apakah ada dukungan dari pembuat kebijakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hartanto, A.A dan Ono W. Purbo. 2002. Teknologi E-learning Berbasis PHP dan MySQL. Elex Media Komputindo: Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miarso, Yusuf Hadi. 2004. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Kencana: Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prakoso, Kukuh Setyo. 2005. Membangun E-learning dengan Moodle. Penerbit Andi: Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prawiradilaga, Dewi S dan Eveline Siregar. 2004. Mozaik Teknologi Pendidikan. Prenata Media: Jakarta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekartawi. 1999. Rancangan Instructional. Rajawali Press: Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekartawi. 2003. E-learning di Indonesia dan Prospeknya di Masa Mendatang. Makalah disampaikan pada seminar nasional di Universitas Petra, Surabaya, 3 Februari 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tam, M. Constructivism, Instructional Design, and Technology: Implication for Transforming Distance Learning. Educational Technology, Volume 3 Number 2. 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ :Oleh : Dra. Risnanosanti, M.Pd. Dosen PNSD pada FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-864920757591822992?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/864920757591822992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/pengembangan-bahan-ajar-cetak-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/864920757591822992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/864920757591822992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/pengembangan-bahan-ajar-cetak-dan.html' title='PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CETAK DAN BERBASIS ICT'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy4UrtDiHLI/AAAAAAAAAIk/4mJw2ZMEUwA/s72-c/3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-6265368911657318851</id><published>2009-12-20T15:44:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T17:56:55.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Budaya'/><title type='text'>Pantun Minang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3jyxZ5tdI/AAAAAAAAAIc/20Bzh7D4YZM/s1600-h/rmah+gdangimages.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3jyxZ5tdI/AAAAAAAAAIc/20Bzh7D4YZM/s200/rmah+gdangimages.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sipasan baranak putiah&lt;br /&gt;Jatuah kalapiak duo tigo&lt;br /&gt;Abieh sampan ganti jo upiah &lt;br /&gt;Namun pulau dihadang juo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurinci buahnyo manih&lt;br /&gt;Lah di juluak sado nan mudo&lt;br /&gt;Lah jaleh ka biduak tirih&lt;br /&gt;Manga nyo sanak balayia juo&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Urang Kinari manjua kain&lt;br /&gt;Dibali anak rang Paninggahan&lt;br /&gt;Dari pado dicari jo nan lain &lt;br /&gt;Rancak bankalai disudahkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadang ombak pantai Puruih&lt;br /&gt;Dabuanyo sampai Kaulak karang&lt;br /&gt;Dima badan indak kakuruih&lt;br /&gt;Karano rang rantau indak namuah pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit tinggi bapaga tembok&lt;br /&gt;Tarantang kawek tigo alai&lt;br /&gt;Manangih kasau nan jo atok&lt;br /&gt;Tadanga kabek kabaungkai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipasan baranak putiah&lt;br /&gt;Jatuah kalapiak duo tigo&lt;br /&gt;Abieh sampan ganti jo upiah &lt;br /&gt;Namun pulau dihadang juo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurinci buahnyo manih&lt;br /&gt;Lah di juluak sado nan mudo&lt;br /&gt;Lah jaleh ka biduak tirih&lt;br /&gt;Manga nyo sanak balayia juo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payokumbuah jalannyo luruih,&lt;br /&gt;Singgah sabanta di Piladang.&lt;br /&gt;Kok gantieng jan sampai putuih.&lt;br /&gt;Tinggakan juo salai banang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oi, Upiek rambahlah paku,&lt;br /&gt;Nak tarang jalan kaparak.&lt;br /&gt;Oi, Upiek ubahlah laku,&lt;br /&gt;Nak sayang urang ka-awak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cubadak tumbuah sabatang,&lt;br /&gt;Tumbuah luruih dakek parigi,&lt;br /&gt;nan rancak diliek urang,&lt;br /&gt;Budi haluih mamikek hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ka hilie jalan ka Padang,&lt;br /&gt;Ka mudiek jalan ka Ulakan.&lt;br /&gt;Kok musuah indak dihadang,&lt;br /&gt;Basuo pantang di-ilakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibao ribuik dibao angin,&lt;br /&gt;Dibao pikek dibao langau.&lt;br /&gt;Muluik jo hati kok balain,&lt;br /&gt;Pantangan adaik Minangkabau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baburu ka Padang data,&lt;br /&gt;Dapeklah ruso balang kaki.&lt;br /&gt;Baguru kapalang aja, &lt;br /&gt;Ibaraik bungo kambang tak jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ka Koto mambao suluah,&lt;br /&gt;Dari munggu tampak barasok.&lt;br /&gt;Ibo di badan ka Takicuah,&lt;br /&gt;Ilimu ijan dibao lalok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surau di Ulak Aie Bangih,&lt;br /&gt;Tunggak nan dari Muko-Muko.&lt;br /&gt;Pikie dahulu baru bangih,&lt;br /&gt;Tantukan lapa maananyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tagaliciek batang tabu,&lt;br /&gt;Tagulimang baro dadak.&lt;br /&gt;Taguliciek tampek lalu,&lt;br /&gt;Dialieh pulo tampek tagak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marunduak lalu ka pakan,&lt;br /&gt;Manyiruduak sambie balari.&lt;br /&gt;Tatumbuak biduak dikelokkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatumbuak kato dipikiri.&lt;br /&gt;@ ; Cimbuak.net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-6265368911657318851?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/6265368911657318851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/pantun-minang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6265368911657318851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6265368911657318851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/pantun-minang.html' title='Pantun Minang'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3jyxZ5tdI/AAAAAAAAAIc/20Bzh7D4YZM/s72-c/rmah+gdangimages.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-304547113857002979</id><published>2009-12-20T15:34:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T18:11:36.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Budaya'/><title type='text'>INILAH GURINDAM DUA BELAS NAMANYA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3hj4fgFjI/AAAAAAAAAIU/pIZlljhD2uU/s1600-h/raja+ali+haji..images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3hj4fgFjI/AAAAAAAAAIU/pIZlljhD2uU/s200/raja+ali+haji..images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana (…..) telah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Syahdan&lt;br /&gt;Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula&lt;br /&gt;arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang&lt;br /&gt;pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu&lt;br /&gt;pasangnya bersalahan dengan gurindam.&lt;br /&gt;Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir&lt;br /&gt;pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja&lt;br /&gt;jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu&lt;br /&gt;jadi seperti jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula inilah rupanya syair.&lt;br /&gt;Dengarkan tuan suatu rencana&lt;br /&gt;Mengarang di dalam gundah gulana&lt;br /&gt;Barangkali gurindam kurang kena&lt;br /&gt;Tuan betulkan dengan sempurna&lt;br /&gt;Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini&lt;br /&gt;Persamaan yang indah-indah&lt;br /&gt;Yaitu ilmu yang memberi faedah&lt;br /&gt;Aku hendak bertutur&lt;br /&gt;Akan gurindam yang beratur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA&lt;br /&gt;Barang siapa tiada memegang agama&lt;br /&gt;Segala-gala tiada boleh dibilang nama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal yang empat&lt;br /&gt;Maka yaitulah orang yang ma’rifat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal Allah&lt;br /&gt;Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal diri&lt;br /&gt;Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal dunia&lt;br /&gt;Tahulah ia barang yang terpedaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal akhirat&lt;br /&gt;Tahulah ia dunia mudharat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal yang tersebut&lt;br /&gt;Tahulah ia makna takut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan sembahyang&lt;br /&gt;Seperti rumah tiada bertiang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan puasa&lt;br /&gt;Tidaklah mendapat dua termasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan zakat&lt;br /&gt;Tiadalah hartanya beroleh berkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan haji&lt;br /&gt;Tiadalah ia menyempurnakan janji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara mata&lt;br /&gt;Sedikitlah cita-cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara kuping&lt;br /&gt;Khabar yang jahat tiadalah damping&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara lidah&lt;br /&gt;Niscaya dapat daripadanya faedah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan&lt;br /&gt;Daripada segala berat dan ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila perut terlalu penuh&lt;br /&gt;Keluarlah fi’il yang tidak senonoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota tengah hendaklah ingat&lt;br /&gt;Di situlah banyak orang yang hilang semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah peliharakan kaki&lt;br /&gt;Daripada berjalan yang membawa rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati itu kerajaan di dalam tubuh&lt;br /&gt;Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dengki sudah bertanah&lt;br /&gt;Datanglah daripadanya beberapa anak panah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengumpat dam memuji hendaklah pikir&lt;br /&gt;Di situlah banyak orang yang tergelincir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan marah jangan dibela&lt;br /&gt;Nanti hilang akal di kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sedikitpun berbuat bohong&lt;br /&gt;Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda orang yang amat celaka&lt;br /&gt;Aib dirinya tiada ia sangka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakhil jangan diberi singgah&lt;br /&gt;Itulah perompak yang amat gagah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang sudah besar&lt;br /&gt;Janganlah kelakuannya membuat kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa perkataan kotor&lt;br /&gt;Mulutnya itu umpama ketor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manakah salah diri&lt;br /&gt;Jika tidak orang lain yang berperi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan takbur jangan direpih&lt;br /&gt;Sebelum mati didapat juga sepih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang berbangsa&lt;br /&gt;Lihat kepada budi dan bahasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berbahagia&lt;br /&gt;Sangat memeliharakan yang sia-sia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang mulia&lt;br /&gt;Lihatlah kepada kelakuan dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berilmu&lt;br /&gt;Bertanya dan belajar tiadalah jemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berakal&lt;br /&gt;Di dalam dunia mengambil bekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang baik perangai&lt;br /&gt;Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan sahabat&lt;br /&gt;Yang boleh dijadikan obat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan guru&lt;br /&gt;Yang boleh tahukan tiap seteru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan isteri&lt;br /&gt;Yang boleh menyerahkan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan kawan&lt;br /&gt;Pilih segala orang yang setiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan abdi&lt;br /&gt;Yang ada baik sedikit budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila banyak berkata-kata&lt;br /&gt;Di situlah jalan masuk dusta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila banyak berlebih-lebihan suka&lt;br /&gt;Itu tanda hampirkan duka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita kurang siasat&lt;br /&gt;Itulah tanda pekerjaan hendak sesat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anak tidak dilatih&lt;br /&gt;Jika besar bapanya letih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila banyak mencat (mencacat?) orang&lt;br /&gt;Itulah tanda dirinya kurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang yang banyak tidur&lt;br /&gt;Sia-sia sajalah umur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mendengar akan kabar&lt;br /&gt;Menerimanya itu hendaklah sabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mendengar akan aduan&lt;br /&gt;Membicarakannya itu hendaklah cemburuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila perkataan yang lemah lembut&lt;br /&gt;Lekaslah segala orang mengikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila perkataan yang amat kasar&lt;br /&gt;Lekaslah orang sekalian gusar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pekerjaan yang amat benar&lt;br /&gt;Tidak boleh orang berbuat onar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa khianat akan dirinya&lt;br /&gt;Apalagi kepada lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada dirinya ia aniaya&lt;br /&gt;Orang itu jangan engkau percaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidah suka membenarkan dirinya&lt;br /&gt;Daripada yang lain dapat kesalahannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada memuji diri hendaklah sabar&lt;br /&gt;Biar daripada orang datangnya kabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang suka menampakkan jasa&lt;br /&gt;Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan diri disembunyikan&lt;br /&gt;Kebajikan diri diamkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke’aiban orang jangan dibuka&lt;br /&gt;Ke’aiban diri hendaklah sangka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan&lt;br /&gt;Bukannya manusia yaitulah syaitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan seorang perempuan tua&lt;br /&gt;Itulah iblis punya penggawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada segala hamba-hamba raja&lt;br /&gt;Di situlah syaitan tempatnya manja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang yang muda-muda&lt;br /&gt;Di situlah syaitan tempat bergoda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkumpulan laki-laki dengan perempuan&lt;br /&gt;Di situlah syaitan punya jamuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang tua(h) yang hemat&lt;br /&gt;Syaitan tak suka membuat sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang muda kuat berguru&lt;br /&gt;Dengan syaitan jadi berseteru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bapa jangan derhaka&lt;br /&gt;Supaya Allah tidak murka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ibu hendaklah hormat&lt;br /&gt;Supaya badan dapat selamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan anak janganlah lalai&lt;br /&gt;Supaya boleh naik ke tengah balai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kawan hendaklah adil&lt;br /&gt;Supaya tangannya jadi kapil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah berjasa&lt;br /&gt;Kepada yang sebangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendak jadi kepala&lt;br /&gt;Buang perangai yang cela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah memegang amanat&lt;br /&gt;Buanglah khianat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendak marah&lt;br /&gt;Dahulukan hujjah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendak dimalui&lt;br /&gt;Jangan memalui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendak ramai&lt;br /&gt;Murahkan perangai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja mufakat dengan menteri&lt;br /&gt;Seperti kebun berpagarkan duri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul hati kepada raja&lt;br /&gt;Tanda jadi sebarang kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum adil atas rakyat&lt;br /&gt;Tanda raja beroleh inayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihkan orang yang berilmu&lt;br /&gt;Tanda rahmat atas dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat akan orang yang pandai&lt;br /&gt;Tanda mengenal kasa dan cindai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkan dirinya mati&lt;br /&gt;Itulah asal berbuat bakti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirat itu terlalu nyata&lt;br /&gt;Kepada hati yang tidak buta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita&lt;br /&gt;Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu&lt;br /&gt;dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur&lt;br /&gt;hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima&lt;br /&gt;Negeri Riau Pulau Penyengat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-304547113857002979?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/304547113857002979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/inilah-gurindam-dua-belas-namanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/304547113857002979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/304547113857002979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/inilah-gurindam-dua-belas-namanya.html' title='INILAH GURINDAM DUA BELAS NAMANYA'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3hj4fgFjI/AAAAAAAAAIU/pIZlljhD2uU/s72-c/raja+ali+haji..images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3751754579862960878</id><published>2009-12-20T15:17:00.002+07:00</published><updated>2009-12-29T18:51:34.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Pendidikan'/><title type='text'>Manajemen Kelas Efektif</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3dSCNa1tI/AAAAAAAAAIE/dNq1JvwmLj4/s1600-h/DSC01067.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3dSCNa1tI/AAAAAAAAAIE/dNq1JvwmLj4/s200/DSC01067.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Manajemen Kelas Efektif&lt;br /&gt;Edu sering mendapat pertanyaan dari para guru berkaitan dengan persoalan belajar-mengajar di kelas, yaitu mengenai pendekatan terbaik yang efektif dan efisien dalam mengelola manajemen kelas.&lt;span class="fullpost"&gt; Keragaman perilaku dan kemampuan siswa seringkali menjadi alasan utama mengapa seorang guru rata-rata memiliki kesulitan dalam mengelola kelas dengan baik. Dalam banyak kasus bahkan banyak juga guru yang tidak peduli dengan ragam pola perilaku siswa (students behaviors) yang seharusnya mendapat treatment berbeda antara satu dengan siswa lainnya.&lt;br /&gt;Karena keputus-asaan para guru, akhirnya persoalan manajemen pengelolaan kelas menjadi hal yang sulit dipahami, karena biasanya para guru sering mengambil jalan pintas dalam mengatasi persoalan di kelas, yaitu menggunakan otoritasnya yang besar sebagai guru, sambil mencoba mengklasifikasi siswa mereka dengan hukuman dan penghargaan (punishment and reward) yang seringkali sangat bersifat penanganan sementara terhadap kasus-kasus yang menimpa siswa dalam belajar. &lt;br /&gt;Pemahaman guru tentang pengelolaan atau manajemen kelas yang efektif dengan demikian harus diperbaiki. Kegagalan guru dalam mengelola kelas secara efektif, sejauh pengalaman Edu, banyak dikarenakan guru tidak memiliki keterampilan mengelola kelas. Sebagai salah satu bentuk dari kemampuan pedagogis, mengelola kelas secara baik akan sangat membantu guru dalam meningkatkan capaian akademik siswa. Karena dalam beberapa studi yang digambarkan oleh Adam Waxler dalam "eTeach: A Teacher Resource for Learning the Strategies of Master Teachers, " disebutkan, bahwa antara kemampuan guru dalam pengelolaan manajemen kelas dan student echievement terdapat korelasi yang baku dan sangat menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak kasus, pendekatan sederhana para guru dalam mengatasi problem siswa di kelas lebih kepada pendekatan hukuman dan penghargaan. Jika ada satu atau siswa melakukan kesalahan, seorang guru biasanya lebih banyak “menghakimi” siswanya dengan menulis nama siswa tersebut di papan tulis, menegurnya di depan teman-teman sekelasnya, bahkan dalam beberapa kasus ditemukan guru tidak segan untuk memaki dan memarahi seorang siswa di depan teman-temannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, banyak juga guru, atas dasar karena suka dengan siswa tertentu entah karena preatasi atau orangtuanya, seorang guru juga kerap memberikan pujian di depan kelas secara sepihak, tanpa menyadari perasaan tertekan siswa lainnya yang tidak dipuji atau dihargai. Blocking mental development para siswa dengan sendirinya menjadi terklasifikasi antara siswa pandai dan bodoh, kaya-miskin, dan bentuk labelling lainnya. Bahkan tak jarang para guru kiti seperti terbiasa melakukan bujukan yang tak semestinya dalam mengatasi problem perilaku siswa mereka. Pendekatan “you behave today, I will give you a piece of candy” akhirnya menjadi pilihan sederhana dalam mengelola perilaku siswa di dalam kelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan sederhana dalam mengelola manajemen kelas tanpa membuat perasaan sakit hati siswa lainnya sebenarnya sangat sederhaha. Kuncinya terletak pada bagaimana seorang guru mampu membuat seluruh siswa di kelasnya tetap aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas. Para guru dapat mencoba lima tips cara mudah mengelola kelas di bawah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, gunakan pendekatan All-write. Tinimbang meminta anak untuk mengacungkan tangan dalam merespon setiap pertanyaan dari guru, lebih baik meminta mereka untuk menuliskan jawaban mereka dalam bentuk naratif. Bukan hanya guru akan lebih memudah membuat siswanya untuk sibuk dan berpartisipasi aktif, tetapi kemampuan siswa dalam merespon jawaban juga pasti akan meingkat karena siswa akan mencoba merekonstruksi dan menganalisis jawaban secara tertata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pasangkanlah setiap siswa untuk terbiasa saling berbagi dan saling mengkritik jawaban mereka masing-masing. Seluruh kelas pasti akan ramai dalam suasana diskusi yang hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, gunakan sesekali pendekatan on-the-clock, agar siswa terbiasa juga mengerjakan sesuatu dengan batas waktu yang diberikan para guru. Kemampuan ini akan meningkatkan fokus siswa dalam belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, guru juga dapat menggunakan pendekatan check-for-Understanding terhadap siswa secara satu persatu. Tolok ukurnya bukannya pemahaman guru, tapi untuk mengecek seberapa besar dan jauh pemahaman siswa terhadap mata pelajaran. Kelima, buatlah semacam list dalam katagori ”do-now assignment” yang harus dikerjakan siswa saat itu juga, hanya untuk mengecek kesiapan para siswa untuk belajar hari itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, manajemen kelas yang efektif bukanlah sekedar punishment and reward, tapi bagaimana seorang guru mampu meningkatkan keterampilan pedagogisnya dalam mengajar secara tertata dan sistimatis yang jauh dari perasaan ingin menyakiti perasaan siswa-siswa mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari kick andy : Manajemen Kelas Efektif, Ahmad Baedowi&lt;photo 1=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3751754579862960878?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3751754579862960878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/manajemen-kelas-efektif.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3751754579862960878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3751754579862960878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/manajemen-kelas-efektif.html' title='Manajemen Kelas Efektif'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3dSCNa1tI/AAAAAAAAAIE/dNq1JvwmLj4/s72-c/DSC01067.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-7591750404685251056</id><published>2009-12-20T15:07:00.004+07:00</published><updated>2010-01-01T15:45:28.881+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerja Keras Adalah Energi Kita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>60 Tahun Tan Malaka, Peletak Dasar Negara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3bSHSseWI/AAAAAAAAAH8/3PwVevbP1zg/s1600-h/tan+malak..images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3bSHSseWI/AAAAAAAAAH8/3PwVevbP1zg/s200/tan+malak..images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;http://www.kompas.com/&lt;br /&gt;60 Tahun Tan Malaka, Peletak Dasar Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 7 Maret 2009 | 16:31 WIB&lt;br /&gt;Laporan wartawan KOMPAS Agnes Rita Sulistyawaty&lt;br /&gt;Pelanduk ini memang berumah tak jauh dari patungnya Lenin. Matanya hewan ini cemerlang menandakan kecerdasan yang maha tangkas. Sikapnya seolah-olah mengukur kekuatan lawannya dan dengan sabar menanti tempo, bilamana dia bisa menghancur-luluhkan musuhnya dengan memakai segala kelemahan musuh itu, walaupun musuhnya itu seekor raja hutan... (Tan Malaka, Madilog, 1942)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cerdik, taktis, dan komprehensif. Itulah sebuah gambaran perjuangan Tan Malaka semasa hidup. Perjuangan Tan Malaka meraih kemerdekaan, mimpi atas sebuah republik, dan penegakan kedaulatan rakyat, mempunyai nafas yang panjang. Dia tidak mudah goyah, pun tidak memberikan celah untuk kompromi dengan bangsa asing yang disebutnya penjajah.&lt;br /&gt;Dia sadar betul bahwa musuh yang dihadapi saudara se-tanah air bukanlah musuh yang ringan. Bayangkanlah bagaimana seekor pelanduk tanpa bertaring tajam melawan raja hutan yang punya taring dan cakar tajam, serta auman yang menggetarkan hati!&lt;br /&gt;Sejak tahun 1920-an, Tan Malaka mulai merakit gambaran republik di atas kertas. Sebelum Bung Hatta dan Soekarno menghasilkan karya tentang Negara Indonesia, Tan Malaka mendahului menuangkan pemikiran tentang Indonesia lewat Naar de Republiek-Indonesia atau Menuju Republik Indonesia, tahun 1924 di Canton.&lt;br /&gt;Ketika baru membayangkan Republik Indonesia, Tan Malaka mengimajinasikan sebuah negara yang mandiri, berdaulat, dan kuat. Buah penanya lahir dari pemikiran dan pergumulan atas idaman Indonesia merdeka. Cita-cita kemerdekaan diinsyafinya sebagai sebuah proses panjang, bukan barang instan yang jadi dalam hitungan bulan.&lt;br /&gt;Di luar negeri, di dalam penjara, maupun selama perjalanan dari kota ke kota di Indonesia, pikiran-pikiran untuk membangun satu tujuan kemerdekaan dan mendirikan sebuah negara Indonesia terus menggema dalam sosok yang kerap hadir di pelbagai kesempatan dengan beragam nama samaran itu.&lt;br /&gt;Seluruh tenaga pria yang kerap memakai topi kebun dan celana selutut ini tercurah untuk membaca, bergumul dengan pemikirannya, serta menuliskan dalam berlembar-lembar catatan. Duabelas tulisan dilahirkan sebelum menginjak tahun 1945, dan belasan lain hadir saat memasuki masa perang revolusi Indonesia 1945 hingga ajal menjemput, 21 Februari enam puluh tahun silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan terbesar Tan Malaka untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berdaulat dilanjutkannya dengan tulisan-tulisan lain yang memang sengaja dilahirkannya demi kecerdasan bangsa.&lt;br /&gt;Sebut saja Madilogakronim dari Materilineal, Dialektika, dan Logika yang merupakan penjabaran dari ilmu pengetahuan tentang ketiga hal tersebut sekaligus membangun rasa percaya diri demi menghindari ketergantungan kepada penjajah.&lt;br /&gt;Tan Malaka tidak hanya bicara soal ideologi atau filsafat, namun juga memberikan buah pikirnya lewat berbagai pendekatan yang komprehensif. Jenderal Abdul Harris Nasution bahkan menganggap Tan Malaka sebagai tokoh ilmu militer Indonesia. Ide-ide tentang strategi perang, antara lain dituliskan Tan Malaka dalam Gerpolek, Gerilya, Politik, dan Ekonomi.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, terlepas dari pandangan politik seseorang, maka tokoh Tan Malaka juga harus dicatat sebagai tokoh ilmu militer Indonesia untuk selamanya, tulis Nasution di halaman muka buku Gerpolek yang diterbitkan Pusat Jajasan Massa, Jakarta, 1964.&lt;br /&gt;Soal-soal ekonomi juga dipompakan Tan Malaka demi menunjang kedaulatan Indonesia. Dia bahkan berpendapat seluruh kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi sendiri sehingga tidak perlu lagi ketergantungan dengan penjajah.&lt;br /&gt;Tan Malaka juga mengangankan tidak ada lagi kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi lewat hubungan dagang dengan penjajah, apalagi hutang. Ketergantungan ekonomi dengan negara lain dinilainya memperlemah kedaulatan bangsa dan menggadaikan bangsa ini.&lt;br /&gt;Dia lebih cocok dengan kemandirian masyarakat. Pemikiran ekonomi Tan Malaka jalin-menjalin dengan Bung Hatta dan sejumlah tokoh lain, membentuk konsepsi eko nomi ideal Indonesia. Bila ekonomi yang dibayangkan para bapak bangsa itu dipegang teguh, niscaya Indonesia terhindar dari amukan badai krisis ekonomi kini.&lt;br /&gt;Tan Malaka tidak hanya meminta para pejuang bangsa untuk mengangkat bambu runcing melawan meriam pe njajah. Dia juga mempelopori upaya pencerdasan masyarakat sekitar yang dinilainya penting dilakukan gerilyawan di waktu luang. Bagi Tan Malaka, kebodohan adalah salah satu pintu masuk penjajahan. Di sejumlah daerah seperti Semarang, Pekalongan, Bandung, dan Yogyakarta, Tan Malaka mendirikan sekolah untuk rakyat. Inilah contoh keberpihakan Tan Malaka kepada rakyaik badarai alias rakyat jelata.&lt;br /&gt;Tanpa kenal lelah, pemuda kelahiran Pandan Gadang itu berbicara mengenai cita-cita negara Indonesia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Kelahiran Tan Malaka Tidak Berubah&lt;br /&gt;Sabtu, 21 Februari 2009 | 16:09 WIB&lt;br /&gt;Rumah kelahiran Tan Malaka di Pandan Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, tidak banyak berubah dibandingkan dengan satu tahun silam. Kondisi rumah yang dijadikan museum itu masih relatif sama dan koleksi buku tidak banyak bertambah.&lt;br /&gt;Indra Ibnu Ikatama, kerabat Tan Malaka sekaligus pengelola rumah kelahiran Bapak Bangsa Republik Indonesia ini, Jumat (20/2), mengatakan, kondisi rumah sebenarnya masih membutuhkan perawatan yang cukup banyak.&lt;br /&gt;”Kebutuhan perawatan tidak bisa dicukupi oleh keluarga. Lagi pula, museum ini sudah dijadikan kekayaan pemda. Setahun ini kami hanya mendapatkan bantuan pengawetan kayu agar tidak dimakan rayap. Bantuan itu pun diperoleh dari maskapai Lion Air yang bersimpati pada rumah ini,” kata Indra.&lt;br /&gt;Dia mengatakan, selama setahun ini pemda tidak banyak membantu perawatan rumah ataupun menambah koleksi di museum ini. Museum juga tidak mempunyai pemasukan karena tidak ada pungutan pengunjung museum.&lt;br /&gt;Koleksi buku di museum ini, menurut Indra, tidak banyak bertambah sejak diresmikan pada 21 Februari 2008. Satu-dua tambahan koleksi berupa buku dan gambar Tan Malaka diperoleh pihak museum dari sumbangan beberapa pihak.&lt;br /&gt;Sebenarnya museum ini masih membutuhkan tambahan koleksi agar bisa semakin kaya dalam pemilikan barang-barang memorabilia Tan Malaka. Pada awal berdirinya museum, pihak keluarga dan sejumlah kerabat serta peneliti menyumbangkan pelbagai buku yang ditulis Tan Malaka, buku tentang Tan Malaka yang ditulis berbagai peneliti, serta benda-benda yang pernah digunakan Tan Malaka.&lt;br /&gt;Keberadaan museum tersebut, menurut Indra, membuat sejumlah pengunjung dan peneliti datang ke tempat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup-sayup Gaung Perjuangan Tan Malaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 7 Maret 2009 | 16:41 WIB&lt;br /&gt;Laporan wartawan KOMPAS Agnes Rita Sulistyawaty&lt;br /&gt;ORDE BARU yang berkuasa 32 tahun mempunyai peran yang sangat kuat dalam menyamarkan peran Tan Malaka bagi negeri ini. Kendati sudah dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sejak 28 Maret 1963, tetapi gaung perjuangan Tan Malaka sayup-sayup saja terdengar bahkan jauh di bawah gema bapak bangsa lain seperti Soekarno dan Hatta.&lt;br /&gt;Yang masih susah disembuhkan dan masih dalam wacana publik adalah persoalan bahwa Tan Malaka itu PKI, komunis. Komunis yang ada dalam benak masyarakat adalah komunis yang dihancurkan oleh kekuatan Orde Baru tahun 1965, papar sejarawan, Mestika Zed.&lt;br /&gt;Mestika memaparkan, setelah pemberontakan PKI di Silungkang, Sumatera Barat, tahun 1926-1927, Tan Malaka sudah tidak dianggap lagi sebagai bagian dari PKI karena dianggap tidak cocok lagi dengan partai itu. Namun, Tan Malaka cuek saja. Lagipula, bagi Tan Malaka, persoalannya bukan sedangkal urusan partai ke partai.&lt;br /&gt;Dia bahkan tidak acuh bila tidak lagi dianggap sebagai bagian dari satu partai tertentu. Dalam bagian akhir buku Dari Penjara ke Penjara III, Tan Malaka justru memperingatkan kepada khalayak yang hadir dalam pertemuan kelompok Persatuan Pejuangan bahwa masalah partai berpotensi menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;"Saya memperingatkan kepada para pengunjung antara lain bahwa kalau satu partai didirikan, niscaya kelak akan timbullah partyen en partytjes sebagai jamur di musim hujan. Dengan demikian maka akan sukar sekali mempersatukan berbagai partai itu kemudian hari," tulis Tan Malaka.&lt;br /&gt;Namun, begitulah. Kesan bahwa Tan Malaka adalah bagian dari komunis seperti yang dicari dan dihancurkan rezim tahun 1965, membuat kisah hidup tokoh ini dikubur bersama pemikirannya tentang Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Cerita-cerita tentang Tan Malaka yang masih mengesan hingga ke generasi sekarang umumnya berkisar seputar kemahiran Tan Malaka menghilang. Tokoh masyarakat Kota Padang Panjang, Taufiq (66), mendapatkan cerita-cerita lisan tentang kepiawaian Tan Malaka menghilang, bertukar identitas, dan lolos dari sergapan musuh. Cerita itu masih menjadi bahan perbincangan masyarakat yang tinggal sekitar 120 kilometer jauhnya dari Pandan Gadang, rumah kelahiran Tan Malaka.&lt;br /&gt;Di Nagari Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Pandan Gadang, kisah serupa juga ditemukan. Begitu pun di sekitar rumah gadang tempat Tan Malaka dilahirkan. Konon, sang tokoh sempat mampir ke rumah kelahirannya itu. Namun, lantaran dia menjadi orang yang amat dicari, maka identitas Tan Malaka sengaja disembunyikan. Kisah itu diperkirakan sengaja dipelihara oleh masyarakat demi melindungi Tan Malaka.&lt;br /&gt;Masa 32 tahun bukanlah waktu yang singkat sehingga sejarah dan pemikiran Tan Malaka terkubur jauh di tengah ingar-bingar kehidupan bangsa ini kini. Menghidupkan pemikiran yang lahir dari pendiri republik ini perlu dikerjakan terus-menerus. Siapa tahu, akar bangsa ini seharusnya tidak dicari di luar negeri, tetapi dari pemikiran bapak bangsa yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi. *&lt;br /&gt;Daftar Riwayat Hidup &lt;br /&gt;Nama : Ibrahim bin Rasad&lt;br /&gt;Gelar : Datuk Tan Malaka&lt;br /&gt;Tempat lahir : Pandan Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat&lt;br /&gt;Tanggal lahir : 13 Oktober 1894&lt;br /&gt;Ibu : Rangkayo Sinah&lt;br /&gt;Ayah : HM Rasad&lt;br /&gt;Saudara kandung : Kamarudin bin Rasad &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan:&lt;br /&gt;- Sekolah Rakyat di Suliki dan Tanjung Ampalu&lt;br /&gt;-Kweekschool di Bukittinggi&lt;br /&gt;-Rijkskweekschool (sekolah guru) di Belanda &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggal : 21 Februari 1949&lt;br /&gt;Penyebab kematian : ditembak&lt;br /&gt;Dimakamkan: Selapanggung, Kediri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubur Tan Malaka Dibongkar Besok&lt;br /&gt;Sabtu, 12 September 2009 | 09:29 WIB&lt;br /&gt;KEDIRI, KOMPAS.com — Perangkat desa asal Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sudah mempersiapkan pembongkaran makam yang diduga terdapat kerangka tubuh tokoh revolusioner beraliran kiri, Tan Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak ada persiapan khusus untuk pembongkaran makam tersebut, yang ada kami menyiapkan perangkat teknis dan tenaga untuk membongkar makam itu," kata Kepala Desa Selopanggung Muh Zahiri, Sabtu (12/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku sudah menunjuk warga yang membantu pembongkaran makam yang diduga terdapat kerangka Tan Malaka tersebut, sementara untuk perangkat desa sendiri akan membantu proses evakuasi serta berbagai perlengkapan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembongkaran makam tersebut, kata Zahiri, akan dilakukan Minggu (13/9) pagi. Saat ini, sejumlah panitia nasional sudah datang ke desa, bahkan beberapa di antara mereka ada yang menginap di rumah warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Zulfikar Khamarudin yang merupakan kemenakan Tan Malaka mengaku, pihaknya sudah memastikan akan membongkar makam tersebut. Pihaknya sudah melakukan koordinasi, baik dengan perangkat desa, maupun pihak kepolisian, terkait dengan rencana pembongkaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu proses penelitian, dengan mengambil sampel kerangka yang tertinggal untuk dilakukan tes DNA, pihaknya melibatkan tiga dokter dari FKUI. Diharapkan, dengan jadwal waktu tersebut, hasilnya dapat diketahui tiga pekan kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk saat ini, kami hanya membongkar makam untuk mengambil sampel guna dilakukan tes DNA. Baik nanti hasilnya negatif atau positif, kami akan mengumumkan secara resmi," kata Zulfikar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung langkah selanjutnya, ia mengatakan akan langsung kembali ke Jakarta untuk keperluan tes DNA. Namun, jika hasilnya ternyata positif, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan panitia nasional untuk rencana tindak lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV di Leiden Harry A Poeze sejak tahun 1971 berusaha untuk menguak perjuangan dan kematian Tan Malaka. Poeze mengambil kesimpulan, Tan Malaka dibunuh oleh pasukan Batalyon Sikatan pimpinan Letnan Dua Soekotjo, dan tewas pada tanggal 21 Februari 1949. Walau demikian, Zulfikar mengaku bahwa pihaknya belum berani mengambil kesimpulan lebih, mengingat hingga kini baru akan dilakukan tes DNA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Kediri Waris mengemukakan, pihaknya tetap meminta, baik kepada keluarga, maupun panitia nasional untuk tidak membawa kerangka yang berada di lokasi makam tersebut, walaupun hasilnya bukan jenazah Tan Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika ternyata hasilnya positif, pemkab sudah mempunyai langkah selanjutnya untuk menata dan membuat makam tersebut, dengan orientasi akan dijadikan sebagai wisata sejarah, seperti makam Bung Karno di Blitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harapan kami, makam tersebut tidak dipindah dari wilayah kabupaten. Pemkab sudah mempunyai rencana untuk membangun lokasi makam, dan dijadikan sebagai wisata sejarah,"&lt;br /&gt;Bagi kita pembaca makin jelaslah bahwa Tan Malaka, adalah orang yang selalu bekerja keras " Kerja Keras Adalah Energi Kita" &lt;br /&gt;http://www.kompas.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-7591750404685251056?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/7591750404685251056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/60-tahun-tan-malaka-peletak-dasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7591750404685251056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/7591750404685251056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/60-tahun-tan-malaka-peletak-dasar.html' title='60 Tahun Tan Malaka, Peletak Dasar Negara'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/Sy3bSHSseWI/AAAAAAAAAH8/3PwVevbP1zg/s72-c/tan+malak..images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-6553279045773258481</id><published>2009-12-12T02:46:00.012+07:00</published><updated>2009-12-29T17:49:25.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Budaya'/><title type='text'>Merantau Bagi Masyarakat Minangkabau Periode 1990-2000-an</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SykIhMaWNfI/AAAAAAAAAGg/kd0ufD11Kn0/s1600-h/peta_lokasi_sumbar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SykIhMaWNfI/AAAAAAAAAGg/kd0ufD11Kn0/s200/peta_lokasi_sumbar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Berdasarkan kajian kemasyarakatan, merantau dapat diartikan dengan orang yang meninggalkan teritorial asal dan menempati teritorial baru. Dirantau mereka mencari mata pencaharian baru untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Didaerah rantau pun para perantau akan dihadapkan pada sistem sosial kemasyarakatan baru yang sedikit banyaknya akan berbeda dengan daerah asalnya. Yang hal ini akan mempengaruhi pula pada sistem dan struktur keluarga yang dibentuknya di perantauan.&lt;br /&gt;Di daerah rantau, si perantau pastinya akan berdampingan, berinteraksi, berakulturasi dengan etnis, suku lain. Dalam tatanan pemikiran normal, semakin lama sebuah keluarga dan generasi hidup di perantauan, maka akan makin jauh mereka tercabut dari akar budayanya. Masyarakat Minangkabau yang diakui sebagai masyarakat perantau juga mengalami hal tersebut. Namun tetap saja akan ada nilai-nilai, norma kedaerahan mereka akan ada dan terus terpatri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disaat kita ingin mengetahui tentang sejarah budaya merantau masyarakat minang, tidak sasih kalau kita tidak melihat tulisan dari Mochtar Naim “Merantau Pola Migrasi Suku Minangkabau” . Namun ada beberapa hal baru yang patut di tambahkan untuk mengetahui budaya merantau minang dalam tahun-tahun terakhir (1990-an-2000-an). Karena dalam kajian Muchtar Naim, pola merantau orang minang ikut dipengaruhi oleh trauma politik yang dialami masyarakat minang setelah munculnya perjuangan meminta keadilan oleh masyarakat luar Jawa yang disebut dengan gerakan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) 1958, yang di cap sebagai pemberontak oleh pemerintah pusat sehingga harus di habiskan “ harus di habiskan sampai ke akar-akarnya”.&lt;br /&gt;Dengan mengerahkan 2.110 tentara dari pusat (jakarta) A.H Nasution “Menyelesaikan” masalah PRRI dengan berbagi jalan. Hal ini menekan perasaan, hargadiri dan kemerdekaan orang Minang. Sehingga ini menjadi sebuah monetum penting dalam perjalanan sejarah perjalanan hidup orang minang sehingga banyak yang memilih merantau.&lt;br /&gt;Untuk mempertegas eksistensi budaya merantau orang minang dewasa ini sebenarnya ada beberapa point lagi yang dapat di tambahkan sebagai hal yang mempengaruhi kepergianny ke negeri rantau, yaitu:&lt;br /&gt;1. Melanjutkan budaya merantau.&lt;br /&gt;Merantau yang telah berkembang dari generasi ke generasi menyebabkan munculnya berbagai cerita, kisah tentang keberhasilan dan mapanan ekonomi para perantau, menyebabkan generasi muda ikut dipengaruhi secara emosi. Mereka pun ingin mencapai cerita-cerita kesiksesan itu dengan pergi merantau.&lt;br /&gt;Sang mamak, kakak, saudara, teman, yang telah merintis usaha dirantau pun memberikan peluang bagi kemponakan, adik untuk bisa membantu, dan mengembangkan usaha dirantau, sehingga si keponakan, adik akhirnya di bawa kenegeri orang.&lt;br /&gt;2. Pengaruh Pendidikan.&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri, daerah Sumatera barat merupakan daerah yang menghasilkan beribu sarjana di berbagai bidang keahlian ditiap tahunnya. Mereka dituntut untuk mampu memperlihatkan kemampuan, kompetensi dan daya saing yang tinggi agar bisa mempraktekan ilmunya di dunia usaha yang sangat terbatas di Sumatera Barat. Sementara itu di daerah rantau, tenaga, ilmu mereka banyak dibutuhkan dan dicari. Hal ini menyebabkan sarjana tamatan Sumatera Barat memilih keluar dari daerah ini, agar peluang kerja yang mereka ingin kan dapat terbuka lebih luas.&lt;br /&gt;Masyarakat Minangkabau sejara kajian historis dan kebudayaan memang masyarakat yang relatif mementingkan pendidikan, mereka tidak hanya menuntut ilmu di Sumatera Barat. Banyak juga diantaranya yang keluar daerah ini untuk menuntut ilmu. Baik didalam maupun diluar negeri. Pengaruh dari pendidikan diluar daerah, akan membuat mereka makin terbuka dengan dunia luar, persahabatan, relasi, dan peluang kerja di luar daerah pun merka dapatkan sehingga sebagian besar mereka yang telah selesai memperoleh pendidikan di luar Sumatera Barat pun, mencari pekerjaan diluar teritorial Minangkabau.&lt;br /&gt;3. Makin sempitnya peluang usaha di daerah asal.&lt;br /&gt;Sumatera Barat dalam segi peluang dunia usaha sudah makin sempit dan terbatas, “dak ado galeh yang dak dijua urang di Sumabar lai” sehingga untuk mengembangkan bidang usaha yang diharapkan bisa dapat berkembang dengan maksimal, banyak orang yang memilih daerah lain.&lt;br /&gt;Dari segi pendapatan daerah, yang relatif terbatas juga mempengaruhi keuntungan dunia usaha di Ranah Minang. Ibarat kan berjualan kain, kalau menjual baju yang sama kualitas dan mereknya di Bukittinggi mendapatkan untung dari penjualannya Rp. 10.000,- tapi kalau dijual di luar (Riau, Jambi,dll) bisa mendapat untung Rp. 25.000,-. Ini juga mempengaruhi para pedagang untuk keluar dari Sumbar.&lt;br /&gt;Bagi perantau minang tahun 1990-an-2000-an, kasih masukan…. Masuk bagian manakah anda????&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-6553279045773258481?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/6553279045773258481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/merantau-bagi-masyarakat-minang-periode.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6553279045773258481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/6553279045773258481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/merantau-bagi-masyarakat-minang-periode.html' title='Merantau Bagi Masyarakat Minangkabau Periode 1990-2000-an'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SykIhMaWNfI/AAAAAAAAAGg/kd0ufD11Kn0/s72-c/peta_lokasi_sumbar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-8495455360572089847</id><published>2009-12-11T11:43:00.008+07:00</published><updated>2010-01-01T15:47:57.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerja Keras Adalah Energi Kita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>SEPEDA "Riwayatmu doeloe, nasibmu kini"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHNuvZH9HI/AAAAAAAAAGA/sCb7YhbTMp8/s1600-h/062009171407.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHNuvZH9HI/AAAAAAAAAGA/sCb7YhbTMp8/s200/062009171407.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEPEDA &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Riwayatmu doeloe, nasibmu kini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7690097/boekittinggi2.mp4.html"&gt;Oleh : Irwan Setiawan.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika mendengar kata sepeda, mungkin dalam fikiran kita muncul persepsi bahwa bersepeda itu kuno, ketinggalan zaman, melelahkan, kepanasan dan berbagai anggapan lain oleh masyarakat umumnya tentang keberadaan dan pemanfaatan sepeda di zaman yang canggih dan modern seperti sekarang ini. Namun bila kita melihat sepeda dari sisi lain, sebenarnya ada bagian-bagian yang membuatnya menarik seperti: perjalanan sejarah penemuan sepeda, dampaknya terhadap penemuan dan pengambangan alat transportasi lain, bahkan dari segi manfaat dan keunikan sepeda itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalan sejarah sepeda dunia diawali dengan penemuan dan pembuatan sebuah alat yang disebut “Hobby Horses” dan “Celeriferes” di Inggris pada tahun 1790. Hobby Horses bukanlah alat transportasi sepeda seperti yang kita kenal sekarang, tapi alat ini hanya rangka kayu dengan dua roda tanpa system pedal dan rantai. Pengembangan Hobby Horses dilanjutkan dengan inovasi yang dilakukan Baron Karl Von Drais dari Jerman yang pada tahun 1817 telah membuat sebuah alat baru yang dinamainya dengan “Draisenne” yang memiliki kelebihan dengan pengembangan alat gerak yang menggunakan tenaga kedua kaki si pengemudi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat kelebihan dan keuntungan penggunaan Draisenne maka alat ini makin banyak dibuat dan dimanfaatkan. Perkembangan populasi sepeda mulai meningkat sejak dibuatnya pabrik sepeda pertama oleh James Starley dari Inggris di tahun 1870. Sepeda produksinya disebut juga dengan “High Wheel Bicycle” karena memiliki roda depan yang sangat besar dan roda belakang yang kecil. Dalam cara kerjanya menggunakan system penggerak pedal yang terdapat pada sumbu depan, disertai roda yang berjari-jari, tapi belum menggunakan rantai. Setelah dipasarkan di Eropa ternyata terdapat beberapa keluhan dari orang-orang yang berpostur kecil dan para wanita, karena sulit untuk mengendarai High Wheel Bicycle. Menyikapi hal itu maka keponakan dari James Starley bernama John Kemp Starley di tahun 1886 melakukan lagi beberapa perubahan yang sangat berarti yaitu penggunaan jenis ukuran roda yang sama untuk begian depan dan belakang serta penggunaan rantai sebagai alat bantu gerak roda belakang yang berpengaruh terhadap kecepatan luncurnya (bentuknya telah seperi sepeda lawas/ sepeda kumbang, sepeda unto/ sepeda ontel yang kita kenal sekarang).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penemuan penting selajutnya terjadi tahun 1888 oleh John Boyd Dunlop yang menemukan tekhnologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin. Penemuan ini juga memberi pengaruh terhadap pemanfaatannya pada alat transportasi lain seperti untuk ban sepeda motor dan mobil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pengembangan budaya bersepeda ke Indonesia, telah mulai dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Mereka memperkenalkan sepeda-sepeda produksi Belanda seperti merek: Valuas dan produk Belanda lainnya. Bahkan mereka juga memperkenalkan sepeda produksi Eropa seperti merek: Releigh, Philips, Humber, BSA, dan beberapa merek lainnya yang masih ada dan di lestarikan oleh sekelompok kecil orang-orang Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi penjajah, sepeda digunakan untuk mengelilingi daerah jajahan sambil melihat keindahan alam Indonesia. Setelah sepeda mulai diperkenalkan oleh orang-orang Belanda, ternyata para konglomerat dan penguasa lokalpun mulai tertarik dan ingin memiliki alat transpotasi ini. Hal ini menjadikan sepeda sebagai alat transportasi yang bergengsi. Karena harga dan kwalitas yang bervariasi maka dimasa awal kedatangan sepeda ke Indonesia, merek sepeda yang digunakan seseorang juga bisa melihat strata dan tingkat ekonomi pemiliknya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari waktu ke waktu, pengguna sepeda di Indonesia terus bertambah bahkan masih berlanjut sampai tahun 1970-an. Umumnya sepeda produksi Eropa dengan jenis sepeda lawas/ sepeda kumbang/ sepeda unto/ sepeda ontel yang di gunakan orang-orang Indonesia di produksi dalam rentang waktu 1940 – 1950-an. Selain produksi Eropa, sepeda yang digunakan dan dipakai penduduk Indonesia juga ada yang berasal dari China dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah III abad dari penemuan awal “Hobby Horses” ternyata kita bisa melihat penggunaan sepeda sebagai alat transportasi juga mengalami pasang surut peminat dan penggunanya. Hal ini dapat kita lihat di lingkungan dan masyarakat disekitar kita. Berkurangnya pengguna sepeda ini dikarenakan makin berkembangnya pemanfaatan alat transportasi yang lebih maju seperti sepeda motor dan mobil. Walau tak dapat dipungkiri sepeda motor dan mobil lebih cepat, nyaman, menghemat waktu untuk melakukan mobilitas dari satu tempat ke tempat lain, namun tak ada salahnya kita tetap mempertahankan budaya bersepeda karena walau memiliki kelemahan dari alat transportasi yang lebih maju, tapi sepeda tetap memiliki beberapa aspek positif yang tampaknya perlu dicermati:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Bersepeda merupakan kebiasaan baik dan bermanfaat untuk kesehatan. Untuk bagian ini tentunya kita semua paham bahwa bersepeda bisa mengoptimalkan kerja jantung, system pernafasan dan berkembangan otot-otot yang bekerja saat kita mengendarainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Kebiasaan bersepeda akan menghemat energi (BBM) dan tidak menimbulkan polusi udara. Melihat dampak positif bersepeda dalam menghemat energi mungkin terdengar sangat muluk-muluk tapi bila hal ini dilihat dengan pengkajian secara matematis bisa dibandingkan bila seorang pengguna motor menghabiskan 1 liter bensin tiap harinya, maka 1 tahun ia menghabiskan 360 liter bensin. Tapi bila ia menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, berekreasi di hari Sabtu dan Minggu (2 hari saja) maka ia akan mengurangi penggunaan bensin sebanyak 96 liter/tahun. Itu baru dilakukan oleh 1 orang, bayangkan kalau 100 orang, 1000 orang. Tentunya bisa kita nilai bahwa dengan bersepeda kita telah melakukan usaha menghemat energi. Apalagi melihat negeri ini yang tengah menghadapi krisis energi bahkan sampai mengimport minyak dari luar negeri. Dalam pengoperasiannya, sepeda tidak menyebabkan polusi udara, karena ia hanya menggunakan tenaga pengemudinya sehingga sepeda adalah alat transportasi bebas polusi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Secara ekonomis, penggunaan sepeda sebagai alat transportasi juga menghemat uang si pemilik dan penggunanya. Sehingga uang itu pun bisa digunakan untuk keperluan lain. Bahkan dengan bersepeda dapat dipastikan kita akan lebih menghemat pengeluaran dibanding membeli BBM atau untuk ongkos angkot dan ojek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Khusus untuk sepeda lawas/ sepeda kumbang/ sepeda unto/ sepeda ontel sebagai sebuah alat transportasi bersejarah, maka perlulah kita untuk terus memelihara dan melestarikanya. Karena bila tak kita jaga dari sekarang maka besar kemungkinan 20 atau 30 tahun yang akan datang anak, cucu kita tak tau dengan sepeda lawas/ sepeda kumbang/ sepeda unto/ sepeda ontel. Bahkan sekarangpun jumlah sepeda jenis ini telah jauh berkurang dan sulit ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1990-an pembudayaan bersepeda pernah kembali marak sejak datangnya model sepeda baru yaitu sepeda gunung. Berbagai kegiatan bersepedapun diadakan seperti acara sepeda santai. Tapi kemudian acara-acara seperti ini makin berkurang, bahkan sekarang tak terdengar lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pembudayaan bersepeda sebenarnya perlu juga dorongan dari pihak pemerintah. Bisa berupa pemberian aturan dan perlindungan khusus bagi pengguna sepeda di jalan raya, sehingga pengguna sepeda merasa nyaman dan tidak takut untuk mengendarai sepedanya ke jalan raya dan jalan utama di kota. Bisa juga dengan pemberian jalur khusus untuk pengguna sepeda. Bila hal ini bisa di kembangkan, sebagai dampak positifnya juga akan bisa menarik para wisatawan dan pelancong untuk menikmati wisata sepeda.&lt;br /&gt;Sebagai bentuk dukungan bagi pertamina yang sekarang sedang menggalakkan pengembangan energi terbarukan, dan dukungan tuk  gerakan "Kerja Keras Adalah Energi Kita"&lt;br /&gt;(Penulis adalah anggota Padang Unto Club (PUC))&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-8495455360572089847?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/8495455360572089847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/sepeda-riwayatmu-doeloe-nasibmu-kini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8495455360572089847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/8495455360572089847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/sepeda-riwayatmu-doeloe-nasibmu-kini.html' title='SEPEDA &quot;Riwayatmu doeloe, nasibmu kini&quot;'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHNuvZH9HI/AAAAAAAAAGA/sCb7YhbTMp8/s72-c/062009171407.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-3567690565041099473</id><published>2009-12-11T11:31:00.010+07:00</published><updated>2011-04-11T23:02:18.221+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>KEBUN BINATANG BUKITTINGGI DALAM LINTAS SEJARAH</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHQvNPv2-I/AAAAAAAAAGQ/KmXOZKWlR9g/s1600-h/c.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHQvNPv2-I/AAAAAAAAAGQ/KmXOZKWlR9g/s200/c.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KEBUN BINATANG BUKITTINGGI DALAM LINTAS SEJARAH &lt;br /&gt;(1900-1949)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7690440/boekotinggi1.mp4.html"&gt;oleh: Irwan Setiawan*&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Bukittinggi adalah salah satu kota yang diakui memiliki peran dan pengaruh dalam perjalanan sejarah Indonesia. Penulisan sejarah kota ini telah diusahakan oleh berbagai peneliti yang membahas aktifitas sosial ekonomi, politik. Sebagai bagian daerah darek di Sumatera Barat, kota ini mulai meliki nilai lebih dan diutamakan sejak Belanda mulai aktif menekan pihak Paderi dimasa berkecamuknya Perang Paderi 1821-1837. Dan pada tahun 1888, Belanda mengusahakan perluasan kota ini, yang mencapai 75% dari daerah Kanagarian Kurai Limo Jorong. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keunikan yang jarang dikaji dan ditulis seiring dengan perjalanan sejarah Kota Bukittinggi adalah sejarah objek wisata kebun binatang Bukittinggi, yang bila dilakukan penelitian lebih lanjut dapat dilihat bahwa munculnya kebun binatang tertua kedua di Indonesia itu berkaitan erat dengan sejarah penguasan kota ini oleh Pemerintahan Kolonial Belanda.&lt;br /&gt;Penguasaan daerah Bukittinggi oleh Belanda diikuti dengan usaha membuat dan menyediakan berbagai sarana bagi para penguasa Belanda yang ada di kota ini. Untuk melepas lelah dan bersantai setelah bekerja, maka Pemerintah Kolonial Belanda membuat sebuah taman, kebun bunga yang mereka kembangkan hingga menjadi sebuah kebun binatang. &lt;br /&gt;Untuk melihat perkembangan institusi kebun binatang Bukittinggi ini dilakukanlah penelitian sejarah yang juga memanfaatkan alat bedah dari teori manajemen. George R. Terry dalam buku “Principles Of Management” menyatakan bahwa demi keefektifan kerja, dan kemajuan sebuah lembaga harus memiliki fungsi-fungsi manajemen sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Perencanaan (Planning).&lt;br /&gt;Mengandung pengertian sebagai proses kegiatan, usaha, pekerjaan untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan secara berkoordinasi dan terarah dalam melaksanakan sesuatu . Mereka menentukan garis besar untuk dapat memulai usaha.&lt;br /&gt;2. Pengorganisasian (Organizing).&lt;br /&gt;Dalam proses pengorganisasian ini diadakanlah penggolongan dengan tugas sendiri-sendiri. Masing-masing mendapat kekuasaan yang diberikan kepadanya, dari pihak yang berkedudukan lebih tinggi .&lt;br /&gt;3. Penggerakan (Actuating).&lt;br /&gt;Adalah proses untuk menggerakkan seseorang untuk bereaksi (bekerja) dan untuk melaksanakan suatu kegiatan secara fisik maka diambillah tindakan yang bersifat: kepemimpinan, perintah, instruksi, communication (hubung menghubungi), dan nasehat.&lt;br /&gt;4. Pengawasan (Controlling).&lt;br /&gt;Adalah proses untuk mengecek apa yang telah dilakukan, guna memastikan apakah pekerjaan orang-orangnya berjalan dengan memuaskan dan menuju kearah yang diharapkan .&lt;br /&gt;Jadi dalam melihat perkembangan Kebun Binatang Bukittinggi, disini peneliti juga ikut melihat perkembangan pola manajeman, sehingga bisa dilihat bagaimana cara pengelolaan yang baik demi mencapai kemajuan yang optimal.&lt;br /&gt;B. Berkuasanya Pemerintahan Kolonial Belanda di Bukittinggi.&lt;br /&gt;Bangsa Belanda pertama kali mendarat di Padang tahun 1818. Mereka berusaha mendapatkan kedudukan di daerah Sumatera Barat dengan jalan melibatkan diri dalam konflik yang terjadi antara kelompok adat dan kelompok agama. Bahkan Belanda ikut aktif membantu kelompok adat menekan kelompok agama dalam Perang Paderi 1821-1837 . &lt;br /&gt;Belanda melakukan usaha penekanan kelompok agama di sekitar Agam, Pasaman yang ditindak lanjuti dengan pembuatan perjanjian persahabatan dengan Penghulu Kurai Lomo Jorong yang berisi: adanya kerjasama dan usaha bersama kelompok adat (yang diwakili penghulu) dengan Belanda dalam menekan kelompok agama. Kesepakatan ini dibuat tahun 1820, dan hasil perjanjian ini ditindak lanjuti dengan pemberian izin oleh Penghulu Kurai Lomo Jorong pada Belanda untuk mendirikan benteng di daerah ini dalam tahun 1825/1826. Saat itu Kapten Bauer mendirikan Benteng Sterreschant yang kemudian lebih dikenal dengan Benteng Fort De Kock di Bukit Jirek . Benteng inilah yang menjadi cikal bakal penguasaan dan perluasan kekuasan Belanda di Bukittinggi, Agam dan Pasaman. Penguasaan Belanda berlanjut ke Bukit Sarang Gagak, Bukit Tambun Tulang, Bukit Cubadak Bungkuak, dan Bukit Malambung yang merupakan areal pengembangan Kebun Binatang Bukitinggi .&lt;br /&gt;Didaerah-daerah penguasaan Belanda itulah didirikan beberapa kantor, rumah pemerintah sipil, rumah rapat, kompleks kuburan, pasar, sarana dan prasarana transportasi, sekolah serta sarana rekreasi . Untuk memperkuat kedudukan Belanda mereka memanfaatkan pemimpin-pemimpin tradisional Minangkabau. Untuk daerah Bukittinggi, Agam yang disebut dengan Staats Gementee Fort De Kock dikepalai oleh seorang Controleur yang dijabat oleh orang Belanda. Mereka memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat terutama pemimpin-pemimpin adat di nagari-nagari Agam, Bukittinggi. Masyarakat menyebutnya dengan “Tuanku Kumentur” (Tuanku Kumandua), ia sangat ditakuti, berhak mengeluarkan instruksi-instruksi yang harus dijalankan rakyat, mengeluarkan hukum bagi pelanggar &lt;br /&gt;B. Kebun Bunga (Strom Park) sampai Kebun Binatang Bukittinggi (Fort De Kocksche Dieren Park).&lt;br /&gt;Bukit Malambuang adalah salah satu bukit yang terdapat di kawasan Bukittinggi, dengan posisi yang bersebelahan dengan Bukit Jirek (Benteng Fort De Kock) dan Bukit Kubangan Kabau (Pasar Atas sekarang). Berdasarkan Meetderief Nomor 78 Register No 353 tanggal 30 Agustus 1933 Bukit Malambung memiliki luas 33.620 M 2, dengan ketinggian 924 M diatas permukaan laut dengan iklim pegunungan (sub tropis) bersuhu 18-22 °C. Di puncak bukit ini terdapat dataran yang sering dipakai anak nagari untuk melakukan pertandingan adu perkutut, manaikkan layang-layang (melambungkan layang-layang), dan berbagai permainan lain. Sedangkan dibagian lereng lainnya terdapat area pemakaman penduduk di sekitar kawasan Bukit Malambuang . Karena panorama bukit yang begitu indah, maka disore hari anak nagari dan masyarakat Bukittinggi sering bersantai dan melepas lelah di area puncak bukit ini. Dari sana mereka dapat menikmati panorama Gunung Merapi, Gunung Singgalang, Gunung Sago, Gunung Pasaman, dan Ngarai Sianok . Bukit malambuang juga dijadikan sebagai tempat mengembalakan kambing, sapi dan domba milik orang-orang keling (keturunan India) .&lt;br /&gt;Sejak diberikannya kekuasaan atas tanah di Bukit Jirek oleh Penghulu Kurai Limo Jorong pada Belanda, apalagi setelah keluarnya Surat Keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda No. 1 Tahun 1888, yang berisi tentang perluasan penguasaan Belanda di Bukittinggi secara otomatis mereka telah memiliki hak dalam pengelolaan beberapa bukit di daerah Bukittinggi. Perluasan kekuasaan Belanda ini diistilahkan masyarakat dengan “tajua nagari ka Bulando” .&lt;br /&gt;Karena ketertarikan atas keindahan panorama di Bukit Malambuang serta telah adanya kekuatan hukum yang dimiliki Belanda, maka Controleur Belanda di Bukittinggi yang bernama Gravenzanden melakukan pengembangan bukit ini dengan menjadikannya kebun bunga “strom park”. Atas perintahnya semak-semak di Bukit Malambuang dibersihkan, dilanjutkan dengan pemindahan kuburan masyarakat yang terdapat di area ini. Setelah itu ditanamlah berbagai jenis pohon, bunga, pembuatan taman-taman, bangku-bangku sebagai tempat bersantai. Bahkan di tengah-tengah tanah lapang di puncak bukit dibuatlah sebuah lapangan tenis yang dinamai Lapangan Tenis Baan . Pekerjaan untuk pembersihan area bukit, terpaksa memindahkan kuburan masyarakat. Untuk itu diberikanlah ganti rugi untuk pihak keluarga sebanyak 5-20 gulden . Setelah dilakukannya perubahan dan perbaikan ini, ternyata kebun bunga lebih diperuntukkan bagi para penguasa Belanda di Bukittinggi . Karena area kebun bunga hanya dijadikan sebagai tempat beristirahat, melepas lelah disore hari maka taman ini tidak memiliki pengelola secara resmi. Penamaan kebun bunga ini masih akrab dengan masyarakat Sumatera Barat sampai tahun 1980-an, masyarakat menyebutnya dengan “kabun bungo” . &lt;br /&gt;Karena makin kuatnya determinasi kekuasaan Belanda di Indonesia dan termasuk di Bukittinggi ternyata ikut memberi pengaruh pada perubahan dan arah kebijakan pemerintah Belanda terhadap kebun bunga. Hal ini dapat dilihat dengan diberikannya hak bagi pengembangan taman bunga pada pihak yang tertarik untuk memperbaikinya. Drh. J. Heck seorang dokter hewan di kota Bukittinggi, Groeneveld seorang Asisten Resident Van Agam yang merangkap sebagai Voortter-Gemeente-Raad Fort De Kock, J.H Schalling merupakan sekretaris Van de Geemente-Raad Fort De Kock, Edwar Jacoboan seorang hartawan berkebangsaan Belanda. Mereka berusaha menjadikan kebun bunga (strom park) yang dikembangkan sejak tahun 1900 untuk dijadikan kebun binatang .&lt;br /&gt;Sebuah hal menarik yang pernah terjadi di Indonesia adalah dengan didatangkannya arsitek Belanda ke Indonesia pada tahun 1900-an, mereka bekerja di kotamadya (gemente) di seluruh Indonesia . Sebagai pola umum pada kota yang dikembangkan oleh para arsitek Belanda, mereka berusaha membuat sebuah taman kota dan tempat bersantai di daerah kotamadya yang dikembangkan . Nampaknya kebijakan dan usaha permbaharuan oleh para arsitek Belanda ini juga terjadi di Bukittinggi sehingga pemerintah Hindia Belanda memberi peluang agar kebun bunga dikembangkan menjadi kebun binatang sekaligus sebuah area taman kota untuk sarana rekreasi dan bersantai.&lt;br /&gt;Karena berbagai dukungan itu, maka tanggal 3 Juli 1929 kebun bunga (strom park) dirubah dan dikembangkan menjadi kebun binatang yang dinamai “Fort De Kocksche Dieren Park” atau Kebun Binatang Bukittinggi, sejak itulah dibangun kandang-kandang yang bagus (dimasa itu) dan permanen untuk penempatan hewan-hewan koleksi kebun binatang . Pada tahap awal pembangunan kebun binatang ini dibuatlah kandang-kandang binatang koleksi dengan bentuk persegi sebelas. Tiap sudut ditarik batas ketengah pohon beringin yang merupakan pusatnya. Pada bulan Juli1929 itu, Kebun Binatang Bukittinggi diisi dengan hewan koleksi sederhana seperti: burung, kelinci, ayam hutan, dan kuaw. Karena makin banyaknya jenis koleksi hewan burung yang terdapat di kebun binatang, maka A.Murad Sutan Batuah, seorang kepercayaan Belanda di kebun binatang memperbaiki kandang-kandang burung agar lebih baik dan aman dari gangguan tikus. Kemudian dilanjutkan dengan pembatasan area Bukit Malambuang dengan kawat berduri sehingga anak nagari yang biasa bermain disana menjadi terhalang dan tak dapat lagi menggunakan lokasi ini sebagai tempat bermain . Untuk perkembangan selanjutnya dibuat pula kandang rusa, kandang kasuari, kandang kambing hutan, kandang singa, dari terali besi bekas penjara militer Belanda di Lubuk Basung .&lt;br /&gt;Dalam mendatangkan koleksi-koleksi hewan baru pihak pengelola kebun binatang dibantu pula oleh Groeneveld yang merupakan Asisten Resident Agam dan merangkap Voorzitter Gemeente-Raad Fort De Kock dapat dengan mudah mendatangkan satwa-satwa yang di butuhkan dan ditemukan dari sekitar kawasan Agam dan Bukittinggi . Tentu dapat kita bayangkan bagaimana keadaan alam dan satwa liar dimasa itu tentu jauh berbeda dengan keadaan sekarang. Lingkungan yang masih asri, perburuan yang masih kurang, tentu membuat koleksi kebun binatang dapat dilengkapi dengan mudah. Dan sebuah budaya orang-orang Belanda dimasa penjajahan yang mendukung pengembangan kebun binatang adalah kebiasaan berburu hewan-hewan liar di daerah-daerah perbukitan yang hasil buruannya diserahkan pada pihak pengelola kebun binatang .&lt;br /&gt;Dibidang kepemimpinan dan pengelolaan Kebun Binatang Bukittinggi ternyata Belanda tidak main-main, ia memilih dan mempercayakan kepemimpinannya pada A.Murad St. Batuah, seorang pribumi yang dinilai memiliki profesionalisme dan integritas yang tinggi bagi pengembangan kebun binatang tersebut. Ia dipercaya dari tahun 1929-1932. Sebagai pemimpin pertama kebun binatang ia dinilai cukup berhasil. Setiap kegiatan dan usahanya dilaporkan pada Drh,J. Heck, Groeneveld, J.H. Schalling, Edwar Jacoboan yang bertindak sebagai tim pengontrol dan penilai keberhasilan institusi ini. &lt;br /&gt;Setelah periode kepemimpinan A. Murad St.Batuah, beliau digantikan oleh Van Ommen dari tahun 1932-1933. Dimasa kepemimpinannya beliau berhasil meningkatkan jumlah koleksi kebun binatang karena adanya tenaga ahli dan ketersidiaan dana . Setelah periode kepemimpinan Van Ommen ia digantikan oleh Opstal yang merupakan seorang bekas tentara Belanda (eks KNIL) . Dimasa kepemimpinannya dari tahun 1933 ternyata kebun binatang ini mengalami masa gemilang dengan mampu melengkapi jumlah koleksi kebun binatang. Kebun Binatang Bukittinggi mampu mensuplai 150 ekor binatang koleksi khas Sumatera ke Kebun Binatang Surabaya yang telah berdiri sejak tahun 1916 dan untuk kompensasinya Kebun Binatang Surabaya mengirim koleksi binatang khas Indonesia timur ke Bukittinggi . Tahun 1934 pimpinan kebun binatang digantikan oleh Smith, 1935 dipimpin oleh Nutzman, Schap tahun 1936, dan Drh. Bernecker merupakan dokter hewan dari Belanda yang bertugas di Bukittinggi yang memimpin dari tahun 1936-1937 . Dalam periode 1931-1935 dilakukan pembangunan kandang-kandang baru yang diisi dengan harimau, beruang hitam, macan tutul, orang hutan, ular, anoa, buaya, dan banteng liar. Dari segi pengunjung diperiode ini hanyalah untuk orang Belanda . Tempat ini hanya diperuntukkkan bagi para penguasa Belanda yang ingin bersantai.&lt;br /&gt;Masa kepemimpinan Nutzman tahun 1935, munculah ide untuk melakukan penambahan sarana di Kebun Binatang Bukittinggi (Fort de Kocksche Dieren Park) yaitu usaha pembangunan rumah gadang baanjung di area kebun bintang. Untuk peletakan batu pertamanya dilakukan tanggal 1 Juli 1935. Rumah Gadang Baanjuang ini berukuran 36,5 x 10 M2 dengan 7 gonjong. Rumah gadang ini bertipe gajah maharam yang merupakan jenis rumah koto piliang yang memiliki anjungan di bagian kiri dan kanan. Untuk melengkapi dengan arsitektur standar minang, maka tahun 1955/1956 dilengkapi dengan pembangunan rangkiang sibayau-bayau, sitinjau lauik, dan ditambah dengan dibangunnya rumah tabuah. Sebagai fungsi utamanya rumah gadang ini dijadikan sebagai museum yang mengoleksi barang-barang sejarah dan barang budaya .&lt;br /&gt;Rumah gadang ini di kerjakan oleh tukang-tukang dari Panyalaian Padang Panjang, Lasi IV Angkek Candung. Kayu sebagai bahan utama didatangkan dari daerah sekita Bukittinggi, atap menggunakan ijuk yang dibawa dari Batusangkar dan Solok. Setiap ukiran memiliki nilai filosofi dan estetika Minangkabau . Untuk melengkapi prasarana maka dibangun pula sebuah restoran oleh pengusaha Cina di area kebun binatang ini pada tanggal 1 September 1935 . &lt;br /&gt;Tahun 1937-1938 tidak diketahui siapa pemimpin kebun binatang, barulah tahun 1938 kebun binatang ini dipimpin oleh Drh. Bernecker sampai tahun 1945. Beliau memimpin kembali kebun binatang ini untuk yang kedua kalinya. Dimasa kepemimpinan nya yaitu tahun 1941 datanglah pemimpin Kebun Binatang Surabaya Scoemacher ke Bukittinggi dan ia berkujung ke Kebun Binatang Bukittinggi. Setelah melihat keadaan Kebun Binatang Bukittinggi, Scoemacher memuji Kebun Binatang Bukittinggi “inilah kebun binatang yang terbaik dan terindah di Hindia kita”. Hal ini merupakan sebuah penghargaan yang diberikan atas kelengkapan koleksi, kebersihan dan keindahan Kebun Binatang Bukittinggi yang waktu itu telah memiliki 155 macam koleksi satwa . Kebersihan kebun binatang dilengkapi dengan adanya air bersih untuk minum dan mandi satwa yang dipelihara sehingga menghasilkan banyak keturunan. Dari segi kedudukan organisasi kebun binatang ini yang disebut dengan Dieren Park / Dieren Tuin Fort De Kocksche (Kebun Binatang Bukittinggi). Organisasi ini memiliki status sebagai bagian dari pemerintahan Staad Gemeente Fort De Kock yang memiliki 21 orang pegawai . Sehingga dari segi kedudukan dan perhatian pemerintah tentunya akan lebih optimal.&lt;br /&gt;Tahun 1941 pengelolaan kebun binatang Bukittinggi yang telah ditata oleh Belanda, memiliki struktur organisaasi tersendiri yang telah membagi tugas dan tanggung jawab masing-masing bagiannya.&lt;br /&gt;Struktur Organisasi Kebun Binatang Bukittinggi tahun 1941.&lt;br /&gt;Sumber: Edison, Skripsi, Taman Bundo Kanduang 1980-1993&lt;br /&gt;Karena makin banyaknya masyarakat yang tertarik untuk mengunjungi kebun binatang maka mulailah dilakukan pengembangan dengan memberi kesempatan bagi masyarakat umum untuk bisa masuk dan melihat koleksi kebun binatang. Pada tahun 1941 diberlakukanlah karcis masuk bagi pengujung. Karcis untuk dewasa 10 sen, untuk anak-anak 5 sen ( sebagai perbandingan harga nasi bungkus waktu itu adalah 2,5 sen). Sedangkan untuk anggaran dana pemerintah Hindia Belanda untuk kebun binatang adalah 800 gulden (sebagai perbadingan harga emas waktu itu adalah, 1 emas 1,6 gulden) dan dana didukung sepenuhnya oleh Assistant Residen Agam waktu itu yaitu Burgemeester Nydam dan sekretaris walikota Fort De Kock Grvutes . Karena mahalnya harga karcis masuk pada waktu itu, maka yang mengunjungi kebun binatang hanyalah dari kelompok orang-orang menengah ke atas sedangkan bagi masyarakat biasa, umumnya hanya mengunjungi kebun binatang sekali dalam setahun yaitu saat hari raya Idul Fitri dan sebagian ada yang berkunjung saat sanak saudara pulang dari rantau dan ingin bertamasya di Bukittinggi . &lt;br /&gt;Film sejarah Minangkabau Zaman Belanda.&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7690097/boekittinggi2.mp4.html"&gt;Download video ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;C. Kebun Binatang Bukittinggi dimasa Pendudukan Jepang dan Diawal Kemerdekaan.&lt;br /&gt;Tahun 1942 Jepang telah berkuasa di Indonesia, termasuk di Kota Bukittinggi. Daerah ini diberi nama “Bukittingggi Shi Yasuko”, yang dari segi daerah kekuasaanya lebih luas dari masa pemerintahan Kolonial Belanda. Dengan mencakup daerah Kurai Limo Jorong, Ngarai Sianok, Gadut, Kapau, Ampang Gadang, Batu Taba, Bukit Batabuah, dan beberapa daerah yang masuk dalam daerah Agam sekarang . Keadaan ini bertahan sampai tahun 1945. Dimasa kekuasaan Jepang, Bukittinggi dijadikan sebagai tempat kedudukan Komandemen Militer se Sumatera dengan komandonya yang bergelar Saiko Sikikankakka dibawah Jendral Kabaya Shi . &lt;br /&gt;Diawal kedatangan Jepang ke Kota Bukittinggi, tepatnya 21 Maret 1942 dengan semboyan “Asia Untuk Asia” mulai mendapat simpati sebagaian masyarakat. Namun seiring dengan penguasannya di Indonesia yang telah melakukan berbagai kekerasan, mulailah muncul pergolakan dan usaha penentangan terhadap kekuasaan Jepang, termasuk di Bukittinggi. Perlawanan terhadap Jepang di Kota Bukittinggi yang terkenal dilakukan oleh Syamsuddin dan Abbas Rahman .&lt;br /&gt;Terjadinya kekacauan politik di Kota Bukittinggi, berdampak buruk terhadap pengelolaan kebun binatang. Jepang sama sekali tidak memperhatikan keadaan kebun binatang, malahan mereka merusak saluran air untuk kebun binatang dan mengalihkannya untuk keperluan tentara Jepang. Banyak satwa-satwa penghuni kebun binatang yang ditembaki dan di bayonet. Sekeliling kebun binatang dibuat lobang-lobang untuk pertahanan tentara jepang di Bukittinggi . Terowongan atau lobang-lobang yang dibuat Jepang di sekitar area kebun binatang terhubung dengan Lobang Jepang yang dibuat dengan kerja paksa dan penderitaan bagi pekerjanya yang berasal dari orang-orang Sumatera Barat . Pembuatan Lobang Jepang yang dilakukan di Bukittinggi adalah usaha mengembangkan kota bawah tanah dan sebagai tempat pertahanan Jepang. Titik-titik penyebaran lobang kota bawah tanah ini menyebar di sekitar kota Bukittinggi . &lt;br /&gt;Sebagai pengaruh dari minimnya perhatian terhadap kebun binatang banyaklah satwa-satwa peliharaan yang mati, dibunuh, dan tak terawat, sehingga banyak kandang-kandang yang satwa yang kosong .&lt;br /&gt;Dalam perjalanan sejarah selanjutnya, Jepang kalah dalam perang menghadapi sekutu yang berakibat pada lemahnya kekuatan Jepang di Indonesia. Hal ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemimpin-pemimpin Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan negeri ini. Pada tanggal 17 Agustus 1945 berkumandanglah proklamasi Indonesia yang menjadi tonggak sejarah lahirnya Indonesia merdeka.&lt;br /&gt;Pasca kemerdekaan Indonesia, politik tidak serta merta mengalami perubahan kearah kestabilan. Indonesia sebagai sebuah negara baru sibuk berbenah dan mempersiapkan badan-badan yang diperlukan untuk sebuah Negara merdeka. Selain itu keadaan masyarakat sat itu sangat memperihatinkan, mereka hidup menderita, tertindas, kelaparan dan nyaris tanpa pakaian .&lt;br /&gt;Keadaan kebun binatang sangat menghawatirkan, tanpa pengelola. Demi menjaga dan menyelematkan Kebun Binatang Bukittinggi maka ketua Komite Nasional Indonesia kota Bukittinggi yaitu: M.Z. Dt. Maharajo menunjuk A. Murad St. Batuah sebagai pimpinan kebun binatang . Karena keadaan yang belum aman, maka dimasa kepemimpinan A. Murad St. Batuah setelah kemerdekaan ini tidak banyak perubahan yang dapat beliau perbuat. Masa jabatan beliau dimulai tahun 1945-1949.&lt;br /&gt;Melihat perubahan situasi politik di Indonesia sejak kedatangan Jepang tahun 1942 sampai periode awal kemerdekaan tahun 1949 dapat disimpulkan bahwa keadaan politik, ekonomi, sosial yang tidak stabil menyebabkan pengelolan kebun binatang mengalami masalah besar bahkan nyaris ditutup karena ketiadaan pengelola. &lt;br /&gt;D. Penutup.&lt;br /&gt;Kebun Binatang Bukittinggi yang sekarang bernama Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan telah melewati masa-masa panjang. Institusi ini ikut mengiringi sejarah kota Bukittinggi. Keadaan politik, ekonomi, sosial yang stabil menyebabkan pengelolan kebun binatang dapat berkembang dengan baik, begitu juga sebaliknya, saat keadaan politik, ekonomi, sosial bermasalah maka pengelolan kebun binatang pun ikut mengalami fase penurunan.&lt;br /&gt;Setelah mempelajari sejarah Kebun Binatang Bukittinggi ini, maka demi kemajuan institusi ini ada beberapa hal yang dapat disimpulkan:&lt;br /&gt;1. Kebun binatang seharusnya dikelola oleh orang-orang yang paham dengan binatang itu sendiri. Bahkan sedapat mungkin mereke memiliki latar belakang pendidikan dokter hewan. Dan untuk kelancaran institusi, pekerja yang dipilih adalah mereka yang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaanya dan mereka bekerja dengan nilai-nilai profesionalisme. &lt;br /&gt;2. Pemerintah seharusnya menyediakan dana yang diperlukan oleh pengelola kebun binatang, hal ini mendukung pengembangan Kebun Binatang Bukittinggi kedepannya. Sehingga tidak ditemukan kesulitan-kesulitan dalam pengembangan institusi dari segi pendanaan.&lt;br /&gt;3. Kebun binatang diberikan posisi dan kedudukan yang setara dengan dinas lainnya sehingga mendapat perhatian yang sama dari pemerintah.&lt;br /&gt;4. Dalam menetapkan tarif karcis masuk kebun binatang pemerintah dan pengelola juga harus mampu melihat keadaan masyarakat, sehingga masyarakat tidak kecewa dengan pembiayaan yang memberatkan. Hal ini akan berdampak pada jumlah pengunjung, dan uang masuk dari Kebun Binatang Bukittinggi.&lt;br /&gt;5. Pengelola harus mampu memberikan rasa nyaman, tenang, aman bagi pengunjung. Hal ini bisa terwujud dengan pengamanan yang baik dan penyediaaan sarana-sarana yang dibutuhkan di area kebun binatang.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Amir B, 2000, “Sejarah Sumatera Barat. Fakultas Ilmu Sosial”, UNP, Padang,&lt;br /&gt;Azizah Etek, Syahril Tanjung, Yosmardin, Mursyid A.M, Nazief E.S, Reno Oktaviani,2004 “Dinamika Pemerintah Lokal Kota Bukittinggi”, Kerjasama Pemerintah Kota Bukittinggi Lembaga Pengembangan Masyarakat, Institut Ilmu Pengetahuan LPM-IIP, Bukittinggi.&lt;br /&gt;Bappeda dan Badan Statistik Kota Bukittinggi, Bukittinggi dalam Angka 2002, Bukittinggi : Kerjasama Dinas Bappeda dan Badan Pusat Statistik.&lt;br /&gt;Badan Pemurnian Sejarah Indonesia-Minagkabau, 1978, Sejarah perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Minangkabau 1945-1950, Jakarta : BPSIM.&lt;br /&gt;Boestamam Iskandar, “Kesan dan Pengalaman Dikaitkan Sejarah Taman Bundo KanduangKodya Bukittinggi, Bukittinggi: Dinas Taman Bundo Kanduang, 1993.&lt;br /&gt;Edison, “Taman Bundo KanduangBukittinggi 1980-1993”. Skripsi, Padang: Jurusan sejarah, Universitas Andalas, 1994.&lt;br /&gt;Hardinoto, Paulus H Sohargo, ”Pengembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Malang”. Malang: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat.&lt;br /&gt;J. Pangklaykim dan Hazil Tanzil, Manajemen Suatru Pengatar, Jakarta. Ghalia Indonesia, 1982.&lt;br /&gt;Marjani Martamin, “Sejarah Revolusi Kemerdekaan 1945-1949”. Padang : Proyek investasi dan dokumentasi kebudayaan daerah. Pusat penelitian sejarah, Dep P dan K, 1979/1980.&lt;br /&gt;Syafni Arita, ”Bukittinggi Kota Wisata Suatu Kajian Historis 1984-2000”. Skripsi, Padang: Jurusan Sejarah Universitas Negeri Padang, 2001.&lt;br /&gt;Wawancara dengan Soedirman, Bukittinggi: Tanggal 5 januari 2005.&lt;br /&gt;Wawancara dengan Soedirman, Bukittinggi: Tanggal 5 januari 2005&lt;br /&gt;Zul Asri, 2001, “Bukittinggi 1945-1980, Perkembangan Kota Secara Fisik dan Hubungannya dengan Kepemilikan Tanah”, Tesis, Program Pasca Sarjana Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Sastra Universitas Indonesia, Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIODATA PENULIS&lt;br /&gt;NAMA : IRWAN SETIAWAN. S.Pd.&lt;br /&gt;TEMPAT / : PAKAN SINAYAN / 16 AGUSTUS 1981.&lt;br /&gt;TGL LAHIR &lt;br /&gt;ALAMAT : (PADANG). JLN. CENDRAWASIH, GANG PARI NO 32A, AIR TAWAR BARAT, PADANG.&lt;br /&gt;KAMPUNG ASAL : JORONG PAKAN SINAYAN, KAMANG MUDIAK, KECAMATAN KAMANG MAGEK, AGAM, SUMBAR.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4977528383525828557-3567690565041099473?l=www.keretaunto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.keretaunto.web.id/feeds/3567690565041099473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/kebun-binatang-bukittinggi-dalam-lintas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3567690565041099473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4977528383525828557/posts/default/3567690565041099473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.keretaunto.web.id/2009/12/kebun-binatang-bukittinggi-dalam-lintas.html' title='KEBUN BINATANG BUKITTINGGI DALAM LINTAS SEJARAH'/><author><name>Irwan Setiawan</name><uri>https://profiles.google.com/102663430553435219531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-r5iB--nD0Ug/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAR8/aQJ4q3n8EMU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHQvNPv2-I/AAAAAAAAAGQ/KmXOZKWlR9g/s72-c/c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4977528383525828557.post-4233266918607628667</id><published>2009-12-11T11:15:00.002+07:00</published><updated>2010-01-01T15:43:44.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerja Keras Adalah Energi Kita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Belajar Dari Bung Hatta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHHGZF8qGI/AAAAAAAAAFw/hAgsdm8H58U/s1600-h/Jam+Godank.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="163" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_C1aKuqDLJus/SyHHGZF8qGI/AAAAAAAAAFw/hAgsdm8H58U/s200/Jam+Godank.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Belajar Dari Bung Hatta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bung Hatta sebagai tokoh organisasi dan partai politik)&lt;br /&gt;Oleh : Irwan Setiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Hatta adalah nama salah seorang dari beribu pahlawan yang pernah memperjuangkan kemerdekaan dan kemajuan Indonesia. Sosok Bung Hatta telah menjadi begitu dekat dengan hati rakyat Indonesia karena perjuangan dan sifatnya yang begitu merakyat. Besarnya peran beliau dalam perjuangan negeri ini sehingga ai disebut sebagai salah seorang “The Founding Father’s of Indonesia”.&lt;br /&gt;Berbagai tulisan dan kisah perjuangan Muhammad Hatta telah ditulis dan dibukukan, mulai dari masa kecil, remeja, dewasa dan perjuangan beliau untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Namun ada hal yang rasanya perlu sedikit digali dan dipahami yaitu melihat Bung Hatta sebagai tokoh organisasi dan partai politik, hal ini dikaitkan dengan usaha melihat perkembangan kegiatan politik dan ketokohan politik di dunia politik Indonesia sekarang maka pantas rasanya kita ikut melihat perjuangan dan perjalanan kegiatan politik Bung Hatta.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah perang dunia I berakhir generasi muda Indonesia yang berprestasi makin banyak yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan luar negeri seperti di Belanda, Kairo (Mesir). Hal ini diperkuat dengan diberlakukannya politik balas budi oleh Belanda. Bung Hatta adalah salah seorang pemuda yang beruntung, beliau mendapat kesempatan belajar di Belanda. Kalau kita memperhatikan semangat berorganisasi Bung Hatta, sebenarnya telah tumbuh sewaktu beliau berada di Indoensia. Beliau pernah menjadi ketua Jong Sematera (1918-1921) dan semangat ini makin membara dengan asahan dari kultur pendidikan Belanda / Eropa yang bernafas demokrasi dan keterbukaan.&lt;br /&gt;Keinginan dan semangat berorganisasi Bung Hatta makin terlihat sewaktu beliau mulai aktif di kelompok Indonesische Vereeniging yang merupakan perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia yang memikirkan dan berusaha memajukan Indonesia, bahkan dalam organisasi ini dinyatakan bahwa tujuan mereka adalah : “ kemerdekaan bagi Indonesia “. Dalam organisasi yang keras dan anti penjajahan ini Bung Hatta makin “tahan banting” karena banyaknya rintangan dan hambatan yang mereka hadapi.&lt;br /&gt;Walau mendapat tekanan, organisasi Indonesische Vereeniging tetap berkembang bahkan Januari 1925 organisasi ini dinyatakan sebagai sebuah organisasi politik yang kemudian dinamai Perhimpunan Indonesia (PI). Dan dalam organisasi ini Bung Hatta bertindak sebagai Pemimpinnya.&lt;br /&gt;Keterlibatan Bung Hatta dalam organisasi dan partai poltik bukan hanya di luar negeri tapi sekembalinya dari Belanda beliau juga aktif di PNI (Partai Nasional Indonesia) yang didirikan Soekarno tahun 1927. Dalam organisasi PNI, Bung Hatta menitik beratkan kegiatannya dibidang pendidikan. Beliau melihat bahwa melalui pendidikanlah rakyat akan mampu mencapai kemerdekaan. Karena PNI dinilai sebagai partai yang radikal dan membahayakan bagi kedudukan Belanda, maka banyak tekanan dan upaya untuk mengurangi pengaruhnya pada rakyat. Hal ini dilihat dari propaganda dan profokasi PNI tehadap penduduk untuk mengusakan kemerdekaan. Hingga akhirnya Bunga Karno di tangkap dan demi keamanan organisasi ini membubarkan diri.&lt;br /&gt;Tak lama setetah PNI (Partai Nasional Indonesia) bubar, berdirilah organisasi pengganti yang dinamanakan Partindo (Partai Indonesia). Mereka memiliki sifat organisasi yang radikal dan nyata-nyata menentang Belanda. Hal ini tak di senangi oleh Bung Hatta. Karena tak sependapat dengan Partindo beliau mendirikan PNI Pendidikan (Partai Nasional Indonesia Pendidikan) atau disebut juga PNI Baru. Organisasi ini didirikan di Yogyakarta bulan Agustus 1932, dan Bung Hatta diangkat sebagai pemimpi. Organisasi ini memperhatikan “ kemajuan pendidikan bagi rakyat Indonesia, menyiapkan dan menganjurkan rakyat dalam bidang kebathinan dan mengorganisasikannya sehingga bisa dijadakan suatu aksi rakyat dengan landasan demokrasi untuk kemerdekaan “.&lt;br /&gt;Organisasi ini berkembang dengan pesat, bayangkan pada kongres I di Bandung 1932 anggotanya baru 2000 orang dan setahun kemudian telah memiliki 65 cabang di Indonesia. Organisasi ini mendapat pengikut dari penduduk desa yang ingin mendapat dan mengenyam pendidikan. Di PNI Pendidikan Bung Hatta bekerjasama dengan Syahrir yang merupakan teman akrabnya sejak di Belanda. Hal ini makin memajukan organisasi ini di dunia pendidikan Indonesia waktu itu. Kemajuan, kegiatan dan aksi dari PNI Pendidikan dilihat Belanda sebagai ancaman baru tehadap kedudukan mereka sebagai penjajah di Indonesia dan mereka pun mengeluarkan beberapa ketetapan ditahun 1933 diantaranya:&lt;br /&gt;a. Polisi diperintahkan bertindak keras terhadap rapat-rapat PNI Pendidikan.&lt;br /&gt;b. 27 Juni 1933, pegawai negeri dilarang menjadi anggota PNI Pendidikan.&lt;br /&gt;c. 1 Agustus 1933, diadakan pelarangan rapat-rapat PNI Pendidikan di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;Akhirnya ditahun 1934 Partai Nasional Indonesia Pendidikan dinyatakan Pemerintahan Kolonial Belanda di bubarkan dan dilarang keras bersama beberapa organisasi lain yang dianggap membahayakan seperti : Partindo dan PSII. Ide-ide PNI Pendidikan yang dituangkan dalam surat kabar ikut di hancurkan dan surat kabar yang menerbitkan ikut di bredel. Namun secara keorganisasian, Hatta sebagai pemimpin tak mau menyatakan organisasinya telah bubar. Ia tetap aktif dan berjuang untuk kemajuan pendidikan Indonesia. &lt;br /&gt;Soekarno yang aktif di Partindo dibuang ke Flores diikuti dengan pengasingan Hatta dan Syahrir. Walau para pemimpin di asingkan namun para pengikut mereka tetap konsisten melanjutkan perjuangan partai. PNI Pendidikan tetap memberikan kursus-kursus, pelatihan-pelatuhan baik melalui tulisan maupun dengan kunjungan kerumah-rumah penduduk.&lt;br /&gt;Dalam sidang masalah PNI Pendidikan M.Hatta, Syahrir, Maskun, Burhanuddin ,Bondan dan Murwoto dinyatakan bersalah dan dibuang ke Boven Digul (Papua). Demi harapan terciptanya ketenangan di daerah jajahan. Walau telah mendapat hambatan yang begitu besar namun perjuangan Hatta tak hanya sampai disitu, beliau terus berjuang dan salah satu hasil perjuangan Hatta dan para pahlawan lain tersebut adalah kemerdekaan yang telah kita raih dan kita rasakan sekarang.&lt;br /&gt;Sebagai tulisan singkat mengenai sejarah ketokohan Muhammad Hatta di organisasi dan partai politik yang pernah beliau geluti, kita haruslah dapat mengambil pelajaran dari hal ini. Karena sejarah tak berarti apa-apa bila kita tak mampu mengambil manfaat dan nilai-nilai positif didalamnya. Dari kehidupan Hatta di dunia politik kita bisa melihat bahwa : Munculnya seorang tokoh penting dan memiliki jiwa patriot yang tangguh dan memikirkan kehidupan orang banyak serta memajukan bangsa dan negara “bukan hanya muncul dalam satu malam” atau bukanlah tokoh kambuhan yang muncul begitu saja, dan bukanlah sosok yang mengambil kesempatan untuk tampil sebagai pahlawan dan sosok pemerhati masyarakat. Tapi tokoh yang dapat kita jadikan contoh dan panutan dalam organisasi, partai, dan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesunguhnya adalah seorang sosok yang lahir dan tumbuh dalam lingkungan masyarakat, ia terlatih untuk mampu memahami keinginan dan cita-cita masyarakat, serta bertindak dengan menggunakan ilmu dan iman.&lt;br /&gt;Seiring dengan meruaknya wacana demokrasi, terutama di era reformasi kita bisa melihat bahwa di Indonesia berkembang berbagai partai baru yang jumlahnya telah puluhan. Dalam kenyataanya memunculkan nama-nama baru sebagai tokoh, elit partai, elit politik yang berpengaruh di berbagai partai tersebut. Ada juga tokoh politik yang merupakan wajah-wajah lama yang konsisten di partainya atau beralih membentuk partai baru. Apakah mereka sudah pantas dikatakan sebagai tokoh, elite politik / elite partai?. Sebagai salah satu sosok tokoh ideal, dengan mencontoh ketokohan Bung Hatta kita harus mampu melihat berapa persen diantara tokoh-tokoh, orang-orang penting, elite politik / elite partai di Indonesia sekarang yang telah memperhatikan kehidupan masyarakat, berapa persen diantara mereka yang sudah melakukan usaha untuk memajukan kehidupan masyarakat Indonesia baik di bidang ekonomi, pendidikan, politik dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dalam kenyataannya, kebanyakan kita melihat tokoh politik, elite politik dan tokoh-tokoh partai di Indonesia dewasa ini kurang memperhatikan kehidupan dan kemajuan masyarakat. Mereka hanya mengambil simpati masyarakat disaat-saat mereka membutuhkan suara dan partisipasi penduduk, seperti saat-saat akan diadakannnya pemilihan umum (nasional), saat diadakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada), setelah kegiatan itu berlangsung mereka mulai meninggalkan dan melupakan masyarakat. Namun ada beberapa partai dan tokoh yang sering terlihat dalam berbagai kegiatan social dan memperhatikan masyarakat. &lt;br /&gt;Apakah kita masih menganggap bahwa seora
